5 research outputs found

    Pemendekan Kata Bahasa Indonesia dalam Harian Radar Tulungagung

    No full text
    Ringkasan:Penelitian ini membahas pemendekan kata bahasa Indonesia dalam Harian Radar Tulungagung edisi Desember 2017. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian berbasis tekstual berupa surat kabar. Hasil penelitian ini menunjukkan jenis pemendekan kata bahasa Indonesia berupa singkatan, akronim, kontraksi, dan penggalan, dan pola vokal konsonan pada pemendekan kata bahasa Indonesia dalam Harian Radar Tulungagung

    Study Tentang Motif Batik pada Rumah Industri “Joglo Suminar Batik” Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri

    No full text
    ABSTRAK Avroditha, Bitari Saskia Ererra. 2016. Study Tentang Motif Batik pada Rumah Industri “Joglo Suminar Batik” Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri . Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Tjitjik Sriwardhani, M.Pd (II) Ike Ratnawati, S. Pd. M.Pd Kata Kunci: Motif Batik, Joglo Suminar Batik, Kediri. Saat ini batik merupakan bagian dari kebudayaan yang sudah populer bagi masyarakat Indonesia.“Joglo Suminar Batik” berdiri sejak 1984 oleh Dra. Suminarwati Sundoro. Penelitian dilakukan di rumah industri batik tersebut, karena rumah industri batik tersebut pertama di Kediri yang mengangkat icon-icon tema motif  Kabupaten Kediri yang tidak dimiliki oleh daerah lain dan telah diakui oleh pemerintah. Keunikan lain yaitu titik-titik Bolleches pada batiknya. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan latar belakang dan visualisasi dari motif batik pada rumah industri “Joglo Suminar Batik”. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif, berupa paparan data mengenai latar belakang dan visualisasi motif batik pada rumah industi “Joglo Suminar Batik”. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Tahap analisis data dimulai dari tahap reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Kemudian dilakukan trianggulasi sumber data untuk menjaga keabsahan data. Motif yang terdapat di Joglo Suminar Batik adalah motif batik Brambang Sekoto, Fenomena Kelud Erupsi, Garuda Muka Teratai Mekar, Kediri Lagi, Kuda Lumping, Mangga Podang, Sekar Jagad Kelud, dan motif Simpang Lima Gumul. Latar belakang motif berdasarkan ide dari lingkungan tempat tinggal perajin sendiri. Motif batik tersebut dibuat berdasarkan beberapa faktor, antara lain: (1) keinginan perajin memperkenalkan potensi daerahnya, (2) keinginan memperkaya ragam motif yang dibuat, (3) keinginan melestarikan warisan tradisi, (4) ingin menyampaikan pesan melalui karya: dan (5) berdasarkan pesanan. Sedangkan Visualisasi motif batik pada karya perajin, ditemukan tema motif golongan, antara lain: (1) motif hias tumbuhan, (2)  motif hias pemandangan, (3) motif hias hewan (4.) motif hias geometris. Motif batik pada rumah industri “Joglo Suminar Batik” memiliki bagian-bagian motif yang berbeda sebagian besar memiliki bagian- bagian yang lengkap mulai dari ornamen utama dan ornamen tambahan, serta isen-isen motif. Serta sebagian besar motif memunculkan Bolleches. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan dalam dunia pendidikan formal maupun non formal berkaitan dengan latar belakang ide terinspirasi dari daerah lingkungan sekitar untuk diperkenalkan serta memahami visualisasi motif  batik khas mengangkat tema potensi daerah. Penelitian ini mencakup wawasan mengenai visualisasi motif batik diharapkan memerikan sumbangsih berupa wawasan dan pengetahuan mengembangkan batik, khususnya batik Kediri untuk kalangan pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat mendapatkan informasi dan mempelajari serta diharapkan dimasa kini dan akan datang turut serta melestarikan hasil kebudayaan batik di Indonesia. ABSTRACT Avroditha, Bitari Saskia Ererra. 2016. Study About Batik at Home Industry "Joglo Suminar Batik" Sekoto Village, District Badas, Kediri. Thesis, Department of Art and Design, Faculty of Letters, State University of Malang. Supervisor: (I) Dra. Tjitjik Sriwardhani, M.Pd (II) Ike Ratnawati, S. Pd. M.Pd Key Words: Motif, Batik, Joglo Suminar Batik, Kediri. Currently batik is part of a culture that has been popular for the people of Indonesia. "Joglo Suminar Batik" established since 1984 by Dra. Suminarwati Sundoro. The study was conducted at the home of the batik industry, because the batik industry's first home in Kediri that raised the icon theme motif Kediri not shared by other regions and has been recognized by the government. Another great feature that points Bolleches on batik. The purpose of this study to describe the background and the visualization of the motif in the home industry "Joglo Suminar Batik". This study used a qualitative descriptive study design, in the form of data on background exposure and visualization of the motif in the home industry, "Joglo Suminar Batik". The data collection is done by observation and interview techniques. Data analysis stage started from the data reduction step, exposure data and drawing conclusions. Then do the triangulation of data sources to maintain the validity of the data. A motif found in Joglo Suminar Batik is a batik motif Brambang Sekoto, Kelud eruption phenomenon, Garuda Front Lotus Blossom, Kediri Again, Kuda Lumping, Mango Podang, Sekar Jagad Kelud, and motives Simpang Lima Gumul. The background motif is based on the idea of neighborhood artisans themselves. The particular pattern is created based on several factors, among others: (1) the desire artisans introduced their potentials, (2) wishes to broaden the variety of motifs that are made, (3) the desire to preserve the heritage, (4) wanted to convey a message through the work: and (5 ) order. While Visualization motif on the work of craftsmen, found motif theme groups, among others: (1) motif ornamental plants, (2) motif ornamental scenery, (3) ornamental motifs of animals (4) geometric decorative motifs. Batik motif on home industry "Joglo Suminar Batik" has sections of different motives most have complete sections from the main and additional ornamentation ornaments, as well as isen motif. As well as most of the motives raises Bolleches. The results of this study are expected to be used in the world of formal and non formal education with regard to the background of an inspired idea from the area surrounding environment to be introduced and understand the visualization batik motifs with the theme of regional potential. This research includes insights into the visualization motif specifies the expected contribution in the form of insight and knowledge to develop batik, especially batik Kediri to the students, the students, and the community to get information and learn as well as expected in the present and will come to participate preserve the cultural output of batik in Indonesia

    The Development of an Android-Based Dictionary for Blind

    Get PDF
    This study aims to develop an Android-based Indonesian dictionary for the blind. This study was developed using the Borg & Gall development model with some adjustments to the needs of this study. The stages of product development are (1) preliminary studies, (2) planning, (3) product development, (4) product validation, (5) first phase revision, (6) trials, (7) second phase revision, and (8) dissemination. The product developed is an android-based dictionary application with voice input and output. This developed product has been validated and tested on a small scale. Validation is carried out for material expert validators, media experts, and practitioners; while small-scale trials were conducted on 5 people with visual impairments. The results of product validation and trial show that the product developed is feasible to be implemented with an average percentage rating of 91.93%. The product developed provides benefits to the blind, which makes it easier to understand the meaning of words in the dictionary and increases the independence of the blind

    Presentation and Study of the Manuscript Entitled “The Sign of Happiness in Habitual Foods by Doctor Abu Al-Hasan Ali ibn Hassan Al-Marakshi”

    Get PDF
    Introduction: Morocco preserves manuscripts of significant scientific and cultural value, which require presentation, verification, and study. The importance of studying the book The Sign of Happiness in Common Foods lies in the fact that it serves as a scientific reference point for understanding the principles of nutrition and medicinal herbs during the Middle Ages, especially in the Islamic world. Objective: Manuscript books represent a cultural and scientific treasure for Moroccan and humanity civilizations. Therefore, they require uncovering, displaying, and studying. Our work in this context involves presenting and studying the manuscript book titled The Sign of Happiness in Usual Foods by Sheikh Al-Faqih Al-Tabib Abu Al-Hassan Ali Ibn Hassan Al-Marrakushi, . Methodology: The study entailed comparing the information in the Manuscript book regarding nutritional rules and medicinal herbs with the data of modern nutrition science, through bibliographic research in databases like Google Scholar, Elsevier, and PubMed, and with the latest research and studies in the fields of nutrition and medicinal plants. To present the manuscript, we used two copies. One from the Royal Library in Rabat, and the other from the Islamic Library in Saudi Arabia, at Imam Muhammad ibn Saud Islamic University. Both copies are undated, so we used the clearer copy as the main version, and compared it with the second copy to achieve the book as the author intended in his lifetime. Results: Presenting the manuscript book in in printed form and adjusting its text, and extracting the principles of nutrition and medicinal herbs from the manuscript. Conclusion: In addition to the cultural aspect, this manuscript book addresses important scientific issues in nutrition and medical herbs that have been confirmed by modern scientific data. that\u27s why it is necessary to study of manuscripts and to highlight the contributions of Muslim scholars to the advancement and development of sciences

    . Study Tentang Motif Batik pada Rumah Industri “Joglo Suminar Batik” Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri

    No full text
    ABSTRAK Avroditha, Bitari Saskia Ererra. 2016. Study Tentang Motif Batik pada Rumah Industri “Joglo Suminar Batik” Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri . Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Tjitjik Sriwardhani, M.Pd (II) Ike Ratnawati, S. Pd. M.Pd Kata Kunci: Motif Batik, Joglo Suminar Batik, Kediri.  Saat ini batik merupakan bagian dari kebudayaan yang sudah populer bagi masyarakat Indonesia.“Joglo Suminar Batik” berdiri sejak 1984 oleh Dra. Suminarwati Sundoro. Penelitian dilakukan di rumah industri batik tersebut, karena rumah industri batik tersebut pertama di Kediri yang mengangkat icon-icon tema motif  Kabupaten Kediri yang tidak dimiliki oleh daerah lain dan telah diakui oleh pemerintah. Keunikan lain yaitu titik-titik Bolleches pada batiknya. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan latar belakang dan visualisasi dari motif batik pada rumah industri “Joglo Suminar Batik”. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif, berupa paparan data mengenai latar belakang dan visualisasi motif batik pada rumah industi “Joglo Suminar Batik”. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Tahap analisis data dimulai dari tahap reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Kemudian dilakukan trianggulasi sumber data untuk menjaga keabsahan data. Motif yang terdapat di Joglo Suminar Batik adalah motif batik Brambang Sekoto, Fenomena Kelud Erupsi, Garuda Muka Teratai Mekar, Kediri Lagi, Kuda Lumping, Mangga Podang, Sekar Jagad Kelud, dan motif Simpang Lima Gumul. Latar belakang motif berdasarkan ide dari lingkungan tempat tinggal perajin sendiri. Motif batik tersebut dibuat berdasarkan beberapa faktor, antara lain: (1) keinginan perajin memperkenalkan potensi daerahnya, (2) keinginan memperkaya ragam motif yang dibuat, (3) keinginan melestarikan warisan tradisi, (4) ingin menyampaikan pesan melalui karya: dan (5) berdasarkan pesanan. Sedangkan Visualisasi motif batik pada karya perajin, ditemukan tema motif golongan, antara lain: (1) motif hias tumbuhan, (2)  motif hias pemandangan, (3) motif hias hewan (4.) motif hias geometris. Motif batik pada rumah industri “Joglo Suminar Batik” memiliki bagian-bagian motif yang berbeda sebagian besar memiliki bagian- bagian yang lengkap mulai dari ornamen utama dan ornamen tambahan, serta isen-isen motif. Serta sebagian besar motif memunculkan Bolleches. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan dalam dunia pendidikan formal maupun non formal berkaitan dengan latar belakang ide terinspirasi dari daerah lingkungan sekitar untuk diperkenalkan serta memahami visualisasi motif  batik khas mengangkat tema potensi daerah. Penelitian ini mencakup wawasan mengenai visualisasi motif batik diharapkan memerikan sumbangsih berupa wawasan dan pengetahuan mengembangkan batik, khususnya batik Kediri untuk kalangan pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat mendapatkan informasi dan mempelajari serta diharapkan dimasa kini dan akan datang turut serta melestarikan hasil kebudayaan batik di Indonesia
    corecore