1,720,968 research outputs found

    Perancangan Arsitektur Sistem Informasi Menggunakan Metode Enterprise Arsitektur Planning

    Full text link
    Pemanfaatan teknologi informasi pada suatu organisasi sangat diperlukan, hal ini diperlukan terlebih oleh organisasi besar semacam perguruan tinggi kerena pengembangan sistem informasi akan semakin komplek dan akan berpengaruh pada perkembangan bisnis yang sedang berjalan. Pada prakteknya tidak sedikit pembangunan / pengembangan sistem informasi mengalami kegagalan, hal ini dikarenakan karena tidak sesuai dengan arah tujuan serta kebutuhan akademik. Salah satu metode yang digunakan untuk membangun/mengenbangkan sistem informasi adalah Enterprise Architecture Planning, dimana metode ini merupakan metode yang digunakan untuk pendekatan perencanaan kualitas data dengan melihat pada kebutuhan bisnis dari organisasi. Didalam Enterprise Architecture Planning akan diuraikan tentang arsitektur data, aplikasi, teknologi serta roadmap rencana implementasi dari arsitektur tersebut. Universitas Purwakarta sebagai salah satu penyelenggara pendidikan, tidak luput dari kebutuhan mendefinisikan kebutuhan bisnis dan arsitektur informasinya agar arah strategi kebijakan pengembangan organisasi dapat terencanakan dengan baik. Pemodelan arsitektur informasi pada Universitas Purwakarta, meliputi pendefinisian arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi, dan pembuatan pemetaan atau roadmap rencana implementasi. Proses dalam pendefinisian arsitektur informasi yang ditinjau, mengacu kepada proses yang sudah umum terjadi dalam bisnis penyelenggaraan sistem pendidikan khususnya di Universitas Purwakarta, sedangkan ruang lingkup pembahasan melingkupi bidang akademik, bidang administrasi keuangan. Hasil dari penelitian ini akan menghasilkan roadmap rencana implementasi yang dapat dijadikan acuan dalam pembangunan aplikasi yang mendukung fungsi bisnis organisasi

    IMPLEMENTASI ALGORITMA FISHER-YATES SHUFFLE PADA APLIKASI MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN TENSES BAHASA INGGRIS

    Full text link
    Bahasa Inggris adalah Bahasa Internasional sekaligus bahasa universal yang digunakan oleh berbagai negara di dunia. Hal ini membuat Bahasa Inggris juga menjadi bahasa asing yang sering kita pelajari dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Dalam Bahasa Inggris, Time (waktu) sangat erat hubungannya dengan Tense (perubahan kata kerja). Sehingga mempelajari tenses, juga merupakan modal dasar bagi seseorang untuk menguasai konteks kalimat Bahasa Inggris. Dalam skripsi ini media penyampian informasi mengenai materi tenses dibuat dalam bentuk PBK (Pembelajaran Berbantuan Komputer), yakni Multimedia Interaktif. Multimedia Interaktif dapat memberikan sebuah interaktifitas antara pengguna dengan aplikasi. Interaktifitas yang dibuat dalam aplikasi pembelajaran tenses ini berupa simulasi soal untuk mengasah tingkat pemahaman materi tenses pengguna. Soal uji pemahaman dibuat ke dalam dua (2) ketegori, yakni soal latihan dan soal tes evaluasi menggunakan format penyimpanan data standar berbasis .XML (eXtensible Markup Language). Implementasi algortima acak (shuffling) pada pembuatan aplikasi digunakan untuk mengacak urutan soal uji pemahaman. Algoritma acak (shuffling) yang dipakai adalah algoritma Fisher-Yates Shuffle. Algoritma Fisher-Yates Shuffle dapat mengacak urutan data bank soal .xml yang dimasukkan kedalam array dan dipanggil menggunakan bahasa pemrograman ActionScript 3.0, sehingga soal yang diacak akan menghasilkan permutasi yang berbeda dan memiliki hasil bias. Kata kunci :    Tenses, PBK (Pembelajaran Berbantuan Komputer), Multimedia Interaktif, Soal Uji Pemahaman, .XML (eXtensible Markup Language), ActionScript 3.0, Algoritma Fisher-Yates Shuffle

    SISTEM MANAJEMEN DATA SIRKULASI BUKU PADA PERPUSTAKAAN DAERAH YOGYAKARTA BERBASIS WEB

    No full text
    Dari sistem yang dibuat oleh penulis yaitu sistem berbasis web, yaitu sistem yang berfungsi sebagai pengolahan data pustaka. Objek yang digunakan dalam permasalahan ini adalah Perpustakaan Daerah Yogyakarta yang dikembangkan dengan mengggunakan bahasa pemrograman PHP sebagai bahasa pemrograman web, serta menggunakan MySQL sebagai database servernya yang berfungsi manampung data jenis, buku, penulis, penerbit, desk_buku, inventaris, anggota, pinjam, det_pinjam serta pengembalian. Dari hasil aplikasi yang dibuat oleh penulis diharapkan memudahkan administrator, petugas jaga untuk mengolah data-data yang ada di Perpustakaan, dengan kata lain pemasukkan data tidak dilakukan secara manual melainkan secara komputerisasi. Dengan adanya sistem ini diharapkan juga dapat membantu efesiensi dan efektifitas kerja yang meliputi penghematan waktu, keakuratan, ketelitian dan ketepatan dalam penyajian laporan. Kata kunci : Perpustakaan, PHP, MySQ

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN MEMBER GYM BERBASIS WEBSITE (STUDI KASUS: GALBY GYM PADALARANG)

    Full text link
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk merancang sistem informasi pengelolaan member yang lebih aman untuk Galby Gym Padalarang. Saat ini, pengelolaan data member pada Galby Gym padalarang masih dilakukan secara manual, dimana data pribadi calon anggota ditulis pada kartu member keanggotaan dan juga disalin ke buku khusus yang berisi daftar anggota. Sistem ini memiliki banyak kekurangan seperti data anggota dapat dengan mudah hilang atau rusak. Mengetahui adanya kelemahan pada sistem pengelolaan member pada Galby Gym Padalarang, maka penulis bermaksud untuk mengembangkan sistem informasi pengelolaan member berbasis web untuk membantu keamanan dan mempermudah mengelola data. Untuk merancang informasi sistem keanggotaan berbasis web, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara langsung. Program ini kemudian dibuat dengan menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman dan MySQL untuk penyimpanan basis datanya. Tahap utama perancangan sistem meliputi analisis kebutuhan perangkat lunak, perancangan sistem, pengkodean, pengujiani, serta implementasi program yang dibuat. Diharapkan sistem informasi berbasis web yang dirancang ini akan memperbaiki kekurangan yang dimiliki sistem yang berjalan saat ini untuk Galby Gym Padalarang

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore