1,721,234 research outputs found

    Comparison Of The Performance Of Decision Tree Regression And Multiple Linear Regression For Bmi Prediction In The Asthma Dataset

    No full text
    Penelitian ini menerapkan dua metode regresi yaitu Decision Tree dan linear berganda untuk memprediksi Body Mass Index (BMI) berdasarkan variabel-variabel lainnya pada dataset Asthma. Metode Decision Tree merupakan salah satu cara data processing dalam memprediksi masa depan dengan cara membangun klasifikasi dan regresi model dalam bentuk struktur pohon. Analisis regresi linear berganda merupakan model regresi yang melibatkan lebih dari satu variabel independen. Analisis regresi linear berganda dilakukan untuk mengetahui arah dan seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Untuk mengukur tingkat keakuratan model peramalan, digunakan suatu ukuran keakuratan MAPE (Mean Absolute Percentage Error). Hasil MAPE menunjukkan nilai rata-rata prosentase kesalahan mutlak dari nilai sebenarnya dengan nilai peramalan. Pada penelitian ini, metode regresi linear berganda menunjukkan hasil yang lebih baik dengan nilai MAPE berturut-turut sebesar 12,737%, 12,76%, 12,89% dan 12,99% untuk proporsi data uji berturut-turut 10 %, 20 %, 30 % dan 40 % sedangkan nilai MAPE dari metode regresi Decision Tree sebesar 12,758%, 12,79%, 12,92% dan 13,13%. Apabila digunakan ukuran kebaikan yang lain seperti MAE dan RMSE akan memberikan hasil yang analog, sedangkan ukuran kebaikan R2 berkebalikan. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan membandingkan hasil yang diperoleh dengan menggunakan metode lain dalam machine learning seperti Support Vector Machine (SVM), random forest, Artificial Neural Network (ANN) dan lain-lain

    ANALISIS PENERAPAN YURISPRUDENSI SEBAGAI DASAR HUKUM DALAM MEMUTUS PERKARA DILUAR DAKWAAN YANG DIAJUKAN JAKSA PENUNTUT UMUM (Studi Perkara di Pengadilan Negeri Boyolali)

    Full text link
    AGUS SETIAWAN ADI NUGROHO. E1104092. ANALISIS PENERAPAN YURISPRUDENSI SEBAGAI DASAR HUKUM DALAM MEMUTUS PERKARA DILUAR DAKWAAN YANG DIAJUKAN JAKSA PENUNTUT UMUM (Studi Perkara di Pengadilan Negeri Boyolali). Fakultas Hukum UNS. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menjawab permasalahan mengenai penerapan yurisprudensi sebagai dasar hukum dalam menjatuhkan putusan diluar dakwaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum. Putusan tersebut dikeluarkan, dikarenakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum kurang sempurna dan sebagai wujud pengembangan hukum progresif dimana Hakim bukan hanya sebagai corong undang-undang tetapi merupakan corong keadilan yang mampu memberikan putusan yang berkualitas dengan menemukan sumber hukum yang tepat. Bahwa putusan hakim tidak harus berpedoman pada undang-undang sebagai prosedur mutlak sebab bila putusan hakim hanya berlandaskan prosedur, maka roh dan cita-cita dari Hukum Pidana(Hukum Materiil) maupun Hukum Acara Pidana (Hukum Formil) yang tertuang dalam asas-asas hukum tersebut tidak akan bisa diwujudkan. Hal ini bukan berarti prosedur hukum yang ada dalam undang-undang tidak perlu dilaksanakan tetapi harus diterapkan secara cerdas dan bijaksana, serta diharapkan semua pihak agar lebih kritis dalam menyikapi perkembangan hukum demi kesejahteraan bersama. Untuk meneliti permasalahan ini penulis berusaha menganalisis Yurisprudensi Mahkamah Agung NO. 675 K/Pid/1987, tanggal 21-03-1989 dan putusan Pengadilan Negeri Boyolali Nomor : 02 / Pid. B /2007/PN.Bi dikaitkan Hukum Acara Pidana ,dengan menggunakan kajian dari segi filosofis dan yuridi

    Peran Kecerdasan Spiritual Dalam Masalah Hasil Belajar Santri Di Pesantren Internasional Sains Dan Teknologi (Insat) Muhammadiyah Banyuwangi

    Full text link
    Setiawan, Adi. 2022. Peran Kecerdasan Spiritual Dalam Masalah Hasil Belajar Santri Di Pesantren Internasional Sains Dan Teknologi (Insat) Muhammadiyah Banyuwangi. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jember, Dosen Pembimbing I: Dr. Bahar Agus Setiawan, S.Th.I., MM.Pd Dosen Pembimbing II: Dr. Dhian Wahana Putra, M.Pd.I Kata Kunci: Kecerdasan Spiritual, Hasil Belajar Siswa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Berdasarkan pengertian tersebut maka dapat disimpulkan akan pentingnya tujuan pendidikan yaitu mengembangkan kekuatan spiritual keagamaan. Pendidikan memerlukan kecerdasan disetiap kegiatanya. Kecerdasan berperan penting dalam hasil belajar yang dicapai oleh peserta didik. hal hal yang memperngaruhi hasil belajar siswa adalah kecerdasan intelektual dan spiritual. Rendahnya tingkat kecerdasan spiritual remaja berpengaruh terhadap kurangnya kemampuan untuk menganalisa setiap permasalahan, mengontrol sikap dan tingkah laku serta membedakan tindakan yang benar atau salah. Hal ini juga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Sehingga memunculkan tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui peran Kecerdasan Spiritual terhadap Hasil Belajar Santri di Pesantren Internasional Sains dan Teknologi (INSAT) Muhammadiyah Banyuwangi. Penelitian kualintatif ini dilakukan di Pesantren INSAT Muhammdiyah Banyuwangi. Menggunkan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif, dikarenakan adanya data dan fakta yang dijelaskan pada penelitian ini berupa deskripsi dari pihak informan dan fenomena yang diamati peneliti secara mendetail mengenai peran kecerdasan spiritual dalam masalah hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecerdasan spiritual memiliki peran dalam hasil belajar siswa. Siswa pesantren INSAT Muhammdiyah Banyuwangi termasuk kedalam kategori nilai raport rata rata tinggi sebesar (53,8%) dan sedang (46,2%). Observasi hasil belajar siswa berkaitan langsung dengan kecerdasan spiritual siswa dimana hasil kecerdasan spiritual siswa tergolong tinggi. Siswa yang memiliki kecerdasan spiritual adalah siswa yang mampu menyelesaikan permasalahanya dengan berpedoman nilai nilai spiritual yang diyakini. kecerdasan spiritual berperan dalam masalah hasil belajar siswa pesantren INSAT Muhammadiyah Banyuwangi. Berdasarkan temuan peneliti terkait aspek kecerdasan spiritual yang dimiliki siswa. Siswa Pesantren INSAT Muhammadiyah Banyuwangi: memiliki tujuan hidup yang baik, memiliki prinsip hidup, selalu merasakan kehadiran Allah, cenderung kepada kebaikan, berjiwa besar dan memiliki empati

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Single Nucleotide Polymorphism Data Analysis Using Logistic Regression Model

    No full text
    The aims of this study is to identify which SNP (Single Nucleotide Polymorphism) is associated with certain diseases or traits. The method used is Logistic Regression Model. Based on the statistical value of Logistic Regression, obtained p-value to reject or to accept H_0 (null hypothesis), that is, the SNP is not associated with the presence of a particular disease or trait with level of significance ( = 0.05). In the decision making which H_0 is rejected or accepted also used a level of significance using Bonferroni Correction and a level of significance from R Application default. The significant SNP from the level of significance ( = 0.05), level of significance using Bonferroni Correction and the R application default respectively are 4213 SNPs, 2211 SNPs, and 334 SNPs

    Penggunaan Metode Bayesin Subyektif dalam Pengkonstruksian Grafik Pengendali-p dan Grafik Pengendali-c

    No full text
    Metode Bayesian Subyektif dapat digunakan untuk melakukan estimasi titik berdasarkan pada sampel dan informasi priornya.Grafik pengendali memberikan gambaran mengenai perilaku sebuah proses. Grafik pengendali digunakan untuk mengidentifikasi apakah sebuah proses yang berjalan dalam kondisi terkendali atau tidak. Pada makalah ini dijelaskan penggunaan metode Bayesin subyektif dalam pengkonstruksian grafik pengendali-c

    Uji Validitas dan uji Reliabilitas Menggunakan Metode Bootstrap

    No full text
    Dalam penelitian ini dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas dengan menggunakan metode bootstrappada data kuisioner tipe opinion/choice questionsdan kuisioner tipe yes/no questions. Pengujian validitas dilakukan berdasarkan koefisien korelasi Spearman untuk data kuisioner tipe opinion/choice questions dan koefisien korelasi point-biserial untuk data kuisioner tipe yes/no questions. Sedangkan pengujian reliabilitas didasarkan pada koefisien reliabili tas Cronbach Alpha. Selanjutnya dilakukan proses bootstrap untuk mencari interval konfidensi bootstrap. Jika interval konfidensi bootstrap memuat nol maka koefisien korelasi tidak signifikan pada tingkat signifikansi (level of significance) a=5%. Sebaliknya, jika tidak memuat nol maka signifikan. Dalam melakukan analisis data digunakan program aplikasi R 3 sebagai alat bantu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk data kuisioner tipe opinion/choice questions 13 dari 21 butir pertanyaan valid. Koefisien reliabilitas Cronbach-alpha tidak reliabel namun interval konfidensi bootstrap persentil 95% tidak memuat nol sehingga signifikan pada tingkat signifikansi a=5%. Sedangkan untuk data kuisioner tipe yes/no questions 22 dari 50 butir pertanyaan valid. Koefisien reliabilitas Cronbach-alpha reliabel dan interval konfidensi bootstrap persentil 95% tidak memuat nol sehingga signifikan pada tingkat signifikansi a=5%

    Face Recognition based on Ethnic in Seven Indigenous Regions in Papua and West Papua Provinces using Convolutional Neural Network (CNN)

    No full text
    Wajah orang papua memiliki kekhasan jika dibandingkan dengan etnis lain di Indonesia, bahkan di papua sendiri terdapat suku-suku yang juga dapat diidentifikasi perbedaannya secara umum yaitu orang pesisir dan orang pegunungan.Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mendapatkan model terbaik diantara model yang sudah ditentukan untuk mengidentifikasi wajah orang Papua. Wajah orang Papua dapat diidentifikasi dengan model arsitektur yang ada di Convolutional Neural Networks (CNN) seperti VGG16, VGG-19, ResNet-50 dan MobileNet v1 dan Mobilenet v2. Model terbaik adalah model arsitektur Mobile Net v1 untuk Pengenalan Wajah Papua dan Non Papua dengan akurasi 0.95 atau 95%, dan akurasi 0.75 atau 75% dalam identifikasi wajah orang Papua Pesisir dan Pegunungan.The face of the Papuan people is unique when compared to other ethnic groups in Indonesia, even in Papua itself there are tribes whose differences can also be identified in general, namely coastal people and mountainous people. determined to identify Papuan faces. The faces of Papuans can be identified with the architectural models in Convolutional Neural Networks (CNN) such as VGG16, VGG-19, ResNet-50 and MobileNet v1 and Mobilenet v2. The best model is the Mobile Net v1 architectural model for Papuan and Non-Papuan Face Recognition with 0.95 or 95% accuracy, and 0.75 or 75% accuracy in facial identification of Coastal and Mountain Papuans
    corecore