1,722,708 research outputs found
LRDDoS Dataset (CoAP)
The dataset was emulated (Mininet) in SD-IoT environment where the attacker sent massive amount of CoAP-POST (dummy) packets into CoAP server. The topology was a tree having fanout = 2 and depth = 3
Psikologi Pendidikan / Sumadi Suryabrata
Pada hakikatnya pendidikan berlangsung sepanjang hidup manusia. Oleh Sebab itu persoalan psikologis yang bersangkutan dengan pendidikan sangat luas sekali. Buku ini, dengan pendekatan operasional, mencakup serta merangkum hampir semua persoalan psikologis dalam proses pendidikan. Diharapkan dengan pendekatan operasional ini, Psikologi Pendidikan sebagai pengetahuan amaliah benar-benar dapat memenuhi fungsinya
Optimalisasi Produksi Biji Kopi di kelompok Tani Sumadi (Study kasus di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan
Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan pada sektor agribisnis dan menjadi komoditas unggulan dalam ekspor. Indonesia adalah salah satu negara produsen dan eksportir kopi paling besar di dunia. Kopi merupakan penghasil devisa terbesar keempat untuk Indonesia setelah minyak sawit, karet dan kakao. Di Indonesia sebagian kopi berasal dari biji kopi jenis robusta dan arabika karena biji kopi jenis ini mendominasi perkebunan kopi di Indonesia hingga saat ini karena mempunyai sifat yang lebih unggul dan cepat berkembang. Sumadi adalah merk kopi single origin yang dikembangkan Kelompok Tani Sumadi. Kelompok Tani Sumadi dalam memperoleh bahan baku dikatakan masih sulit hal tersebut dikarenakan karena produksi biji kopi hanya diproduksi pada bulan tertentu. Hal ini mengakibatkan tidak optimalnya bahan baku. selain itu juga terdapat kendala dalam sumberdayanya seperti keterbatasan bahan baku, tenaga kerja dan mesin. Salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh Kelompok tani Sumadi adalah memperoleh keuntungan yang optimal. Perencanaan produksi yang optimal diperoleh dengan menggunakan program linier untuk mengetahui hasil output yang diperoleh untuk memberikan kombinasi optimal selanjutnya dibandingkan dengan kondisi aktualnya kemudian dievaluasi apakah kegiatan produksi selama ini sudah optimal. Berdasarkan hasil analisis optimalisasi dapat diketahui tingkat produksi biji kopi pada bulan Mei â⠡¬â€œ Juli belum optimal, karena masih terdapat perbedaan antara kondisi aktual dan optimalnya. Untuk mendapatkan keuntungan yang optimal maka sebaiknya Kelompok Tani Sumadi berproduksi sesuai dengan kondisi yang optimal. Kelompok Tani Sumadi sebaiknya mengatur kembali ketersediaan sumberdaya yang masih berlebih seperti tenaga kerja
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM PENGUPAHAN PEKERJA PANGLONG (Studi Kasus di Panglong Sumadi Dusun I Ketiau Kelurahan Lempuyang Bandar Kecamatan Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah)
ABSTRAK
Menentukan upah yang adil bagi seorang pekerja sesuai kehendak syari’ah
bukanlah pekerjaan mudah. Mawardi dalam “Al-Ahkam al-Suthaniah”
berpendapat bahwa dasar penetapan upah pekerja adalah standar cukup, artinya
gaji atau upah pekerja dapat menutupi kebutuhan minimum. Sistem upah yang
dilakukan oleh pemilik panglong yaitu pak Sumadi adalah sistem borongan,
dimana upah yang akan diberikan pada pekerja yaitu Jarkoni dan Hanafi, setelah
diselesaikan pekerjaan barang yang diminta konsumen Jarkoni dan Hanafi dapat
menerima upah yang menjadi haknya dari hasil pekerjaannya. Pada tahun 2015
didirikan perusahaan panglong, awal mulanya Bapak Sumadi mendirikan sebuah
panglong yang beralamatkan di Dusun I Lempuyang Bandar Kecamatan Way
Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah. Bapak Sumadi tidak memiliki sebuah
nama untuk usaha panglongnya, berdirinya panglong Bapak Sumadi karena
ketidaksengajaan, pada saat itu bapak sumadi memang memiliki kelebihan yaitu
membuat sebuah kursi, meja, pintu dan lain-lainnya. Namun terdapat perbedaan
pemberian nominal upah kepada pekerja panglong yang diberikan pemilik
panglong yaitu pak Sumadi. Alasan yang didapat peneliti dari pak Sumadi yang
memberikan upah berbeda kepada Jarkoni dan Hanafi dikarenakan Jarkoni lebih
dahulu bekerja di panglong pak Sumadi dari pada Hanafi.
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Bagaimana sistem
Pengupahan Pekerja Panglong dan Bagaimana Tinjauan Hukum Islam Terhadap
Pengupahan Pekerja Panglong di Panglong Sumadi Dusun I Ketiau Indah
Kelurahan Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung
Tengah? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana
sistem Terhadap pengupahan Pekerja Panglong dan Untuk mengetahui bagaimana
pandangan hukum Islam terhadap Pengupahan Pekerja Panglong di Panglong
Sumadi Dusun I Ketiau Indah Kelurahan Lempuyang Bandar, Kecamatan Way
Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini adalah penelitian
kualitatif dengan pendekatan berfikir deskriptif analisis, alasannya penelitian
membutuhkan analisa dalam rangka menemukan hukum terkait dengan tinjauan
hukum Islam tentang sistem upah pekerja panglong. Adapun jenis penelitian ini
merupakan field research (penelitian lapangan) yang dilakukan pada pengelola
dan pemain yang didukung oleh library research (penelitian perpustakaan)
sebagai pendukung dalam melakukan penelitian, dengan menggunakan berbagai
literatur yang ada di perpustakaan yang relevan dengan masalah yang diangkat
untuk diteliti.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut didapat kesimpulan bahwa Sistem
upah yang diberlakukan di panglong pak Sumadi menurut peneliti tidak
mencerminkan keadilan dan keseimbangan. Dalam hal ini pak Sumadi tidak
memberikan upah yang sama pada pekerjanya yaitu Jarkoni dan Hanafi, pak
Sumadi memberikan upah yang lebih besar pada Jarkoni dengan alasan terlebih
dahulu bekerja, padahal pekerjaan yang dilimpahkan sama, baik dari segi
kesulitan dan bentuknya. Pandangan hukum Islam terhadap sistem pengupahan
pekerja panglong tidak dibenarkan syariat Islam, karena Hukum Islam
menetapkan prinsip-prinsip yang berpengaruh kepada pelaksanaan perjanjian upa
Kasus Pencucian Uang Dalam Tinjauan Sistem Ekonomi Syari’ah
Money laundering basically involves assets (income / wealth) that is disguised so that it can be used without being detected that the assets derived from illegal activities. Money laundering through income or assets derived from illegal activity is converted into financial assets that appear to come from legitimate sources. The purpose of this study was to determine how the viewpoint of the Islamic economic system against money laundering, how to solve the problem. This study used a qualitative approach using literature. Results of the study were achieved, in which money laundering is a crime that is so damaging to the country as well, because it can affect or damage the national economy, especially the financial stability of the country. It is completely contrary to the purpose tasyri 'which prevent hazards and create benefits. Money laundering damage, loss, danger, while distancing the benefit of human life, reprehensible, and forbidden that can be called as a crime and in the context of Islamic law. Money loundering view of Islamic law on this money is part immoral acts which leave the required command and does something which is forbidden, where the act was imposed. Thus, the sentence in this case is not determined by the size or the level is, means to determine the lower and upper bounds left entirely to the judge. How to cite: Sumadi, s. (2017). Kasus Pencucian Uang Dalam Tinjauan Sistem Ekonomi Syari’ah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 3(03), 186-192. doi:http://dx.doi.org/10.29040/jiei.v3i03.131</jats:p
Moderation effect of firm size and audit complexity on the influence of internal auditor on audit delay / Rediyanto Putra, Sumadi Sumadi and Berlina Yudha Pratiwi
This study aimed to prove the influence of internal auditors on audit delay and also to prove the moderate effect of audit complexity and firm size on the influence of internal auditors on audit delay. This research was conducted on all public companies listed in the Indonesia Stock Exchange during 2013 until 2015. The study found that the audit delay of public companies ranges from 6 days to 179 days. The results showed that internal auditors, audit complexity, and firm size proved to have an effect on audit delay. The results also show that only firm size has a moderating effect on the influence of internal auditors on audit delay
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
