1,721,385 research outputs found
Habbatus Saudah sebagai Amelioran Fungsi Pankreas pada Mencit Diabetes
The aims of this study are to inventory potential of Habbatus Saudah (Nigella sativa L.) to maintain pancreas B Cells, reduced blood glucose, and increases body weight diabetic mellitus patient induced by streptozotocin (STZ). STZ as antibiotic agent has a sitotoxic effect and light carcinogenic. Injection STZ cause damages Beta cells and reduce insulin secretion. Fifteen mice 60 days old with 30-31 grams bodyweight are separate into 4 groups: Diabetic group (D), treatment group (DH), treatment control (KH) and Blanco control (K) respectively. Diabetic rats are subcutaneous injected by streptozotocin (STZ) with dose 50 mg/bw. Treatment group added habbatus saudah seed crushed 4 g/kg feed ad libitum a week after injection, for 30 days treatment. The result shows that habbatus saudah has a potential pancreas ameliorant in mice, reduce blood glucose (p < 0, 01) and increase mice bodyweight (p < 0, 05)
Pengembangan Diri Siswa Melalui Kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar
Saudah, 2014, Pengembangan Diri Siswa Melalui Kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Skripsi, Jurusan Kependidikan Islam Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: Haris Fadillah, S.Pd, M.Pd.
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya kegiatan ekstrakurikuler diharapkan dapat membantu membantu pengembangan diri tiap-tiap individu itu sendiri agar dapat berkembang secara bagus dan optimal agar tidak hanya cerdas dari bidang mata pelajaran saja akan tetapi juga dapat cerdas dalam hal kegiatan ekstrakurikuler di bawah bimbingan para pembina kegiatan ekstrakurikuler dan dorongan dari guru bimbingan konseling.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field reseach) bersifat kualitatif tentang pengembangan diri siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Subjek dalam penelitian ini adalah 2 guru bimbingan konseling dan 7 orang guru pembina kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMP Negeri 1 Kertak Hanyar. Sedangkan obyek yang akan diteliti adalah perencanaan dan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler untuk pengembangan diri siswa di SMP Negeri 1 Kertak Hanyar.
Dalam pengumpulan data penulis menggunakan beberapa teknik yaitu observasi, wawancara dan studi dokumenter. Semua data itu dikumpulkan kemudian diproses melalui reduksi data, display data, verivikasi (kesimpulan).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Kertak Hanyar sudah terlaksana. Pengembangan diri siswa juga tergantung pada minat anak itu sendiri apakah ingin berkembang atau tidak, kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMP Negeri 1 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar berjumlah 6 bidang yakni Bidang Olahraga (Basket dan Futsal), Pramuka, Karate, PMR, UKS, dan Paskibra
Business opportunity (Minicrunch BYFS) / Ilya Wahdatul Saudah Zakaria
Two food products from ByFsabryna which are minicrunch choco jar and cookies jar are the products I had choose to sell for the business opportunity assignment. The choco jar consists of two flavor that are oreo white chocolate and milk chocolate while the cookies jar is coated with chocolate. These type of product are popular on the market nowadays as it tastes delicious and is easy to consume at any time which is why I choose to sell these products apart from the reason that myself also likes to eat choco jar. The business started on 24th April 2021 right after joining the ByFsabryna Team as a dropship. The duration of this business is one month which until the end of May. The business operation and promotional activity was through online platform such as WhatsApp and Instagram. The target customers for this choco jar and cookies jar business are young people to adults which I assumed the age range from 12 years old to 30 years old but regardless the age this business is suitable for people who like sweet and chocolatey snacks
Pelaksanaan Bimbingan Konseling di SMAN 1 Candi Laras Selatan, Skripsi, Fakultas Tarbiyah, Jurusan Kependidikan Islam
Saudah, 2010, Pelaksanaan Bimbingan Konseling di SMAN 1 Candi Laras Selatan, Skripsi, Fakultas Tarbiyah, Jurusan Kependidikan Islam, Program Studi Bimbingan Konseling Islami, Pembimbing (1) Drs. H. Haderani, M.Pd.I (2) Isny Lellya, M.Ag
Penelitian ini mengemukakan tentang pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMAN 1 Candi Laras Selatan tahun ajaran 2009-2010, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan bimbingan konseling di SMAN 1 Candi Laras Selatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan pelaksanaan konseling di SMAN 1 Candi Laras Selatan.
Berdasarkan perumusan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan bimbingan dan konseling serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMAN 1 Candi Laras Selatan.
Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru bimbingan konseling di SMAN 1 Candi Laras Selatan, sedangkan objek penelitian ini adalah pelaksanaan bimbingan konseling di SMAN 1 Candi Laras Selatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya. Responden dalam penelitian ini adalah 1 orang guru bimbingan konseling sedangkan yang menjadi informan adalah guru-guru dan sebagian tenaga tata usaha.
Usaha mengumpulkan data di lapangan menggunakan teknik wawancara observasi, dan dokumenter. Setelah data diolah akhirnya disajikan dan di analisis dengan menggunakan metode deskriftif dalam bentuk naratif.
Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pelaksanaan bimbingan konseling di SMAN 1 Candi Laras Selatan meliputi dari pelaksanaan bimbingan dan konseling serta jenis-jenis layanan dari pelaksanaan bimbingan dan konseling. Ini terihat dari hasil penelitian bahwa dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling adanya program kerja dari bimbingan dan konseling. Pelaksanaan bimbingan dan konseling ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni faktor guru bimbingan (konselor), yaitu latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja bimbingan, faktor sarana dan prasarana yaitu pengumpul data siswa, penyimpanan data, pelaksanaan bimbingan dan konseling, perlengkapan administrasi serta perlengkapan yang cukup memadai dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling
Kiat Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengimplementasikan Pendidikan Akhlak pada Siswa di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk Kecamatan Sunagi Tabuk Kabupaten Banjar
Saudah. 2011. Kiat Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengimplementasikan Pendidikan Akhlak pada Siswa di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk Kecamatan Sunagi Tabuk Kabupaten Banjar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing: (I) Drs. M. Ramli AR, M.Pd., (II) Drs. H. Suriagiri, M.Pd.
Penelitian ini mengemukakan tentang kiat guru Pendidikan Agama Islam dalam mengimplementasikan pendidikan akhlak pada siswa di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Masalah yang ingin digali adalah tentang bagaimana kiat guru Pendidikan Agama Islam dalam mengimplementasikan pendidikan akhlak pada siswa dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Subjek dalam penelitian ini guru Pendidikan Agama Islam yang berjumlah 5 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah kiat guru Pendidikan Agama Islam dalam mengimplementasikan pendidikan akhlak pada siswa di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumenter. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif yang bertujuan melengkapi uraian dengan membuat deskripsi dan analisis tentang kiat gura Pendidikan Agama Islam dalam mengimplementasikan pendidikan akhlak pada siswa di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, kiat guru PAI dalam mengimplementasikan pendidikan akhlak pada siswa di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar yaitu: keteladanan, pemberian poin dan kegiatan jum’at religius. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhinya pertama dari kepala sekolah, guru yang meliputi: kepribadian, latar belakang pendidikan dan pengalaman mengajar. Faktor siswa yakni: sikap kejiwaan yang sudah terbentuk dan pengetahuan awal yang dimiliki. Faktor lingkungan yakni lingkungan sekolah, keluarga dan lingkungan masyarakat. Secara umum semua faktor-faktor di atas telah terpenuhi dengan baik dan mendukung pendidikan akhlak itu
Kesulitan Belajar Matematika Siswa Kelas V Pada Materi KPK dan FPB Di MIN Pandak Daun Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Saudah. 2015. Kesulitan Belajar Matematika Siswa Kelas V Pada Materi KPK dan FPB Di MIN Pandak Daun Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing: Siti Shalihah, S.pd.,Ms.
Penelitian ini menggambarkan tentang Kesulitan Belajar matematika Siswa Kelas V Pada Materi KPK dan FPB Di MIN Pandak Daun Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan tahun pelajaran 2015/2016. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah di mana letak Kesulitan Belajar matematika Siswa Kelas V Pada Materi KPK dan FPB Di MIN Pandak Daun Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan tersebut.
Subjek penelitian ini adalah seorang guru dan siswa kelas V di MIN Pandak Daun Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebanyak 47 orang. Sedangkan Objek penelitian ini adalah kesulitan belajar matematika siswa kelas V pada materi KPK dan FPB di MIN pandak Daun Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, tes, angket dan dokumenter. Adapun teknik pengolahan data yang digunakan adalah editing, koding, tabulating dan interpretasi data kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif.
Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa kesulitan belajar matematika Siswa Kelas V Pada Materi KPK dan FPB Di MIN Pandak Daun Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan yaitu kesulitan belajar KPK dan FPB pada peserta didik dapat dilihat dalam menyelesaikan soal cerita yaitu sebanyak 68,10%. maka kesulitan belajar yang di alami siswa cendrung kekeliruan dalam menyeleseaikan soal cerita. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika siswa kelas V pada materi KPK dan FPB yaitu faktor guru: latar belakang pendidikan guru,pengalaman mengajar guru, faktor siswa meliputi minat belajar siswa, perhatian siswa, ketersediaan media, faktor sekolah, faktor keluarga, dan sarana dan prasarana
PERAN KEPEMIMPINAN USTAZAH SAUDAH DALAM MEMIMPIN PONDOK PESANTREN TARBIYYATUL AULAAD DESA WIRITASI KEC. KUSAN HILIR KAB. TANAH BUMBU
Penelitian ini dilatar belakangi fakta bahwasanya di pondok pesantren Tarbiyyatul Aulaad dipimpin oleh seorang wanita yang mana hal itu berbeda dengan pesantren pada umumnya, penelitian ini memfokuskan pada bagaimana peran kepemimpinan Ustazah Saudah dalam memimpin pondok pesantren Tarbiyyatul Aulaad desa Wintasi Kec. Kusan Hilir Kab. Tanah Bumbu dan Bagaimana metode yang beliau gunakan dalam kepemimpinannya. Penelitian ini ialah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Kemudian dianalisis secara deskriptif, yaitu dengan menjadikan Ustazah Saudah sebagai responden beserta 6 orang pengelola pondok pesantren Tarbiyyatul Aulaad sebagai informan.
Hasil dari penelitian ini adalah bahwa peran kepemimpinan Ustazah Saudah dalam memimpin pondok pesantren Tarbiyyatul Aulaad di desa Wiritasi Kec. Kusan Hilir Kab. Tanah Bumbu terlaksana dengan baik, dilihat dari segi perkembangan, pondok pesantren telah berhasil merenovasi beberapa gedung yang akan digunakan untuk kegiatan ajar mengajar, penambahan gedung baru asrama tahfiz Qur'an putra yang telah mencapai 50% pembangunan serta fungsi kepemimpinan yang beliau lakukan kepada para bawahan atau para dewan guru serta pengurus pondok pesantren telah terlaksana dengan baik. kemudian metode kepemimpinan yang digunakan beliau dalam memimpin pondok pesantren ialah gaya kepemimpinan demokratis yang diwujudkan dengan cara pengambilan keputusan yang selalu melibatkan bawahan, menerima pendapat dan masukan dari semua orang yang kemudian akan didiskusikan dan diputuskan bersama, serta tipe kepemimpinan kharismatik beliau yang membuat orang orang disekitar beliau mengasihi serta menyayangi beliau dan dengan sepenuh hati akan mengikuti beliau. Perbedaan gender tidak menjadi masalah dalam kepemimpinan beliau, para dewan guru dan juga pengawas pondok pesantren pun menerima Ustazah dengan baik.
Peneliti merekomendasikan untuk para peneliti berikutnya yang ingin meneliti pondok pesantren Tarbiyyatul Aulaad agar meneliti tentang isi pesan dakwah atau metode dakwah Ustazah Saudah dalam beberapa majelis yang rutin beliau hadiri
ANALISIS PENGELOLAAN DANA ABADI PADA PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM (STUDI KASUS PADA SALAH SATU PTN-BH)
Saudah. 2019. 8323165052. Analysis of Organizing Endowment Funds on
Public University (Case Study in One of Public University). Study Program of
D3 Accounting. Faculty of Economics. State University Jakarta.
The research is conducted in one of the Public University of Legal Entity
(PTN-BH), Universitas Indonesia (UI), with the intention of knowing how UI
manages its endowment fund starting from the collecting process to the
investing process. The research method used in this research is a descriptive
analysis method or aims to provide a description of the mechanism of
collecting and investing endowment funds, with the type of data used is
primary data obtained through Interview, as well as this research using
technical analysis of case studies.
The results obtained in this research is the UI has two (2) mechanisms of
collecting endowment funds that are in the form of donations and
investments. The process of collecting endowment funds is already in
accordance with the theory, however in practice it is still institutionally
managed under UI instead of foundations or units that are hierarchically
separated. Meanwhile, the process of investing in the endowment funds in UI
is done in collaboration with BNI Asset Management by issuing mutual fund
products. The process of investing is already in accordance with the theory of
capital marketing, so does the mutual fund itself has showed quite good
performance.
The advice given to the UI is to further introduce endowment funds and
investment program and form a special fund Management Unit or Foundation
to manage its endowment funds.
Keywords: PTN-BH, Collecting, Investing, Endowment Funds
Kiat Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengimplementasikan Pendidikan Akhlak pada Siswa di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk Kecamatan Sunagi Tabuk Kabupaten Banjar
Saudah. 2011. Kiat Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengimplementasikan Pendidikan Akhlak pada Siswa di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk Kecamatan Sunagi Tabuk Kabupaten Banjar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing: (I) Drs. M. Ramli AR, M.Pd., (II) Drs. H. Suriagiri, M.Pd.
Penelitian ini mengemukakan tentang kiat guru Pendidikan Agama Islam dalam mengimplementasikan pendidikan akhlak pada siswa di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Masalah yang ingin digali adalah tentang bagaimana kiat guru Pendidikan Agama Islam dalam mengimplementasikan pendidikan akhlak pada siswa dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Subjek dalam penelitian ini guru Pendidikan Agama Islam yang berjumlah 5 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah kiat guru Pendidikan Agama Islam dalam mengimplementasikan pendidikan akhlak pada siswa di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumenter. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif yang bertujuan melengkapi uraian dengan membuat deskripsi dan analisis tentang kiat gura Pendidikan Agama Islam dalam mengimplementasikan pendidikan akhlak pada siswa di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, kiat guru PAI dalam mengimplementasikan pendidikan akhlak pada siswa di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar yaitu: keteladanan, pemberian poin dan kegiatan jum’at religius. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhinya pertama dari kepala sekolah, guru yang meliputi: kepribadian, latar belakang pendidikan dan pengalaman mengajar. Faktor siswa yakni: sikap kejiwaan yang sudah terbentuk dan pengetahuan awal yang dimiliki. Faktor lingkungan yakni lingkungan sekolah, keluarga dan lingkungan masyarakat. Secara umum semua faktor-faktor di atas telah terpenuhi dengan baik dan mendukung pendidikan akhlak itu
Pemikiran Zakiah Daradjat tentang Pendidikan Islam dalam Keluarga
Saudah. 2012. Pemikiran Zakiah Daradjat tentang Pendidikan Islam dalam Keluarga. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing Drs. H. Gusti Abdurrahman, M. Fil. I.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pemikiran Zakiah Daradjat tentang Pendidikan Islam dalam Keluarga.
Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), dengan menjadikan pemikiran Zakiah Daradjat yang tertuang dalam karya-karyanya sebagai sumber utama dan referensi lain yang relevan dan representatif sebagai sumber pendukung.
Dengan menggunakan analisis (content analysis) yang bersifat kualitatif, penelitian ini menghasilkan beberapa temuan, yakni:
Menurut Zakiah Daradjat dalam menjalankan pendidikan Islam dalam keluarga, orang tua harus mengerti perannya masing-masing, terutama peran ibu yang teramat besar dalam pembentukkan kepribadia anak, begitu juga dalam pembentukkan kepribadian muslim pada anak yang menyangkut akhlak dan ibadah, orang tua harus memberikan pembiasaan-pembiasaan dan latihan keagamaan, sejak dini bahkan pendidikan islam sudah bisa diberikan sejak anak dalam kandungan. Untuk pembiasaan-pembiasaan dan latihan-latihan keagamaan kepada anak yang menyangkut akhlak dan ibadah, tentunya harus di sertai dengan contoh teladan dari orang tua sebagai pendidik, karena Bagaimana orang tua akan membiasakan anak untuk rajin shalat, sedangkan dia sendiri tidak pernah mengerjakan shalat, bagaimana pula orang tua akan membiasakan anak untuk berakhlak terpuji sedangkan dia sendiri tidak demikian.
Selain itu kasih sayang, perhatian dan sikap dalam memperlakukan anak juga menjadi hal lain yang patut diperhatikan dalam keluarga, karena hal itu juga menjadi pengaruh pada pemberian pendidikan islam dalam keluarga. Kalau jika anak sudah tidak suka dengan suasana di rumah, ia merasa tidak diperhatikan, tidak disayangi, tidak dimengerti, maka ia akan sulit dalam mengikuti pendidikan Islam dalam keluarga yang diberikan orang tua, atau dia akan merasa kurang berminat dalam mengikuti pendidikan islam yang diajarkan orang tua
- …
