254 research outputs found

    De flagello myrteo; CCCLX thoughts and fancies on love,

    No full text
    "First edition, June 1905 (CCLII thoughts). Second edition, revised and enlarged, March 1906 (CCCLX thoughts). Third edition, as revised by the author, May 1906."Preface precedes t.p. with special t.p.: A preface to De flagello myrtleo, by "Neva" with forty-two omitted "Thoughts" and some quotations from the author's letters.Mode of access: Internet

    PERAMALAN PRODUKSI KELAPA SAWIT PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XIII (PERSERO) DENGAN METODE DEKOMPOSISI

    Get PDF
    Kelapa sawit merupakan tumbuhan penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar (biodiesel). Perusahaan kelapa sawit melakukan peramalan terhadap produksi kelapa sawit untuk dijadikan tolok ukur dalam selama proses produksi. Peramalan juga  dilakukan agar strategi dan rencana kerja yang diambil oleh perusahaan dapat meningkatkan produksi kelapa sawit dan alokasi biaya selama proses produksi dapat dioptimalkan. Metode dekomposisi dapat diterapkan untuk meramalkan hasil produksi kelapa sawit pada PT. Perkebunan Nusantara XIII (PERSERO). Metode dekomposisi memecah data deret berkala menjadi beberapa komponen dan mengidentifikasi masing-masing komponen dari deret berkala tersebut secara terpisah. Beberapa komponen yang dimaksud adalah tren (Tt), gerak siklus (Ct) gerak musiman (St), dan faktor eror It . Hasil peramalan produksi kelapa sawit pada PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII tahun 2015 memiliki tren yang meningkat dengan persamaan garis trenTt =63.203,72+156,6xt dan hasil peramalan yang diperoleh berada pada batas pengendalian tracking signal yaitu -4 sampai +4. Kata kunci: peramalan, kelapa sawit, metode dekomposisi, PTPN XII

    08-01 "An Overview of Climate Change: What does it mean for our way of life? What is the best future we can hope for?"

    Get PDF
    This paper starts with the question of whether climate change will require a significant reduction of consumption among the richer people in the world, and ends with the most optimistic picture the author can conjure up, of the world in the year 2075. That hopeful picture is of a world in which inequalities – among and within nations – have been substantially reduced. The challenges and adjustments confronting humanity in the coming decades provide an opportunity that could be used to mitigate climate change in ways that can improve the circumstances of the poor. Ecological reasons to reduce throughput of energy and materials in economic systems urge the abandonment of high-consumption life-styles. The 21st century will be an era of many losses, but it is conceivable that societies will successfully make the transition from goals of economic growth, as understood in the 20th century, to goals of maintaining and increasing sustainable well-being.

    PENYELESAIAN MASALAH NILAI AWAL PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA ORDE DUA MENGGUNAKAN MODIFIKASI METODE DEKOMPOSISI ADOMIAN

    Get PDF
    Metode Dekomposisi Adomian (MDA) merupakan suatu metode yang digunakan untuk menyelesaikan persamaan diferensial linear maupun tak linear. Persamaan diferensial seringkali dilengkapi dengan Masalah Nilai Awal (MNA). Pada penerapannya, modifikasi Metode Dekomposisi Adomian menghasilkan penyelesaian yang lebih mendekati penyelesaian eksak dibandingkan Metode Dekomposisi Adomian. Metode Dekomposisi Adomian dimodifikasi pada bagian operator linear L, kemudian didekomposisi pada bagian tak linear sehingga diperoleh persamaan rekursif yang digunakan untuk menghasilkan penyelesaian pendekatan eksaknya. Keakuratan penggunaan modifikasi Metode Dekomposisi Adomian diperlihatkan pada beberapa contoh soal. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa penyelesaian yang diperoleh menggunakan modifikasi Metode Dekomposisi Adomian sama dengan penyelesaian eksaknya. Sedangkan pada contoh soal yang lain diperlihatkan bahwa modifikasi Metode Dekomposisi Adomian lebih efektif digunakan untuk menyelesaikan Masalah Nilai Awal pada Persamaan Diferensial Biasa orde dua dibanding Metode Dekomposisi Adomian

    Pedagogy and acting - Tonko Lonza and Neva Rošić about Krleža's characters

    No full text
    Tonko Lonza i Neva Rošić zadužili su hrvatsko glumište svojim izvanrednim ulogama u kazalištu i na filmu. Njihove velike karijere, zbog kojih su i danas jednako prepoznatljivi, stvarane su dugogodišnjim kvalitetnim umjetničkim radom na brojnim predstavama u Hrvatskoj i u inozemstvu. Suradnja s najvećim kazališnim stručnjacima „starog kova“, poput Branka Gavelle, oplemenila je njihov glumački izričaj i učinila ga jedinstvenim i nenadmašivim. Uz bogatu karijeru, ovaj se glumački par istaknuo i u pedagoškom radu. Kao profesori glume i scenskoga govora na zagrebačkoj Akademiji dramske umjetnosti, svojim su specifičnim metodama odgojili generacije vrhunskih glumaca i glumica. U radu se, eksperimentalnom metodom, autoričina tri privatna razgovora s glumačkim velikanima Tonkom Lonzom i Nevom Rošić objedinjuju u formi drame u tri čina. U prvom činu naziva „O Krležinim likovima“ Tonko Lonza i autorica-studentica razgovaraju o njegovim ulogama u Krležinim dramama te o njegovom i Nevinom poznanstvu s ovim velikim hrvatskim književnikom. Drugi čin „Dragi moj Tonko“ i treći čin „Neva“ donose svojevrstan pregled Tonkove i Nevine glumačke pedagogije. Dva su čina isprekidana povećim digresijama koje donose pogled na teme razgovora iz stručnog konteksta.Tonko Lonza and Neva Rošić indebted the Croatian theater and film with their extraordinary acting roles. Their great careers, which are still admired today, are product of many years of high quality artwork at numerous performances in Croatia and abroad. Artistic collaboration with the greatest theater experts of the past, such as Branko Gavella, enhanced their acting expression and made it unique. Along with the successful acting careers, this couple excelled in pedagogical work as well. As professors of acting and stage speech at the Academy of Dramatic Art in Zagreb, they have, using specific and original methods, raised generations of great actors and actresses. In this work, the author's three conversations with 'acting giants' Tonko and Neva are experimentally transformed and incorporated in the form of a play in three acts. In the first act, which is named „O Krležinim likovima“ ('On Krleža's Characters'), Tonko and author are discussing his roles in Krleža's plays, and along with that, the couple's relationship with this great croatian writer. In the second act, „Dragi moj Tonko“ ('My Dear Tonko'), as well as in the third („Neva“), author is presenting a review of their acting pedagogy. Two acts are enriched with larger parts of the text that approaches the topics of conversations from a professional aspect

    KAJIAN PENATAAN PKL BERDASARKAN PREFERENSI PKL DAN PERSEPSI MASYARAKAT DI KAWASAN PASAR SUDIRMAN PONTIANAK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan pasar Sudirman Pontianak berdasarkan karakteristik dan preferensi PKL serta persepsi masyarakat tentang keberadaan PKL. Penelitian dilakukan pada ketiga ruas jalan yaitu jalan Nusa Indah I, jalan Nusa Indah II dan jalan Nusa Indah III. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling acak terstratifikasi. Metode Statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi, diagram batang dan tabulasi silang (crosstabs). Berdasarkan hasil analisis diperoleh temuan bahwa PKL merupakan salah satu alternatif mata pencaharian bagi warga kota Pontianak yang tidak dapat memasuki sektor formal. PKL dalam melakukan aktifitasnya cenderung berkelompok dengan jenis dagangan lain. Jenis usaha yang paling banyak diminati adalah makanan. Kegiatan PKL sebagai salah satu sektor informal belum terantisipasi dalam perencanaan tata ruang kota sehingga sarana dan prasarana yang ada biasanya kurang mendukung kegiatan PKL. Rekomendasi yang dapat diajukan adalah pembinaan terhadap PKL, mengukur kemampuan suatu lokasi untuk dapat menampung jumlah PKL, memindahkan PKL pada pasar Cempaka yang letaknya berdekatan dengan pasar Sudirman dengan sosialisasi yang baik antara SKPD terkait dan PKL . Kata kunci: PKL, Preferensi, Persepsi, Distribusi Frekuensi, crosstab

    PERHITUNGAN BIAYA TAMBAHAN DALAM PENDANAAN PROGRAM PENSIUN DENGAN METODE ACCRUED BENEFIT COST

    Get PDF
    Biaya tambahan dalam pendanaan program pensiun dapat dihitung dengan metode Accrued Benefit Cost. Metode ini merupakan metode yang dapat menentukan biaya tunjangan pensiun berdasarkan manfaat yang diterima setiap tahunnya. Perhitungan yang dilakukan dipengaruhi oleh tabel Group Annuity Mortality (GAM) 1971, yang kemudian menghitung ukuran kewajiban pensiun, kewajiban aktuaria, biaya normal, dan biaya tambahan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penggunaan metode Accrued Benefit Cost untuk menghitung biaya tambahan pada pendanaan program pensiun dan mengaplikasikan perhitungan biaya tambahan pada PT. PLN (Persero) wilayah Kalimantan Barat. Data yang digunakan sebanyak 140 data gaji karyawan yang masuk kerja sejak tahun 2008 hingga 2010. Perhitungan dengan memperhatikan gaji awal, lamanya bekerja, tingkat kenaikan gaji dan fungsi bunga, dapat dihitung manfaat yang akan diterima dan biaya tambahan yang dikeluarkan pihak perusahaan. Biaya tambahan yang dikeluarkan PT. PLN (Persero) wilayah Kalimantan Barat pada tahun 2013 untuk 140 karyawan adalah sebesar Rp9.383.351,-. Biaya tambahan tersebut dapat mencukupi manfaat yang akan diterima karyawan apabila perusahaan mengalami defisit. Apabila perusahaan tidak mengalami defisit, biaya tambahan yang telah disediakan dapat dijadikan investasi pada perusahaan tersebut. Kata Kunci: Biaya Tambahan, Program Pensiun, Accrued Benefit

    ESTIMASI UKURAN SENSITIVITAS KEUNTUNGAN SAHAM DALAM PORTOFOLIO PADA SINGLE INDEX MODEL

    Get PDF
    Investasi merupakan penempatan sejumlah dana pada saat ini untuk memperoleh keuntungan di masa mendatang. Dalam kondisi nyata, ketidakpastian dimasa mendatang menyebabkan risiko dalam berinvestasi khususnya pada aset financial yang dipasarkan di Bursa Saham.Untuk memaksimalkan keuntungan dan mengimbangi risiko investor melakukan strategi portofolio. Investor akan menghadapi risiko sistematis yang tercermin dalam Bi . Pada penelitian ini digunakan Single Index Model, Single Index Model adalah sebuah model yang digunakan untuk mengestimasi ukuran senstivitas keuntungan suatu saham terhadap perubahan keuntungan pasar(Bi).Single Index Model didasarkan pada pengamatan bahwa harga saham bergerak searah dengan indeks pasar.Penelitian bertujuan untuk mengukur tingkat sensitivitas keuntungan saham terhadap perubahan keuntungan pasar.Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu dua harga saham perbankan yang terdaftar dalam indeks LQ-45.Single Index Model sangat memerlukan estimasi ukuran senstivitas saham terhadap perubahan pasar.Dalam mengestimasi pada Single Index Modeldigunakan Metode Kuadrat Terkecil.Jika nilai yang dihasilkan Bi>1, maka keuntungan saham akan lebih dari keuntungan pasar. Sebaliknya jika Bi<1, maka keuntungan saham akan lebih kecil dari keuntungan pasar. Secara umum semakin besar nilai Bi semakin besar risiko sistematis yang dihadapi portofolio tersebut. Dengan menerapkan Single Index Model pada data diperoleh nilai Bi untuk masing-masing saham yaitu saham BMRI sebesar 1,4808 dan BBCA sebesar 0,8219. Kata Kunci :Portofolio, Single Index Mode

    PENGGUNAAN METODE BENEFIT PRORATE PADA PROGRAM PENDANAAN PENSIUN MANFAAT PASTI (DEFINED BENEFIT)

    Get PDF
    Perhitungan dana pensiun manfaat pasti (defined benefit) terbagi menjadi tiga metode, yaitu metode accrued benefit, metode benefit prorate, dan metode cost prorate. Perbedaan yang cukup mendasar dalam ketiga metode ini yaitu terletak pada perhitungan kewajiban aktuaria dan biaya normal. Jurnal ini membahas mengenai metode Benefit Prorate, dimana untuk perhitungan ukuran kewajiban pensiun hanya menggunakan Plan Termination Liability (PTL), artinya program ini digunakan untuk menghitung besarnya dana pensiun apabila terjadi pensiun pada masa aktif kerja maupun pensiun pada waktu yang telah ditetepkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis penggunaan metode benefit prorate dan mengaplikasikan metode benefit prorate untuk mengetahui besarnya biaya yang dikeluarkan oleh PT. PLN Wilayah Kalimantan Barat pada periode masa kerja tahun 2011 untuk 232 karyawan yang diterima sebagai pegawai tetap pada tahun 2001 hingga 2010. Penggunaan metode benefit prorate dalam perhitungan dana pensiun dapat memberikan kepastian dana baik kepada peserta yang akan menerima manfaat ataupun kepada pihak penyelenggara. Berdasarkan perhitungan, besarnya biaya yang dikeluarkan oleh PT. PLN Wilayah Kalimantan Barat pada periode kerja tahun 2011 adalah Rp 326.304.676,51. Kata Kunci : Dana Pensiun, Metode Benefit Prorat
    corecore