1,730,379 research outputs found

    Surat Tugas Abdimas Sugeng Suroso 2022

    Full text link
    Surat Tugas Abdimas Sugeng Suroso tahun 2022 dengan judul membuat rencana bisni

    Warna lukisan potret Sugeng Darsono

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui warna apa saja yang sering dipakai oleh Sugeng Darsono dalam melukis potret, & warna yang dominan dalam karya-karyanya. Selain itu juga untuk mengetahui faktor apa saja yang melatar belakangi penggunaan warna dalam lukisan potret tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna yang sering tampil dalam lukisan potret Sugeng Darsono berdasarkan urutan presentase dalam tabel adalah: coklat, hitam, abu-abu, oker, merah, biru, hijau, putih, kuning, violet & jingga. Warna yang paling dominan adalah coklat, hitam, & abu-abu. Faktor yang melatar belakangi penggunaan warna tersebut adalah usaha untuk menyesuaikan warna lukisan dengan warna alam / modelnya. Dengan demikian, maka warna baginya adalah mengikuti pandangan optis mata & peranan harmonis

    Metode Psikoterapi Islam Sugeng Sarjoko terhadap pasien gangguan jiwa : Studi kasus tentang praktek pengobatan Sugeng Sarjoko

    Full text link
    Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa setiap terapis tentu berbeda cara dalam melakukan pengobatan sesuai dengan disiplin ilmu dan keahlian yang dimilikinya. Tujuan penelitian ini diarahkan untuk mendeskrifsikan hasil penelitian sesuai dengan rumusan masalah yaitu untuk mengetahui proses pelaksanaan metode terapi yang dilakukan oleh Sugeng Sarjoko pada penderita gangguan jiwa dan untuk mengetahui sejauh mana hasil yang dicapai oleh Sugeng Sarjokko dalam mengobati pasien gangguan jiwa. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan pengumpulan data bertumpu pada observasi, studi pustaka dan wawancara Analisis dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mengklasifikasikan, analisis dan penarikan kesimpulan. Data yang ditemukan, bahwa secara garis besar proses pelaksanaan metode terapi yang dilakukan oleh Sugeng Sarjoko yaitu menggunakan dzikir dan doa Adapun proses pelaksanaan metode terapi terhadap pasien gangguan jiwa yaitu mendeteksi pasien melalui denyut nadinya memakai tenaga dalam ditambah dengan berdzikir untuk mengetahui penyebab pasien terkena penyakit, lalu dengan metode penyedotan memakai mulut untuk mnghilangkan racun yang ada pada tubuh pasien dan mnyadarkan pasien dengan metode dzikir dan shalat tahajjud, setelah itu terapis memberikan nasehat-nasehat dan amalan-amalan agar pasien tidak menjadi penderita kambuhan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode terapi yang dilakukan Sugeng Sarjoko pada pasien gangguan jiwa memberikan hasil yang sangat baik serta dapat dijadikan solusi alternatif terapi Keberhasilan ini dapat terlihat dari adanya perubahan tingkah laku, pola nilai, sikap mental positif, kebiasaan dan kesadaran meningkat baik pada diri pasien

    Sugeng Meniti Jalan Kepemimpinan Spiritual

    No full text
    Perjalanan hidup sugeng mungkin terkesan disisipi kemustahilan di mata sebagian orang Seorang anak yang tumbuh di tangsi polisi bersahaja, dengan segala keterbatasan, melompat demikian tinggi dan menanggung amanah di jajaran kepemimpinan Bank Indonesi

    Interview with Sugeng Prasetyo

    No full text
    Sugeng Prasetyo is an Indonesian who studied at the University of Melbourne in the 1980s. He studied on a Colombo Plan Scholarship and completed a Masters in Agriculture. The interview was conducted in English on 4 August 2014 by Dr. Jemma Purdey of Deakin University and Dr. Ahmad Suaedy of the Abdurrahman Wahid Centre for Inter-faith Dialogue and Peace at Universitas Indonesia. This set comprises: an interview recording, and a timed summary

    UPAYA PAGUYUBAN SUGENG DI SURABAYA DALAM MEMBANGUN SIKAP SOLIDARITAS ANGGOTA

    No full text
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya Paguyuban Sugeng di Surabaya dalam membangun sikap solidaritas anggota. Penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial Max Weber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif eksploratif. Informan dalam penelitian ini sejumlah enam orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah ketua, sekretaris dan anggota Paguyuban Sugeng. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di Paguyuban Sugeng di Surabaya. Teknik analisis data dimulai dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, selanjutnya ditarik kesimpulan. Teknik keabsahan dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa upaya Paguyuban Sugeng di Surabaya dalam membangun sikap solidaritas anggota yakni dengan penguatan perasaan kekeluargaan dan pembentukan identitas kebanggaan Paguyuban. Penguatan perasaan kekeluargaan melalui pertemuan rutin arisan, perayaan ulang tahun Paguyuban, dan memberi bantuan kepada anggota yang sedang bermusibah. Sedangkan pembentukan identitas kebanggaan Paguyuban melalui kegiatan bakti sosial dan penggunaan baju seragam. Kata Kunci: Paguyuban, sikap solidaritas. Abstract This study aims to describe the efforts of Paguyuban Sugeng in Surabaya to build members solidarity attitudes. This study uses Max Webers theory of social action. This study uses a qualitative approach with explorative descriptive methods. Six informants in this study were selected by using purposive sampling technique. The informants in this study were the chairman, secretary and members of Paguyuban Sugeng. Data collected by in-depth interviews and documentation. The location of this research is in Paguyuban Sugeng in Surabaya. The data analysis technique starts using data reduction, data presentation, and then conclusions are drawn. The validity technique in this research is technique triangulation and source triangulation. The results of this study indicate that the Paguyuban Sugeng effort in Surabaya in building members solidarity attitudes namely by strengthening the feeling of kinship and the formation of the Paguyuban pride of identity. Strengthening the feeling of kinship through regular social gathering meetings, the celebration of the Anniversary of the Circle of Friends, and providing assistance to members who are in disasters. While the formation of the Paguyuban pride of identity through social service activities and the use of uniforms. Keywords: Circle of Friends, attitude of solidarity

    Bercocok tanam polowijo/ Sugeng

    No full text
    64 hal.: ill.; 18 cm

    THE ANALYSIS OF PREPOSITIONS FOUND IN SUGENG HARIYANTO STORYBOOK

    Full text link
    The title of this final report is “The Analysis of Prepositions Found in SugengHariyanto Storybook”. The purpose of this final report is to identify clearly the prepositions found in the Sugeng Hariyanto Storybook. The method of this final report is descriptive method. The object of this research is the story book of SugengHariyanto revised edition in 2013. The data was collected through documentation. Based on the findings, the writer concludes that there are 333 prepositions with 31 different prepositions found in Sugeng Hariyanto storybook. The types of prepositions are simple preposition, double preposition, compound preposition, and participial preposition. There are 9 categories of preposition based on the meaning found in Sugeng Hariyanto storybook. They are place, position; time; direction; identification; manner; agent; cause, reason, purpose; inference, motive, source, origin; and possession
    corecore