233 research outputs found

    Job Training Report CV Yudi Putra Medan

    No full text
    60 HlmAdapun kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian Kerja Praktek di CV. Yudi Putra antara lain sebagai berikut: 1. Hasil produk biji kopi rata-rata telah mencapai standard kualitas proses kontrol, namun secara keseluruhan produk yang dihasilkan masih memerlukan pengawasan untuk menjaga kualitas produk. 2. Kebersihan dan kerapian pabrik sudah baik, pabrik tertata dengan baik dan tidak banyak sampah yang berserakan di areal pabrik. 3. CV. Yudi Putra hanya mempunyai kemasan biji kopi dengan bobot 80 kg, sehingga konsumen yang ingin membeli dengan jumlah bobot yang berbeda tidak dapat terpenuhi. 4. CV. Yudi Putra juga menampilkan desain kemasan yang polos, sehingga kurang menarik minat konsumen

    Feasibility Analysis of the Layout of a Coffee Bean Processing Factory Using the Activity Relationship Chart (ARC) Method at CV Yudi Putra Medan

    No full text
    60 HalamanTata letak fasilitas merupakan suatu perancangan yang terintegritas dari aliran atau arus komponen-komponen suatu produk (barang dan atau jasa) didalam sebuah sistem operasi (manufakturing dan atau non manufaktur) guna memperoleh interelasi yang paling efektif dan efisien antara pekerja, bahan, mesin dan peralatan serta penanganan dan pemindahan bahan, barang setengah jadi, dari bagian satu ke bagian lainnya.CV. Yudi Putra Medan mengeskpor diluar Indonesia, ke berbagai negara, yaitu: Amerika Serikat, Australia, Asia, dan Eropa. Hal ini merupakan kendala industri untuk memenuhi pemesan atau konsumen dengan biaya paling standar dan dapat menghadapi persaingan untuk meratakan keseimbangan yang terdapat antara unit produksi dengan permintaan.Alur tata letak fasilitas yang ada di CV. Yudi Putra ini belum sesuai dengan Standart Operasional Prosedur yang telah ditetapkan sehingga timbul back tracking pada beberapa kegitan produksi.Dengan adanya masalah tersebut maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif Activity Relationship Chart. Metode Activity Relationship Chart merupakan metode yang cocok dalam merancang tata letak baru pada CV. Yudi Putra ini, dengan tolak ukur berdekatan hubungan antara departemen satu dengan lainnya serta mengkonversikan dengan alasan- alasan yang mendasarinya.Activity Relationship Chart inihampir mirip dengan From To Chart, hanya saja disini analisisnya bersifat kualitatif. Kalau pada From To Chart analisis dilaksanakan berdasarkan angka-angka berat/volume dan jarak perpindahan bahan dari satu departemen ke departemen lain. Berdasarkan hasil Activity Relationship Chart (ARC) terjadi perpindahan pada stasiun misal mesin pengupas pindah kesebelah

    PERANCANGAN SISTEM PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN MODEL VIEW CONTROLLER (MVC) DENGAN METODE OBJECT MODELLING TECHNIQUE (OMT) PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 44 PALEMBANG

    No full text
    RETRACTION TO: Wiharto, Y. (2017). Perancangan Sistem Perpustakaan Menggunakan Model View Controller (MVC) Dengan Metode Object Modelling Technique (OMT) pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 44 Palembang. Jurnal Teknik Informatika, 10(2), 147-158. doi: 10.15408/jti.v10i2.6993We wish to retract this article due to double publication with article which published in Jurnal Teknologi Informasi Vol 12, No 1 (2016), titled” PERANCANGAN SISTEM PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN MODEL VIEW CONTROLLER (MVC) DENGAN METODE OBJECT MODELLING TECHNIQUE (OMT) PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 44 PALEMBANG” with the same author who is Yudi Wiharto.We deeply regret any inconvenience this publication has caused for others. </jats:p

    The Visual Narrative of Satria Barong's Character as a Representation of the Mystical Entity of Barong Ket

    Full text link
    This study aims to bring the aesthetic, ethical and cultural values contained in the Barong Bali entity to the audience through a modern cultural paradigm. The physical form of Barong—specifically the chosen one – is Barong Ket. Modified with a popular culture approach, specifically selected, is the Japanese Pop culture approach in terms of the concept and terminology of Tokusatsu. The modification of Barong’s form is carried out with an art creation model that involves exploratory and experimental aspects. This exploratory and experimental activity, as an initial methodological step, was carried out to find the ideal visual structure as a result of modifying the Barong Ket entity form to the Tokusastsu Barong model. Next, a narrative strategy is designed with a visual narrative approach. Reference studies were conducted to find supporting literature and audio-visual references. The supporting literature in question is related to transformative art, modification of visual forms, visual narratives, and Japanese pop culture models, especially the tokusatsu genre. The next methodological step in the creation of this art is to realize a visual narrative strategy in the form of presenting a short film performance. This process involved designing and creating art resulted in a short film with a special message delivered to each scene. Before being officially broadcast, an initial evaluation was carried out involving videographers, filmmakers and art observers as evaluators. This evaluation was carried out using a structured interview technique with the aim of exploring the research aspects to be evaluated more broadly and in depth. From the evaluation results, the short film entitled Satria Barong was feasible to be shown to the target audience with a note that there was an emphasis on detailed visual introductions. Keywords: visual narrative, Satria Barong, Tokusats

    Masyarakat Telematika dan Informasi, Vol.5, No.2, November 2014

    No full text
    1. Analisis semantis kalimat berbahasa Indonesia dengan metode berbasis konsep / Nur Indrawati, et al. 2. Formulasi strategi komunikasi karantina pertanian menggunakan audit komunikasi / Endah Kartikawati 3. Pemanfaatan website pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan good governance / Nova Yohana, Tantri Puspita Yazid 4. Perancangan enterprise architecture proses pelatihan kerja / Dewi Herawati, Yudi Satria Gondokaryono 5. Penggunaan customer relationship management dalam e-commerce butik griya gaya / R.M. Agung Harimurti, Astri Wuragil 6. Konvergensi simbolis dalam komunikasi ruang siber / Moh. Wilda

    Analisis Karya Joged Kahyangan pada Resital Saksofon "Lintas Waktu"

    Full text link
    Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis dan mempaparkan bentuk lagu dari Dewa Budjana dengan judul Joged Kahyangan. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif. Data yang dimiliki oleh penulis adalah sebuah dokumentasi berbentuk audio mp3, video live performance, dan partitur dari lagu Joged Kahyangan karya Dewa Budjana. Hasil yang didapati oleh penulis menunjukan bahwa bentuk lagu Joged Kahyangan ini terdiri dari beberapa bagian yaitu diantaranya, Intro, A, Bridge, B, A’, Bridge, B, A’’, Solo Drum, Solo Piano, Solo Sakfsofon, C, B’, dan koda. Karya ini menggunakan tonalitas E Mayor dan D Mayor konser dengan tanda birama 4/4 dan 5/4. Adapun beberapa Teknik permainan saksofon yang digunakan penulis untuk karya ini yaitu, Arppegio, Tounge, Leggato, Altissimo, Lompatan Interval, dan Pernafasan

    Matematika: buku guru SMP/MTs Kelas VII

    Full text link
    Matematika adalah bahasa universal dan karenanya kemampuan matematika siswa suatu negara sangat mudah dibandingkan dengan negara lain. Selain dari itu, matematika juga dipakai sebagai alat ukur untuk menentukan kemajuan pendidikan di suatu negara. Kita mengenal PISA (Program for International Student Assessment) dan TIMSS (The International Mathematics and Science Survey) yang secara berkala mengukur dan membandingkan antara lain kemajuan pendidikan matematika di beberapa negara. Buku Guru Matematika Kelas VII SMP/MTs Kurikulum 2013 ini ditulis dengan berdasarkan pada materi dan kompetensi yang disesuaikan dengan standar internasonal tersebut. Terkait materi misalnya, sebagai tambahan, sejak kelas VII telah diajarkan antara lain tentang bilangan, himpunan, aljabar dan penerapannya, perbandingan, geometri dan penyajian data. Keseimbangan antara matematika angka dan matematika pola dan bangun selalu dijaga. Kompetensi pengetahuan bukan hanya sampai memahami secara konseptual tetapi sampai ke penerapan melalui pengetahuan prosedural dalam pemecahan masalah matematika. Kompetensi keterampilan berpikir juga diasah untuk dapat memecahkan masalah yang membutuhkan pemikiran order tinggi seperti menalar pemecahan masalah melalui permodelan, pembuktian dan perkiraan/pendekatan

    Matematika SMP/MTs Kelas VII semester 1

    Full text link
    Matematika adalah bahasa universal dan karenanya kemampuan matematika siswa suatu negara sangat mudah dibandingkan dengan negara lain. Selain dari itu, matematika juga dipakai sebagai alat ukur untuk menentukan kemajuan pendidikan di suatu negara. Kita mengenal PISA (Program for International Student Assessment) dan TIMSS (The International Mathematics and Science Survey) yang secara berkala mengukur dan membandingkan antara lain kemajuan pendidikan matematika di beberapa negara. Standar internasional semacam ini memberikan arahan dalam merumuskan pembelajaran matematika di SMP/MTs. Hasil pembandingan antara yang kita ajarkan selama ini dengan yang dinilai secara internasional menunjukkan adanya perbedaan, baik terkait materi maupun kompetensi. Perbedaaan ini menjadi dasar dalam merumuskan pembelajaran Matematika dalam Kurikulum 2013. Buku Siswa Matematika Kelas VII SMP/MTs Kurikulum 2013 ini ditulis dengan berdasarkan pada materi dan kompetensi yang disesuaikan dengan standar internasonal tersebut. Terkait materi misalnya, sebagai tambahan, sejak kelas VII telah diajarkan antara lain tentang bilangan, himpunan, aljabar dan penerapannya, perbandingan, geometri dan penyajian data. Keseimbangan antara matematika angka dan matematika pola dan bangun selalu dijaga. Kompetensi pengetahuan bukan hanya sampai memahami secara konseptual tetapi sampai ke penerapan melalui pengetahuan prosedural dalam pemecahan masalah matematika. Kompetensi keterampilan berfikir juga diasah untuk dapat memecahkan masalah yang membutuhkan pemikiran order tinggi seperti menalar pemecahan masalah melalui permodelan, pembuktian dan perkiraan/pendekatan. Setiap awal bab pada buku siswa ini disajikan kover bab. Bagian ini berisi ilustrasi dan deskripsi singkat yang menarik berkaitan dengan materi bab yang bersangkutan. Selain itu, di awal bab juga disajikan Kompetensi dasar dan Pengalaman Belajar yang akan kalian capai dalam setiap bab

    Matematika SMP/MTs kelas VIII semester 1

    Full text link
    Matematika adalah bahasa universal dan karenanya kemampuan matematika siswa suatu negara sangat mudah dibandingkan dengan negara lain. Selain itu, matematika juga dipakai sebagai alat ukur untuk menentukan kemajuan pendidikan di suatu negara. Kita mengenal PISA (Program for International Student Assessment) dan TIMSS (The International Mathematics and Science Survey) yang secara berkala mengukur dan membandingkan antara lain kemajuan pendidikan matematika di beberapa negara. Standar internasional semacam ini memberikan arahan dalam merumuskan pembelajaran matematika di SMP/MTs. Hasil pembandingan antara yang kita ajarkan selama ini dengan yang dinilai secara internasional menunjukkan adanya perbedaan, baik terkait materi maupun kompetensi. Perbedaaan ini menjadi dasar dalam merumuskan pembelajaran matematika dalam Kurikulum 2013 yang disempurnakan. Buku Siswa Matematika Kelas VIII SMP/MTs Kurikulum 2013 ini ditulis dengan berdasarkan pada materi dan kompetensi yang disesuaikan dengan standar internasional tersebut. Terkait materi misalnya, sejak kelas VII telah diajarkan antara lain tentang bilangan, himpunan, aljabar dan penerapannya, perbandingan, geometri, dan penyajian data. Keseimbangan antara matematika angka, matematika pola, dan bangun selalu dijaga. Kompetensi pengetahuan bukan hanya sampai memahami secara konseptual tetapi sampai ke penerapan melalui pengetahuan prosedural dalam pemecahan masalah matematika. Kompetensi keterampilan berpikir juga diasah untuk dapat memecahkan masalah yang membutuhkan pemikiran order tinggi seperti menalar pemecahan masalah melalui permodelan, pembuktian, dan perkiraan/pendekatan

    Matematika SMP/MTs Kelas VII semester 2

    Full text link
    Matematika adalah bahasa universal dan karenanya kemampuan matematika siswa suatu negara sangat mudah dibandingkan dengan negara lain. Selain dari itu, matematika juga dipakai sebagai alat ukur untuk menentukan kemajuan pendidikan di suatu negara. Kita mengenal PISA (Program for International Student Assessment) dan TIMSS (The International Mathematics and Science Survey) yang secara berkala mengukur dan membandingkan antara lain kemajuan pendidikan matematika di beberapa negara. Standar internasional semacam ini memberikan arahan dalam merumuskan pembelajaran matematika di SMP/MTs. Hasil pembandingan antara yang kita ajarkan selama ini dengan yang dinilai secara internasional menunjukkan adanya perbedaan, baik terkait materi maupun kompetensi. Perbedaaan ini menjadi dasar dalam merumuskan pembelajaran Matematika dalam Kurikulum 2013. Buku Siswa Matematika Kelas VII SMP/MTs Kurikulum 2013 ini ditulis dengan berdasarkan pada materi dan kompetensi yang disesuaikan dengan standar internasonal tersebut. Terkait materi misalnya, sebagai tambahan, sejak kelas VII telah diajarkan antara lain tentang bilangan, himpunan, aljabar dan penerapannya, perbandingan, geometri dan penyajian data. Keseimbangan antara matematika angka dan matematika pola dan bangun selalu dijaga. Kompetensi pengetahuan bukan hanya sampai memahami secara konseptual tetapi sampai ke penerapan melalui pengetahuan prosedural dalam pemecahan masalah matematika. Kompetensi keterampilan berfikir juga diasah untuk dapat memecahkan masalah yang membutuhkan pemikiran order tinggi seperti menalar pemecahan masalah melalui permodelan, pembuktian dan perkiraan/pendekatan. Setiap awal bab pada buku siswa ini disajikan kover bab. Bagian ini berisi ilustrasi dan deskripsi singkat yang menarik berkaitan dengan materi bab yang bersangkutan. Selain itu, di awal bab juga disajikan Kompetensi dasar dan Pengalaman Belajar yang akan kalian capai dalam setiap bab
    corecore