1,721,561 research outputs found
Perakitan Varietas Salak Sari Intan 48
<p>Salacca Varietal Development of Sari Intan 48. Sri Hadiati, Agus Susiloadi, and Tri Budiyanti. The availability of new superior salacca varieties, which fulfills consumer&amp;rsquo;s preference, will increase fruit consumption and farmer&amp;rsquo;s income as well. Generally, consumers prefer salacca fruit which has the following characteristics: sweet taste, thick flesh and spineless peel. Crossing method is hoped to meet demand. This study aimed to obtain a new superior salacca variety through crossing within salacca varieties which were ready to release. The study was conducted in Solok district of West Sumatera Province and Tanjung Pinang district of Riau province and started from year 2002 to 2008. The method used in this research was crossing between Gula Pasir x Pondoh salacca, then their seeds were germinated at Indonesian Tropical Fruit Research Institute, located in Solok. The seedlings were then planted in Tanjung Pinang. Selection and evaluation activities were done over two years. The results showed that compared with Pondoh, Gula Pasir, and Bali varieties, the salacca of Sari Intan 48 had the following superior characters : thick flesh (0.5-1.8 cm), sweet taste (TSS: 19-20.8&amp;deg; Brix), no sour taste and non astringent, high vitamin C content(58.65 mg/100 g), and strong aroma.</p><p> </p><p><strong>Abstrak</strong></p><p>Tersedianya varietas unggul baru salak yang sesuai dengan selera konsumen dapat meningkatkan konsumsi buah dan pendapatan petani. Konsumen buah salak umumnya menyukai buah salak yang manis, berdaging tebal, dan sisik buah tidak berduri. Ideotipe ini dapat diperoleh antara lain melalui persilangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan varietas unggul baru salak hasil persilangan antara beberapa varietas salak yang siap untuk dilepas. Penelitian dilakukan di Solok dan Tanjung Pinang, mulai tahun 2002-2008. Metode yang digunakan adalah persilangan antara salak Bali Gula Pasir x salak Pondoh, kemudian biji dipanen dan dikecambahkan di Balitbu Tropika sampai siap tanam ke lapang. Bibit ditanam di Tanjung Pinang dan selanjutnya diseleksi serta dievaluasi produktivitasnya selama dua tahun berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salak Sari Intan 48 mempunyai beberapa keunggulan, antara lain daging buah tebal (0,5-1,8 cm), rasa manis (TSS : 19-20,8&amp;deg; Brix), tidak ada rasa asam dan sepet, kandungan vitamin C tinggi (58,65 mg/100 g), dan beraroma sangat harum dibandingkan dengan varietas pembanding (salak Pondoh, Gula Pasir, dan salak Bali).</p></jats:p
PENGARUH BIAYA DISTRIBUSI DAN SALURAN DISTRIBUSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN (STUDI PADA SARI INTAN MANUNGGAL KNITTING BANDUNG)
Pada dasarnya distribusi merupakan kegiatan penyampaian produk dari tangan produsen ke tangan konsumen atau pelanggan dalam kondisi baik, tepat waktu serta sesuai dengan keinginan pembeli. Proses pendistribusian dapat dilakukan secara langsung maupun melalui mata rantai distributor/perantara atau dapat dilakukan kedua-duanya. Proses pendistribusian ini tentu saja ada biaya yang harus dikeluarkan, seperti biaya distribusi, besar kecilnya biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan secara langsung akan berpengaruh terhadap harga jual dan akan berdampak pada volume penjualan. Permasalahan penelitian yang muncul: bagaimana saluran distribusi produk pada Sari Intan Manunggal Knitting dan berapa besar biaya distribusi memberikan pengaruh terhadap volume penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana saluran distribusi produk dan berapa biaya distribusi yang dikeluarkan oleh perusahaan serta berapa besar saluran distribusi dan biaya distribusi memberikan pengaruh terhadap volume penjualan. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif, dengan teknik studi dokumen biaya distribusi, kuesioner saluran distribusi dan volume penjualan serta wawancara kepada pihak terkait yaitu bagian pendistribusian dan bagian keuangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: sistem pendistribusian produk yang diterapkan oleh Sari Intan Manunggal Knitting yaitu sisten distribusi langsung mendistribusikan produk kepelanggan. Biaya distribusi dan Saluran distribusi memberikan pengaruh 96,7%terhadap Volume penjualan,sementara siasanya sekitar 3,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang bersifat uncontrollable yaitu faktor yang tidak dapat dikuasai oleh perusahaan seperti lingkungan, pesaing, konsumen dan sebagainya
Perencanaan Strategi Pemasaran di PT. Gunung Sari Intan Elektronika dalam Upaya Meningkatkan Loyalitas Konsumen
Dewasa ini makin banyak bidang usaha yang dilakukan masyarakat, salah satu adalah pemasaran bidang elektronika, karena dianggap memiliki prospek yang cerah dimasa yang akan datang. Oleh sebab itu banyak terdapat toko elektronika yang tidak hanya menjual produk-produk elektronika tertentu tetapi menjual semua jenis produk elektronika dari berbagai merek sampai berbagai ukuran. Agar dapat bersaing dengan toko elektronika yang lain, sebuah toko elektronika harus dapat memberikan suatu jaminan atas kualitas produk yang dijual dan pelayanan yang baik. Hal ini bertujuan agar dapat membuat konsumen yang membeli produk elektronika di toko elektronik tersebut merasa puas, yang akhirnya akan membuat konsumen tersebut menjadi loyal. PT. Gunung Sari Intan Elektronika adalah salah satu toko elektronik yang menjual berbagai macam dan merek produk elektronika ingin mengetahui apakah konsumen toko tersebut puas dan loyal terhadap toko tersebut. Untuk itu diperl ukan suatu penelitian tentang loyalitas pada toko elektronik tersebut. Penelitian dilakukan dengan cara menyebarkan angket kepada konsumen yang membeli di PT. Gunung Sari lntan tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengetahui tingkat loyalitas konsumen yang akhirnya diharapkan untuk dapat meningkatkan volume penjualan produk elektronika. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengetahui Jatar belakang konsumen secara umum, analisa faktor untuk mengelompokkan tingkatan loyalitas konsumen, analisa cluster untuk mengelompokkan konsumen berdasarkan tingkat loyalitasnya yang kemudian dilanjutkan dengan analisis diskriminan untuk mengetahui prosentase kebenaran pengelompokan dan mencari variabel yang membedakan cluster tersebut Analisa selanjutnya adalah analisa ketergantungan yang bertujuan mengetahui latar belakang dari cluster yang terbentuk. Kemudian diadakan analisa kuadran yang bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel yang menjadi kelemahan-kelemahan pada masing-masing kelompok cluster yang terbentuk. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat membantu PT. Gunung Sari Intan Elektronika untuk menyusun strategi pemasaran untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan tersebut sehingga konsumen dapat menjadi loyal dan pada akhirnya dapat meningkatkan volume penjualan
Pengaruh Komunikasi dan Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Driver, Co Driver, dan Tour Leader: Studi kasus pada driver di Rest Area Sari Intan Ciwidey
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah Loyalitas Driver, Co Driver, dan Tour Leader di Rest Area Sari Intan Ciwidey. Hal ini ditandai dengan turunnya rasa Loyalitas Driver, Co Driver, dan Tour Leader. Fenomena tersebut harus di tangani agar tidak mengganggu loyalitas Driver, Co Driver, dan Tour Leader terhadap Rest Area Sari Intan Ciwidey. Komunikasi suatu aktivitas penyampaian informasi, baik itu pesan, ide, dan gagasan, dari satu pihak ke pihak lainnya. Dan Kualitas Pelayanan merupakan suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengenai apakah variabel independen yang diteliti Komunikasi dan Kualitas pelayanan berpengaruh terhadap variabel dependen Loyalitas Driver, Co Driver, dan tour Tour Leader di Rest Area Sari Intan Ciwidey. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah untuk Komunikasi menggunakan teori Rogers dan D. Lawrence Kincaid, Kualitas Pelayanan menggunakan teori Fandy Tjiptono, sedangkan untuk Loyalitas menggunakan teori Ali Hasan.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian berjumlah 100 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan non probability sampling, dimana teknik ini merupakan teknik pengambilan sampel yang tidak memberikan peluang atau kesempatan yang sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. jenis sampling incidental, yaitu teknik pengambilan sampel yang berdasarkan kebetulan. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS versi 20.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh Komunikasi terhadap Loyalitas, terbukti berpengaruh positif dan signifikan melalui pengujian secara simultan yang menghasilkan Fhitung 39,030 > 3,09 yang merupakan Ftabel, Komunikasi dan Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifkan terhadap Loyalitas terbukti melalui pengujian parsial (uji t) yang menghasilkan nilai thitung sebesar 7,130 > 1,66071. Berdasarkan koefisien determinasi didapatkan nilai r square (R2) 0,446. Hal ini menujukan bahwa Loyalitas di pengaruhi oleh Komunikasi dan Kualitas Pelayanan, sebesar 45% sedangkan 55% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Pengaruh Store Atmosphere Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Kolam Renang Deli Medan
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah Exterior dan Interior
berpengaruh secarah parsial maupun simultan terhadap Kepuasan Konsumen Pada
Kolam Renang Deli Medan. Populasi penelitian ini adalah seluruh konsumen yang
datang berkunjung dengan sampel yang digunakan sebanyak 80 orang.
Penelitian ini memakai dua variabel bebas yaitu Exterior (X ), Interior ( )
sedangkan variabel terikat yaitu Kepuasan Konsumen (Y).Data yang telah
dikumpulkan dianalisis dengan metode analisis data yang terlebih dahulu dilakukan
pengujian asumsi klasik sebelum melakukan pengujian hipotesis.Pengujian hipotesis
dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda dengan uji secara parsial
dan uji F secarah simultan dengan tingkat signifikan sebesar 5%.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa Exterior dan
Interior berpengaruh terhadap Kepuasan Konsumen Pada Kolam Renang Deli
Medan.Dilihat dari uji t dimana Exterior tidak berpengaruh positif dan signifikan
terhadap Kepuasan Konsumen, sedangkan hasil untuk Interior berpengaruh signifikan
terhadap Kepuasan Konsumen. Dimana Regresi Linier Berganda Y = 18.625 + 0,157
X1 + 0,591 X2, pada Uji Asumsi Kelasik, Uji Normalitasnya yaitu data berdistribusi
normal karena menunjukkan titik yang mengikuti data sepanjang garis diagonal. Uji
Multikolinearitas kedua variabel X1 dan X2 mempunyai nilai VIF > 5, Dan Uji
Heterokedesitas yaitu terlihat bahwa titik-titik menyebar secara acak dan tidak
membentuk suatu pola tertentu. Uji T untuk variabel X1 Exterior = 1.433 thitung < ttabel
1.990 dan X2 Interior = 7.026 thitung > ttabel 1.990 . Uji F 36.418 fhitung > ftabel 3,12. Nilai
R-Squer adalah 0,486 atau 48,6% menunjukkan sekitar 48,6% kemampuan kontan
dapat dijelaskan oleh Exterior dan Interior terhadap Kepuasan Konsumen. Hal ini
menunjukkan 48,6% kepuasan konsumen dipengaruhi oleh faktor-faktor exterior dan
interior, sisanya 51,4% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam
penelitian ini
Penerapan Model Tipe Team Assisted Individualization (TAI) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa di SMP Muhammadiyah 7 Medan T.P 2017/2018
Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan
model kooperatif tipe Team Assisted Individualization dapat meningkatkan
pemahaman konsep matematis siswa pada pokok bahasan Teorema phytagoras
semester genap dikelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Medan T.P 2017/2018.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan
menggunakan model pembelajaran tipe Team Assisted Individualization (TAI)
dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis khususnya pemahaman
konsep pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 medan.subjek pada
penelitian ini adalah siswa kelas VIII-2 SMP Muhammadiyah 7 medan yang
berjumlah 25 orang. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan model
pembelajaran tipe Team Assisted Individualization. Teknik pengumpuylan data
adalah melalui tes dan observasi yang dilakukan pada saat berlangsungnya
pembelajaran matematika. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian
tindakan kelas melalui dua siklus pembelajaran dengan tahap perencanaan,
tindakan, observasi dan refleksi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dengan
menggunakan model tipe Team Assisted Individualization ada peningkatan hasil
belajar siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 medan. Berdasarkan hasil
penelitian dan pembahasan,dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran
Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan pemahaman Konsep
matematis siswa pada pembelajaran matematika pokok bahasan Teorema
Phytagoras siswa kelas VIII-2 SMP Muhammadiyah 7 Medan. Hal ini dapat
dilihat dari nilai rata-rata ketuntasan belajar pada siklus I sampai dengan siklus II
yang mengalami peningkaan hingga mencapai indikator keberhasilan. Pada siklus
I nilai rata-rata ketuntasan belajar siswa sebesar 70,40 dan meningkat pada siklus
II sebesar 81,80. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan
menggunakan model tipe Team Assisted Individualization (TAI) dapat
meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa kelas VIII-2 SMP
Muhammadiyah 7 medan T.P 2017/201
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
