53 research outputs found
Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises “Rumah Kue Alek” in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal)
Introduction: The phenomenon addressed in this research is the risk management of the governance of the small and medium-sized enterprise (SME) "Rumah Kue Alek" in maintaining wealth (Hifzh Al-Mal), focusing on the issue of employee rights or salaries that do not comply with Sharia contracts. Research Methods: The method used is qualitative research with a field research approach. In this study, the author acts as a key figure. This research utilizes primary data from interviews with relevant parties and secondary data from documentation. The data sources come from the owner of the SME "Rumah Kue Alek" and the employees. The data collection methods employed by the researcher are observation, interviews, and documentation. Results: (1) The risk management occurring in the UMK bakery 'Rumah Kue Alek' includes internal risk, external risk, human resource risk, and process risk. (2) The role of human resource management in the governance of the UMK bakery 'Rumah Kue Alek' includes managerial roles, as it plans for needs. The second role is operational as it involves recruiting human resources and serves as integration and maintenance because it shows the owner's concern for the comfort of the employees. (3) The impact of risk management that occurs in the bakery SMEs 'Rumah Kue Alek' in maintaining assets affects the economic aspect and also has implications for the ethical and social dimensions in Islamic business
MYSTIFICATIONS AND GAMES – ABOUT IDENTITY DISCOURSE IN MODERN BULGARIAN PROSE (ALEK POPOV)
The object of the analysis are short prose works written by Bulgarian author Alek Popov.
The manners of the defining of an identity of a modern person – taking into consideration
a psychological, sociological and anthropological context – are conceptual. A concept of the
identity has become a pretext for the description of chosen elements of the world introduced
in Popov’s prose – such as space-time and creation of heroes
Peranan Badan Amil Zakat dalam Pendistribusian Zakat Produktif di Kabupaten Kuantan Singingi (Studi pada BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi)
Pengelolaan dan pendistribusian zakat merupakan masalah mendasar dalam
perekonomian Islam. Pada awal pengumpulannya, zakat dihimpun dan disalurkan
dengan tujuan untuk membantu mengatasi kebutuhan utama para mustahik. Dewasa
ini, pengelolaan zakat yang inovatif melalui distribusi pembiayaan produktif
kepada para mustahik, menjadi fenomena tersendiri dalam perekonomian Islam.
Pendistribusian zakat selama ini pada umumnya terfokus pada para mustahik yang
cenderung bersifat konsumtif, hanya sekedar memenuhi kebutuhan pokok pada saat
tertentu. Dengan begitu, untuk selanjutnya mereka menjadi miskin kembali. Setiap
tahun fakir-miskin bukan semakin berkurang, bahkan semakin bertambah dalam
antrian panjang para penerima zakat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran BAZNAS Kabupaten
Kuantan Singingi dalam pengelolaan, pelaksanaan pendistribusian dan
keberhasilan dari pendistribusian zakat secara produktif. Guna memperkuat hasil
penelitian, observasi, wawancara, angket dan dokumentasi kepada pihak mustahik
dan pengelola dilakukan. Penelitian ini juga mencoba untuk menggali jumlah
bantuan usaha (pembiayaan dari zakat) terhadap laju pendapatan per kapita usaha
para mustahik.
Dari hasil penelitan dapat diketahui bahwa Badan Amil Zakat (BAZNAS)
Kabupaten Kuantan Singingi menerapkan pola qordul hasan dalam pelaksanakan
pendistribusian untuk usaha produktif, namun Badan Amil Zakat Kabuapten
Kuantan Singingi belum melaksanakan dan menerapkan prosedur pendistribusian
zakat untuk usaha produktif secara baik dalam hal ini mengakibatkan efektivitas
pengelolaan zakat pada Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kuantan Singingi kurang
maksimal, untuk itu dibutuhkan peran aktif Badan Amil Zakat (BAZNAS) sebagai
pengelola dana zakat untuk dapat melaksanakan serta menerapkan pola dan
prosedur pendistribusian zakat untuk usaha produktif seefektif dan sebaik mungkin.
Hasil penelitian juga menunjukkan sebagian besar mustahik yang menerima
bantuan produktif mengalami peningkatan dalam usaha yang dilaksanakan,
meskipun kurangnya pengawasan, bimbingan, monitoring dan evaluasi dari Badan
Amil Zakat. Praktek pendistribusian zakat sampai saat ini belum tepat sasaran jika
diukur dari tujuan zakat itu sendiri yang salah satunya adalah mengentaskan
mustahiq dari kemiskinan. Sehingga zakat produktif pada BAZNAS Kuantan
Singingi belum menjadi program andalan bila dilihat dari dana yang
didistribusikan. Pendistribusian secara produktif hanya sebagian kecil jika
dibandingkan dari pendistribusian zakat secara konsumtif
SEWA MENYEWA LAHAN PINGGIR SUNGAI UNTUK PERTAMBANGAN EMAS DAN DAMPAKNYA DITINJAU MENURUT PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH (Studi Kasus Desa Pulau Panjang Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singingi)
Skripsi ini berjudul ”Sewa Menyewa Lahan Pinggir Sungai Untuk
Tambang Emas Di Desa Pulau Panjang Kecamatan Cerenti Kabupaten
Kuantan Singingi Ditinjau Menurut Perspektif Fiqih Muamalah”. Skripsi ini
dilatar belakangi oleh menjamurnya tambang emas di Aliran Sungai Bantang
Kuantan yang menyewa lahan masyarakat yang ada di pinggir sungai. Batasan masalahnya, agar penelitian ini lebih terarah pada sasaran yang
diinginkan dengan benar dan tepat maka penulis memfokuskan pada sewa menyewa
lahan pinggir sungai untuk tambang emas di Desa Pulau Panjang Kecamatan Cerenti
Kabupaten Kuantan Singingi ditinjau menurut Perspektif Fiqih Muamalah, dan
masalah yang diangkat dalam skripsi ini adalah sewa menyewa lahan pinggir sungai
untuk pertambangan emas yang dilakukan oleh pemilik Usaha tambang emas dan
pemilik lahan pinggir sungai di Desa Pulau Panjang Kecamatan Cerenti. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep sewa
meyewa, untuk mengetahui mekanisme sewa meyewa lahan pinggir sungai, dampak
yang ditimbulkan dari kegiatan pertambangan emas serta untuk mengetahui tinjauan
Fiqih Muamalah tentang sewa menyewa lahan pinggir sungai untuk tambang emas di
desa Pulau Panjang Kecamatan Cerenti. Penelitian ini bersifat penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di
Desa Pulau Panjang Kecamatan Cerenti. Adapun populasi dan sampel dalam
penelitian ini adalah sebanyak 18 orang terdiri dari 9 Orang pemilik lahan yang
menyewakan, 2 orang pemilik lahan yang tidak menyewakan dan 7 orang penyewa
lahan/pengusaha tambang yang diambil secara keseluruhan (Total Sampling). Dalam
mengumpulkan datanya penulis menggunakan metode. Observasi yaitu dengan
melakukan pengamatan langsung kelapangan. Wawancara adalah penulis
mengadakan tanya jawab tentang permasalahan (sewa menyewa) dalam kegiatan
pertambangan emas tersebut. Studi perpustakaan, yaitu dengan mempelajari data- data, teori-teori dan pendapat para ahli. Dan yang penulis pakai dalam analisis data ini adalah Deskriptif Analitis, yaitu mengumpulkan data-data yang telah ada,
kemudian data data tersebut dikelompokan kedalam kategori-kategori berdasarkan
persamaan jenis data tersebut dengan tujuan agar dapat menggambarkan yang akan
diteliti, kemudian dianalisa dengan menggunakan pendapat atau teori para ahli yang
relevan. Dalam penelitian ini menggunakan tiga metode penulisan, metode Induktif
yaitu, mengumpulkan data-data yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti
dari yang bersifat khusus, kemudian diambil suatu kesimpulan yang bersifat umum.
Metode Deduktif yaitu, mengumpulkan data-data yang ada hubungannya dengan
permasalahan yang diteliti dari yang bersifat umum, kemudian diambil suatu
kesimpulan bersifat khusus.
Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pelaksanaan sewa meyewa lahan
pinggir sungai untuk tambang emas di Desa Pulau Panjang Kecamatan Cerenti
sampai saat ini dan melalui cara yang telah dilakukan secara kebiasaan setempat , dan
hal itu, dan dalam kebiasaan tersebut tidak boleh dilakukan sebab adanya kecurangan
dan ketidak pastian, sehingga adanya pihak yang dirugikan. Dalil atau sumber hukum
yang mensyaratkan bahwa pertambangan emas yang bersifat galian tersebut tidak
boleh dilakukan secara individu, melainkan dikelola oleh pemerintah, sehingga
apabila pertambangan ini dilakukan maka akan berdampak pada lingkungan dan juga
termasuk tidak taat terhadap hukum dan undang-undang. Dan dengan adanya
masyarakat yang mau menyewakan lahan pinggir sungai untuk kegiatan
pertambangan emas tersebut, maka sewa-menyewa tersebut sebagai jalan atau media
terhadap sesuatu yang buruk maka hukumnya juga buruk. Karena syari’at menyuruh
meninggalkan kegiatan yang berdampak pada kemudharatan yang besar meskipun
ada mengandung kemaslahatan. Maka apabila bertentangan kemudaratan dengan
kemafsadatan maka, kemafsadatan harus dihilangkan serta tidak sahnya sewa- menyewa karena adanya rukun dan syarat yang dilanggar
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS INTERNET TERHADAP MINAT BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS VIII SMP N 10 BANDAR LAMPUNG
Teknologi Informasi yang berkembang pesat saat ini merupakan
pendukung dalam proses belajar. Salah satu Teknologi Informasi yang sering
digunakan dalam pembelajaran yaitu internet. Peserta didik yang jenuh dengan
penyampaian materi pelajaran yang monoton yang disampaikan pendidik akan
merasa bosan, dan akan menurunkan minat belajarnya untuk mengikuti pelajaran
tersebut. Oleh karena itu disini penulis mencoba untuk meneliti: (1) Bagaimana
Penggunaan Teknologi Informasi Pembelajaran Berbasis Internet Kelas VIII SMP
N 10 Bandar Lampung ? (2) Bagaimana Minat Belajar Pendidikan Agama Islama
siswa SMP N 10 Bandar Lampung Kelas VIII SMP N 10 Bandar Lampung? (3)
Adakah Pengaruh Penggunaan Teknologi Informasi Pembelajaran Berbasis
Internet Terhadap Minat Belajar PAI SMP N 10 Bandar Lampung Tahun
Pelajaran 2015/2016?
Adapun pendekatan yang penulis gunakan yaitu pendekatan kuantitatif.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode survei dengan angket sebagai
instrumen untuk memperoleh data X dan Y dan dianalisis dengan teknik analisis
Rergresi satu prediktor dengan skor deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:
(1) Penggunaan Teknologi Informasi Pembelajaran Berbasis Internet siswa kelas
VIII SMP N 10 Bandar Lampung tahun pelajaran 2015/2016 dalam kategori
sedang. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis yang menunjukkan nilai mean
68,63 yaitu terdapat antara interval 66-70. (2) Minat Belajar PAI siswa kelas VIII
SMP N 10 Bandar Lampung tahun pelajaran 2015/2016 dalam kategori sedang.
Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis yang menunjukkan nilai mean 70,93 yaitu
terdapat antara interval 68-72. (3) Penggunaan Teknologi Informasi Pembelajaran
Berbasis Internet mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Minat Belajar
PAI siswa kelas VIII SMP N 10 Bandar Lampung. Hal itu terbukti dengan hasil
perhitungan analisis regresi satu predictor dengan metode skor deviasi sebesar
11,772 dan derajat kebebasan (db) = 80. Diketahui bahwa Ftabel pada taraf
signifikansi 5% = 3,96. Maka nilai Freg sebesar 11,772 lebih besar daripada Ftabel,
pada taraf signifikansi 5%. Oleh karena itu, hasilnya dinyatakan signifikan dan
hipotesis yang diajukan peneliti diterima. Dengan demikian, ada pengaruh yang
signifikan antara Penggunaan Teknologi Informasi Pembelajaran Berbasis Internet
terhadap Minat Belajar PAI siswa kelas VIII SMP N 10 Bandar Lampung.
Berdasarkan hasil penelitian diharapkan akan menjadi bahan informasi dan
masukan bagi para civitas akademika, para mahasiswa, para tenaga pengajar mata
kuliah jurusan dan progam studi di Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Intan Lampung
terutama dalam memberi dorongan kepada mahasiswa agar senantiasa
meningkatkan motivasi berprestasi secara lebih memadai
Managing Social Value in Real Estate: Towards an integrated social value definition, measurement and quantification in the built environment industry
Today’s world is faced with climate emergencies and social disruptions, which means that decreasing negative results and delivering positive impact to the planet and society is necessary to support our future. With a rising demand for strategies that go beyond traditional investing, and the world approaching a new age of sustainable economies, impact measurement frameworks are a key tool in accelerating the transition.Measuring, reporting and managing social impact is crucial in order to grasp the implications of investments, but data is often fragmented, inconsistent, difficult to find and hard to quantify. In addition, the reporting landscape is becoming increasingly complex as a plethora of overlapping or competing frameworks, indicators and measurement methodologies are emerging. Meanwhile, a sharp common approach as well as greater use of existing frameworks would be more valuable than proliferation of ever more new assessment tools.This research will seek to understand how social value is defined and measured in the real estate industry. A particular focus will be placed on how integrating social value can strengthen an organisation’s business model while delivering positive societal impact. The research will also propose ways to integrate social value in decision-making processes. In order to do so, two tools - a roadmap and checklist, both deeply rooted in theory and practice findings - will be established.Architecture, Urbanism and Building Sciences | Management in the Built Environmen
PENCIPTAAN FILM DOKUMENTER “BADABUIH” DALAM ACARA ALEK NAGARI DI PADANG PARIAMAN
The creation of the documentary film "Badabuih" is one of the films that aims to introduce the culture of the Padang Pariman region, especially the dabuih tradition in the nagari language. Documentary film is a type of film that deals with people, characters, events, or events. In this documentary "Badabuih" the author tries to see how the representation of the dabuih procession in Islamic culture in Padang Pariaman. In the process of creating the documentary film "Badabuih" the film is packaged into a series of plots in a linear manner with an approach to story and image elements with a chronological narrative structure. Listening further about the depiction or representation, many things are actually alluded to by other signs or symbols with a specific purpose. The events that occur in "Badabuih" then have a meaning between divine values and social values. These values then merge into a culture which then becomes entertainment. This film also explains how the view of dabuih that develops in the community as a means of giving thanks to Allah SWT..Keywords: Documentary Film; Badabuih; Representation; Padang PariamanABSTRAKPenciptaan film dokumenter “Badabuih” merupakan salah satu film yang bertujuan memperkenalkan kebudayaan daerah Padang Pariman khususnya tradisi dabuih dalam alek nagari. Film dokumenter merupakan jenis film yang berhubungan dengan orang-orang, tokoh, peristiwa, atau kejadian. Dalam film dokumenter “Badabuih” ini penulis mencoba melihat bagaimana representasi prosesi dabuih dalam budaya islam di Padang Pariaman. Pada proses penciptaan film dokumenter “Badabuih” film dikemas ke dalam rangkaian plot secara linier dengan pendekatan unsur cerita dan gambar dengan struktur penceritaan kronologis. Menyimak lebih jauh tentang penggambaran atau representasi, banyak hal yang sebenarnya dikiaskan dengan tanda atau simbol lain dengan maksud tertentu. Peristiwa yang terjadi dalam “Badabuih” kemudian memiliki makna antara nilai ketuhanan dan nilai sosial. Nilai-nilai tersebut kemudian menyatu menjadi suatu kebudayaan yang kemudian menjadi hiburan. Dalam film ini juga dijelaskan bagaiamana pandangan terhadap dabuih yang berkembang di tengah masyarakat sebagai salah satu sarana dalam melakukan syukur kepada Allah SWT.Kata Kunci : Film Dokumenter,Badabuih, Representasi, Padang Pariama
Cape Town Open Education Declaration 10th anniversity: Ten directions to move Open Education forward
Otwarty model licencjonowania Creative Commons
The paper presents a family of Creative Commons licenses (which form nowadays one of the basic legal tools used in the Open Access movement), as well as a genesis of the licenses – inspired by Open Software Licenses and the concept of commons. Then legal tools such as individual Creative Commons licenses are discussed as well as how to use them, with a special emphasis on practical applications in science and education. The author discusses also his research results on scientific publishers attitude towards Open Access movement
Coal excavation design for environmentally perspective by using multi-configuration GPR antenna
- …
