1,721,253 research outputs found
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAN PENAWARAN BERAS DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM
Noni Sunarni dengan judul skripsi Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran Beras di Provinsi anggroe Aceh Darussalam", dengan pembimbing utama Bapak Ir Kadir Zalani dan Bapak Ir Edy Marsudi, M.Si,sebagai pembimbing keduaUntuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran terhadap beras di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penawaman terhadap beras di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.Seluruh data yang dikumpul diolah dan dianalisis dengan memakai peralatan komputer dengan Program SPSS. Data yang digunakan adalah data sekunder, yang dikumpulkan dani BPS, Dinas Pertanian, Bulog, dan instansi-instansi terkait lainnya Rentang waktu data yang digunakan adalah dari tahun 1984 - 2003Secara Parsial Harga Beras, tingkat pendapatan dan jumlah penduduk berpengaruh nyata terhadap permintaan beras. Secara parsial harga beras, harga pupuk, ingkat teknolog dan luas panen berpengaruh nyata terhadap penawaran beras. Permintaan beras tidak menurun, dengan meningkatnya harga beras Permintaan beras menurun dengan semakin tingginya tingkat pendapatan.Peningkatan harga pupuk dapat menurunkan produksi beras, sedangkan peningkatan harga beras, teknolog, dan luas panen dapat meningkatkan produksi beras.Adapun saran yang dapat penulis berikan pada penelitian ii diantaranya adalah sebagai berikut Pemerintah perlu menetapkan suatu kebijakan harga terhadap beras, disebabkan beras masih merupakan konsumsi utama khususnya di Aceh .Untuk mendorong produksi petani diperlukan subsidi pupuk bagi petani, hal ini disebabkan tingginya biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani dibandingkan dengan nilai yang diperoleh petani tersebu
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Zonasi dan Struktur Komunitas Mangrove di Pesisir Kabupaten Merauke
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui zonasi dan struktur ekosistem mangrove di wilayah pesisir Kabupaten Merauke tepatnya di Pantai Payumb Distrik Merauke, Pantai Nasem Distrik Naukenjerai dan muara sungai Kumbe Distrik Semangga pada bulan Oktober 2015. Pantai Nasem dan Pantai Payumb dibagi menjadi 2 zona pengambilan sampling sedangkan stasiun muara Sungai Kumbe dibagi menjadi 3 zona. Ukuran transek 100-150m tegak lurus garis pantai dengan ukuran plot 10x10m2. Pada setiap plot sampling dilakukan perhitungan kerapatan jenis, frekuensi jenis dan indeks dominansi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 15 jenis mangrove yang tersebar di ketiga stasiun yaitu Pantai Nasem 7 spesies, Pantai Payumb 9 spesies dan muara Sungai Kumbe 13 spesies. Vegetasi mangrove di kawasan penelitian disusun oleh 8 genus dan 15 jenis mangrove. Berdasarkan dominansi jenis vegetasi mangrove, kondisi komunitas di stasiun Pantai Nasem dan Pantai Payumb termasuk dalam kriteria labil dengan tipe substrat berpasir dan dominansi genus Avicennia. Sebaliknya stasiun muara Sungai Kumbe memiliki kondisi komunitas vegetasi yang stabil dengan tipe substrat berlumpur dan dominansi genus Rhizophora. Zonasi ekosistem mangrove pada area pesisir Kabupaten Merauke terdiri dari dua tipe zonasi. Pada daerah pesisir yang berhadapan langsung dengan laut, genus Avicennia merupakan pioneer dalam membentuk zonasi vegetasi mengrove. Sebaliknya pada daerah sungai, genus Rhizophora menjadi pioneer membentuk zonasi pada kedua sisi badan sungai
UPAYA PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE STAD DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI PADA POKOK BAHASAN UNSUR-UNSUR FISIK WILAYAH INDONESIA PADA SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 1 SIDOHARJO SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2008/2009
Sunarni, UPAYA PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA
MELALUI METODE STAD DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI PADA
POKOK BAHASAN UNSUR-UNSUR FISIK WILAYAH INDONESIA PADA
SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 1 SIDOHARJO SRAGEN TAHUN
PELAJARAN 2008/2009. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Maret 2009.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat dan hasil belajar siswa
melalui metode STAD (Student Teams Achievement Division) dalam pembelajaran
IPS Geografi pada pokok bahasan unsur-unsur fisik wilayah Indonesia pada siswa
kelas VIII C SMP Negeri 1 Sidoharjo Sragen. Dalam penelitian ini menggunakan
jenis penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah kelas VIII C SMP Negeri 1
Sidoharjo Sragen dengan jumlah siswa 39 yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 23
siswa perempuan. Penelitian dilakukan di kelas VIII C pada Bulan Oktober-
November tahun 2008 pada semester I tahun ajaran 2008/2009. Lingkup materi
adalah unsur-unsur fisik wilayah Indonesia. Teknik pengumpulan data dengan
metode observasi, metode angket dan metode tes. Teknik analisis data yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode
STAD (Student Teams Achievement Division) dapat meningkatkan minat dan hasil
belajar siswa dalam pembelajaran geografi pada pokok bahasan unsur-unsur fisik
wilayah Indonesia. Peningkatan minat belajar siswa dalam mengikuti pelajaran IPS
Geografi menjadi lebih baik dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar siswa dengan
ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 85%. Dari jumlah siswa kelas VIII C
sebanyak 39 siswa sebelum dilakukannya tindakan dengan metode STAD yang
mendapat nilai kurang dari 6,5 ada sebanyak 24 siswa (61,5%) dan yang mendapat
nilai 6,5 ke atas ada 15 siswa (38,5%) dengan nilai rata-rata 5,9. Setelah dilakukan
tindakan dengan metode STAD yang di ikuti oleh 39 siswa yang mendapat nilai
kurang dari 6,5 ada 4 siswa (10%) dan yang mendapat nilai lebih dari 6,5 ada 35
siswa (90%). Hal ini terlihat jelas adanya peningkatan hasil belajar yaitu 51,5%
(sebelum dilakukan tindakan dengan metode STAD 38,5% menjadi 90% setelah
dilakukan tindakan dengan metode STAD). Dari hasil tersebut maka dapat ditarik
kesimpulan bahwa metode STAD dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa
pada kelas VIII C
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
Penerapan Ragam Alat Bantu Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Permainan Bolavoli Pada Kelas X MIPA 1 SMA N 2 Boyolali Tahun Pelajaran 2016/2017
Ani Sunarni. K5613013. PENERAPAN RAGAM ALAT BANTU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PERMAINAN BOLAVOLI PADA KELAS X MIPA 1 SMA N 2 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2017. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bermain bolavoli dengan penerapan ragam alat bantu pada siswa kelas X MIPA 1 SMA N 2 Boyolali tahun pelajaran 2016/2017. Subyek yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Mipa 1 SMA N 2 Boyolali tahun pelajaran 2016/2017. Jumlah siswa 38 anak, yang terdiri dari 16 siswa dan 22 siswi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya melalui tes praktik dan observasi lapangan. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik pengumpulan data meliputi jenis data, teknik data dan teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan ragam alat bantu pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar bermain bolavoli dari prasiklus ke seiklus I dan siklus I ke siklus II. Proses pembelajaran pada prasiklus belum menggunakan alat bantu pembelajaran dalam mempelajari teknik dasar bermain bolavoli,yaitu pasing atas, pasing bawah, dan servis atas. Sehingga keterampilan bermain bolavoli siswa masih rendah dan hasil belajar bermain bolavoli siswa kurang maksimal. Dari hasil analisis diperoleh peningkatan yang cukup signifikan dari prasiklus ke siklus I dan siklus I ke siklus II. Pada prasiklus, siswa yang tuntas mencapai 42,11%. Pada siklus I, siswa yang tuntas mencapai 65,79%. Sedangkan pada siklus II, siswa yang tuntas mencapai 71,05%. Simpulan penelitian ini adalah bahwa melalui penerapan ragam alat bantu dapat meningkatkan hasil belajar bermain bolavoli pada siswa kelas X MIPA 1 SMA N 2 Boyolali tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Hasil belajar, bermain bolavoli, alat bantu pembelajara
- …
