213 research outputs found
THE CORRELATION BETWEEN LEARNING STYLES AND ENGLISH ONLINE LEARNING ACHIEVEMENT OF ONLINE BUSINESS AND MARKETING STUDENTS AT SMKN 1 BOYOLANGU
Sari, Ayu Intan Permata. 12203173137. 2021. The Correlation between Learning Styles and English Online Learning Achievement of Online Business and Marketing Students at SMKN 1 Boyolangu. Sarjana Thesis. English Education Department. Faculty of Tarbiyah and Teacher Training. State Islamic Institute (IAIN) of Tulungagung. Advisor: Dr. Dwi Astuti Wahyu Nurhayati, S.S., M.Pd.
Keywords: learning styles, online learning achievement
COVID-19 was confirmed to have spread to Indonesia on March 2020. It forces the government to lockdown for push down the spread of Corona. This virus not only attack the human’s health but disturb many activities in various factors. Education is one of factors that impacted by this virus. The Education Ministry of Indonesia released strategy aimed at change teaching and learning system to be online. It is important to know the correlation between students’ learning style and their online learning achievement. It can be used as the reflection for teachers to adjust their teaching technique in online system to be an easy learning for students however their learning styles.
The formulation of the research problem was “Is there any significant correlation between learning style and English online learning achievement of online business and marketing students at SMKN 1 Boyolangu?”. While the objective of this research was to find out the significant correlation between learning style and English online learning achievement of online business and marketing students at SMKN 1 Boyolangu.
Research Method: 1) the research design in this research was correlational design with quantitative approach. 2) the population of this research was all of online business and marketing students of SMKN 1 Boyolangu. 3) the sample was twelfth grade of online business and marketing department that consists of five classes. 4) variable of this research were students’ learning styles (X) and students’ English online learning score (Y). 5) instrument of this research were questionnaire and document analysis. 6) data analysis was using Spearman Correlation Coefficient in SPSS.
The result showed that there is no significant correlation between visual students and their achievement. Meanwhile, there are significant correlation between auditory students, audiovisual students, kinesthetic students and their achievement
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA DI DUSUN SEMANDING DESA TEMPURAN KECAMATAN NGLUYU NGANJUK
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial pada Remaja di Dusun Semanding Desa Tempuran Kecamatan Ngluyu Nganjuk” ditulis oleh Ayu Intan Delima, NIM 17306163018 Jurusan Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Usuluddin Adab dan Dakwah, Pembimbing Citra Ayu Kumala Sari, M.Psi.
Kata kunci: Bimbingan kelompok, diskusi, interaksi sosial
Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan pada fakta lapangan yang menunjukkan bahwa para remaja memiliki kemampuan interaksi sosial yang rendah. Permasalahn ini membuat mereka kurang optimal dalam melakukan interaksi dengan orang lain baik orang tua, maupun teman sebaya. Secara jelas dapat kita lihat, para remaja yang memiliki kemampuan interaksi sosial yang rendah mereka akan cenderung menunjukkan sikap suka menyendiri, acuh ketika bertemu orang lain, mempunyai sikap malu berpendapat maupun bertanya kepada orang lain. Sikap-sikap inilah yang akan menghambat mereka dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi sosial para remaja sebelum diberikan perlakuan, dan untuk mengetahui interaksi sosial remaja setelah diberikan perlakuan.
Pada penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif ekperimen dengan desain penelitian pre-test post-test control group design. Desain ini adalah desain yang terdiri dari dua kelompok yang berbeda yaitu kelompok kontrol dan kelompok ekperimen. Kelompok ekperimen disini mendapatkan perlakuan berupa bimbingan kelompok teknik diskusi sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan. Subyek pada penelitian ini berjumlah 10 orang. Pengambilan sampel ini menggunakan teknik pusposive sampling. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen berupa angket interaksi sosial. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji independent sampel t test. Pengujian hipotesis ini dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 20.
Hasil yang didapat pada penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok teknik diskusi dapat meningkatkan interaksi sosial pada remaja. Hasil ini telah menjawab hipotesis yang telah dibuat sebelumnya. Hipotesisnya adalah Ha: terdapat peningkatan kemampuan interaksi sosial pada remaja setelah diberikan layanan bimbingan kelopok teknik diskusi. Hasil ini dapat dibuktikan dari hasil SPSS yang menunjukkan bahwa nilai hipotesis sebesar 0,001<0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak, diartikan bahwa penelitian ini dapat meningkatkan interaksi sosial para remaja di dusun Semanding
MODUL PEMBELAJARAN ANATOMI FISIOLOGI TUBUH MANUSIA DAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PENDIDIKAN BIOLOGI
ABSTRAK
MODUL PEMBELAJARAN ANATOMI FISIOLOGI TUBUH MANUSIA DAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
(RPS) PENDIDIKAN BIOLOGI
Oleh :
MIFTAHUL JANNAH AYU SARI
Menurut pendapat Nana Sudjana (2002: 132) yang memaknai pengertian modul sebagai alat ukur yang lengkap, dimana modul pembelajaran ini memiliki peran dan tugas secara mandiri. Karena dapat dipergunakan untuk kesatuan dari seluruh unit lainnya. Tahukah kamu jika ternyata modul pembelajaran sebagai bentuk kesatuan kegiatan belajar yang tersusun rapi agar peserta didik pun bisa mencapai tujuannya lebih mudah. Modul yang baik selain disusun secara runtut dan sistematis, tentu saja harus disusun secara jelas. Berikut ciri-ciri dari modul pembelajaran; Self Instructional, Self Contained, Stand Alone, Adaptif, User Friendly.
Anatomi dan Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur tubuh beserta fungsinya. Kata anatomy berasal dari bahasa Yunani (Greek) yang secara makna harfiah diartikan sebagai “membuka suatu potongan”. Anatomi adalah suatu ilmu yang mempelajarri bagian dalam (internal) dan luar (external) dari struktur tubuh manusia dan hubungan fisiknya dengan bagian tubuh lainnya. anatomi secara harfiah juga diterjemahkan pada Bahasa Latin, dari susunan kata “Ana” adalah bagian atau memisahkan, dan “Tomi” adalah irisan atau potongan.
Kata physiology juga berasal dari bahasa Yunani (Greek) yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana suatu organisme melakukan fungsi utamanya. Fisiologi secara makna kata dari Bahasa Latin, berasal dari kata “Fisis” (Physis) adalah alam atau cara kerja. “Logos” (Logi) adalah ilmu pengetahuan. Maka fisiologi adalah ilmu yang mempelajari faal atau pekerjaan atau fungsi dari tiap-tiap jaringan tubuh atau bagian dari alat-alat tubuh dan fungsinya.
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) adalah dokumen perencanaan pembelajaran yang disusun sebagai panduan bagi mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan perkuliahan selama satu semester untuk mencapai capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.
Kata kunci : Modul Pembelajaran, Anatomy, Physiology, RPS (Rencana Pembelajaran Semester)
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PENAMBAHAN UANG DALAM GADAI KEBUN KOPI (Studi Kasus di Desa Gunung Sari Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus)
ABSTRAK
Gadai merupakan salah satu dari bentuk kegiatan bermuamalah yang
sering dilakukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Gadai ialah
menjadikan sebagian harta benda yang dimiliki untuk dijadikan sebagai jaminan
utang. Seperti halnya praktik gadai yang dilakukan oleh masyarakat di Desa
Gunung Sari Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus sudah sering dilakukan
dengan menjadikan kebun kopi yang mereka miliki untuk dijadikan jaminan guna
memperoleh pinjaman utang. Transaksi atau akad gadai yang dilakukan oleh
masyarakat Desa Gunung Sari yaitu akad gadai yang dilakukan dengan adanya
penambahan uang dalam gadai kebun kopi.
Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik
penambahan uang dalam gadai kebun kopi di Desa Gunung Sari Kecamatan Ulu
Belu Kabupaten Tanggamus? dan bagaimana tinjauan menurut hukum Islam
terhadap praktik penambahan uang dalam gadai kebun kopi yang terjadi di Desa
Gunung Sari Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus? Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik penambahan uang dalam gadai
kebun kopi yang terjadi di Desa Gunung Sari Kecamatan Ulu Belu Kabupaten
Tanggamus dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum Islam terhdap
praktik penambahan uang dalam gadai kebun kopi yang terjadi di Desa Gunung
Sari Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus.
Jenis penelitianini ialah penelitian lapangan (field research) yaitu
masyarakat Desa Gunung sari Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus
dengan menggunakan metode deskriptif atau analisis. Data yang digunakan ialah
data primer, sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak
responden dan data sekunder diperoleh dengan dokumentasi dan teori-terori dari
perpustakaan. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa praktik penambahan
uang dalam gadai kebun kopi yang dilakuan masyarakat di Desa Gunung Sari
yaitu penambahan uang dalam gadai kebun kopi terjadi ketika akad gadai telah
berlangsung dengan perjanjian pengembalian uang gadai juga ada penambahan
atau dilebihkan. Adapun praktik penambahan uang dalam gadai kebun kopi ini
tidak sesuai dengan Hukum Islam meskipun rukun dan syaratnya sudah terpe nuhi
akan tetapi dalam praktik gadai ini terdapat unsur riba dan merugikan sebelah
pihak yaitu pihak rahin.
Kata Kunci : Hukum Islam, Gadai (rahn), Penambahan Uang
PRESENTASI DIRI BEAUTY INFLUENCER PLUS SIZE (Analisis Wacana Pada Akun Instagram @kemalasari)
Instagram account @kemalasari is an instagram account owned by beauty
influencer plus size, Intan Kemala Sari that contains content about lifestyle of plus size
women. Through the instagram account @kemalasari, Intan Kemala Sari made a self
presentation. This study aims to determine the self presentation made by a bauty
influencer plus size on instagram account @kemalasari and to find out the discourse
from her self presentation. The research method used in this study is qualitative research
with a discourse analysis study approach from Norman Fairclough, and its is examined
using theory dramaturgi from Erving Goffman. Data collection is carried out by indepth interviews with @kemalasari account holders, namely Intan Kemala Sari,
documentation of several @kemalasari’s Instagram posts and literature study. With a
combination of text analysis, discourse practice, and sociocultural practice of Norman
Firclough, the researchers concluded that Instagram account @kemalasari made a self
presentation as beauty influencer plus size who has courages and confident doing what
she wanted without being obstructed by body shape. It aims to break out standards of
female body beauty that have been constructed, so can motivate other plus size women
to be courages and confident in showing themselves without being obstructed by body
shape.
Keywords: Instagram, Self Presentation, Beauty Influencer Plus Size, Discourse
Analysis, Discourse
Hubungan Kerja Patron Klien Antara Pengusaha Dengan Pekerja Dalam Sentra Industri Pembuatan Brem di Desa Kaliabu Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun
ABSTRACT Dyah Ayu Intan Kusumaningrum, D0313021, 2017, Hubungan Kerja Patron Klien Antara Pengusaha Dengan Pekerja Dalam Sentra Industri Pembuatan Brem Di Desa Kaliabu Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun, Thesis: Department of Sociology, Faculty of Social Science and Political Science, Sebelas Maret University, Surakarta. The work relation is a relation that happens between employer and worker held after previous agreement by the parties concerned. The work relation of patron client is a relationship exchange relationship between two roles which can be expressed as a special case of ties involving friendship instrumental where an individual with a higher sosio-economic status (patron) uses its resources and influence to provide protection, as well as advantages for a person with a supposedly inferior status (client). This study aims to describe the work relation that occur between employer and worker in the industrial centers of manufacture of Brem in Kaliabu, Mejayan, Madiun and know what the factors that cause a worker can be persevere in the work relation of patron client with employer. This study used the social exchange theory by George C. Homans. This study used descriptive qualitative method. The process of collecting data is done through several techniques, such as interview, observation, and documentation. The author used purposive sampling technique to collect data in this study. The informants in this study are the entrepreneurs of brem, workers, and chief of the village. The validity of the data used triangular method. To analyze the data, this study used interactive analysis models. The results in this study indicate the presence a work relation of patron client between worker and employer who occupy the position of the employer as a patron and worker as a client because of the socio-economic status differences in the society life and made a reciprocal relationship between employer with worker. Employer and worker carrying out the rights and obligations of each. Then, the client and patron relations able to survive until now. Continuity is caused by several actors, among others, alternative work limitations caused by the lack of education so that the competition is very tight, the presence of good turn factor, and low mobility in Kaliabu communities. Keyword : Work Relation, Patron Client, Industry, Employer, Worke
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN PADA ANAK DI DESA RINGIN SARI KECAMATAN SUOH
ABSTRAK
Pola komunikasi orang tua merupakan sebuah pola hubungan
dalam proses pengiriman dan penerimaan pesan yang dilakukan orang
tua kepada anak dengan metode yang tepat, sehingga pesan yang
disampaikan dapat diterima dan dipahami. Pola komunikasi yang
efektif diperlukan dalam penanaman nilai-nilai keagamaan pada anak.
Nilai keagamaan tersebut berupa nilai ibadah solat dan mengaji di
Taman Pendidikan Qur‘an (TPQ). Proses penanaman tersebut tidak
akan berhasil jika tidak dibersamai dengan pola komunikasi yang
positif dari orang tua, sebab di sini mereka menjadi pendidik paling
utama di lingkungan keluarga. Orang tua memiliki tanggung jawab
besar untuk mengarahkan dan membimbing anak-anaknya agar
memiliki norma-norma agama yang tertanam kuat dalam diri seorang
anak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola atau
model komunikasi orang tua dalam menanamkan nilai-nilai
keagamaan pada anak di desa Ringin Sari Kecamatan Suoh Kabupaten
Lampung Barat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif
dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan
dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini adalah orang tua yang
menerapakan pola komunikasi ke arah positif dengan sampel yang
didapat berjumlah 5 KK di Desa Ringin Sari Kecamatan Suoh.
Adapun hasil penelitiannya yaitu peneliti menemukan tiga
pola/model komunikasi yang diterapkan oleh orang tua yaitu model
komunikasi satu arah, dua arah dan model komunikasi transaksional.
Namun dalam pelaksanaannya orang tua mendapatkan berbagai
hambatan diantaranya : faktor emosional anak, faktor pergaulan dan
lingkungan. Sehingga pola komunikasi yang dominan digunakan
orang tua dalam mengatasi hambatan tersebut adalah pola komunikasi
dua arah dan transaksional. Kedua model tersebut dilakukan dengan
berbagai upaya seperti memberikan ruang anak untuk menyampaikan
pendapatnya, memberi nasehat dan motivasi, mengingatkan anak
kepada tujuan dan cita-citanya dan menoleransi anak dengan tetap
menunjukkan tanggung jawab yang harus dilakukannya untuk tetap
melaksanakan solat dan mengaji sehingga terwujudlah makna
komunikasi yang sama diantara keduanya.
Kata Kunci : Pola Komunikasi Orang Tua, Nilai-Nilai
Keagamaan
iv
ABSTRACT
Parental communication patterns are a relationship pattern in
the process of sending and receiving messages by parents to children
using appropriate methods, so that the messages conveyed can be
received and understood. Effective communication patterns are
needed in instilling religious values in children. These religious values
are in the form of prayer and reciting the Koran at the Qur'an
Education Park (TPQ). The planting process will not be successful if
it is not accompanied by positive communication patterns from
parents, because here they are the most important educators in the
family environment. Parents have a big responsibility to direct and
guide their children so that religious norms are firmly ingrained in the
child.
In this way, this research aims to find out how parents'
communication patterns or models instill religious values in children
in Ringin Sari village, Suoh district, West Lampung regency. This
research uses a descriptive qualitative approach, with data collection
techniques through interviews, observation and documentation. The
respondents in this study were parents in Ringin Sari village, Suoh
district.
The results of the research are that researchers found three
communication patterns/models applied by parents, namely one-way,
two-way and transactional communication models. However, in its
implementation, parents encounter various obstacles, including:
children's emotional factors, social and environmental factors. So the
dominant communication pattern used by parents in overcoming these
obstacles is a two-way and transactional communication pattern. Both
models are carried out with various efforts such as giving children
space to express their opinions, giving advice and motivation,
reminding children of their goals and aspirations and tolerating
children while still showing the responsibility they have to carry out
prayers and reciting the Koran so that the same meaning is realized
between both.
Keywords: Parental Communication Patterns, Religious Value
(B. Pertanian) IbM untuk Gapoktan “Sari Bumi Handayani” Dan KTT “Lembu Suro” dalam Mengembangkan Integrated Crop Livestock System Pasca Erupsi Merapi
Kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM) ini bertujuan untuk mewujudkan sistem pertanian-peternakan terpadu yang ramah lingkungan melalui perbaikan manajemen pemeliharaan ternak sistem feedlot. Materi dari kegiatan ini adalah anggota Gapoktan Sari Bumi Handayani dan KTT Lembu Suro, bahan bangunan, instalasi biogas, limbah sayuran, jerami jagung, bahan fermentor, empon-empon, kotoran ternak (feses dan urine sapi), pakan konsentrat dan alat tulis. Metode yang digunakan adalah metode instruksional dan dialog melalui kegiatan program focus group discussion (FGD), metode pelatihan dan percontohan (demplot).
Hasil kegiatan yang diperoleh yaitu telah diperbaikinya sistem pengolahan limbah peternakan dan limbah pertanian, diperoleh 1 unit bangunan kandang dilengkapi dengan sarana penampungan dan pengolahan pupuk urine dan instalasi biogas, produksi pupuk urine sebanyak 100 liter/bulan, pupuk padat 300kg/bulan, biogas kapasitas produksi 12m3, perbaikan sistem pemberian pakan penggemukan sapi potong (konsentrat, silase limbah sayuran dan jerami jagung fermentasi), peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peternak (90%) mengenai budidaya tanaman pertanian secara organik dengan memanfaatkan pupuk dan pestisida berbahan dasar limbah ternak. Perbaikan produktivitas ternak dilakukan melalui kegiatan percontohan penggemukan sapi sistem feedlot dengan pemberian pakan tambahan konsentrat 5 kg/hari/ekor selama 3 bulan diperoleh PBBH 0,78 sampai 0,86 kg/ekor/hari. Kandungan nutrisi jerami jagung fermentasi meliputi BK= 91,49%; PK=12,03%; LK= 1,34%; SK= 32,10% dan abu= 16,56%. Analisis kimia pupuk cair organik meliputi C organik= 1,03%; BO= 1,77%; N= 0,31%; P2O5= 562 ppm; K2O= 516 ppm dan pH= 6,29.
Kesimpulan yang diambil adalah optimalisasi pengolahan limbah pertanian menjadi pakan ternak dan limbah peternakan menjadi pupuk organikdalam mendukung terwujudnya sistem pertanian-peternakan terpadu telah tercapai
Pengaruh Media Video Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Tema 2 Selalu Berhemat Energi Subtema 2 Pemanfaatan Energi Kelas IV SD Negeri 091597 Tegal Sari
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media video terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik kelas IV SD Negeri 091597 Tegal Sari. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Quasi Eksperimental Design. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pretest-Postest. Sampel dalam penelitian kelas eksperimen ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 091597 Tegal Sari dan sampel penelitian kelas kontrol ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 095216 Sukaramai. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari data penelitian diperoleh hasil uji hipotesis dengan uji- t, dimana t hitung = 2,30 jika nilai signifikan (2- tailed) < 0.05, maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil dari penelitian ini nilai signifikasi (2-tailed)= 0.02. maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh media video terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik kelas IV SD Negeri 091597 Tegal Sari
STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN DALAM MEMBENTUK JIWA ENTREPRENEURSHIP MAHASISWA (STUDI KASUS PADA ORGANISASI FORMA KIP-K UIN RADEN INTAN LAMPUNG)
This study aims to describe the strategy for improving entrepreneurial competency in developing students entrepreneurial spirit (a case study of the FORMA KIP-K organization at UIN Raden Intan Lampung), and to identify the obstacles encountered during the process. This study uses a qualitative descriptive approach with observation, interview, and documentation data collection techniques. The focus of this study covers five aspects, namely the strategies used in workshops, training and development, collaboration (networking), mentoring and approaches to job training. The results show that FORMA KIP-K students have high potential but have not been optimally facilitated with strategies. Therefore competency improvement strategies are crucial in developing students entrepreneurial spirit in the organization.
- …
