40 research outputs found
PELATIHAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SMA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA
Abstrak: Analisis situasi pada guru-guru biologi SMA yang bergabung di MGMP kota Dumai menunjukkan masih sulit menerapkan model pembelajaran pada kurikulum Merdeka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam penerapan model pembelajaran pada kurikulum merdeka. Mitra pengabdian ini yaitu MGMP biologi SMA di kota Dumai yang terdiri dari 11 orang guru. Kegiatan terdiri dari (1) Persiapan; (2) Pelaksanaan; dan (3) Evaluasi. Untuk mengukur ketercapaian tujuan kegiatan yang dilakukan digunakan instrumen soal pretest dan posttest masing-masing 10 soal. Berdasarkan hasil yang diperoleh terjadi peningkatan nilai rerata pretest yang awalnya 45.45 meningkat menjadi 83.64 dengan nilai N Gain 0.70 (tinggi). Pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru biologi SMA yang bergabung di MGMP kota Dumai dalam menerapkan model pembelajaran pada kurikulum merdeka.Abstract: An analysis of the situation for high school biology teachers who joined the Dumai City MGMP showed that it was still difficult to implement the learning model of Merdeka curriculum. This service activity aimed to increase teachers' knowledge and skills in implementing learning models in the Merdeka curriculum. This submission partner was the MGMP Biology High School in the Dumai city which consisted of 11 teachers. The activities consisted of (1) Preparation; (2) Implementation; and (3) Evaluation. To measure the objectives achievement of the activities carried out, pretest and post est question instruments were used. Based on the results obtained, there was an increase in the average pretest score, which was initially 45.45, increasing to 83.64 with an N Gain value of 0.70 (high). This submission could be concluded that training activities could improve the knowledge and skills of high school biology teachers who join the Dumai City MGMP in implementing the learning model in the Merdeka curriculum.
Effect of Agitation to Hydrocarbon Degradation by a Hydrocarbonoclastic Bacterium isolated from Chevron Pacific Indonesia’s Waste Tank in Petapahan, Riau
Oxygen content is a limiting factor in the process of hydrocarbon compounds degradation by hydrocarbonoclastic bacteria. Oxygen may be supplied through agitation (stirring) during fermentation process by hydrocarbonoclastic bacteria. This study aims to to determine the optimal agitation speed for batch fermentation process by hydrocarbonoclastic bacteria isolated from the waste tank of PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) Petapahan, Riau. This study was conducted in Biota laboratory, Universitas Andalas, West Sumatra, Indonesia. Hydrocarbonoclastic bacteria were recovered from waste samples by culturing into nutrient broth. Three different agitation speed viz. 110, 120, and 130 rpm were selected as optimization factors. The results show that the percentage of total petroleum hydrocarbon (TPH) degradation are 79.72, 87.49, and 88.35 for 110, 120, and 130 rpm, respectively. Meanwhile, chemical oxygen demand (COD) monitored during fermentation are 88.48, 90.06, and 90.16%, respectively. The agitation speed of 130 rpm is then designated as optimum factor for hydrocarbon degradation by hydrocarbonoclastic bacteria
Kultur suspensi sel tanaman gajah beranak (Goniothalamus tapis Miq) terhadap kandungan zat goniotalamin
Zat goniotalamin pada tanaman gajah beranak (Goniothalamus tapis) merupakan obat alternatif penyembuhan kanker. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan zat goniotalamin melalui kultur kalus dan kultur suspensi sel. Metode penelitian eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan kombinasi 2,4-D (1-10 mgL-1) dan BAP (0,5-2 mgL-1) menggunakan eksplan batang muda, terdiri dari 17 perlakuan dan 3 kali ulangan. Analisis data menggunakan Analysis of Variances dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa kultur kalus G. tapis pada media 5,0 mg L-1 2,4-D + 1 mg L-1 BAP adalah yang terbaik dengan waktu muncul kalus 28,33 hari dan persentase pembentukan kalus 100%. Kalus untuk kultur suspensi sel bertekstur remah dan berwarna kuning kehijauan. Kultur suspensi sel menghasilkan pertumbuhan sel yang cepat, tidak lembek berair dan mudah dipisahkan. Hasil kualitatif Kromatografi Lapis Tipis kultur suspensi sel sangat jelas, bersih dan terdapat potensi kandungan zat goniotalamin pada perlakuan 2,4-D 5 mg L-1 + BAP 0,5 mg L-1, 2,4-D 5 mg L-1 + BAP 1 mg L-1, 2,4-D 5 mg L-1 + BAP 2 mg L-1, 2,4-D 10 mg L-1 + BAP 0,5 mg L-1 dan 2,4-D 10 mg L-1 + BAP 1 mg L-1. Hasil kuantitatif zat goniotalamin dengan Kromatografi Cair Prestasi Tinggi terdapat pada perlakuan 2,4-D 5,0 mgL-1 + BAP 1 mg L-1 yaitu 9,57 mg g-1.The goniothalamine compound on Goniothalamus tapis is an alternative cancer medicine. This study aimed to obtain gonotalamin through callus culture and suspension cell culture. The experiment research method was Completely Randomized Design (CRD) with a combination of 2.4-D (1-10 mg L-1) and BAP (0.5-2 mg L-1) using young stem explants consisting of 17 treatments with 3 replications. Data analysis used ANOVA and DMRT at 5%. The results showed that G. tapis callus culture on 5.0 mg L-1 2.4-D + 1 mg L-1 BAP was the best treatment medium with callus emergence time of 28.33 days and percentage of callus formation 100%. The callus used for suspension cell culture was friable and greenish-yellow in color. Suspension cell culture resulted in rapid cell growth, was not fleshy, and easily separated. The quality test by Thin Layer Chromatography (TLC) from suspension cell culture resulted very clear, clean, and potential content of goniothalamin found in treatments 2.4-D 5.0 mg L-1 + BAP 0.5 mg L-1, 2.4-D 5.0 mg L-1 + BAP 1 mg L-1, 2.4-D 5.0 mg L-1 + BAP 2 mg L-1, 2.4-D 10 mg L-1 + BAP 0.5 mg-1 and 2.4-D 10 mg-1 + BAP 1 mg-1. The quantitative results of the best goniotalamine compounds in cell suspension cultures using High-Performance Liquid Chromatography (HPLC) on medium 2,4-D 5.0 mgL-1 + BAP 1 mg L-1 ie 9.57 g-1
WAP – Wireless Application Protocol GPRS – General Packet Radio Service 3G – Third generation mobile telephony technology.
This paper looks at the current technologies implemented in cellular mobile telephony at this time. Technologies covered are IrDA, Bluetooth, WAP and GPRS. The author gives the fundamental ideas behind the technologies, the basic parameters and protocols for implementation, and how they are useful to cellular phone users; this is intended to promote interest in the areas, while still giving scope for further indepth research in the subject. Also covered is the potential battle between IrDA and Bluetooth for the same marketing purposes. The author also discusses the potential for 3G, and the new technologies it will bring to the mobile phone market
PENGEMBANGAN BUKU SAKU PADA MATERI PERUBAHAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP BERBASIS ISOLASI BAKTERI AKUMULASI TIMBAL(Pb) KELAS X SMA
Pengembangan buku saku berbasis hasil penelitian isolasi dan identifikasi bakteri akumulasi logam berat timbal(PB) telah divalidasi dan dinyatakan sangat valid untuk digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran Biologi. Buku saku ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep perubahan dan pelestarian lingkungan hidup serta kesadaran terhadap dampak pencemaran logam berat pada ekosistem perairan.Waduk Koto Panjang merupakan ekosistem perairan yang dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, termasuk budidaya ikan dalam Keramba Jaring Apung (KJA). Aktivitas budidaya ini berkontribusi terhadap peningkatan kandungan bahan organik dan logam berat, terutama timbal (Pb), yang dapat menurunkan kualitas lingkungan perairan dan memengaruhi kesehatan organisme akuatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku saku dengan mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri akumulator timbal (Pb) pada ikan mas (Cyprinus carpio) dari KJA Waduk Koto Panjang sebagai media pembelajaran Biologi pada materi Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup untuk kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksperimen dan pengembangan media pembelajaran. Sampel ikan mas diperoleh dari KJA Waduk Koto Panjang, kemudian dilakukan isolasi bakteri dari organ insang dan usus menggunakan metode spread plate dan streak plate pada media Nutrient Agar (NA) yang mengandung 0,3 g Pb. Isolat bakteri yang diperoleh diidentifikasi berdasarkan karakteristik makroskopis, mikroskopis (pewarnaan Gram), serta uji biokimia (TSIA, SCA, SIM). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa terdapat tiga genus bakteri akumulator Pb, yaitu Enterobacter sp., Proteus sp., dan Pseudomonas sp., dengan karakteristik morfologi dan biokimia yang berbeda
Persepsi Mahasiswa Akuntansi Universitas Riau Terhadap Mata Kuliah Ilmu Lingkungan dan Mitigasi Bencana di Masa Pandemi Covid-19
Tidak jarang perkuliahan lintas jurusan dianggap tidak penting dan hanya sekedar formalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Akuntansi FEB Universitas Riau terhadap mata kuliah ilmu lingkungan dan mitigasi bencana di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Objek dari penelitian ini adalah 38 orang mahasiswa jurusan Akuntansi angkatan 2021. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan melakukan wawancara secara tertulis dengan bantuan google form. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan pandangan mahasiswa terhadap perkuliahan ilmu lingkungan dan mitigasi bencana. Selanjutnya peneliti membuat kesimpulan dari hasil penelitian tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap Perkuliahan Ilmu lingkungan dan Mitigasi Bencana sebesar 83% berkategori baik dengan analisis rata-rata hasil belajar sebesar 83 yang juga termasuk ke dalam kategori yang baik. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa mahasiswa jurusan Akuntansi Universitas Riau dapat mengikuti dengan baik Perkuliahan Ilmu Lingkungan dan Mitigasi Bencana.Keywords: Akuntansi, Ilmu Lingkungan, Perseps
Ekstraksi DNA Nibung (Oncosperma tigillarium (Jack) Ridl.) Menggunakan Beberapa Jenis Buffer Terhadap Kualitas Genomik DNA
The Nibung (Oncosperma tigillarium (Jack) Ridl.) is a plant that serves as the floral mascot of Riau and symbolizes the spirit of unity and brotherhood among its people. Genetic diversity research is essential for the conservation of this species, with DNA extraction being a critical initial step. This study compared three types of buffers: CTAB, Alkyl Benzene Sulfonate (ABS) surfactant detergent, and Sodium Laureth Sulfate (SLS) surfactant detergent. The aim of this research was to identify alternative buffers to replace CTAB and simplify the extraction of genomic DNA from Nibung. Parameters measured included the presence of DNA and DNA concentration, using electrophoresis and a nanodrop spectrophotometer. The results showed that clear genomic DNA bands were successfully obtained for 24 Nibung accessions, with only two accessions, Nibung2s and Nibung6s, showing smeared bands when using the SLS surfactant detergent buffer. The genomic DNA concentrations ranged from 526.2 to 3,829.2 ng/µl. These concentrations are suitable for use as DNA templates in further research. Thus, both ABS and SLS surfactant detergent buffers can be considered viable alternatives to CTAB for extracting genomic DNA from Nibung.
Key words: Buffer; DNA bands; DNA extraction; DNA Concentration; Extraction optimization
PENGEMBANGAN POWERPOINT INTERAKTIF BERBANTUAN ISPRING SUITE PADA MATERI VIRUS KELAS X SMA
Pendidikan merupakan salah satu zona yang terus berubah seiring dengan perkembangan teknologi, sehingga menuntut pendidik untuk dapat melakukan inovasi agar pembelajaran berbasis teknologi. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan yaitu pengembangan PowerPoint interaktif berbantuan Ispring Suite pada materi virus. Tujuan pengembangan media ini untuk menghasilkan PowerPoint interaktif berbantuan Ispring Suite pada materi virus yang berkualitas. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang kali ini dilakukan hanya sampai tahapan development (pengembangan). Media divalidasi oleh 2 dosen dari Pendidikan Biologi selanjutnya dilakukan uji coba terbatas oleh 10 mahasiswa, 29 peserta didik kelas X dari SMAN 9 Pekanbaru dan 2 orang guru. Pengumpulan data dalam penelitian berdasarkan angket validasi dan responden. Berdasarkan hasil validasi PowerPoint mendapatkan peroleh nilai 3,69 dengan kategori sangat valid. Hasil uji coba terbatas tahap I dengan skor 3,71 dan uji coba terbatas tahap II dengan responden guru 3,74 dengan kategori sangat baik. Sedangkan responden peserta didik memperoleh nilai 3,64. Sehingga diperoleh uji praktikalitas 3,70. Kualitas PowerPoint mendapatkan nilai 3,70 yang terkategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa PowerPoint interaktif berbantuan Ispring Suite pada materi virus kelas X SMA memiliki kualitas sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR BIMBINGAN INTENSIF LITERASI PADA SISWA SD
Abstrak: Observasi awal yang dilakukan di SD Islam Plus Ekatama menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa masih tergolong rendah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa SD. Mitra pada kegiatan pengabdian ini yaitu siswa SD Islam Plus Ekatama yang berjumlah 16 siswa. Kegiatan terdiri dari (1) Persiapan, meliputi komunikasi, observasi, dan survey awal; (2) Pelaksanaan, meliputi kegiatan bimbingan intensif literasi; and (3) Evaluasi meliputi hasil peningkatan kemampuan literasi melalui kegiatan posttest. Untuk mengukur ketercapaian tujuan kegiatan yang dilakukan digunakan instrument soal Pretest dan Posttest. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa terjadi peningkatan nilai rerata Pretest yang awalnya 15,62 meningkat menjadi 46,56. Hanya ada satu siswa yang tidak mengalami peningkatan maupun penurunan (6,25%), sedangkan siswa lainnya (93,75%) mengalami peningkatan skor nilai Pretest dan Posttest. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan bimbingan intensif literasi dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa.Abstract: Initial observations made at SD Islam Plus Ekatama showed that students' literacy skills were still relatively low. The purpose of this service activity is to improve the literacy skills of elementary school students. Partners in this service activityare Islamic Elementary School Plus Ekatama students totaling 16 students. Activities consist of (1) Preparation, including communication, observation, and initial survey; (2) Implementation, including literacy intensive guidance activities; and (3) Evaluation includes the results of increasing literacy skills through posttest activities. To measure the achievement of the objectives of the activities carried out, the pretest and posttest instrument was used. Based on the results obtained, there was an increase in the average pretest value, which was initially 15.62, increased to 46.56. There was only one student who did not experience an increase or decrease (6.25%), while the other students (93.75%) experienced an increase in their Pretest and Posttest scores. It can be concluded that literacy intensive guidance activities can improve students' literacy skills
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Strategi Pembelajaran "Students as Reserchers": Pembelajaran Berbasis Riset
Critical thinking is an intellectual process in making ideas and concepts logically and allows students to analyze their thinking in making choices and drawing appropriate conclusions. However, in fact, in the observations made by lecturers on students, it is still difficult to understand and complete the tasks given by the lecturers, students' critical thinking skills are still low. This study aims to improve critical thinking skills through the “student as researchers†strategy. This study uses quantitative analysis with a one group pretest posttest design. The sample in this study were Biology Education students in semester 3 (three) class A who took the Learning Media course. Data were obtained from critical thinking questionnaires and observation sheets. The data were analyzed through significance test and Gain Normalization. The research data shows that students' critical thinking abilities have increased by 0.70 in the high category after participating in learning with the "Student as Researcher" strategy. The indicator for compiling “able to express ideas/ideas†is an indicator that has the highest increase compared to other critical thinking indicators, which is 0.79 in the high category. It can be concluded that the “student as researchers†strategy can improve students' critical thinking skillsBerpikir kritis adalah proses intelektual dalam membuat ide dan konsep secara logis dan memungkinkan siswa menganalisis pemikirannya dalam membuat pilihan dan menarik kesimpulan yang tepat. Namun pada kenyataannya dalam observasi yang dilakukan dosen terhadap mahasiswa masih sulit memahami dan menyelesaikan tugas yang diberikan dosen, kemampuan berpikir kritis mahasiswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui strategi “student as penelitiâ€. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan desain one group pretest posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi semester 3 (tiga) kelas A yang mengambil mata kuliah Media Pembelajaran. Data diperoleh dari angket berpikir kritis dan lembar observasi. Data dianalisis melalui uji signifikansi dan Gain Normalization. Data penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan sebesar 0,70 dalam kategori tinggi setelah mengikuti pembelajaran dengan strategi “Student as Researcherâ€. Indikator menyusun “mampu mengungkapkan ide/gagasan†merupakan indikator yang memiliki peningkatan tertinggi dibandingkan indikator berpikir kritis lainnya, yaitu 0,79 dalam kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa strategi “student as peneliti†dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis sisw
