81 research outputs found

    Taenia solium Cysticercosis, Irian Jaya, Indonesia

    Get PDF
    Centers for Disease Control and Prevention, Toni, Wandra ; Akira, Ito ; Hiroshi, Yamasaki ; Thomas, Suroso ; Sri S. Margono, Emerging Infectious Diseases, 9(7), 2003, 884-885. publishe

    Analisis Faktor yang Berpengaruh Terhadap Self Efficacy Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi (Studi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo)

    Get PDF
    Latar Belakang: Salah satu pengobatan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker adalah dengan melakukan kemoterapi. Efek samping dari kemoterapi yang berat menyebabkan pasien kanker payudara merasa putus asa terhadap pengobatan yang sedang dijalani, oleh karena itu dibutuhkan self efficacy untuk menumbuhkan kepercayaan untuk mengelola gejala dan masalah yang berhubungan dengan pengobatan kanker payudara. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan desain studi crossectional, dilakukan di poli Bedah Onkologi dan Ruang Wijayakusuma RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat self efficacy berdasarkan instrument GSE dan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap self efficacy pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi pada 250 sampel dengan teknik sampling purposive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus – September 2023. Variabel yang diteliti adalah self efficacy, mastery experience, vicarious experience, dukungan keluarga, dan kondisi fisik post kemoterapi. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan wawancara pada responden dengan mengisi kuesioner yang sudah valid dan reliabel. Analisis data menggunakan alat bantu STATA dengan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi square, dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil: Responden pada penelitian ini memiliki rata-rata umur 44 tahun didominasi oleh perempuan sebanyak 99,6%, berpendidikan SD sebanyak 66,8%, memiliki pekerjaan sebagai IRT sebanyak 92%, memiliki pendapatan <1,5 juta sebanyak 69,6%, memiliki status kawin sebanyak 94,8%, dan memiliki tingkat stadium 2 dan 3 (44,8%). Self Efficacy pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo tergolong tinggi (95,6%). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara mastery experience, vicarious experience, dan dukungan keluarga dengan self efficacy pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Kesimpulan: Semakin tinggi tingkat mastery experience, vicarious experience. dan dukungan keluarga yang baik maka semakin tinggi tingkat self efficacy pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarj

    HUBUNGAN PENAMBAHAN BERAT BADAN DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMPSI PADA IBU HAMIL DI RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO TAHUN 2011

    No full text
    Pre eklampsi diperkirakan terjadi pada lima persen kehamilan dan biasanya muncul  setelah usia kehamilan 20 minggu. Pre eklampsi dapat disebabkan oleh kenaikan  berat badan  berlebih dan oedema pada ibu hamil dengan pre eklampsi yang disebabkan penimbunan  cairan yang berlebihan. Mengetahui hubungan penambahan berat badan dengan kejadian pre eklampsi pada ibu hamil di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2011. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan retrospektif. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil aterm yang mengalami pre eklampsi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2011 sebanyak 90 orang. Metode analisa data menggunakan Chi Square. Penambahan berat badan selama hamil pada ibu hamil di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2011 paling banyak dalam kategori normal sebanyak 47 orang (52,2%). Kejadian pre eklampsi pada ibu hamil paling banyak pada kategori berat sebanyak 58 orang (64,4%). Ada hubungan antara penambahan berat badan dengan kejadian pre eklampsi pada ibu hamil (p = 0,004). Ada hubungan antara penambahan berat badan dengan kejadian pre eklampsi pada ibu hamil di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2011. Ibu hamil hendaknya menjaga berat badannya selama hamil agar mengalami kenaikan secara normal. Cara yang dapat dilakukan oleh ibu adalah dengan berolahraga ringan secara teratur, makan dengan menu gizi seimbang namun tidak berlebih, dan istiharat yang cukup.   Kata Kunci : berat badan, pre eklampsi, ibu hami

    Hubungan Lingkar Pinggang Dengan Kejadian Herniasi Nukleus Pulposus (HNP) di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto

    No full text
    Latar Belakang : Angka obesitas di beberapa kota di Indonesia mengalami peningkatan sehingga berdampak serius terhadap pembangunan bangsa Indonesiadi bidang kesehatan. Terdapat dua jenis obesitas, yakni obesitas umum dan obesitas sentral. Obesitas sentral dianggap sebagai faktor risiko yang berkaitan erat dengan beberapa penyakit kronis. Cara mengukurnya dengan menggunakan ukuran lingkar pinggang (LP). Dikatakan abnormal jika laki-laki memiliki lingkar pinggang &gt;90 cm, atau perempuan dengan lingkar pinggang &gt;80 cm. Jika seseorang mengalami obesitas sentral maka kelebihan berat badan berpusat di daerah pinggang yang menambah beban vertebra segmen lumbal dan tekanan pada diskus interertebralis sehingga rentan terjadi herniasi pada daerah tersebut. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan lingkar pinggang dengan kejadian Herniasi Nukleus Pulposus (HNP) di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Metode : Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol. Diagnosis HNP ditegakkan oleh dokter ahli berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (MRI). Hasil penelitian dianalisis dengan Chi Square. Hasil : Hasil penelitian dengan analisis Chi Square menunjukkan terdapat hubungan lingkar pinggang dengan kejadian Herniasi Nukleus Pulposus (HNP) di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto (OR: 0,153; 95% CI:0,071-0,332 : p=0,000) Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian, dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan lingkar pinggang dengan kejadian Herniasi Nukleus Pulposus (HNP) di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto

    Analisis Penerimaan Sistem Rekam Medis Elektronik dengan Pendekatan Model The Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) (Studi pada RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo)

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian yang berjudul “Analisis Penerimaan Sistem Rekam Medis Elektronik dengan Pendekatan Model The Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) (Studi pada RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) terhadap penerapan sistem rekam medis elektronik oleh dokter dan perawat di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Populasi dalam penelitian ini adalah dokter dan perawat di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 126 responden. Purposive sampling method digunakan dalam penentuan responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan PLS (Partial Least Square) menunjukkan bahwa : (1) Ekspektasi kinerja berpengaruh terhadap niat perilaku, (2) Ekspektasi usaha berpengaruh terhadap niat perilaku, (3) Pengaruh sosial tidak berpengaruh terhadap niat perilaku, (4) Kondisi yang memfasilitasi tidak berpengaruh terhadap perilaku penggunaan, (5) Niat perilaku berpengaruh terhadap perilaku penggunaan, (6) Jenis kelamin memiliki efek moderator yang tidak signifikan pada hubungan antara ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, dan pengaruh sosial terhadap niat perilaku, (7) Usia memiliki efek moderator yang tidak signifikan pada hubungan antara ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, dan kondisi yang memfasilitasi terhadap niat perilaku penggunaan, (8) Pengalaman memiliki efek moderator yang tidak signifikan pada hubungan antara ekspektasi usaha, pengaruh sosial, dan kondisi yang memfasilitasi terhadap niat perilaku penggunaan. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu dalam upaya meningkatkan penggunaan rekam medis elektronik di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto diperlukan pengenalan terhadap dokter dan perawat mengenai penggunaan, manfaat dan kemudahan dalam menggunakan sistem rekam medis elektronik. Dokter dan perawat membiasakan diri dalam menggunakan rekam medis elektronik sehingga penggunaan dapat lebih efektif. Pengawasan yang rutin terhadap pengguna dan komponen sistem rekam medis elektronik sehingga dapat meningkatkan perilaku penggunaanya dan menghindari beban kerja dalam penggunaan sistem rekam medis elektronik. Pendampingan pada pengguna yang mengalami kesulitan dalam menjalankan sistem rekam medis elektronik sehingga dapat memberikan kemudahan dalam penggunaannya. Sistem rekam medis elektronik harus mudah dipelajari, dikuasai, dan dioperasikan pengguna sehingga dapat mengurangi beban usaha dan meningkatkan minat perilaku pengguna rekam medis elektronik. Dukungan dari pihak instansi dan manajemen berupa fasilitas yang memadai, menyediakan sumber daya manusia yang kompeten, merespon cepat apabila ada kendala dan kesalahan teknis, melakukan sosialisasi dan pelatihan

    BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KANKER SERVIK DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO

    Get PDF
    Cerviks cancer is a cancer that attack cerviks of the uterus, an area in woman reproduction organ that is an entrance through the uterus, place between uterus and vagina. Data from RSUD Prof. Dr.Margono Soekarjo, Purwokerto showed that there was an increasing number in cerviks cancer case. The purpose of this research was to know the risk factors that influence cerviks cancer case in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto. This research used of observational with case control study approach. Case group was all patients diagnosed cerviks cancer from June until November 2008 in RSUD Prof, Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto and the control group was the patient who did pap smear check up from June until November 2008 in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto but the result wasn’t cerviks cancer. The number of populations were 64 people with 32 cases and 32 control. Variable researched consisted of education, marriage age, parity and oral contraception. Data analysis used was univarial, bivariat with chi square and multivariat with double logistic regression. The result of this research showed factors related with cerviks cancer case were education (p=0,00; OR=7,89; CI 95%=2,40-25,85), marriage age (p=0,00; OR=6,33; CI 95%=2,03-19,68) and parity (p=0,00; OR=11,66; CI 95%=2,37-57,36). The most influence factor in cerviks cancer case was parity. According to that result, it is suggested to the people to control the number of kids (less than 4 children) by using family planning programme that’s proper to each individual and delay the marriage age

    PENGARUH KADAR HEMATOLOGI DENGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR PADA IBU DENGAN PRE EKLAMSIA DI RS MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO 2016

    No full text
    Pre-eclampsia is one of the causes of maternal mortality. Pre-eclampsia causes a decrease in the function of a number of organs and systems is expected due to vascular endothelial dysfunction and vasospasm. Decreased organ function causes changes in pregnancy is one of them changes hematological profile of pregnant women. Preeclampsia is a significant cause of low birth weight babies. This type of research: descriptive analytic research with retrospective case control approach. Population that were pregnant women who visit and or refer to hospital Margono Soekardjo in 2015 as many as 230 people. Samples were taken by simple random sampling a total of 70 samples. Data was analyzed by T test. The results showed There was significant effect between maternal blood profile that was hemaglobin, hematocrit and erythrocyte weight newborns whereas there was no effect between leukocyte with newborn weight in pregnant women with pre-eclampsia. Conclusions: There was significant effect between the levels of hemoglobin, hematocrit and erythrocytes with newborn weight in pregnant women with pre-eclampsia in RS Margono Soekardjo Purwokerto. Keywords: hematological profile, weight newborns, pre-eclampsi

    EFEKTIVITAS JALAN NAFAS ANTARA PASIEN PEROKOK DENGAN PASIEN BUKAN PEROKOK PADA TINDAKAN ANESTESI UMUM DI INSTALASI BEDAH SENTRAL (IBS) RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO PROVINSI JAWA TENGAH

    Get PDF
    Riwayat tindakan anestesi yang pernah dijalani oleh pasien dapat menjadi sumber informasi bagi petugas anestesi, pengkajian yang cermat diharapkan mampu mengurangi resiko yang akan memperburuk keadaan pasien. Pengkajian kebiasaan merokok perlu dilanjutkan untuk mengetahui seberapa sering pasien merokok, dan sebaiknya kebiasaan yang dapat merusak sistem pernafasan ini dihentikan beberapa minggu sebelum tindakan anestesi dilakukan untuk mengurangi produksi mukus yang dapat memperngaruhi efektivitas jalan nafas. Mengetahui efektivitas jalan nafas antara pasien perokok dengan pasien bukan perokok pada tindakan anestesi umum di IBS RSUD. DR.Prof. Margono Soekarjo Purwokerto Provinsi Jawa Tengah Penelitian ini adalah observasional cross�sectional. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 52 responden dengan teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Analisis data menggunakan uji statistik chi square. Responden adalah jenis kelamin laki-laki 52 responden. Mayoritas responden yang mengalami gangguan jalan nafas dengan riwayat perokok berjumlah (88,5%) dan jalan nafas efektif dengan riwayat perokok (11,5%) responden dari total (100%) responden dengan riwayat perokok. responden jalan nafas efektif dengan riwayat bukan perokok sebanyak (92,3%) dan responden jalan nafas tidak efektif dengan pasien bukan perokok sebanyak (7,7%) dari jumlah total (100%) responden. Analisa statistik menunjukkan bahwa berdasarkan probabilitas data dengan statistic uji chi-square nilai X2 41.241. Ada perbedaan yang bermakna/signifikan antara pasien perokok dengan pasien bukan perokok pada efektifitas jalan nafas yang dilakukan tindakan anestesi umum di IBS RSUD. Prof.Dr. Margono Soekarjo Kota Purwokerto. Kata Kunci: Riwayat perokok, efektifitas jalan nafas, intra anestesi, anestesi umum

    PROSEDUR PEMERIKSAAN LOPOGRAFI DENGAN KLINIS SUSPECT COLON CARCINOMA DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO

    No full text
    Pemeriksaan lopografi menurut Lampignano dan Kendrick (2018) menggunakan media kontras barium sulfat yang dimasukkan melalui stoma, menggunakan plain foto, AP/PA, Lateral, Oblique, post evakuasi. Instalasi Radiologi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto menggunakan media kontras water soluble non ionic dicampur NaCl dimasukkan stoma proksimal dan anus dengan plain foto, AP, Lateral. Tujuan penelitian untuk mengetahui prosedur pemeriksaan lopografi, alasan penggunaan media kontras water soluble, mengetahui informasi anatomi dari AP dan Lateral. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Pengambilan data bulan April-Juni 2022 di Instalasi Radiologi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Responden penelitian adalah pasien, Radiografer, Dokter Spesialis Radiologi, Dokter Pengirim. Analisis data dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan pemeriksaan lopografi bertujuan mengevaluasi colon setelah kolostomi dan kemoterapi. Pasien dilakukan persiapan khusus. Media kontras water soluble dicampur NaCl perbandingan 1 : 4 karena lebih aman dibandingkan barium sulfat. Alasan pemasukkan media kontras melalui stoma proksimal dan anus karena tidak adanya stoma ke colon distal. Informasi anatomi dari plain foto yaitu distribusi udara pada colon, proyeksi AP tampak kontras mengisi colon ascenden, colon transversum, colon descenden dan colon sigmoid superposisi. Lateral tampak colon sigmoid dan rectum. Informasi diagnostik tidak ditemukan sel residif colon carcinoma

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIANPRE EKLAMPSIA DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO

    No full text
    INTISARIFAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIANPRE EKLAMPSIA DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTOSri Minarti1, Ayuningtyas2, Fitria Zuhriyatun 3,Latar Belakang :Angka kejadian kasus ibu dengan pre eklampsi pada tahun 2016 sebanyak 499 orang mengalami penurunan menjadi 357 orang pada tahun 2017. Usaha pencegahan dini dapat dilakukan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab utama dan risiko terjadinya kejadian pre-eklampsia meliputi umur, paritas, riwayat hipertensi, riwayat pre-eklamsia, dan antenatal care.Tujuan : untuk mengetahui mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pre eklampsia.Metode penelitian : jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan resproktetif study. Teknik pengambilan sampel dengan Total Sampling. Sampel sebanyak 78 ibu hamil. Analisa data dengan uji Chi Square.Hasil penelitian : Mayoritas ibu hamil berusia 20-35 tahun sebanyak 37 orang (47,4%). Mayoritas ibu hamil dengan paritas multipara sebanyak 44 orang (56,4%). Mayoritas ibu hamil tidak ada riwayat penyakit dengan pre eklampsia sebanyak 59 orang (75,6%). Mayoritas ibu hamil kejadian pre eklampsia berat sebanyak 56 orang (71,8%). Ada hubungan usia ibu dengan kejadian pre eklampsia pada ibu hamil (p=0,041). Tidak ada hubungan paritas dengan kejadian pre eklampsia pada ibu hamil (p=0,109). Tidak ada hubungan riwayat penyakit dengan kejadian pre eklampsia pada ibu hamil (p=0,336).Saran : bagi ibu hamil, diharapkan rutin melakukan pemeriksaan antenatal dan teliti dalam mengenali tanda-tanda dan gejala sedini mungkin (preeklampsi ringan).Kata kunci : usia, paritas, riwayat penyakit, pre eklampsia.Pustaka :13 pustaka (2008-2012), 32 internet (2010-2018)1Mahasiswa Prodi DIV Kebidanan Magelang Politeknik Kesehatan Semarang2Pembimbing I Prodi DIV Kebidanan Magelang Politeknik Kesehatan Semarang3 Pembimbing II Prodi DIV Kebidanan Magelang Politeknik Kesehatan Semaran
    corecore