27 research outputs found
PENGEMBANGAN PROTOTIPE COURSEARE DALAM PERKULIAHAN FISIOLOGI VERTEBRATA MATERI SISTEM EKSKRESI
PENGEMBANGAN PROTOTIPE COURSEWARE DALAM PERKULIAHAN FISIOLOGI VERTEBRATAMATERI SISTEM EKSKRESI OlehAdeng SlametProdi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sriwijaya,Email: [email protected] AbstrakTelah dilakukan pengembangan berupa produk courseware (educational software) untuk perkuliahan fisiologi vertebrata di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sriwijaya. Metode dalam penelitian ini mengacu kepada penelitian pengembangan pendidikan. Dalam desain pengembangan ini hanya terbatas dalam tahap pengembangan produk hingga dihasilkan prototipe courseware dalam materi sistem ekskresi. Hasil pengembangan berupa: a) Flowchart program, yaitu untuk menggambarkan diagram alur jalannya program pembelajaran yang dikembangkan. Bagaimana program itu akan berlangsung sejak awal sampai akhir program. b) Storyboard memuat gambaran materi pembelajaran yang dikembangkan dengan berpijak kepada flowchart yang telah disusun; dan c) Prototipe produk courseware, berupa hasil pengembangan memuat penyajian materi sistem ekskresi yang ditampilkan melalui uraian teks, gambar diam, animasi, simulasi, serta video. Penyajian informasi yang beragam dalam perkuliahan fisiologi vertebrata ini diharapkan mampu memfasilitasi kebutuhan belajar mahasiswa demi tercapainya tujuan pembelajaran yang diharapkan di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sriwijaya. Kata KunciCourseware, Fisiologi Vertebrata; Ekskresi,
STUDI AWAL PENGUASAAN KONSEP MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI DALAM PERKULIAHAN FISIOLOGI HEWAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA*
STUDI AWAL PENGUASAAN KONSEP MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI DALAM PERKULIAHAN FISIOLOGI HEWAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA* Adeng Slamet1) Prodi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Sriwijaya Jln Raya Palembang-Inderalaya Km 32, Inderalaya Ogan Ilir Sumatera Selatan   ABSTRAK: Studi awal mengenai  penguasaan konsep mahasiswa calon guru biologi dalam perkuliahan fisiologi hewan telah dilakukan di Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sriwijaya. Untuk menjaring data penguasaan konsep dilakukan melalui tes respon terbatas bentuk pilihan ganda, diolah dengan statistik  deskripif. Hasil studi menunjukkan penguasaan mahasiswa pada konsep sistem respirasi sebagian besar berada dalam interval nilai 33,50-38,50 dan 39,50-44,50 masing-masing 26,83% dengan nilai rata-rata 40,74; sistem sirkulasi pada interval nilai 35,39-41,39 (28,95%), nilai rata-rata 46,70; sedangkan pada sistem ekskresi dan osmoregulasi ada pada interval 42,50-47,50 (41,03%) dengan nilai rata-rata 40,51. Dapat disimpulkan penguasaan konsep mahasiswa dalam perkuliahan fisiologi hewan pada tiga topik yakni sistem respirasi, sirkulasi, ekskresi dan osmoregulasi masih rendah. Kata kunci: Penguasaan konsep, fisiologi hewan, mahasiswa calon guru biologi  ABSTRACT: Preliminary studies on the mastery of the biological concept of prospective biology teachers has been conducted in animal physiology, at biology education courses Faculty of Teacher Education University of Sriwijaya. To gather data mastery of concepts is done through a limited response test multiple choice form, processed by descriptive statistics. The study shows student mastery of the concept of the respiratory system most of the values ​​are within the interval from 39.50 to 44.50 33.50 to 38.50 and 26.83% respectively with an average value of 40.74; circulation system in the interval of values ​​from 35.39 to 41.39 (28.95%), the average value of 46.70; whereas the excretion and osmoregulation system is in the interval from 42.50 to 47.50 (41.03%) with an average value of 40.51. It can be concluded that student mastery of concepts in animal physiology lecture on three topics namely respiratory system, circulation, excretion and osmoregulation still low. Keywords: Mastery of concepts, animal physiology, prospective biology teache
IMPLEMENTASI MODEL TUTORIAL BERBASIS KOMPUTER FISIOLOGI HEWAN UNTUK MEMBEKALI KEMAMPUAN REKONSTRUKSI KONSEP MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan model perkuliahan fisiologi hewan yang diharapkan mampu membekali kemampuan rekonstruksi konsep bagi mahasiswa calon guru biologi. Strategi perkuliahan ditempuh melalui implementasi model tutorial berbasis komputer. Sebanyak 80 orang mahasiswa S1 calon guru biologi dibagi ke dalam dua kelompok, 41 mahasiswa mengikuti perkuliahan model tutorial komputer, dan 39 mahasiswa mengikuti perkuliahan konvensional. Kemampuan rekonstruksi konsep diukur dengan membandingkan skor sebelum pembelajaran (pretes) dengan setelah implementasi model (postes) di antara kedua kelompok belajar. Selain itu, untuk mengungkap pandangan mahasiswa mengenai pengalaman belajarnya, seperangkat angket disebarkan kepada mahasiswa yang mengikuti model perkuliahan. Efektivitas program perkuliahan dievaluasi dengan tes tertulis bentuk respon terbatas pada mahasiswa yang mengikuti program perkuliahan model tutorial komputer dibandingkan dengan mahasiswa dari kelompok konvensional. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan terjadi peningkatan kemampuan rekonstruksi konsep pada kedua kelompok belajar, namun mahasiswa yang mengikuti perkuliahan model tutorial berbasis komputer menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok mahasiswa peserta perkuliahan konvensional. Mahasiswa menanggapi positif implementasi model tutorial berbasis komputer dalam perkuliahan fisiologi hewan. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model tutorial berbasis komputer pada penelitian ini dinyatakan lebih efektif dan mampu membekali mahasiwa calon guru biologi dalam meningkatkan kemampuan rekonstruksi konsep.</p
PENGEMBANGAN PERKULIAHAN FISIOLOGI HEWAN MELALUI STRATEGI TUTORIAL BERBANTUAN KOMPUTERUNTUK MENING-KATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, PENGUASAAN KONSEPDANSIKAP ILMIAHCALON GURU BIOLOGI
Pengembangan perkuliahan Fisiologi Hewan melalui strategi tutorial berbantuan komputer bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis (KBK), penguasaan konsep, dan sikap ilmiah mahasiswa calon guru biologi. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Pengembangan Borg dan Gall. Implementasi pembelajaran melibatkan 80 orang mahasiswa S1 calon guru biologi pada Program Studi Pendidikan Biologi suatu lembaga pendidikan negeri di Provinsi Sumatera Selatan. Uji implementasi menggunakan desain eksperimen non-equi-valent control group design, terdiri atas 41 mahasiswa kelompok eksperimen dan 39 mahasiswa kelompok kontrol.Instrumen untuk mengukur efektivitas strategi perkuliahan melalui tes KBK, tes penguasaan konsep, serta instrumen capaian sikap ilmiah. Untuk mengungkap pandangan mahasiswa mengenai pengalaman belajarnya, seperangkat angket disebarkan kepada mahasiswa kelompok eksperi-men.Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan KBK, penguasaan konsep, dan sikap ilmiah mahasiswa pada kelompok eksperimen dibandingkan kontrol. Hal ini terbukti dari perolehan nilai N-Gain KBK yang mencerminkan level kompetensi pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kontrol. Demikian pula pada penguasaan konsep nilai N-Gain dominan berada dalam kategori sedang bahkan ada yang mencapai kategori tinggi, sedangkan pada kontrol dominan pada kategori rendah dan tidak ada yang mencapai kategori tinggi. Sikap ilmiah mahasiswa pada kelompok eksperimen mengalami perkembangan dari kategori baik menjadi baik sekali, sedangkan pada kelompok kontrol tetap berada pada ka-tegori baik. Mahasiswa menanggapi positif implementasi strategi tutorial berban-tuan komputer dalam perkuliahan fisiologi hewan. Berdasarkan uji efektivitas, dapat disimpulkan penerapan strategi tutorial berbantuan komputer pada peneli-tian ini lebihefektif daripada pembelajaran konvensional dalammeningkatkanKBK, penguasaan konsep, dan sikap ilmiah mahasiswa calon guru biologi. ---------- The development of lecture using computer-aided tutorial strategy (CATS) aimed to promote critical thinking skills (CTS), concept mastery, and scientific attitude of prospective biology teacher has been conducted in Animal Physiology course. The study employed Research and Development design of Borg and Gall.The implementation of the strategy involved 80 undergraduate students of Biology educationat a state LPTK in South Sumatra Province. The test of implementation of CATSinvolving 41 students assigned to experimental group and 39 students assigned to control group. The instruments used to measure the efficacy of the lecture strategy were test of CTS and concept mastery as well as instru-ment of scientific attitude achievement. Questionnaire was also administered to uncover students’ perception towards their learning experience through CATS. Research findings revealed that there was enhancement of CTS, concept mastery and scientific attitude in experimental group. It was exhibited by N-Gain of CTS attained by experimental group that reflected higher level of competence com-pared with that of achieved by control group. Regarding the mastery N-Gain, most experimental group students were at average level and even a few of them was categorized into high level, whereas most of control group students were at low level and none of them belonged to high category.In terms of the scientific atti-tude development, the result of experimental group was categorized to be very good while control group result belonged to category of good. Students showed positive response towards the implementation of CATS. Based on effectiveness test, it can be concluded that the implementation of CATS proves to be more effective than conventional in enhancing CTS, concept mastery, and scientific attitude of prospective biology teacher
PENGEMBANGAN COURSEWARE PADA MATERI SISTEM RESPIRASI UNTUK PEMBELAJARANFISIOLOGI HEWAN
Abstract: This study aimed to develop courseware for teaching animal physiology in the material of the respiratory system. Designs in this study refers to research and the development of education (R&D). The procedure of work done in this study design is limited only at the stage of product development to product prototype courseware produced in the material of the respiratory system is ready to be validated by a team of experts (expert judgment) and tested. Therefore, the results obtained and the development presented in this study are: a) The results of the preparation of the program flowchart. Flowchart showed a flowchart depicting the course of learning programs that will be conducted from the beginning to the end of the program; b) Storyboard in the material of the respiratory system. Storyboard contains an overview of learning materials developed with the correct specification. Storyboard developed grounded to the flowchart that have been prepared; and c) Prototype product. In the courseware product in the form of presentation of the information displayed through animation, simulation, still images as well as through text descriptions. Presentation of diverse information was intended to facilitate diversity in terms of interests, learning styles, each of the students, which is expected to meet learning needs. Â Keys Word: Courseware, Respiratory System, Animal Physiolog
Pengembangan Prototipe Courseware Sistem Ekskresi dan Osmoregulasi pada Mata Kuliah Fisiologi Hewan
Telah dilakukan penelitian pengembangan berupa produk courseware (educational software) untuk pembelajaran dalam mata kuliah Fisiologi Hewan di Program StudiPendidikanBiologi FKIP Universitas Sriwijaya. Desain dalam penelitian ini mengacu kepada penelitian pengembangan pendidikan. Prosedur kerja yang dilakukan dalam desain ini terbatas pada tahap pengembangan produk hingga dihasilkan prototype courseware pada konsep system ekskresi dan osmoregulasi. Hasil pengembangan dalam penelitian ini berupa: a) Flowchart program, yaitu untuk menggambarkan diagram alur jalannya program pembelajaran yang dikembangkan. Bagaimana program itu akan berlangsung sejak awal sampai akhir program. b) Storyboard (papan cerita). Storyboard memuat gambaran materi pembelajaran yang dikembangkan dengan berpijak kepada flowchart yang telah disusun; dan c) Prototipe produk courseware. Produk courseware hasil pengembangan memuat penyajian materi ekskresi dan osmoregulasi yang ditampilkan melalui uraian teks, gambar diam, animasi, simulasi, serta video. Penyajian informasi yang beragam demikian diharapkan mampu memfasilitasi kebutuhan belajar mahasiswa dalam perkuliahan fisiologi hewan khususnya di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sriwijaya. Produk courseware yang dikembangkan dalam penelitian pengembangan ini masih bersifat off lin
Studi Awal Tentang Sikap Ilmiah Mahasiswa Calon Guru Biologi di Program Studi Pendidikan Biologi Fkip Universitas Sriwijaya
Preliminary studies have been conducted to obtain an overview of the scientific attitude profiles biology student teachers in the Department of Biology Education Program Mathematics Education FKIP Unsri . Data obtained by involving 65 students who attended the lectures of animal physiology . Instrument in the form of a questionnaire which contains eight characteristics include the scientific attitude of curiosity, rationality, willingness to suspend judgment, open-minded, critical thinking, objectivity, intellectual honesty, and humility. Descriptive statistics were used in the processing of the data obtained . It can be concluded that the scientific attitude of students showed a fairly good degree of attitude
PERANAN SENIMAN DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
AbstrakPerjuangan kemerdekaan Republik Indonesia (RI) (1945-1949) masih menampil-kan tokoh-tokoh yang aktif di dalam politik maupun di bidang militer. Para seniman sendiri, walaupun tidak segencar kaum politik dan militer, peranan mereka dalam perjuangan kemerdekaan tidak kecil. Kurangnya informasi terhadap aktivitas para seniman, mengakibatkan masyarakat luas kurang mengetahui peranan mereka dalam periode perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Padahal peranan seniman dalam perjuangan selalu memberikan semangat kepada para pejuang di medan perang, seperti menciptakan lagu-lagu perjuangan, coretan-coretan kanvas, puisi-puisi, dan sebagainya. Karya mereka disampaikan melalui surat kabar maupun media elektronik, seperti Radio Republik Indonesia (RRI). Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kembali peranan seniman Jawa Barat pada masa Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia 1945-1949. Hal ini cukup penting mengingat dalam karya-karya sejarah Indonesia, peranan mereka itu masih jarang diungkapkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi tahap heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan kepada historiografi Indonesia, dan dapat menjadi acuan bagi peneliti-peneliti yang berminat pada masalah ini. AbstractPolitical and military figures dominated portraits of the struggle for Indonesia independence during 1945-1949. Meanwhile, artists also played quite big role during that period. Unfortunately, due to lack of information, their part was poorly known to public. In fact, they were encouraging people by creating songs, paintings, poems, etc. Their works are publicly conveyed through the radio (RRI) and newspapers. This research aims to reveal the role of West Java’s artists during the struggle for Indonesian independence (1945-1949). To my opinion, it is very important to uncover the story especially because informations concerning it are so poor. The author conducts historical approach, including heuristic, critique, interpretation, and historiography. It is hoped that this would be beneficial to historiography of Indonesia as well as reference for researches on the area.</jats:p
STUDI EKOLOGI KEONG MAS (POMACEA CANALICULA L.) SEBAGAI BAHAN SUMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI SMA DI OKU TIMUR
Abstract: This paper aims to inform the contribution from the research result of ecology study golden snail (Pomacea canalicula L.) in Belitang OKU Timur. Method used survey with descriptive pattern. This method described the data of survey result which obtained by researchers. Focus of observation is on biotic and abiotic components which affect the population of golden snail. This research result can contributed on learning activity process of senior high school student first grade concentric Mathematic and sciences, basic competence biology especially, 3.9 Analyzing data or information from various sources about ecosystem and all interaction occurred in it., 3.10 Analyzing data of environment changing and the impact to life., 4.9 Designing a chart of the interaction between the ecosystem components and food cycle held in an ecosystem and providing the results in various forms of media., 4.10 Solving environmental problems by designing wasted recycled products and preserving the environment. The contribution of ecology golden snail in OKU Timur research result is formed in lesson plan (RPP) for study material and student work sheet (LKPD). This research aimed to trigger biology teachers of high school in OKU Timur regency to find other example of the biology lesson based on local sample as well as sample of the contextual learning material taken from daily lives of high school student in OKU Timur. Â Keys Word: Ecology, Pomacea canalicula L . and Lesson Plans ( RPP
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator And Explaining (SFE) terhadap Penguasaan Konsep Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Talang Kelapa Materi Sistem Ekskresi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif Student Facilitator and Explaining (SFE) terhadap penguasaan konsep peserta didik pada materi sistem ekskresi kelas XI SMA N 1 Talang Kelapa. Metode penelitian eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data dengan tes berupa pilihan ganda dan non tes berupa angket dan dokumentasi. Analisis data untuk uji normalitas menggunakan aplikasi SPSS 15 uji Shapiro-Wilk, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan aplikasi SPSS 15 melalui uji paired sample T test. Secara keseluruhan penerapan model SFE menghasilkan perbandingan antara pretest (55,46) , posttest (78,93) dan gain (23,46) yang ditunjukkan dengan nilai N-gain (0,32), sedangkan untuk capaian ranah kognitif, yang tertinggi yaitu C6 (73) dan terendah C1 (6,25). Pemberian angket respon peserta didik untuk keterampilan guru mengajar menunjukkan dengan 75 kategori sangat baik dan kategori baik 25 sedangkan untuk respon peserta didik terhadap model SFE yang termasuk kategori sangat baik sebesar 56,25 dan kategori baik sebesar 43,75. Berdasarkan analisis data dan pembahasan penerapan model SFE pada materi sistem ekskresi di kelas XI MIA 4 berpengaruh signifikan, terlihat dari hasil uji t nilai probabilitas (signifikansi) < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima
