1,721,038 research outputs found

    Pengaruh Ekstrak Etanol Pegagan (Centella asiatica L.urban) terhadap Kerusakan Tubulus Seminiferus Testis Tikus (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Stres Imobilisasi Kronik

    Get PDF
    Satria Adi Putra, G0010046, 2013, Pengaruh Ekstrak Etanol Pegagan (Centella asiatica L.urban) terhadap Kerusakan Tubulus Seminiferus Testis Tikus (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Stres Imobilisasi Kronik. Latar Belakang: Stres telah menjadi bagian masyarakat modern yang tidak dapat dihindari dan semakin meningkat. Padahal stres memiliki dampak negatif terhadap kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek protektif ekstrak Etanol Pegagan (Centella asiatica) terhadap tubulus seminiferus tetstis tikus yang diinduksi stres imobilisasi kronik. Metode: Penelitian ini menggunakan subjek penelitian berupa sediaan organ testis Rattus norvegicus galur Sprague Dawley yang telah mendapat ekstrak Etanol Pegagan dan stres imobilisasi selama 21 hari kemudian dibuat preparat blok parafin dengan pengecatan HE. Penelitian menggunakan rancangan simple random sampling dengan 6 kelompok yaitu: K (kelompok tanpa perlakuan), KP1 (kelompok yang mendapat induksi stres), KP2 (induksi stres dan ekstrak Pegagan 150 mg/kg, KP3 (induksi stres dan ekstrak 300 mg/kg), KP4 (induksi stres dan ekstrak 600 mg/kg), KP5 (induksi stres dan fluoksetin 10 mg/kg). Pengamatan pada 5 lapang pandang setiap sampel untuk mengetahui persentase kerusakan tubulus. Parameter yang digunakan meliputi kerusakan morfologi tubulus seminiferus, dislokasi sel germinal testis, dan pelebaran jarak antartubulus. Analisis data menggunakan uji statistika One Way Anova. Hasil: Ekstrak Pegagan secara signifikan (p = 0.000) mengurangi kerusakan tubulus seminiferus pada tikus yang diinduksi stres imobilisasi kronik. Pemberian induksi stres secara nyata menunjukkan kerusakan tubulus (p = 0.000). Persentase kerusakan tubulus seminiferus pada kelompok K: 13.63%, KP1: 50.89%, KP2: 28.58%, KP3: 33.04% KP4: 14.27%, dan KP5: 13.9%. Setelah pemberian Pegagan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara KP1 dan KP2, KP3, KP4 (p = 0.000). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara KP4 dan fluoksetin sebagai positif kontrol ( p = 0.796). Simpulan: Ekstrak Etanol Pegagan (Centella asiatica L.urban) mampu mencegah kerusakan tubulus seminiferus tikus (Rattus norvegicus) yang diinduksi stres imobilisasi kronik. Kata kunci: Pegagan, Kerusakan Tubulus seminiferus, Stres, Testi

    . Motivasi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Memilih Program Matakuliah Pilihan Kepelatihan Renang Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang Tahun 2009

    No full text
    ABSTRAK     Murdani, Satria Adi. Januari 2010. Motivasi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Memilih Program Matakuliah Pilihan Kepelatihan Renang Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang Tahun 2009. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Sulistyorini, M.Pd, (II) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: motivasi, kepelatihan renang.   Kepelatihan renang merupakan salah satu matakuliah pilihan terdiri 3 sks dan 6 js, yang harus ditempuh oleh mahasiswa untuk prasyarat kelulusan di Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas  Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji motivasi mahasiswa yang memilih program matakuliah kepelatihan dalam mengikuti kepelatihan renang di Kolam Renang Lembah Dieng dan Kolam Renang Jasdam sebagai salah satu kolam renang yang dipergunakan untuk perkuliahan T&P renang 1 dan 2 maupun kepelatihan renang Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang             Populasi Penelitian ini adalah Mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Memilih Program Matakuliah Pilihan Kepelatihan Renang Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang Angkatan 2006 tahun 2009, tetapi yang di ambil sampel hanya 30 orang.             Hasil penelitian 48,08% mahasiswa kepelatihan renang  termotivasi secara intrinsik, 29,42% termotivasi secara ekstrinsik, dan 22,5% termotivasi secara intrinsik dan ekstrinsik dalam mengikuti kepelatihan renang Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.             Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang mengambil kepelatihan renang di Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang tahun 2009 termotivasi secara intrinsik. Peneliti menyarankan agar (1) Mahasiswa yang menempuh kepelatihan renang harus sesuai dengan bidang dan kemampuannya. (2) Hasil penelitian ini, diharapkan bisa menjadi acuan bagi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang dalam memberikan bekal dan keterampilan pada mahasiswa secara efektif dan efisien cabang olahraga renang setelah lulus dari Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. (3) Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, diharapkan ada peneliti lain yang mengadakan pengamatan lebih lanjut dengan menambah variabel dan indikator pernyataan serta jumlah sampel penelitian dan dilakukan uji perbandingan hasil dengan penelitian ini

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    INTERNALISASI NILAI-NILAI FIKRAH AN-NAHDLIYAH DALAM MEMPERKOKOH KARAKTER SANTRI DI ERA DIGITAL (Studi Multisitus di Pondok Pesantren Ma'hadul 'Ilmi wal 'Amal dan Pondok Pesantren Al-Fattahiyyah Ngranti Boyolangu Tulungagung)

    Get PDF
    ABSTRAK Risqi Satria Adi Putra, 2020, "Internalisasi Nilai-Nilai Fikrah An-Nahdliyah Dalam Memperkokoh Karakter Santri di Era Digital (Studi Multisitus di Pondok Pesantren MIA Moyoketen dan Pondok Pesantren Al-Fattahiyyah Ngranti Boyolangu Tulungagung). Tesis, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana IAIN Tulungagung. Pembimbing: Prof. Dr. H. Imam Fu’adi, M.Ag dan dan Dr. Agus Purwowidodo, M.Pd. Kata kunci: Internalisasi, Fikrah An-Nahdliyah, Karakter Santri. Dalam menanggapi perkembangan teknologi yang begitu pesat, dengan mudah seorang konsumen menerima serta mengirim berbagai informasi yang belum jelas kebenaran serta sumbernya. Tak sering terjadi kesalahpamahan bahkan kekerasan antar sesama yang diakibatkan berita yang hoax tersebut. Sehubungan hal tersebut, upaya pondok pesantren yakni dengan memperkokoh karakter santri dalam berkehidupan sosial di masyarakat, melalui internalisasi/ penanaman nilai-nilai fikrah an-nahdliyah terhadap santri. Atas dasar itu, penelitian ini difokuskan pada: 1) Bagaimana metode internalisasi nilai-nilai fikrah an-nahdliyah dalam mempekokoh karakter santri di era digital pada Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmu wal Amal Moyoketen dan Pondok Pesantren Al-Fattahiyyah Ngranti Boyolangu Tulungagung?, 2) Bagaimana pendekatan internalisasi nilai-nilai fikrah an-nahdliyah dalam mempekokoh karakter santri di era digital pada Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmu wal Amal Moyoketen dan Pondok Pesantren Al-Fattahiyyah Ngranti Boyolangu Tulungagung?, 3) Apa sajakah faktor pendorong dan penghambat internalisasi nilai-nilai fikrah an-nahdliyah dalam mempekokoh karakter santri di era digital pada Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmu wal Amal Moyoketen dan Pondok Pesantren Al-Fattahiyyah Ngranti Boyolangu Tulungagung? Adapun tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui metode internalisasi nilai-nilai fikrah an-nahdliyah dalam mempekokoh karakter santri di era digital pada Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmu wal Amal Moyoketen dan Pondok Pesantren Al-Fattahiyyah Ngranti Boyolangu Tulungagung, 2) Untuk mengetahui pendekatan internalisasi nilai-nilai fikrah an-nahdliyah dalam mempekokoh karakter santri di era digital pada Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmu wal Amal Moyoketen dan Pondok Pesantren Al-Fattahiyyah Ngranti Boyolangu Tulungagung, 3) Untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat internalisasi nilai-nilai fikrah an-nahdliyah dalam mempekokoh karakter santri di era digital pada Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmu wal Amal Moyoketen dan Pondok Pesantren Al-Fattahiyyah Ngranti Boyolangu Tulungagung. Metode penelitian yang digunakan adalah termasuk dalam penelitian kualitatif. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu berupa reduksi data, penyajian data dan vertifikasi. Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan Triangulasi, ketentuan pengamatan dan pembahasan teman sejawat. Untuk tahap penelitian menggunakan tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap analisis data dan tahap penyelesaian. Hasil dari penelitian mengungkapakan bahwa: 1) Metode internalisasi nilai-nilai fikrah an-nahdliyah dalam memperkokoh karakter santri di Pondok Pesantren MIA Moyoketen dan di Pondok Pesantren Al-Fattahiyyah Ngranti menggunakan metode keteladan, metode pembiasaan, (metode diskusi, metode tanya jawab dan metode ceramah sebagai sarana pembiasaan santri yang dikemas dalam kegiatan pondok), metode nasihat, metode ganjaran dan metode hukuman. 2) Pendekatan internalisasi nilai-nilai fikrah an-nahdliyah dalam memperkokoh karakter santri di Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmu wal Amal Moyoketen dan di Pondok Pesantren Al-Fattahiyyah antara lain pendekatan perkembangan moral kognitif (cognitive moral development), pendekatan analisis nilai (vaklues analisys), pendekatan klarifikasi nilai (values clarification), dan pendekatan pembelajaran berbuat (action learning). 3) Faktor pendorong dan penghambat proses internalisasi nilai-nilai fikrah an-nahdliyah dalam memperkokoh karakter santri di Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmu wal Amal Moyoketen dan di Pondok Pesantren Al-Fattahiyyah meliputi faktor pendidik, faktor santri (peserta didik), faktor lingkungan (pondok, luar pondok), faktor keluarga, faktor lembaga (pengelolaan), faktor fasilitas

    PENERAPAN METODE TILAWATI DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QUR’AN DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ) NURUL HUDA SEGAWE PAGERWOJO TULUNGAGUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Penerapan Metode Tilawati Dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Huda Segawe Pagerwojo Tulungagung”, ini ditulis oleh Risqi Satria Adi Putra, NIM. 1721143350, pembimbing Dr. H. Nur Efendi, M.Ag. Kata Kunci: Membaca al-Qur’an, Metode Tilawati. Penelitian ini dilatar belakangi pelaksanaan penerapan membaca al-Qur’an yang masih cenderung menggunakan nada lurus dalam pembelajarannya, sehingga terkesan monoton yang berdampak kurang diminati oleh santri. Oleh karena itu beragam pula cara yang dipakai untuk membaca al-Qur’an. Salah satu metode yang berkembang saat ini adalah metode Tilawati. Metode Tilawati dipandang sebagai salah satu metode alternatif yang dapat membantu santri dalam belajar membaca al-Qur’an. Atas dasar itu, penelitian ini difokuskan pada: 1) Bagaimana penerapan metode tilawati pada tahap at-Tahqiq dalam pembelajaran membaca al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Huda Desa Segawe Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung?, 2) Bagaimana penerapan metode tilawati pada tahap at-Tadwir dalam pembelajaran membaca al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Huda Desa Segawe Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung?, 3) Bagaimana penerapan metode tilawati pada tahap al-Hadr dalam pembelajaran membaca al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Huda Desa Segawe Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung? Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui penerapan metode tilawati pada tahap at-Tahqiq dalam pembelajaran membaca al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Huda Desa Segawe Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Untuk mengetahui penerapan metode tilawati pada tahap at-Tadwir dalam pembelajaran membaca al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Huda Desa Segawe Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Untuk mengetahui penerapan metode tilawati pada tahap al-Hadr dalam pembelajaran membaca al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Huda Desa Segawe Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Metode penelitian yang digunakan adalah termasuk dalam penelitian kualitatif. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu berupa reduksi data, penyajian data dan vertifikasi. Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan Triangulasi, ketentuan pengamatan dan pembahasan teman sejawat. Untuk tahap penelitian menggunakan tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap analisis data dan tahap penyelesaian. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa: Pertama, pembelajaran membaca al-Qur’an dengan cara at-Tahqiq lebih cocok digunakan untuk santri pemula yang masih dalam tahap pengenalan huruf hijaiyah. Kedua, pembelajaran membaca al-Qur’an dengan cara at-Tadwir digunakan bagi santri yang sudah menempuh jilid sebelumnya yakni jilid 1 dan 2. Karena pada jilid 1 dan 2 santri sudah dirasa mampu meningkatkan tempo bacaan dari pelan ke sedang. Dengan tetap adanya pendampingan dai ustadz/ustadzah. Ketiga, pembelajaran membaca al-Qur’an dengan al-Hadr digunakan bagi santri yang sudah benar-benar lancar dalam membaca al-Qur’an. Untuk cara ini (al-Hadr) digunakan pada santri jilid 6 dan santri yang sudah sampai al-Qur’an, karena pada jilid 6 dan santri yang sudah sampai al-Qur’an ini dirasa sudah hafal dengan huruf hijaiyah, sudah bisa dengan hukum bacaan tajwid serta makhorijul hurufnya, meskipun tidak secara mendalam

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore