1,720,987 research outputs found
Dampak kepemimpinan, supervisi klinis dan komunikasi interpersonal kepala madrasah terhadap motivasi kerja dan kinerja guru madrasah aliyah di Kabupaten Garut
Kinerja merupakan kondisi yang tidak tetap yang dapat diperkuat atau diperlemah oleh pasang surutnya cara pandang dan pengaruh nilai-nilai yang dianut seseorang. Kinerja guru di madrasah aliyah, secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan persepsinya terhadap kepemimpinan kepala madrasah. Kepala madrasah memiliki peranan stategis dalam mencapai tujuan institusional. Selain itu secara organisasi kepala madrasah bertanggung jawab menciptakan iklim organisasi yang menunjang kinerja para guru dilingkungannya. Penciptaan iklim organisasi tersebut dapat menumbuhkan motivasi kerja guru dan loyalitas, meskipun mereka punya konsep diri yang beragam. Tinggi rendahnya kinerja dipengaruhi oleh berbagai variabel internal dan eksternal seperti kepemimpinan kepala madrasah, supervisi klinis, komunikasi interpersonal, pada motivasi dan kinerja para guru di madrasah aliayah, hal inilah yang menjadi alasan mengapa peneliti melakukan penelitian ini.
Tujuan untuk mengidentifikasi dampak kepemimpinan kepala madrasah,supervisi klinis dan komunikasi interpersonal terhadap motivasi kerja dan kinerja guru Madrasah Aliyah di Kabupaten Garut.
Landasan teori penelitian ini terdiri grand theory Maier; kinerja (Performance) merupakan hasil perkalian antara motivasi (Motivation) dengan kemampuan dasar (Ability), middle theory Maslow adalah teori kebutuhan bertingkat, sehingga dikenal dengan teori hirarki kebutuhan. Menurut teori ini, kebutuhan manusia terdiri dari: (Kebutuhan fisiologis,Kebutuhan akan rasa aman,kebutuhan akan cinta dan rasa memiliki, kebutuhan akan harga diri, kebutuhan akan aktualisasi). Kemampuan dasar (Abilty) dalam meningkatkan
kinerja kepala madrasah adalah kepemimpinan kepala madrasah, supervisi klinis, dan komunikasi interpersonal kepala madrasah sebagai applied theory. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan menggunakan kuantitatif.
Dengan menggunakan tehnik simple rundom sampling dengan jumlah guru sebagai sample adalah sebanyak 182 guru. Dimana dalam pengumpulan data peneliti menggunakan metode angket.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan kepala madrasah, supervisi klinis dan komunikasi interpersonal mempunyai dampak terhadap motivasi kerja dengan hasil hasil uji 9,677 > 2,420 atau (Fhitung > Ftabel ) dan nilai
signifikansi
2,420 atau (Fhitung > Ftabel ) dan nilai signifikansi < α atau (0,000 < 0,05), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.
Simpulan dari penelitian ini kepemimpinan kepala madrasah, supervisi klinis dan komunikasi interpersonal dilaksanakan dengan baik berdampak meningkatkan motivasi kerja dan kinerja guru
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BRI SYARIAH CABANG BANDUNG SUNIARAJA
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) budaya organisasi dan kinerja pegawai pada BRI Syariah Cabang Bandung Suniaraja, (2) pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada BRI Syariah Cabang Bandung Suniaraja. Metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif dan verifikatif pada 74 pegawai BRI Syariah Cabang BandungSuniaraja dengan menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum budaya organisasi pada BRI Syariah Cabang Bandung Suniaraja berada pada kategori baik. Hal ini dapat dilihat dari inovasi dan pengambilan resiko, perhatian kerincian, orientasi hasil, orientasi orang, orientasi tim, keagresifan dan kemantapan. Jika ditinjau dari kinerja pegawai BRI Syariah Cabang Bandung Suniaraja berada dalam kategori baik. Hal ini dapat dilihat dari segi kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas dan komitmen kerja berada dalam kategori baik juga. Selanjutnya, budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan siginifikan terhadap kinerja pegawai
Pengaruh resiko kredit terhadap profitabilitas Bank Jabar Banten Syariah: studi kasus pada Bank Jabar Banten Syariah Periode 2010-2015
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) resiko kredit Bank Jabar Banten Syariah (2) tingkat profitabilitas Bank Jabar Banten Syariah dan (3) pengaruh resiko kredit terhadap profitabilitas Bank Jabar Banten Syariah. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif verifikatif pada Bank Jabar Banten Syariah periode tahun 2010-2015 dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Teknik sampel yang digunakan ialah teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat risiko kredit pada Bank Jabar Banten Syariah tahun 2010 – 2015 cenderung mengalami fluktuasi atau naik- turun. Kemudian selama periode 2010 sampai 2012 return on asset pada Bank Jabar Banten Syariah mengalami fluktuasi. Akan tetapi pada tahun 2013 sampai 2015 cenderung stagnan yaitu sebesar 0% sehingga tidak menunjukka
Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai BRI Syariah Cabang Bandung Suniaraja
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) budaya organisasi dan kinerja pegawai pada BRI Syariah Cabang Bandung Suniaraja, (2) pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada BRI Syariah Cabang Bandung Suniaraja. Metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif dan verifikatif pada 74 pegawai BRI Syariah Cabang BandungSuniaraja dengan menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum budaya organisasi pada BRI Syariah Cabang Bandung Suniaraja berada pada kategori baik. Hal ini dapat dilihat dari inovasi dan pengambilan resiko, perhatian kerincian, orientasi hasil, orientasi orang, orientasi tim, keagresifan dan kemantapan. Jika ditinjau dari kinerja pegawai BRI Syariah Cabang Bandung Suniaraja berada dalam kategori baik. Hal ini dapat dilihat dari segi kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas dan komitmen kerja berada dalam kategori baik juga. Selanjutnya, budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan siginifikan terhadap kinerja pegawa
ORIENTASI DAN PENGEMBANGAN PEGAWAI DALAM PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI PEGADAIAN SYARIAH
AbstractSyariah Pawnshop Cinunuk certainly competes with other companies, especially conventional pawnshops. Thus the sharia pawnshop is strived to have quality resources. In an effort to develop the quality of human resources and seek professionalism to develop employee performance, Islamic pawnshop companies have conducted various programs, one of which is orientation. Considering the performance of employees is very influential on the sustainability of the company and enhance the compeÂtiÂtiveÂness of the company, then orientation becomes one of the pawnshop\u27s choices in an effort to improve the performance of its employees. The training program implemented by the company has been planned, directed and dynamically sought to develop competenÂcies, skills, dedication and strong commitment from employees at the company in developing employee performance now and in the future. HR development can be viewed from two aspects, namely the quantity related to the number of HR, and the quality associated with the quality or level of good or bad things and quality. A huge quantity without being accompanied with good quality of human resources will become a burden for the company.AbstrakPegadaian Syariah Cinunuk tentunya bersaing dengan perusahaan lainnya terutama pegadaian konvensional. Dengan demikian maka pegadaian syariah diupayakan bisa mempunyai sumber daya yang bermutu. Dalam upaya mengembangkan mutu sumber daya manusia dan mengupayakan profesionalisme guna mengembangkan kinerja pegawai, perusahaan pegadaian syariah telah melakukan berbagai macam program, salah satunya orientasi. Mengingat kinerja pegaawai sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan perusahaan dan meÂningÂÂÂkatkan daya saing perusahaan, maka orientasi menjadi salah satu pilihÂan pihak pegadaian dalam usaha meningÂkatkan kinerja pegaÂwaiÂnya. Program training dilaksanakan oleh perusahaan telah direnÂÂcanaÂkan, diarahkan dan bersifat dinamis diupayakan bisa mengemÂbangkan komptensi, skill, dedikasi dan komitmen yang kuat dari karyawan pada perusahaan dalam mengembangkan kinerja karyawan pada saat sekaÂrang maupun di masa depan. Pengembangan SDM bisa ditinjau dari dua segi, yaitu kuantitas yang berkaitan dengan jumlah SDM, dan kualitas yang berkaitan dengan mutu atau tingkat baik buruknya sesuÂatu dan kualitas. Jumlah SDM tanpa disertai dengan mutu SDM yang baik akan menjadi beban bagi perusahaan
Effect of Relationship Marketing and Competitive Advantage on Marketing Performance (Survey on Cellphone Customers in Bandung)
This research aims to determine the effect of relationship marketing and competitive advantage on marketing performance partially and simultaneously. This research uses a quantitative method using a questionnaire. The sample technique used is purposive sampling technique. The data analysis technique used is multiple regression analysis. The results of this study illustrate that relationship marketing partially has a positive and significant impact on marketing performance. Furthermore, partial competitive advantage has a positive and significant effect on marketing performance. Meanwhile, simultaneous relationship marketing and competitive advantage has an influence on marketing performance.
Keywords-- Relationship Marketing, Competitive Advantage, Marketing PerformanceThis research aims to determine the effect of relationship marketing and competitive advantage on marketing performance partially and simultaneously. This research uses a quantitative method using a questionnaire. The sample technique used is purposive sampling technique. The data analysis technique used is multiple regression analysis. The results of this study illustrate that relationship marketing partially has a positive and significant impact on marketing performance. Furthermore, partial competitive advantage has a positive and significant effect on marketing performance. Meanwhile, simultaneous relationship marketing and competitive advantage has an influence on marketing performance.
Keywords-- Relationship Marketing, Competitive Advantage, Marketing Performanc
- …
