15 research outputs found
HUBUNGAN ANTAR KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN SEPSIS NEONATORUM ONSET DINI DI RUANG PERINATOLOGI RSIA ASIH BALIKPAPAN
Kematian neonatal mengacu pada jumlah kematian bayi yang
terjadi pada 28 hari pertama kehidupan per 1.000 kelahiran hidup dalam jangka
waktu tertentu Laporan dari World Health Organization (2022) diperkirakan ada
sekitar 2,3 juta bayi yang meninggal dalam 28 hari pertama kehidupannya setiap
tahun di seluruh dunia.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara ketuban pecah dini dengan
kejadian sepsis neonatorum onset dini di RSIA Asih Balikpapan
Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain studi analitik
observasional ini menggunakan pendekatan cross-sectional, yang akan dilakukan
di RSIA Asih Balikpapan antara 14 April 2024 hingga 30 Januari 2025 setelah
memperoleh izin penelitian. Populasi penelitian adalah 348 bayi yang didiagnosis
sepsis neonatorum oleh dokter spesialis anak, dengan sampel sebanyak 64 bayi.
Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi untuk mencatat data
demografis dan klinis pasien, termasuk usia ibu, usia kehamilan, kondisi kejadian
sepsis saat persalinan, pemeriksaan laboratorium, waktu pecahnya ketuban, durasi
pecah ketuban hingga kelahiran, hasil diagnosis sepsis neonatorum, tanda vital
neonatus, dan respons terhadap terapi.
Hasil Penelitian: Hasil analisis Chi-Square di RSIA Asih Balikpapan
menunjukkan hubungan signifikan antara ketuban pecah dini (KPD) dan Sepsis
Neonatorum Onset Dini (SNOD), dengan nilai Pearson Chi-Square 6,385, df 1,
dan nilai signifikansi 0,012.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara ketuban pecah dini (KPD) dengan
kejadian sepsis neonatorum onset dini di ruang Perinatologi Rsia Asih Balikpapa
Peran Tri Pusat Pendidikan Dalam Pendidikan Seksual Anak Usia Dini
Maraknya kasus kekerasan seksual yang terjadi pada anak di bawah umur saat ini sudah memprihatinkan bahkan dapat dikatakan dalam kondisi kritis dan darurat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Indonesia maupun di luar negeri terkait pendidikan seks (kesehatan reproduksi) usia dini dan metode pendekatan pendidikan seks untuk mendapatkan rekomendasi yang sesuai dengan analisis masalah dan kebutuhan. Metode yang akan digunakan dalam studi ini adalah suatu tinjauan literatur (literature review). Pencarian hasil penelitian dilakukan secara sistematis melalui database yang terkomputerisasi dari google cendekia (google scholar), science direct, Research gate dari tahun 2010-2021 terhadap hasil penelitian yang sudah dipublikasikan dalam jurnal, prosiding maupun naskah ilmiah skripsi/thesis. Hasil dari studi literature yang dilakukan diperoleh rekomendasi bahwa tanggungjawab memberikan pendidikan seks pada anak usia dini tidak hanya tanggungjawab sekolah tapi juga masyarakat terutama orang tua. Dengan adanya pendidikan seks sejak dini diharapkan anak-anak dapat melindungi dirinya dari kekerasan seksua
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI MEDIA PAPAN FLANEL DI KECAMATAN AMBULU
ABSTRAK
Septiani, Nina, 2020. Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Media Papan Flanel di Kecamatan Ambulu. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jember. Pembimbing : (1) Dra. Tri Endang Jatmikowati, M.S.i. (2) Angraeny Unedia Rachman, S.H.M.Pd
Kata Kunci : Kemampuan mengenal lambang bilangan, Media papan flanel.
Kemampuan mengenal lambang bilangan merupakan kemampuan anak untuk mengenali simbol-simbol bilangan. Mengenal lambang bilangan sangat penting bagi anak karena merupakan modal dasar kemampuan matematika. Pengenalan matematika sebaiknya dilakukan sejak usia dini melalui penggunaan benda-benda konkret dan pembiasaan penggunaan matematika agar anak dapat memahami matematika, seperti menghitung, bilangan, dan operasi bilangan. Untuk mencapai perkembangan yang sesuai, salah satu cara yang digunakan adalah dengan menggunakan media yang menarik yang dapat mendukung minat belajar anak.
Masalah penelitian yang ingin dipecahkan melalui kegiatan bermain dengan media papan flanel adalah bagaimanakah meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 4-5 di Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 4-5 tahun melalui media papan flanel. Kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 4-5 tahun di Kecamatan Ambulu di duga dapat ditingkatkan melalui media papan flanel.
Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan, metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara chatting maupun panggilan melalui media Whats App dengan jumlah responden 9 orangtua dan anak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2020 pada anak usia 4-5 tahun di Kecamatan Ambulu. Data yang dikumpulkan berupa aktivitas anak selama kegiatan bermain menggunakan media papan flanel melalui video hasil kerja anak serta hasil wawancara dengan orangtua sebagai pendamping belajar anak.
Berdasarkan hasil observasi dapat disimpulkan bahwa media papan flanel dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak. dari jumlah 9 anak terdapat 7 anak yang berkembang kemampuan mengenal lambang bilangannya. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa perkembangan mengenal lambang bilangan anak yang berkembang diperoleh 77,77% yang berarti memenuhi kriteria keberhasilan. Hal ini berarti media papan flanel dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak pada usia 4-5 tahun di Kecamatan Ambulu
MENINGKATKAN KESADARAN SISWA AKAN PENTINGNYA MENABUNG SEJAK DINI PADA SISWA SDN 01 SAWAH BARU CIPUTAT
ABSTRAK Tujuan dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi. Selain itu diharapkan dengan pengabdian kepada amsyarakat tersebut keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi kepada pengembangan penerapan keilmuan kepada masyarakat. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat ini penyampaikan materi secara verbal alam pelaksanaan ini materi dalam penyuluhan eduaksi disini mencakup anak diajarkan sejak dini untuk mengatur keuangan, anak diajakrkan skala prioritas mana yang penting dan tidak penting anak diajarkan untuk lebih menghargai uang, anak diajakrkan sifat mandiri dan konsisten untuk dapat mencapai suatu keinginan.Hasil pengabdian masyarakat yang diperoleh adalah Menabung bisa mengajarkan anak untuk hidup hemat, karena mereka harus menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. Hal ini akan membuat ank belajar dalam mengelola uang atau membeli mainan. Anak juga belajar bahwa uang mereka terbatas karena sebagian harus ditabung, Ilmu yang diperoleh pada pengabdian masyarakat ini harapannya mampu memberikan pengetian sejak dini kepada siswa siswi SD sawah baru dalam upaya menabung dan mereka menjadi lebih menghargai uang. Kegiatan menabung yang terus berlanjut juga dapat menjadi kebiasaan pada anak sampai mereka dewasa. Kata Kunci : Menabung Sejak Dini
Aplikasi Belajar Cepat Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris Bagi Anak Usia Dini
In the field of education, it is currently entering a very rapid technological development. In the field of education or learning, especially early childhood learning, it is demanded to keep up with the times where the most effective way to increase interest in learning is by means of teachers who must be able to develop ideas or creativity in using more attractive learning media. Therefore, the authors made a breakthrough by designing learning applications with Android to make it easier to implement by children. To develop the application, the author uses the Life System Development method which can assist in developing the android application. The method stages are system planning, system analysis, system planning, implementation, testing and maintenance. The final result of this application is to make a quick learning application for the introduction of English vocabulary for early childhood based on Android which later can make it easier for children to understand and pronounce properly and easily.Dalam bidang Pendidikan saat ini sudah memasuki perkembangan teknologi yang sangat pesat. Dibidang Pendidikan atau pembalajran khususnya anak usia dini pembalajaran dituntut mengikuti perkembangan jaman dimana cara paling efektif untuk meningkatkan minat belajar dengan cara guru harus bisa mengembangkan ide atau kreatifitasnya dalam menggunakan media pembelajaran yang lebih menarik. Maka dari itu penulis membuat terobosan dengan merancang aplikasi pembelajaran dengan android agar lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Untuk pengembangan aplikaski penulis menggunakan metode System Development Life Cyde yang dapat membantu dalam pengembangan aplikasi android tersebut. Tahapan metode adalah perencanaan sistem, analisis sistem, perancangan sistem, implementasi, uji coba dan maintenance atau pemeliharaan. Hasil akhir dari aplikasi ini adalah membuat aplikasi belajar cepat pengenalan kosakata bahassa inggris bagi anak usia dini berbasis android yang nantinya dapat mempermudah anak-anak dalam mempahami dan melafalkan dengan baik dan mudah
ANALISIS DAN PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PADA PROGRAM PELATIHAN REGULER UT SCHOOL DENGAN METODE SERVQUAL
Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail [email protected] atau [email protected]
Dipublikasikan tanggal: 8 Juli 202
Aplikasi Belajar Cepat Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris bagi Anak Usia Dini
In the field of education, it is currently entering a very rapid technological development. In the field of education or learning, especially early childhood learning, it is demanded to keep up with the times where the most effective way to increase interest in learning is by means of teachers who must be able to develop ideas or creativity in using more attractive learning media. Therefore, the authors made a breakthrough by designing learning applications with Android to make it easier to implement by children. To develop the application, the author uses the Life System Development method which can assist in developing the android application. The method stages are system planning, system analysis, system planning, implementation, testing and maintenance. The final result of this application is to make a quick learning application for the introduction of English vocabulary for early childhood based on Android which later can make it easier for children to understand and pronounce properly and easily.Dalam bidang Pendidikan saat ini sudah memasuki perkembangan teknologi yang sangat pesat. Dibidang Pendidikan atau pembalajran khususnya anak usia dini pembalajaran dituntut mengikuti perkembangan jaman dimana cara paling efektif untuk meningkatkan minat belajar dengan cara guru harus bisa mengembangkan ide atau kreatifitasnya dalam menggunakan media pembelajaran yang lebih menarik. Maka dari itu penulis membuat terobosan dengan merancang aplikasi pembelajaran dengan android agar lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Untuk pengembangan aplikaski penulis menggunakan metode System Development Life Cyde yang dapat membantu dalam pengembangan aplikasi android tersebut. Tahapan metode adalah perencanaan sistem, analisis sistem, perancangan sistem, implementasi, uji coba dan maintenance atau pemeliharaan. Hasil akhir dari aplikasi ini adalah membuat aplikasi belajar cepat pengenalan kosakata bahassa inggris bagi anak usia dini berbasis android yang nantinya dapat mempermudah anak-anak dalam mempahami dan melafalkan dengan baik dan mudah
Tradisi Suran Sendang Sidukun dan Nilai Gotong-Royong pada Masyarakat Desa Traji, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung: Kajian Antropologi-Sosiologi
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan tradisi Suran sendang Sidukun dan nilai gotong-royong pada masyarakat Desa Traji Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan studi kepustakaan, observasi langsung dan wawancara. Penulis berusaha untuk memperoleh data dengan cara mengumpulkan data berdasarkan literatur yang mendukung masalah penelitian, teknik observasi langsung berupa pengamatan langsung ke Desa Traji Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung yang masih menjalankan tradisi upacara Suran. Teknik wawancara yang dilakukan yaitu dengan tanya jawab antara penulis dan infoman. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tradisi Suran sendang Sidukun merupakan warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan keberlangsungannya serta sebagai sarana belajar, mengenal tradisi budaya leluhur sejak dini oleh generasi muda. Tradisi Suran sendang Sidukun juga memiliki arti penting dalam kaitanya dengan nilai gotong-royong yang dapat mempengaruhi tingkah laku masyarakat antara sesama, alam, dan Tuhan sehingga kerukunan dan kebersamaan dalam berkehidupan akan selalu terjaga di Desa Traji Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung.This study aimed to describe the spring Sidukun Suran tradition and values of mutual help the communities in the Traji Village District Parakan, Temanggung Regency data collection techniques done using literature study, direct observation and interviews. The author tried to obtain data by collecting data based on the literature that supports the research problem, direct observation techniques such as direct observation to the Traji Village of the District Parakan Temanggung still running tradition Suran ceremony. Mechanical interview is made by a question and answer between the author and infoman. The method used is descriptive qualitative method.
Based on the results of this study concluded that tradition Suran spring Sidukun an ancestral cultural heritage that must be preserved continuity as well as a learning tool, to know the cultural traditions of their ancestors from the early hours by the younger generation. Suran spring tradition Sidukun also has significance in relation to the principle of mutual assistance that may affect the behavior of the people against each other, nature, and God so that harmony and togetherness in living will always be maintained at the Traji Village, District Parakan, Temanggung Regency
PENERAPAN PEMBELAJARAN MEMBACA, MENULIS DAN BERHITUNG (CALISTUNG) PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA AL-HIKMAH DESA TULANG BAWANG BARU
ABSTRAK
Pembelajaran Calistung anak usia dini menimbulkan banyak
pro kontra di masyarakat karena dianggap menekan anak dalam
pemaksaan belajar sehingga berdampak buruk pada mental anak..
Beberapa media sosial maupun media media massa juga banyak yang
menyebarkan isu-isu terkait dengan tidak diperolehkannya
pembelajaran calistung diterapkan pada anak usia dini karena dapat
berdampak buruk pada mental anak. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui bagaiman penerapan pembelajaran membaca, menulis dan
berhitung (calistung) pada anak usia dini di RA Al-Hikmah Desa
Tulang Bawang Baru.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif
kualitatif, subjek penelitian adalah guru dan peserta didik dikelas B
Taman Kanak-Kanak RA Al-Hikmah Desa Tulang Bawang
Baru.Adapun informan dalam penelitian yaitu kepala sekolah, guru
kelas dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang di gunakan
dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi.
Dalam menganalisis data penulis menggunakan reduksi data,
penyajian data dan menarik kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa di RA Al-Hikmah
Desa Tulang Bawang Baru penerapan pembelajaran membaca,
menulis dan berhitung (Calistung) pada anak usia 4-5 tahun dapat
disimpulkan bahwasannya guru di RA Al-Hikmah sudah menerapakan
pembelajaran membaca, menulis dan berhitung dengan baik dimana
guru sudah menerapkan tahapan-tahapan dan metode-metode
pembelajaran membaca, menulis dan berhitung (Calistung). Dan hasil
penelitian di RA Al-Hikmah tidak ada dampak negatif dari penerapan
pembelajaran membaca, menulis dan berhitung (calistung) karena
sudah menerapkan tahapan-tahapan dan metode-metode dengan baik,
semenarik dan membuat siswa senang dalam pembelajaran.
Kata Kunci: Penerapan Pembelajaran Calistung, anak usia dini .
ABSTRACT
Early childhood Calistung learning raises many pros and cons
in the community because it is considered to suppress children in
forced learning so that it has a negative impact on children's mentality.
Some social media and mass media also spread many issues related to
the non-application of calistung learning in early childhood because it
can have a negative impact on children's mentality. This study was
conducted to determine how the application of reading, writing and
counting (calistung) learning in early childhood in RA Al-Hikmah
Tulang Bawang Baru Village.
This research uses descriptive qualitative research, the
research subjects are teachers and students in class B of RA Al�Hikmah Kindergarten Tulang Bawang Baru.The informants in the
study were the principal, class teacher and students. Data collection
techniques used in this study are observation, interviews, and
documentation. In analyzing the data the author uses data reduction,
data presentation and drawing conclusions.
The results of this study indicate that in RA Al-Hikmah
Tulang Bawang Baru Village the application of learning to read, write
and count (Calistung) in children aged 4-5 years can be concluded that
the teacher at RA Al-Hikmah has implemented learning to read, write
and count well where the teacher has applied the stages and methods
of learning to read, write and count (Calistung). And the results of
research at RA Al-Hikmah have no negative impact on the application
of learning to read, write and count (calistung) because they have
applied the stages and methods well, as interesting and making
students
Keywords: Implementation of Calistung Learning, early childhood
Urgensi Mata Pelajaran Pendidikan, Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan bagi Anak Sekolah Dasar
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh sejak usia dini. Artikel ini mengulas urgensi mata pelajaran PJOK dalam membentuk kebugaran fisik, kecerdasan emosional, keterampilan sosial, serta karakter moral siswa sekolah dasar. Penulisan dilakukan melalui studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa PJOK tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan prestasi belajar, kemampuan mengelola emosi, serta pembiasaan nilai-nilai positif seperti disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab. Melalui pembelajaran yang aktif dan partisipatif, guru PJOK memegang peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut secara kontekstual. Oleh karena itu, penguatan pembelajaran PJOK di tingkat sekolah dasar merupakan langkah penting dalam membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berkarakter
