2,320 research outputs found
Local Church Week Pastor Andre Mitchell
Pastor Andre Mitchell, Pastor, Author, CEO, Deliverance Temple/Andre Mitchell Ministries, Muncie, IN, speaks on how connecting with other believers is important to your faith for Local Church Week
Bulbophyllum wiratnoi (Orchidaceae), a new species of section Epicrianthes from Indonesian New Guinea
Saputra, Reza, Mustaqim, Wendy A., Champion, Jeffrey, Schuiteman, Andre (2023): Bulbophyllum wiratnoi (Orchidaceae), a new species of section Epicrianthes from Indonesian New Guinea. Phytotaxa 589 (3): 283-288, DOI: 10.11646/phytotaxa.589.3.7, URL: http://dx.doi.org/10.1094/PDIS-04-22-0755-PD
Pengaruh kepuasan kerja dan kompensasi terhadap komitmen organisasi pada pt. fortuna andre lines
Muhammad Ari Saputra, 2018 Pengaruh Kepuasan kerja dan kompensasi terhadap komitmen organisasi PT. Fortuna Andre Lines di Samarinda. Dibawah bimbingan dari bapak Sukisno Slamet Riadi selaku pembimbing I dan ibu Ariesta Heksarini selaku pembimbing II. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Komitmen Organisasi pada karyawan PT. Fortuna Andre Lines Samarinda. Dengan menggunakan beberapa teori dari penelitian sebelumnnya terhadap Komitmen Organisasi, maka variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah Kepuasan Kerja dan Kompensasi dengan hipotesis bahwa Kepuasan Kerja dan Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap Komitmen Organisasi pada PT. Fortuna Andre Lines.Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis yang dilakukan menunjukan bahwa, baik Kepuasan Kerja maupun Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap Komitmen Organisasi. Hal ini menunjukan bahwa apabila terjadi peningkatan terhadap Kepuasan Kerja dan Kompensasi maka akan meningkatkan Komitmen Organisasi
FIGURE 1 in Bulbophyllum wiratnoi (Orchidaceae), a new species of section Epicrianthes from Indonesian New Guinea
FIGURE 1. Morphology of Bulbophyllum johannuli and Bulbophyllum wiratnoi. A. Bulbophyllum johannuli. B–I. Bulbophyllum wiratnoi: B. Plant with inflorescence. C–D. Flower (front view, oblique view). E. Polinator. F–H. Lip (side view, oblique view, front view). I. Petal front view. Scale: B = 5 mm, C–L = 1 mm. Photographs A by Peter Jongejan, C, E, F, G, H, I by Reza Saputra and B, D by Jeffrey Champion.Published as part of Saputra, Reza, Mustaqim, Wendy A., Champion, Jeffrey & Schuiteman, Andre, 2023, Bulbophyllum wiratnoi (Orchidaceae), a new species of section Epicrianthes from Indonesian New Guinea, pp. 283-288 in Phytotaxa 589 (3) on page 284, DOI: 10.11646/phytotaxa.589.3.7, http://zenodo.org/record/777701
Muhasabah Diri Dalam Buku Jaddid Nafsak Karangan Amin Maghfuri
ABSTRAK
Andre Saputra (2022): Muhasabah Diri Dalam Buku Jaddid Nafsak
Karangan Amin Maghfuri
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Muhasabah diri atau intropeksi diri penting untuk dilakukan setiap individu. Dengan bermuhasabah, seseorang akan dapat mengevaluasi segala runtutan kegiatannya yang telah dilakukan dan dapat memperbaiki yang salah sekaligus meningkatkan perbuatan baik yang telah dilakukan Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana urgensi muhasabah diri dalam buku Jaddid Nafsak karangan Amin Maghfuri Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library reserch)., Teknik Pnegumpulan data menggunakan studi dokumentasi teknik analisis data menggunakan analisis (Contenent Analysis), Hasil penelitian ini diperoleh bahwasanya Urgensi Muhasabah diri dalam Buku Jaddid Nafsak karangan Amin Maghfuri yaitu 1) Meringankan Hisab Pada Hari Perhitungan, sebeb ketika bermuhasabah, ia menyadari dosa dan kesalahan yang telah dilakukan dan berusaha untuk memperbaikinya, 2)Terbebas dari Berbagai Macam Musibah, dengan melakukan muhasabah, 3) memperbaiki diri, maka diri ini akan terhindar dari berbagai macam musibah, 4) Mendapat Kelapangan Hati, Hati orang yang gemar bermuhasabah akan menjadi lapang, ia tidak mudah menyelesaikan orang lain serta menganggap dirinya paling benar, 5) Memandang Dunia Tidak Lebih Penting dari pada Akhirat, muhasabah menjadikan seseorang mengerti betul hakikat kehidupan didunia hanyalah alat menuju kehidupan akhirat ang kekal, 6) Memperbaiki Hubungan dengan Sesama, dengan muhasabah, kita kan sadar bahwa keretakan yang terjadi lantara ketidak mampuan diri dalam melawan ego, 7)Terbebas dari Sifat Munafik, sebab orang yang bermuhasabah elalu mengoreksi perbuatan dan ucupannya.
Kata Kunci: Muhasabah Diri, Buku Jaddid Nafsak
STRATEGI KOMUNIKASI PEMERINTAH DESA TANJUANG BALIK DALAM MENSUKSESKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN
ABSTRAK
Nama : Andre Saputra
Jurusan : Ilmu Komunikasi
Judul : Strategi Komunikasi Pemerintah Desa Tanjuang Balik dalam Mensukseskan Program Keluarga Harapan
Program Keluarga Harapan merupakan program yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin. Program Keluarga Harapan salah satu program pemeritah dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan dibidang perlindungan sosial. Dengan tujuan untuk meningkatkan jangkauan atau aksebilitas masyarakat kurang mampu. Hal itu memerlukan strategi komunikasi agar tercapainya tujuan yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi dari pemerintah desa tanjuang balik dalam mensukseskan program keluarga harapan . Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis berdasarkan pemikiran mengenai konsep strategi komunikasi dan dihubungkan dengan teori Anwar Arifin untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemerintah tanjuang balik dalam mensukseskan program keluarga harapan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penulis mendapatkan hasil bahwa pemerintah daerah melakukan strategi komunikasi dengan mengenal khalayak berdasarkan yang terjadi dilapangan dengan cara ( persuasif) membujuk, melakukan teknik penyusunan pesan yang akan disampaikan kepada masyarakat, serta pemilihan metode penyampaian yang paling efektif redudancy,method edukatif,informatif,canalizing persuasif,dan terakhir cursive method, dan terakhir pemilihan media komunikasi yaitu melalui berbagai media baik melalui media sosial maupun secara langsung. Perencaan ini terpantau efektif, dapat dilihat dari banyaknya program yang di sususn pemerintah mengenai program ini, melalui strategi komunikasi pemerintah desa dalam mensukseskan program keluarga harapan ini.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Mensukseskan Program Keluarga Harapa
Bulbophyllum wiratnoi Saputra, Schuit., Mustaqim & J. Champ. 2023, sp. nov.
Bulbophyllum wiratnoi Saputra, Schuit., Mustaqim & J.Champ., sp. nov. (Figs 1–2) Type:— INDONESIA. Southwest Papua Province: Kota Sorong, Sorong Nature Recreation Park, elev. 114 m, 6 June 2018, Reza 268 (holotype: MAN!, spirit material). Diagnosis:— This species is similar to Bulbophyllum johannuli Vermeulen (1982: 22–23) in the apically filiform petal appendages but differs in having longer leaves 5.5–5.6 cm [index 2–2.3] (vs. 4.2 × 2.8 cm [index 1.5] in B. johannuli), larger sepals (ca. 12 × 4.5–5 mm vs 8 × 3 mm), petal appendages filiform from a dilated base, ca. 9.7-12 mm long (vs. filiform, 5 mm long, not dilated at the base), with pandurate labellum (vs. spathulate), having longer (ca. 0.23 mm long) and denser papillae on the abaxial side of the lip (vs. papillae ca. 0.14 mm long). Pendent epiphytic herbs. Roots mostly produced close to the base of the rhizome, to ca. 30 cm long, 1 mm diam. Rhizome pendulous, stem-like, not or sparsely branching, to ca. 46 cm long, 3 mm in diameter, sections between pseudobulbs 1.5–3 cm, rhizome scales persistent. Pseudobulb ellipsoid, 9–13 × 4–5 mm. Leaves mid-green, subsessile, held almost horizontally, convex above, concave below, coriaceous, ovate to oblong, 5.5–5.6 × 2.4–2.8 cm, index 2–2.3; margin entire, glabrous, apex obtuse to acute. Inflorescence ca. 15 mm long, 1–flowered. Peduncle porrect, ca. 7 mm long, peduncle-scales 3, longest ca. 10 mm long. Floral bract tubular at the base, ca. 10 mm, acute to acuminate. Flowers opening widely, smelling like fermented cassava (called tapai in Indonesian), which attracts Musca domestica in cultivation (pers. obs. RS); sepals ochre-yellow densely spotted red-purple; petals with purple appendages that are ash grey in the dilated basal part; lip yellow, more or less suffused with red-purple, the hypochile finely spotted red-purple, the epichile with deep red-purple papillae; column creamy yellow, red-purple below the stigma; anther light yellow, pollinia golden yellow. Pedicel and ovary ca. 8 mm long. Dorsal sepal patent, ovate-lanceolate, ca. 12 × 4.5–5 mm with the widest part at 1/3 from the base, index 2.4–2.6; thick, glabrous, base broadly attached, margins entire, inrolled near the apex, acuminate. Lateral sepals patent, ovate-lanceolate, slightly oblique, ca. 12.8 × 4.3 mm with the widest part near the middle, index 3; thick, glabrous, base broadly attached, margins entire, inrolled near the apex, acuminate. Petals reduced, ca. 0.25 mm long and 2.6 mm wide strip, with 10–12 slender, marginal teeth each carrying a porrect, sessile, immobile, somewhat undulate, filiform appendage dilated and flattened at the base, ca. 9.7–12 mm long, ca. 0.2 mm in diameter in the upper part, ca. 0.7 mm wide at the base. Lip pandurate in outline shape, ca. 3.1 × 1.4 mm, index 2.2 (all without artificial spreading), contracted in middle, divided into a hypochile and an epichile; hypochile subquadrate in outline, ca. 1.3 × 1.2 mm, carnose, glabrous, concave abaxially, at the base with two recurved, uncinate auricles, margins erect, continuing as two ridges on the basal third of the epichile, along the median with two low, parallel, longitudinal keels terminating just below the epichile; epichile ovate, thick-carnose, slightly decurved, ca. 1.8 × 1.1 mm, obtuse, margins entire, adaxial surface almost flat, slightly raised towards the apex, subglabrous with minute, scattered papillae, the thick sides of the epichile and its abaxial surface densely covered with small, globose papillae and longer (ca. 0.23 mm long) slender papillae, except for a glabrous longitudinal strip along the median on the abaxial side. Column ca. 2.7 mm long, slightly curved, the lateral wings near the apex with a short, wide-angled tooth, stelidia pointing downwards at right angles to the column, narrowly triangular, ca. 0.7 mm long, acute-acuminate, upper margin with a very short tooth; clinandrium margin obscurely 3-dentate; column-foot at right angles to the column, ca. 0.9 mm long. Anther quadrangular, glabrous, at the apex with a large, flat, fishtail-shaped extension, in total ca. 1.4 mm long, of which the extension is ca. 0.7 mm long and ca. 1.2 mm wide. Pollinia 4, strongly unequal in size, the largest narrowly ellipsoid, ca. 0.46 mm long, arranged in two pairs. Fruit not seen. Distribution:— INDONESIA: Papua Barat Daya Province, Bird’s Head Peninsula. Endemic. Habitat and ecology:—Epiphyte on branches of a large tree in lowland rainforest, ca. 114 m asl. Phenology:—Flowering in January and July. Etymology:—The specific epithet honours Wiratno, prominent Indonesian conservation figure and former Director-General of Conservation of Natural Resources and Ecosystems, Ministry of Environment and Forestry, who was responsible for many breakthroughs in Indonesian conservation development. His ideas about new ways to manage conservation areas in Indonesia are already positively impacting the lives of local people, while preserving ecosystems and their biodiversity. Conservation Status: —Data Deficient (DD) following the guidelines from IUCN Standards and Petitions Subcommittee (2022). Most species of Bulbophyllum section Epicrianthes are rare plants, known from few localities (Vermeulen & O’Byrne, 2008), although a few, such as B. macneiceae Schuit. & de Vogel, are more widespread. Bulbophyllum wiratnoi is only known from the type collection area, Sorong Nature Recreation Park, and from a cultivated specimen of unknown provenance (see below). During several thorough field surveys in five years, we only found one individual in the type locality and one individual from unknown location in Papua. Even though this species occurs in a conservation forest, its habitat in margin of Sorong City is affected by anthropogenic activities such as site disturbance, habitat fragmentation and village expansion, as well as illegal collecting activities by hunters. Notes:—Vegetatively, Bulbophyllum wiratnoi resembles many other species in sect. Epicrianthes, but it is unique in having sessile, filiform petal appendages with a dilated base. The expanded apical part of the anther, forming a small hood, is unusual, but a similar structure is found in B. conchophyllum J.J.Sm. In Bulbophyllum sect. Epicrianthes, far fewer species have been recorded from Indonesian New Guinea than from Papua New Guinea. According to a study of the literature (Cámara-Leret et al. 2020, De Vogel et al. 2022), prior to the discovery of B. wiratnoi, only three species of Bulbophyllum sect. Epicrianthes had been recorded from the Indonesian part compared to eighteen from the PNG part of New Guinea. These are B. conchophyllum Smith (1912: 133), B. dijkstalianum Vermeulen et al. (2010: 276), and B. macneiceae Schuiteman & de Vogel (2005: 365). A second collection of Bulbophyllum wiratnoi, believed to be from Indonesian New Guinea, is without a precise locality. Additional specimen examined. INDONESIA. Indonesian New Guinea, exact provenance unknown [Jeffrey Champion cult. ‘ Bulbophyllum section Epicrianthes No. 2’].Published as part of Saputra, Reza, Mustaqim, Wendy A., Champion, Jeffrey & Schuiteman, Andre, 2023, Bulbophyllum wiratnoi (Orchidaceae), a new species of section Epicrianthes from Indonesian New Guinea, pp. 283-288 in Phytotaxa 589 (3) on pages 283-287, DOI: 10.11646/phytotaxa.589.3.7, http://zenodo.org/record/777701
EFEKTIVITAS BEBERAPA METODE PENDIDIKAN KESEHATAN PROGRAM PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN REMAJA TENTANG SADARI (Systematic Review)
PROGRAM STUDI S2 KEPERAWATAN
KEKHUSUSAN KEPERAWATAN KOMUNITAS
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS ANDALAS
Tesis, April 2021
Andre Utama Saputra
Efektivitas Beberapa Metode Pendidikan Kesehatan Program Pencegahan Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Remaja Tentang SADARI : Systematic Review
X + 105 hal + 5 tabel + 1 Skema + 2 lampiran
ABSTRAK
Kanker payudara adalah salah satu penyakit yang memiliki persentase kematian yang cukup tinggi terutama pada wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keefektifan beberapa metode Pendidikan Kesehatan program pencegahan kanker payudara terhadap pengetahuan, sikdap dan Tindakan remaja tentang SADARI. Metode penelitian ini dimulai dari pencarian data menggunakan lima database yaitu Science Direct, Taylor & Francis Online (Tandfonline), PubMed, DOAJ dan SAGE dengan rentang tahun 2015-2020 dengan jumlah 1361 artikel. Artikel dicari dengan kata kunci “actions” and “attitudes” and “breast cancer” and “breast self-examination” and “Health Education” and “knowledge” and “Youth Adolescents” or “ Teenager” and “demonstrations” and “ lectures” and “seminars” and “peer education.”. Ditemukan 16 artikel memenuhi kriteria yang dinilai menggunakan the JBI critical appraisal tools. Keseluruhan artikel menyebutkan bahwa beberapa media efektif terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan dalam pencegahan kanker payudara terutama pada remaja putri. Penggunaan metode pendidikan kesehatan yang efektif digunakan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan yaitu ceramah dan demonstrasi. Kesimpulan dari telaah artikel ini adalah metode Pendidikan Kesehatan terbukti efektif terhadap pencegahan kanker payudara dalam hal pengetahuan, sikap dan Tindakan remaja tentang sadari..
Kata Kunci : Kata kunci: metode pendidikan kesehatan; kanker payudara; pengetahuan; sikap;tindakan;remaja putri
Daftar pustaka : 110 (2003 – 2020
Pearl Andre, Political Activist and Author from Bismarck
An undated photograph of Pearl Andre, an author and political activist from Bismarck. She wrote the book Women on the Move about the Nonpartisan League in North Dakota in 1975.https://commons.und.edu/nd-politics-photos/1254/thumbnail.jp
ANALISIS PENERIMAAN E-LEARNING BERBASIS EDMODO DAN GOOGLE CLASSROOM MENGGUNAKAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL PADA SMK NEGERI 2 PEKANBARU
ANALISIS PENERIMAAN E-LEARNING BERBASIS EDMODO
DAN GOOGLE CLASSROOM MENGGUNAKAN METODE
TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL PADA SMK NEGERI 2
PEKANBARU
ANDRE RAHMAT SAPUTRA
NIM: 11653103662
Tanggal Sidang: 19 Januari 2021
Periode Wisuda:
Program Studi Sistem Informasi
Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Jl. Soebrantas, No. 155, Pekanbaru
ABSTRAK
Evaluasi terhadap sistem e-learning berbasis Edmodo dan Classroom di SMK Negeri 2 Pekanbaru
perlu dilakukan, salah satunya untuk mengetahui bagaimana kegunaan sistem e-learning berbasis
Edmodo dan Google Classroom bagi pengguna. Permasalahan pada e-learning Edmodo: memiliki
tampilan yang rumit (not user friendly), tidak mempunyai pilihan untuk mengirim pesan tertutup
antar sesama siswa/i, berkomunikasi sesama siswa berlangsung secara global dalam group tersebut,
tidak adanya fasilitas chat seperti terdapat pada jejaring sosial (facebook, tuenti dan myspace)
pada umumnya yang menerapkan area chatting secara langsung. Dan permasalahan pada Google
Classroom: tampilan yang kurang menarik bagi siswa/i, saat google drive penuh file tidak bisa
dikirim, fitur assessment tidak bisa memasukkan rumus matemtika dan fisika. Penelitian ini
bertujuan untuk mengukur penerimaan pengguna E-learning Edmodo dan Google Classroom pada
SMKN 2 Pekanbaru dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model. Metode pada
penelitian ini menggunakan Technology Acceptance Model menjelaskan dan memprediksi penerimaan
pengguna terhadap suatu teknologi dan menjelaskan perilaku dari penggunaan teknologi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor yang lebih dominan pada faktor manfaat (Perceived
usefulness) terhadap penerimaan pengguna teknologi informasi (Acceptance of IT) adalah pada
pengguna e-learning edmodo dengan nilai Thitung (6,399). dan pada faktor kemudahan (Perceived
ease of use) terhadap penerimaan teknologi informasi (Acceptance of IT) adalah pada pengguna
e-learning Google Classroom dengan nilai Thitung (9,613). Hal ini dapat membuktikan bahwa
apabila nilai dari faktor manfaat dan kemudahan meningkat, maka penerimaan pengguna terhadap
teknologi informasi / sistem informasi akan meningkat.
Kata Kunci: Edmodo dan Google Classroom, Kemudahan, Manfaat, Penerimaan IT, TAM
- …
