1,733,687 research outputs found

    Sidik-Djari

    No full text
    24 cm; 64 ha

    Pengenalan Sidik Jari Berdasarkan Struktur Minutiae dengan Metode Back Propagation

    No full text
    Salah satu metode pengenalan sidik jari adalah dengan menggunakan karakteristik sidik jari seseorang yaitu dengan menggunakan struktur minutiae. Karena itu maka dirancang suatu sistem pengenalan sidik jari berdasarkan struktur minutiae dengan metode Back Propagation Metode yang digunakan adalah metode analisis dan metode perancangan. Metode analisis digunakan untuk menganalisis citra yang diambil dan pembentukan pola berdasarkan struktur minutiae. Sedangkan metode perancangan digunakan untuk merancang sistem pengambilan data masukan untuk proses pelatihan dan pengujian. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa dengan menggunakan metode kombinasi antar titik minutiae untuk mendapatkan pola masukan dapat digunakan untuk mengenali sidik jari seseorang. Pola masukan berdasarkan struktur kurva tertutup yang dibentuk dari titik-titik minutiae memberikan hasil pengenalan yang lebih optimal dibandingkan dengan struktur minutiae kurva terbuka. Pengenalan sidik jari dengan menggunakan struktur minutiae dapat memberikan hasil yang cukup teliti. Namun metode noise removal yang lebih baik untuk membersihkan suatu citra yang diambil untuk proses pengenalan masih diperlukan

    PERANCANGAN SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR DENGAN SISTEM SIDIK JARI

    No full text
    Tujuan penelitian adalah membuat perancangan system keamanan sepeda motor dengan system sidik jari dan konbinasi password sehingga dengan system ini diharapakan system dapat mempersulit seseorang untuk menghidupkan kendaraannya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode studi kepustakaan dimana metode ini berusaha untuk mengumpulkan informasi baik dari buku buku literature maupun dari sumber sumber internet. Kemudian menggunakan metode perancangan untuk merancang system sesuai permasalahan yang ada, dan terakhir melakukan percobaan terhadap system itu. Hasil yang dicapai adalah membuat system finger print yang saling berhubungan dengan Avr. dan juga membuat sistem password untuk meningkatkan keamanan system kendaraan bermotor. Simpulan penelitian ini yaitu dengan menggunakan system ini dapat meningkatkan keamanan kendaraan bermotor dan diharapakan system ini dapat lebih sederhana lagi dikarenakan ukuran system ini masih sangat besar.dan juga respon waktu pada pemerosesan data masih sangat lambat

    VARIASI POLA SIDIK JARI DAN PENENTUAN RUMUS SIDIK JARI ANGGOTA PELAYANAN MASYARAKAT DI POLDA METRO JAYA

    No full text
    Sidik jari adalah identitas setiap individu, seiring semakin berkembangnya kemajuan teknologi, sidik jari banyak digunakan untuk mengungkap identitas seseorang serta membantu diagnosis suatu penyakit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan pola dan rumus sidik jari anggota pelayanan masyarakat di Polda Metro Jaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2023 di Polda Metro Jaya. Pelaksanaan penelitian dilakukan langsung di lokasi penelitian dengan merekam sidik jari sampel sebanyak 10 anggota pelayanan masyarakat di Polda Metro Jaya dengan mengambil sidik jari dan ditempelkan dengan tinta pada kertas yang telah ditentukan. Kemudian hasil sidik jari diamati dan dihitung frekuensi masing-masing pola pada ujung jari dan telapak tangan. Pada 10 sampel jenis kelamin laki-laki diperoleh 5 orang (50%) pada jenis kelamin perempuan diperoleh 5 orang (50%). Didapatkan 68 jari pola Loop, 29 jari pola Whorl dan 3 jari pola Arch. Kata Kunci : Sidik Jari, Pola Sidik Jari, Rumus Sidik Jar

    Simulasi Deteksi Minutiae pada Pencocokan Sidik Jari

    Full text link
    Abstrak - Paper ini menitikberatkan penelitian mengenai kecocokan sidik jari pada jempol tangan manusia. Identifikasi sidik jari dilakukan dengan cara mencari titik-titik atau lokasi yang dapat digunakan untuk kecocokan sidik jari. Cara untuk mencari titik minutiae yaitu dengan metode deteksi munitae. Titik minutiae ini terdiri dari lokasi {x,y} dan orientasi tetha t. Cara ini akan mencocokan sidik jari berdasarkan lokasi atau titik-titik minutiae sidik jari satu dengan sidik jari yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari nilai kecocokan pada dua sidik jari yang dibandingkan. Hasil akhir dari penelitian yang dilakukan berupa nilai persentase kecocokan pada dua sidik jari yang dibandingkan yang ditampilkan pada Graphical User Interface (GUI) MATLAB

    Ekstraksi minutiae pada citra sidik jari

    Full text link
    Sistem pengenalan identitas menggunakan sidik jari telah diaplikasikan secara luas untuk berbagai keperluan, di antaranya pada bidang forensik, pembuatan kartu identitas, maupun identifikasi pelaku kejahatan untuk penegakan hukum. Penggunaan sidik jari sebagai alat identifikasi terbukti cukup efektif karena sifatnya yang universal, unik, dan permanen pada tiap manusia. Metode klasifikasi dan identifikasi sidik jari secara otolnatis akhir-akhir ini sangat diperIukan dan beberapa di antaranya rnenggunakan metode minutiae. Langkah yang termasuk penting dalam pengidentifikasian sidik jari yang menggunakan metode minutiae adalah mengekstraksi citra sidik jari itu sendiri. Biasanya, citra sidik jari itu jarang rnempunyai kualitas yang baik. Hal ini dikarenakan variasi dan kondisi dari kulit sidik jari. Oleh sebab itu, teknik peningkatan kualitas citra dari sidik jari diperlukan untuk mendapatkan hasil ekstraksi yang lebih baik. PeneIitian ini bertujuan mengimglementasikan ekstraksi citra sidik jari dengan cara menggunakan metode minutiae pada citra sidik jari serta membandingkan enhanced i~naged an unenhnnced inluge. Wasil penelitian menunjukkan bahwa proses ekstraksi minutiae harus melalui proses enhancenrent image. Hal hi dikarenakan proses tersebut mempertegas pola dari citra sidik jari yang menghilangkan noise dan titik minutiae yang salah. Dari perbandingan jumlah titik minutiae dari enhanced image dan zrnenhanced image dapat disimpulkan jumlah titik minutiae dari enhanced itptage lebih keciI jumlahnya dibandingkan dengan jumlah titik minutiae dari unenhanced itnage dikarenakan proses erlhanced image memperbaiki citra sidik jari. Kata kunci : Minutiae, Noise, Enhancement Image, Enhanced Inage dan Unenhanced Imag

    Perancangan Perangkat Lunak Rumus Sidik Jari pada Bentuk Sidik Jari Jenis Whorl

    No full text
    Daktiloskopi adalah ilmu yang mempelajari sidik jari untuk keperluan pengenalan kembali identifikasi orangdengan cara mengamati garis yang terdapat pada ruas ujung jari baik tangan maupun kaki. Perumusan sidikjari ( classification formula ) merupakan penentuan rumus sidik jari yaitu pembubuhan tanda pada tiap-tiapkolom kartu sidik jari yang menunjukkan interprestasi mengenai bentuk pokok, jumlah bilangan garis, bentukloop, dan jalannya garis yang diikuti pada bentuk whorl. Bentuk whorl adalah bentuk pokok sidik jari yangmempunyai paling sedikitnya 2 buah delta, dengan satu atau lebih garis melengkung atau melingkar di hadapankedua delta. Dan sampai sekarang ini proses identifikasi dan penentuan rumus sidik jari dari sebagian besarpihak kepolisian masih dilakukan dengan cara konvensional. Perangkat lunak yang direalisasikan ini digunakanuntuk menghitung rumus sidik jari pada jenis whorl. Penghitungan rumusnya berdasarkan beberapa parameteryaitu, letak core (titik pusat), letak delta, bilangan garis antara delta dan core (ridge counting), dan mengikutijalannya garis pada bentuk whorl (ridge tracing). Perangkat lunak yang direlisasikan telah mampu menentukancore, delta, ridge counting, ridge tracing, dan menghasilkan rumus sidik jari pada bentuk pokok jenis whorl.Dengan tingkat keberhasilan 100% untuk penentuan titik core, 80% untuk penentuan delta kiri, 40% untukpenentuan delta kanan, 80% untuk penentuan ridge counting dan ridge tracing , dan 60% untuk penentuanrumus sidik jari.Kata Kunci: daktiloskopi, rumus sidik jari, whor

    IDENTIFIKASI SIDIK JARI DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR MINUTIA

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang sistem identifikasi personal dengan menggunakan kesesuaian biometrik pada pola sidik jari. Sesuai atau tidak sesuainya sebuah sidik jari dapat diketahui setelah melampaui serangkaian proses. Dimulai dari akuisisi citra sidik jari, memperbaiki kualitas citra, kemudian menggali fitur-fitur minutia yang ada pada citra sidik jari, hingga akhirnya dapat diukur nilai kesesuaiannya. Minutiae based matching adalah metode yang dipilih untuk mengukur tingkat kesesuaian pola sidik jari karena metode ini diyakini akan memberikan tingkat akurasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan metode pattern based matching yang mana pada metode tersebut hanya membandingkan citra dari dua buah sidik jari
    corecore