170 research outputs found

    Pengembangan Desain Kursi Busway Menggunakan Pendekatan Kansei Engineering

    No full text
    Perusahaan penyedia jasa layanan transportasi diminta untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik agar dapat memuaskan para konsumen. Kenyamanan fasilitas merupakan salah satu faktor penting untuk memenangkan persaingan dengan penyedia jasa layanan transportasi lainnya. Salah satu perhatian utama dari konsumen adalah fasilitas kursi penumpang karena penumpang menghabiskan sebagian besar waktunya di kursi penumpang. Pada penelitian ini, kursi penumpang busway dijadikan objek penelitian dengan tujuan mendapatkan alternatif desain dengan cara mengidentifikasi voice of customers dengan model kansei engineering. Pengumpulan data primer dilakukan di wilayah Jabodetabek dengan menggunakan instrumen penelitian. Data yang diperoleh dari instrumen penelitian diolah secara analisis statistik. Hasil analisis dinilai secara desain dan teknikal dengan pendekatan KE sehingga diperoleh identifikasi desain kursi penumpang busway yang ergonomis dan sesuai kognitif konsumen. Pengembanagn desain dilakukan berdasarkan 5 (lima) faktor product properties yaitu daya tahan, fitur kenyamanan, ukuran, aspek fungsional dan estetika desain. Kata Kunci:  Ergonomic Assesment, Kursi Busway, Kansei Engineerin

    SOSIALISASI PENGELOLAAN LIMBAH OLI BENGKEL MOTOR DI DESA JATIJAJAR (KOTA DEPOK)

    No full text
    Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan manajemen limbah oli bekas di bengkel motor. Pendekatan program yang holistik dan berkelanjutan digunakan, yang mencakup identifikasi kebutuhan, pemetaan kondisi awal, pelatihan, implementasi praktik berkelanjutan, dan pemantauan. Hasil capaian program menunjukkan peningkatan profit rata-rata sebesar 3,37% dan peningkatan signifikan dalam jumlah oli bekas yang berhasil dikumpulkan di lima bengkel mitra. Peningkatan ini juga berdampak positif dalam pengurangan potensi pencemaran lingkungan yang dapat disebabkan oleh oli bekas. Penting untuk dicatat bahwa upaya ini harus berkelanjutan dan terus dipantau untuk menjaga capaian positif ini. Kesimpulan dari PKM ini adalah bahwa dengan komitmen dan upaya bersama, perubahan positif yang signifikan dalam lingkungan dan ekonomi lokal dapat dicapai, mengilustrasikan pentingnya pendekatan holistik dalam mengatasi masalah lingkungan dan ekonomi.   The Community Service Program (PKM) aims to improve used oil waste management in motorcycle workshops. A holistic and sustainable program approach was used, which included needs identification, initial condition mapping, training, implementation of sustainable practices, and monitoring. The program outcomes showed an average profit increase of 3.37% and a significant increase in the amount of used oil collected in the five partner workshops. This increase also had a positive impact on reducing potential environmental pollution that can be caused by used oil. It is important to note that these efforts must be sustained and continuously monitored to maintain these positive outcomes. This PKM concludes that with commitment and concerted effort, significant positive changes in the environment and local economy can be achieved, illustrating the importance of a holistic approach in addressing environmental and economic issues

    Perancangan Alat Bantu Penempatan Oil Funnel Untuk Meningkatkan Keberlangsungan Ekonomi dan Lingkungan

    Full text link
    Pertambahan pengguna kendaraan bermotor di Indonesia tiap tahunnya terus meningkat yang mana berbanding lurus dengan peningkatan jumlah jasa bengkel. Bengkel kendaraan bermotor mempunyai potensi dampak ekonomi dan lingkungan baik secara positif maupun negatif.  Dampak dari bengkel cukup signifikan pada pengelolaan limbah seperti aktivitas penempatan oli bekas sehingga berdampak merugikan secara ekonomi atau lingkungan. Pada penelitian dibuat desain alat bantu untuk meningkatkan dampak secara ekonomi dan mengurangi dampak negatif secara lingkungan pada aktivitas penempatan oli bekas. Dampak dari bengkel terhadap lingkungan cukup signifikan terlebih dalam pengelolaan limbah. Pada penelitian dibuat desain alat bantu untuk meningkatkan dampak secara ekonomi dan mengurangi dampak negatif secara lingkungan. Desain dari alat bantu didapat dengan proses observasi, wawancara dan hasil kuesioner pada bengkel kendaraan bermotor kategori sepi di Kota Depok untuk mengindentifikasi voice of customer. Customer attribute diidentifikasi berdasarkan hasil kuesioner yang disebarkan kepada 5 bengkel kategori sepi di Kota Depok. Penentuan customer attribute menjadi pondasi pembentukan functional requirements yang mana dibatasi dengan cosntraint kapasitas alat bantu yang mencapai 20 liter. Hasil dari FR dan constraint membentuk design parameters untuk diterapkan ke dalam desain perancangan alat bantu. Hasil dari perancangan alat bantu penempatan oil funnel memberikan peningkatan profit sebesar 3,37% yang mana ini berkaitan erat dengan pengurangan dampak lingkungan yang terjadi yaitu sebesar 0.26 liter/hari. Penggunaan alat bantu yang didesain pada penelitian ini dapat meningkatkan dampak keberlangsungan dalam 2 aspek yaitu aspek ekonomi dan aspek lingkunga

    Implementasi Pendekatan DMAIC untuk Quality Improvement pada Industri Manufaktur Kereta Api

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencapai pengurangan biaya dan peningkatan kualitas di Industri Manufaktur Kereta Api dengan menerapkan tahap define, measure, analyze, improve and control (DMAIC) dari Six Sigma. Penerapan metode DMAIC dilakukan di sebuah perusahaan manufaktur komponen kereta api di Indonesia yang memproduksi Single Part Side Frame sebagai objek penelitian. Penyebab dari tingginya cacat produk diketahui pada tahap define. Pada tahap measure, detail dari data lapangan dikumpulkan dan level sigma ditentukan. Penelitian ini menggunakan diagram fishbone untuk mengetahui penyebab permasalahan yang terjadi dan dianalisis sehingga diketahui bahwa permasalahan material terjadi akibat penyimpanan material pada ruang terbuka yang meningkatkan potensi korosi pada material baja ST52. Hasil dari analisis solusi permasalahan menggunakan metode 5W+2H didapatkan solusi untuk perbaikan penyimpanan material dan layout penyimpanan material. Selain itu, perbaikan juga dinilai dari tingkat korosi material pada sebelum dan sesudah perbaikan berdasarkan kandungan kimia material baja ST52. Perbaikan dengan menggunakan pendekatan DMAIC ini perlu dilakukan pada tahap improve agar dapat melakukan perbaikan secara terus menerus. Hasil dari penelitian mampu menurunkan tingkat korosi berdasarkan peningkatan level sigma dari 0,66 menjadi 2,40 dan cost of quality yang signifikan sebesar Rp. 39.100.000

    Las secuelas de la escuela…..la escuela de las secuelas

    Full text link
    ilustraciones, fotografíasResumen Las Secuelas de la Escuela……La Escuela de las secuelas” presenta en dos frases enlazadas por puntos suspensivos dos lugares: por una parte el lugar del cual se viene, aquel que ha sido el autor de sucesos importantes y que ha participado en la formación del adulto de hoy; mientras que la segunda corresponde al nuevo lugar que se quiere construir, ese que sin querer puede resultar habitado por los sucesos del ayer que se convirtieron en acontecimiento, en secuelas; las mismas que seguirán viviendo en las memorias de los adultos de mañana. (Texto tomado de la fuente).The Sequelae of the School ...... The School of Sequels "presents in two sentences linked by points suspensive two places: on the one hand the place from which comes, who has been the author of important events and who has participated in the formation Of today's adult; While the second corresponds to the new place to be built, that which may inadvertently be inhabited by the events of yesterday that became an event, in sequels; The same ones that will continue to live in the memories of the adults of tomorrow.MaestríaMagíster en Educación ArtísticaArtesArtesArte

    PENERAPAN MANAJEMEN KUALITAS TERPADU PADA INDUSTRI MAKANAN SKALA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (STUDI KASUS UMKM NASI GORENG)

    Full text link
    Persaingan global membawa tantangan dan peluang bagi UMKM yang bergerak pada sektor kuliner di Indonesia, khususnya UMKM nasi goreng. Namun, permasalahan yang cukup sering terjadi pada UMKM sektor kuliner adalah keterlambatan waktu penyajian dan kualitas dari makanan yang disajikan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan TQM pada UMKM kuliner nasi goreng sebagai upaya peningkatan pelayanan dan penanganan dari keluhan pelanggan. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan wawancara pada pelaku UMKM nasi goreng di kota Depok. Analisis dilakukan menggunakan fishbone diagram dan failure mode & effect yang menjadi masukan untuk effort impact. Berdasarkan diagram hubungan antara solusi dan root cause, solusi dan tindakan untuk perbaikan yang perlu dilakukan oleh pelaku UMKM memiliki hubungan yang kuat. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa dengan menerapkan TQM dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, meningkatkan produktivitas, dan keuntungan dalam UMKM

    Comparative Study of RCCP and System Dynamics in Productivity Capacity

    Full text link
    One of the manufacturing companies in Indonesia which is engaged in foundry has a production line for various types of automotive components and has produced 2051 types of products. One of the products produced is the Trunion Bracket. In the molding process, cores are needed that can provide cavities in the product. The current production process has not been able to meet demand because the production cycle time does not match the predetermined time. This discrepancy will affect consumer satisfaction. Therefore, it is necessary to make a schedule for the period July to December 2022, to assist companies in facilitating the scheduling of the production process using Rough Cut Capacity Planning and System dynamics. The calculation results from Rough Cut Capacity Planning indicate that the 5th workstation experienced a shortage of production time from July to September 2022, so an additional number of working hours had to be made. The addition of the number of working hours before improvement was 367 hours and after improvement was 112 hours. Meanwhile, the results of system dynamics modeling for the period July to December 2022, require an additional working hour before improvement by 308 hours and 205 hours after improvement are carried out. The companies can implement strategies based on the results of system dynamics simulations to identify, forecast, and plan production capacity requirements for the next

    A method for detecting the profile of an author

    Full text link
    This paper presents a method for detecting an author’s profile using the following two elements: gender and age. This is based on a set of dialogues, written in two languages: English and Spanish, provided for Author Profiling competence within the evaluation forum "Uncovering Plagiarism, Authorship, and Social Software Misuse" (PAN2018). Counts of lexical, semantic, and syntactic characteristics are used to generate a two-phase classification system, which first classifies gender and then age. The results obtained show that, with the amount of data available, it is possible to characterize both the age and gender of an author with an accuracy greater than 50%. However, these values could be improved by having more evidence of information in the training data.Silva, JesusGarcía, SilviaBinda, María AlejandraMarin Gonzalez, FredyBarrios, RosioLeon Castro, Bellani

    Design Improvement of Mold Bracket for Quarter Trim to Reduce Ejector Mark Defects

    Full text link
    This study focuses on improving the quarter trim bracket mold in the mold making division to mitigate the risk of ejector marks, which were identified through long-term analysis. The author redesigned the mold by considering the ejector layout, cooling layout, clamping force calculations, and number of pressure plates, to ensure the product is free from defects. The addition of an ejector pin in the rib area is proposed as a solution to minimize this problem. The quarter trim bracket mold is designed using two pressure plates measuring 30 x 60 mm and four measuring 30 x 80 mm, with a total pressure plate area reaching 13,200 mm². Based on calculations, this part requires a clamping force of 14.5 tons to be produced on a 30 ton capacity injection machine. This clamping force is important to keep the mold tightly closed during the production process, and is calculated based on the cavity pressure in the mold and the shot area. All mold designs are created following company standards to ensure accuracy of sizes and calculations. This research is expected to improve production quality and operational efficiency

    Humble Giants: Computational Intelligence for Designing More Sustainable High-rise Buildings using Surrogate Models

    No full text
    As urbanization increases around the world, high-rise buildings will continue to become a more prevailing typology, nonetheless, due in part to cumbersome computational simulations, rarely do designers have enough information during the early stages of design, which is the time when their choices affect the most the efficiency of their building. Surrogate models, aka meta-models that predict how the original simulation models behave offer a clear advantage in terms of speed of the results. This study delves into performance-based design using surrogate models to give the designer a tool to quickly understand the variables that will affect its efficiency. Looking specifically to improve four (4) results: energy consumption, natural daylight, comfort, and floor area. This study contemplates 16 unique variables ranging from effects of the Context (1), general building shape & orientation (6) to façade variables (9). The energy results are validated in DesignBuilder software before proceeding to collect 500 samples for two different locations: Bogotá and Amsterdam. This data is then run through three machine learning methods, Multilinear Regression, Non-linear Regression, and ANN. Next, the chosen ANN-based surrogate models for each of the outcomes are trained and hyperparameters finetuned to increase their R2 value and reduce their standard error (MSE) and mean absolute error (MAE). Finally, the generic surrogate models are run and compared through various optimization algorithms to determine Pareto-frontier options that ultimately improve the energy performance of a solution with the daylight, comfort, and floor area as design constraints or goals. A time reduction of up to 99.96% was achieved to collect another 500 samples. Finally, the final model also serves as an aid for visualization of the design space by allowing near-real-time (6 seconds) to generate the form of each design solutionArchitecture, Urbanism and Building Sciences | Building Technology | Sustainable Desig
    corecore