1,721,185 research outputs found

    Various Aspects of Writing Textbooks / Texts and Reference Books

    No full text
    Materi ini disampaikan pada Workshop Penulisan Buku Ajar dan Buku Referensi Bidang Sosial yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Medan Area dengan tema Menulis adalah Mengikuti Jejak Pemahaman. Adapun pembicara pada workshop ini adalah Suminar Setiati Achmadi dari Institut Pertanian Bogor pada sesi 1 tanggal 31 agustus 2020 dan Jaka Sriyana dari UII Yogyakarta pada sesi II di tanggal 5 September 2020.This material was delivered at the Workshop on Writing Textbooks and Reference Books in the Social Sector organized by the Institute for Research and Community Service at the University of Medan Area with the theme Writing is Following the Path of Understanding. The speakers at this workshop were Suminar Setiati Achmadi from the Bogor Agricultural Institute on session 1 on August 31, 2020 and Jaka Sriyana from UII Yogyakarta in session II on September 5, 2020

    Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Akad Pembiayaan Musyarakah Dalam Bentuk Modal Usaha Kerja (Studi Pada Bank Mega Syariah Cabang Palu)

    Get PDF
    Adapun hasil dari penelitian ini bahwa sistem yang digunakan dalam pembiayaan modal usaha kerja pada Bank Mega Syariah Cabang Palu adalah sistem Akad Musyarakah, dimana Bank dan nasabah bekerja sama untuk menggabungkan modal dan melakukan usaha secara bersama dalam suatu kemitraan, dengan nisbah pembagian hasil sesuai dengan kesepakatan. Dan apabila terjadi kerugian dalam musyarakah akibat kelalaian, maka mitra tersebut menanggung beban kerugian itu. Kerugian bank yang diakibatkan kelalaian tersebut diakui sebagai pembiayaan musyarakah jatuh tempo. Di Bank Mega Syariah Cabang Palu sudah menerapkan akad pembiayaan musyarakah sesuai dengan hukum ekonomi syariah di mana dua pihak yaitu pihak bank dengan pihak nasabah masing-masing sebagai mitra bekerja sama menjalankan suatu usaha dimana pembagian keuntungan dan kerugian ditentukan menurut porsi modal masing-masing atau kesepakata

    PIDATO PENGUKUHAN - SRIYANA REFORMASI KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI BERKELANJUTAN DI INDONESIA

    Get PDF
    Air adalah salah satu sumber daya alam yang sangat penting (Ahn and Kim,2017), sebagai sumber kehidupan bagi kelangsungan hidup semua makluk di planet bumi ini. Air mempunyai fungsi strategis, yaitu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, pertanian, industri, energi, pariwisata, serta pembangunan insfrastruktur lainnya. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) ke IV pada tahun 2020-2024 bahwa untuk pembangunan infrastruktur diperlukan ketersediaan air sebesar 1000 m3/Kapita/Tahun (Bappenas 2019). Pada tahun 2045 kebutuhan air akan mengalami peningkatan seiring adanya rencana perluasan lahan pertanian, di lain sisi terjadi penurunan potensi ketersediaan air karena penurunan luas lahan hutan (Bappenas 2019). Untuk mencapai ketersediaan air sesuai kebutuhan diatas maka diperlukan kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang sehat. Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah Suatu wilayah daratan yang merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya, yang berfungsi menampung, menyimpan dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau ke laut secara alami, yang batas di darat merupakan pemisah topografis dan batas di laut sampai dengan daerah perairan yang masih terpengaruh aktivitas daratan. (PP No 37 Tahun 2012). Daerah Aliran Sungai (DAS) dikatakan sehat, apabila memiliki kemampuan untuk menyediakan kebutuhan semua ekosistem (U.S. EPA., 2011), yang digunakan sebagai ukuran seberapa baik kegiatan pengelolaan sumber daya mampu menyeimbangkan kebutuhan antropogenik dan fungsi ekologi dan integritas dalam DAS (Chris Jones et al., 2002). Untuk mengetahui kondisi kesehatan DAS, perlu dilakukan kegiatan mulai dari tahap perencanaan sampai pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi pengelolaan DAS. Kegiatan pemantauan tersebut untuk mengetahui, apakah pelaksanaan kegiatan yang dilakukan ada perubahan dari waktu ke waktu, menghasilkan pergeseran ke arah atau menjauh dari tujuan yang ditargetkan (Chris Jones et al., 2002). Untuk mengukur, apakah ada perubahan pada kondisi daerah aliran sungai sebelumnya terhadap target atau standar yang telah ditetapkan, dan apakah yang telah dilaksanakan tersebut sukses atau kurang berhasil, maka dari hasil evaluasi dan pemantauan harus dilaporkan, yang akan digunakan sebagai dasar panduan keputusan tentang implementasi yang berkelanjutan (U.S. EPA., 1996)

    Effect of drying methods on metabolites composition of Misai Kucing (Orthosiphon stamineus) leaves

    No full text
    Link to publisher's homepage at http://www.elsevier.comIn this research the effects of different drying methods on the capacity of antioxidant, total phenolic and biomarker compounds concentrations of Orthosiphon stamineus leaves were studied. The biomarker compounds of the leaves studied were sinensetin (SEN) and rosmarinic acid (RA). Three different drying methods adopted were an oven at 40oC, under the shade, and under the direct sunlight. Initial moisture content of the leaves was determined as 76.6% (w.b). The total antioxidant activity of the dried leaves extract was not significantly affected by the drying methods (P>0.05). However, the total phenolic content (TPC), sinensetin and rosmarinic acid content in the dried leaves extracts were significantly affected by the drying methods (P<0.05). The sinensetin was detected in samples dried in an oven (0.197 mg/g) and was not detected in leaves dried under the shade or open sunlight. In contrast, the rosmarinic acid was only detected in samples dried under the shade (0.303 mg/g)

    PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA ANTARA PENERAPAN TES FORMATIF PILIHAN GANDA ALTERNATIF DENGAN URAIAN TERSTRUKTUR PADA POKOK BAHASAN BANGUN DATAR SEGIEMPAT SISWA KELAS VII SMP NU GEBANG

    Get PDF
    SRIYANA : Perbandingan Hasil Belajar Matematika Antara Penerapan Tes Formatif Pilihan Ganda Alternatif dan Uraian Terstruktur Pada Pokok Bahasan Bangun Datar Segiempat Siswa Kelas VII SMP NU Gebang. Proses belajar mengajar yang baik tidak cukup hanya didukung oleh perencanaan pembelajaran, tetapi harus diimbangi dengan kemampuan melakukan evaluasi terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. Dalam proses evaluasi hasil belajar, dapat dilakukan dengan teknik tes maupun non tes. Teknik tes dapat dilakukan dengan pemberian soal. Bentuk soal dapat berupa soal tes sumatif, tes formatif, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar matematika antara penerapan tes formatif pilihan ganda alternatif dengan uraian terstruktur pada pokok bahasan bangun datar segiempat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP NU Gebang yakni 166 siswa dengan jumlah sampel 54 siswa. Data yang terkumpul diolah menggunakan perangkat lunak SPSS 18. Hasil belajar matematika secara keseluruhan yang diperoleh kelompok 1 adalah nilai tertinggi sebesar 80 dan nilai terendah sebesar 50. Nilai rata-rata diperoleh dengan menjumlahkan nilai belajar matematika secara keseluruhan kemudian dibagi sejumlah sampel. Dari 15 soal pilihan ganda alternatif diperoleh rata-rata 66. Diperoleh data hasil belajar matematika 44,44% siswa dengan kategori sedang dan 55,56% siswa kategori tinggi. Hasil belajar matematika pada kelompok 2 adalah nilai tertinggi sebesar 83 dan nilai terendah sebesar 48. Nilai rata-rata diperoleh dengan menjumlahkan nilai belajar matematika secara keseluruhan kemudian dibagi sejumlah sampel. Dari 5 soal uraian terstruktur diperoleh rata-rata 65. Diperoleh data hasil belajar matematika 55,56% siswa dengan kategori sedang dan 44,44% siswa kategori tinggi. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan uji t paired sampel t test. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai sig sebesar 0,810, ini berarti >0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada perbedaan hasil belajar matematika antara penerapan tes formatif pilihan ganda alternatif dengan uraian terstruktur pada pokok bahasan bangun datar segiempat siswa kelas VII SMP NU Gebang

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore