627 research outputs found
YUDI SETIAWAN's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
YUDI SETIAWAN's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
MUHAMMAD YUDI SETIAWAN's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
MUHAMMAD YUDI SETIAWAN's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
MUHAMMAD YUDI SETIAWAN's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
KEKUATAN HUKUM COVERNOTE NOTARIS DALAM HAL PINJAMAN KREDIT PADA PERBANKAN KONVENSIONAL (Studi Kasus di Bank Mandiri Cabang Bojonegoro Mastrip)
ABSTRAK
Yudi Agung Setiawan, 12101173026, “Kekuatan Hukum Covernote Notaris
Dalam Hal Pinjaman Kredit Pada Perbankan Konvensional (Studi Kasus
d , Jurusan Hukum
Khoir Watimena, M.H.
Kata Kunci: Covernote, Notaris, Pinjaman Kredit, Bank
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik penggunaan covernote
notaris sebagai syarat pinjaman kredit pada bank mandiri cabang bojonegoro
(study di bank mandiri cabang bojonegoro mastrip), Covernote yang dikeluarkan
oleh seorang notaris dipercaya atas tanda tangan, cap, dan segelnya. UndangUndang
Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Jabatan Notaris adalah pedoman bagi
notaris dalam menjalankan wewenangnya. Sedangkan dalam UUJN tersebut
tidak mengatur tetang covernote. Sehingga menarik dikaji untuk mengetahui
kekuatan hukum dan akibat hukum yang ditimbulkan dari penggunaan covernote
yang dijadikan sebagai dasar pinjaman kredit.
Rumusan masalah: 1) Bagaimana kekuatan hukum covernote dalam hal
pinjaman kredit di bank mandiri cabang Bojonegoro? 2) Bagaimana akibat
hukum penggunaan covernote pada bank mandiri cabang Bojonegoro dalam hal
pinjaman kredit?
Metode penelitian: adapun pendekatan atau metodologi yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu kualitatif, sedangkan jenis penelitiannya adalah
penelitian lapangan (field research), dengan cara menganalisis data yang
diperoleh secara deskriptif analisis. Teknik analisis datanya yaitu menggunakan
teknik analisis deduktif; reduksi data, paparan dan penyajian data serta penarikan
kesimpulan. Dalam aspek pengumpulan data peneliti menggunakan wawancara
secara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian: 1) Kekuatan hukum covernote notaris dalam hal
pinjaman kredit di bank mandiri cabang Bojonegoro menunjukkan bahwa
covernote yang dibuat oleh notaris adalah atas dasar kesepakatan Notaris dan
Bank dalam pencairan kredit, namun covernote tidak dapat memberikan
perlindungan hukum karena tidak memiliki kekuatan hukum secara sempurna
seperti halnya akta autentik, covernote hanya berkedudukan sebagai surat
keterangan dari notaris dan tidak memiliki kekuatan hukum karena tidak ada
kewenangan Notaris dalam pembuatan suatu covernote. 2) sedangkan akibat
hukum pinjaman kredit yang menggunakan covernote notaris apabila tidak dapat
diselesaikan pengurusan hak tanggungan sesuai dengan isi covernote yang dibuat
oleh Notaris, maka berakibat objek jaminan dalam perjanjian hak tanggungan
tidak dapat dieksekusi langsung atau perjanjian hak tanggungan batal demi
hukum sedangkan perjanjian kreditnya belum berakhir, perlindungan hukum bagi
bank selaku kreditur didapatkan setelah terbitnya sertifikat hak tanggungan yang
telah diselesaikan oleh notaris. Penyelesaian kredit dapat diselesaikan melalui
litigasi melalui gugatan wanprestasi maupun gugatan kepailitan, atau melalui non
litigasi melalui penyelesaian secara internal bank maupun melalui LAPSPI
(Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia
LinguArt Jurnal Bahasa, Sastra, dan Seni : Vol. 3, No. 1, Januari 2008
1. Seni Beluk dan Fungsinya di Masyarakat / Yudi Putu Satriadi
2. Rancangan Kemasan Dalam Meningkatkan Pemasaran / Agus Setiawan
3. Is Our Students\u27 Word Knowledge Good Enough to Read The Jakarta Post Successfully? / Furqonul Aziz
4. Membaca Gambar Dinding Suku Dayak Bumi Segandu Indramayu / Asep Deni Iskandar
5. Creating a Fiction / Senny Suzanna Alwasilah
6. The Possibility of Therapy for Autism Base on The Integration of Body, Soul and Mind Through Art Activities / Anne Nurfarina
7. Meningkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi Seni MelaluiParadigma Baru / Dhnei Harmaen
8. Exploring Student\u27s Difficulties in the Listening Class/ Yanti Suryanti
9. Bahasa ( masihkah) Menunjukan Bangsa? / Tendy K. Somantri
10. An Interactive and Communicative English Teaching / Iwan Dudy Gunawan
11. Mencintai Tanah Air melalui Fotografi Lanskap / M. Yusnadi Noor
12. Kita - Kiat Pemotretan Out Door / Heru Budiantor
Kajian Spasial Sebaran Kualitas Air Tanah Dalam di Wilayah Kota dan Kabupaten Bogor
Sumber daya air bersih di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku air minum secara domestik, namun juga memberikan kontribusi besar dalam penyediaan sumber bahan baku bagi kegiatan industri, terutama pada produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang didistribusikan secara nasional.
Karakteristik air tanah dalam yang bervariasi membutuhkan teknik pengolahan yang sesuai sehingga diperoleh manfaat yang optimum sebagai air minum. Kajian spasial terhadap sebaran kualitas air tanah dalam di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor memberikan pemaparan yang dapat menggambarkan kondisi kualitas, indeks pencemaran serta informasi geografis terhadap potensi manfaat yang dapat diperoleh terkait karakter air bersih sebagai bahan baku air minum.
Data yang diperhitungkan dalam kajian ini diperoleh dari hasil pengujian air bersih sesuai persyaratan yang tercantum dalam Permenkes RI Nomor 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air, dari berbagai sumber air terkekang di industri yang tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor dari tahun 2015 hingga 2018. Analisis secara spasial menggunakan perangkat lunak Arc-GIS 10.4 dilakukan terhadap parameter uji pH, total padatan terlarut, dan kesadahan yang memiliki nilai hasil uji signifikan sehingga dapat dikaji korelasinya terhadap kondisi geologis yang terdapat pada area sumber air tersebut. Perhitungan nilai indeks pencemaran sesuai Lampiran II Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 115 tahun 2003 tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air dilakukan terhadap seluruh parameter uji sehingga dapat ditentukan status mutu dari air bersih tersebut. Hasil kajian sebaran kualitas air bersih tersebut kemudian dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan terkait teknis pengolahannya yang sesuai sehingga dapat lebih bermanfaat, baik untuk kesehatan masyarakat maupun secara ekonomi bagi industri di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor
Algorithm of pattern recognition for real time rice crops monitoring using sentinel images
Indonesia merupakan salah satu produsen beras terbesar di dunia. Oleh seba
itu tanaman padi merupakan komoditas krusial bagi masyarakat Indonesia.
Sebagian besar masyarakat Indonesia mengkonsumsi beras sebagai bahan makanan
pokok. Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, maka
permintaan terhadap beras juga meningkat. Monitoring tanaman padi sangat
dibutuhkan dalam menjamin ketersediaan pangan nasional.
Teknologi remote sensing merupakan salah satu pendekatan yang dapat
digunakan dalam memantau fase pertumbuhan tanaman padi. Salah satu satelit yang
dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi tentang pase pertumbuhan
tersebut adalah Sentinel 2A. Beberapa keunggulan Satelit Sentinel 2A adalah
mempunyai resolusi sepasial yang cukup tinggi yaitu 10 x 10 m serta memiliki
resolusi temporal yang cukup rapat. Selain itu citra Sentinel 2A dapat diperoleh
secara gratis.
Parameter kehijauan tanaman padi atau indeks vegetasi yang diperoleh
melalui analisis citra satelit dapat digunakan untuk memperkirakan pase
pertumbuhan atau umur tanaman padi. Index vegetasi yang digunakan dalam
penelitian ini adalah Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Enhanced
Vegetation Index (EVI), dan Soil Adjusted Vegetation Index (SAVI). Tanaman padi
memiliki karakteristik tersendiri yang membedakan mereka dari tanaman lain. Pada
awal pertumbuhan, sawah akan tergenang sehingga indeks vegetasi yang dihasilkan
cenderung rendah dan bahkan minus, hal ini disebabkan oleh sawah yang
mengandung air dominan. Seiring dengan pertumbuhan padi, sawah akan
didominasi oleh daun padi, sehingga indeks vegetasi akan mulai meningkat karena
kandungan klorofil yang tinggi. Setelah tanaman padi mulai terisi hingga matang,
tingkat kehijauan akan berkurang karena sawah akan didominasi oleh padi yang
menguning. Fase pertumbuhan akan berakhir dengan panen dan lahan akan
dibiarkan kosong untuk jangka waktu tertentu. Fenomena ini akan menghasilkan
pola yang tetap untuk setiap musim.
Penelitian ini bertujuan untuk membangun algoritma untuk pengenalan pola
index vegetasi yang dihasilkan dari citra satelit Sentinel 2A, sehingga diharapkan
dari algoritma tersebut mampu memprediksi pase pertumbuhan tanaman padi.
Algoritma yang diperolah digunakan untuk memprediksi citra real time pada bulan
Januari 2019.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei hingga September 2017. Data primer
diambil pada bulan Juni 2017 dalam bentuk gambar drone dan titik sampel dari 31
titik serta wawancara dengan petani di Desa Sukamekar, Kabupaten Karawang,
Jawa Barat. Data series citra Sentinel 2A dari Mei hingga September 2017 dijadikan
data untuk membangun model. Pra-pemrosesan dan pemrosesan gambar dilakukan
untuk mendapatkan indeks vegetasi, kemudian dilakukan analisis regresi dilakukan
di laboratorium GIS MIT Biotrop.
Metode yang digunakan dalam menentukan algoritma dimulai dari penentuan
index vegetasi pada tiap petak sawah. Dalam penentuan index vegetasi tiap petak
sawah menggunakan dua metode, (1) metode pertama dengan menghitung nilai
rata-rata index vegetasi pada tiap pixel yang ada di petak sawah, (2) metode kedua
dengan menghilangkan pixel yang bersentuhan dengan batas tiap petak sawah, lalu
hitung rata-rata nilai index vegetasi pada setiap pixel di petak sawah tersebut.
Kedua metode tersebut diterapkan pada pada enam series data citra Sentinel 2A.
Enam seri data citra Sentinel 2A dari bulan Mei hingga September 2019.
Seteleh dilakukan pra-pemprosesan dan pemprosesan gambar, diambil 186 data
sampel yang terbagi menjadi 31 titik sample untuk setiap seri. Data sampel
digunakan untuk membangun model.
Index vegetasi dari enam seri data sampel dianalisis dengan menggunakan
regresi polynomial ordo 2 dan ordo 3. Dari kedua model regresi ini dipilih model
regresi terbaik berdasarkan nilai kooefisien determinasi (R2) tertinggi. Persamaan
terbaik yang dihasilkan dari proses analisis regresi digunakan untuk membangun
rule base guna mendapatkan kelas fase tumbuh padi. Kelas fase tumbuh padi
berdasarkan nilai index vegetasi NDVI, EVI, dan SAVI diterapkan pada citra yang
mendekati real-time bulan Januari 2019.
Hasil prediksi pada citra yang mendekati real time menunjukkan fase
pertumbuhan padi pada bulan Januari 2019 dapat dibagi empat kelas: anakan,
puncak, panen dan bera. Sedangkan berdasarkan NDVI metode kedua, fase
pertumbuhan dibagi menjadi 3 kelas: anakan, puncak, dan bera. Berdasarkan EVI
dengan kedua metode menghasilkan fase pertumbuhan yang sama: anakan dan bera.
Sedangkan berdasarkan SAVI metode pertama, fase pertumbuhan bisa dibagi
menjadi tiga: anakan, puncak dan bera. Metode kedua pada SAVI, fase
pertumbuhan dibagi menjadi dua: anakan dan bera.
Hasil prediksi dari model divalidasi untuk memperoleh tingkat akurasi.
Validasi dilakukan pada bulan Februari 2019. Validasi dilakukan dengan cara turun
ke lapangan dan diambil sampel sebanyak 24 titik secara acak di lokasi penelitian
untuk melihat kesesuaian fase pertumbuhan padi. Hasil validasi menunjukkan
bahwa prediksi menggunakan NDVI metode pertama menghasilkan tingkat akurasi
sebesar 70% dan metode kedua 75%. Sedangkan dengan menggunakan EVI metode
pertama menghasilkan tingkat akurasi 50% dan metode kedua 55%. Berdasarkan
SAVI metode pertama menghasilkan tingkat akurasi 45% dan kedua 50%. Hasil
validasi dan tingkat akurasi menunjukkan model terbaik adalah dengan
menggunakan index vegetasi NDVI dengan menggunakan metode kedua
Pendugaan Stok Karbon Pohon berdasarkan Tipologi Kawasan di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat
Proses urbanisasi membuat laju pertumbuhan penduduk dan pembangunan terus meningkat sehingga konstribusi gas emisi menjadi lebih tinggi dengan banyaknya kegiatan manusia. Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan penyeimbang lingkungan perkotaan yang mampu menciptakan iklim mikro. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji nilai stok kabon pohon perkotaan menurut tipologi wilayah, karakteristik dan perkembangannya di Kota Depok. Metode yang dilakukan dengan mengklasifikasikan tipe kawasan berdasarkan tipologi yaitu kepadatan penduduk, pendapatan, dan kerapatan jalan. Penentuan sempel menggunakan bantuan software ARCGIS 10.5 dan observasi, pengambilan data dilapang, wawancara serta penyebaran kuisioner dilakukan sebagai data penunjang. Hasil yang didapatkan bahwa semakin tinggi tipe kawasan nilai stok karbon semakin meningkat dan jenis RTH sabuk hijau merupakan penyumbang terbesar untuk nilai stok karbon dengan 5.37 ton / km2. Masyarakat dan pemerintah sangat mendukung gerakan pengembangan RTH untuk menuju kota dengan karbon rendah sehingga membutuhkan bimbingan dan dampingan tenaga ahli
- …
