1,720,963 research outputs found
Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Dan Simple Additeve Weighting (SAW) Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Bibit Cabai Merah Unggul
Cabai Merah di Indonesia adalah salah satu komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan oleh petani, karena selain memiliki beberapa manfaat kesehatan cabai merah juga mempunyai harga jual yang tinggi. Banyaknya jenis Cabai Merah terkadang membuat para petani bingung untuk memilih bibit yang cocok dan sesuai untuk tanahnya terutama petani yang belum berpengalaman. Terlebih lagi virus dan bakteri Cabai Merah yang beranekaragam menjadi salah satu kebimbangan para petani untuk memilih bibit yang sesuai dan tidak mengalami kerugian saat panen.Dalam sistem pendukung keputusan ini, digunakan penggabungan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additeve Weighting (SAW) untuk menentukan alternatif terbaik dari bibit cabai merah yang akan dipilih. Empat kriteria dasar yang digunakan yakni rekomendasi dataran, ketahanan penyakit, umur panen dan potensi panen. Metode AHP digunakan untuk menghitung bobot dari setiap kriteria yang kemudian di hitung menggunakan metode SAW untuk menghasilkan alternatif terbaik.Sistem Pendukung Keputusan ini diharapkan mampu memberikan bantuan dan rekomendasi alternatif terbaik kepada petani dalam memilih bibit cabai merah unggul yang sesuai dengan kebutuhan
Aplikasi Media Pembelajaran Interaktif Agama Hindu Bagi Siswa Kelas VI SD
Learning Hinduism at SD Negeri 2 Pujo Asri faces the constraints of limited learning resources and a lack of teaching staff. This research aims to develop interactive learning applications to overcome these problems. The Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method is implemented through six stages: concept, design, material collection, manufacture, testing, and distribution. This application presents Hindu religious material in interactive multimedia format, including informative text, illustrations, animation, audio, as well as practice questions and quizzes with automatic feedback. The research results show that the use of this application increases students' learning motivation and understanding. Students become more enthusiastic and active in exploring the material, while teachers feel helped in conveying complex concepts. In conclusion, this application can be an innovative solution in improving the quality of Hinduism learning in elementary schools, especially in areas with limited resources, and has the potential to be further developed for other subjects.
Keywords: interactive learning, Hinduism, MDLC, multimedia, educational technology
Penerapan Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam Pemilihan E-Wallet pada Mahasiswa STMIK Dharma Wacana
Di era teknologi yang semakin canggih mengakibatkan adanya perkembangan transaksi online yang bertambah pesat di berbagai macam aspek keuangan. Saat ini pembayaran sangat beraneka ragam dari yang menggunakan uang tunai, kartu, dan dompet digital. Dengan adanya teknologi e-wallet semua transaksi jadi sangat mudah dilakukan dan bisa diakses dimana saja. Dompet digital merupakan alat pembayaran yang sah dibawah pengawasan OJK seperti contoh: Dana, Gopay, Ovo, Shopeepay, Link aja. Dompet digital ini sangat bermanfaat sekali untuk kalangan mahasiswa maupun masyarakat di lingkungan sekitar kampus. Dompet digital merupakan aplikasi yang yang membantu dalam menyimpan dan mengontrol keuangan yang sangat detail. Dengan semakin berkembangnya industri e-wallet maka semua saling bersaing untuk menjadi yang paling mudah diakses dan tanpa biaya admin. Di Indonesia media sosial digunakan untuk strategi pemasaran dan meningkatkan kualitas layanan e-wallet. Di Indonesia tercatat 38 e-wallet yang telah memperoleh izin dari Bank Indonesia contohnya seperti OVO. Dengan adanya berbagai macam jenis e-wallet maka semua perusahaan juga terus menjalankan berbagai inovasi untuk mengenalkan produk kepada masyarakat dengan berbagai macam promosi. Penelitian ini untuk menganalisa pemilihan layanan payment seperti Gopay, OVO, Dana, Link Aja dan Shopee pay di kalangan mahasiswa menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW)
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Penerapan Rapidminer menggunakan metode K-Means untuk Pengelompokkan Puskesmas pada Cakupan Imunisasi Dasar (Studi Kasus : Kota Bandung)
Program Imunisasi sejak tahun 1974 merupakan komponen penting bagi pelayanan Kesehatan bayi. Imunisasi merupakan salah satu cara dalam mengurangi angka kematian bayi dan anak karena imunisasi berfungsi untuk memperbaiki resistansi tubuh dan mengatasi penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk pengelompokkan jumlah bayi yang dilayani oleh puskesmas dalam program imunisasi. Dalam penelitian ini metode yang digunakan ialah Algoritma K-Means . Data yang diambil dapat dikelompokkan ke dalam beberapa clustering, yaitu dari clustering tertinggi, clustering sedang dan clustering terendah. Data yang didapatkan bersumber dari open data di portal website bandung dengan portal website https://data.bandung.go.id . Data yang dipakai yaitu dari tahun 2019-2020 yang terdiri dari 80 UPT Puskesmas . Pada Penelitian ini atribut yang digunakan yaitu Jumlah total Bayi dan Jumlah total pelayanan Kesehatan bayi. Proses iterasi sebanyak 6 kali hingga memperoleh hasil pengelompokkan puskesmas yang memberikan pelayanan Imunisasi dasar. Hasil cluster yang didapatkan yaitu cluster tertinggi terdapat pada cluster 2 dengan 11 anggota, cluster sedang terdapat pada cluster 1 dengan 37 anggota , cluster terendah pada cluster 0 dengan 32 anggota. Dari 80 UPT Puskesmas yang terletak di Kota Bandung, dapat diketahui imunisasi tertinggi yaitu ada di Puskesmas Pasirkaliki dengan jumlah 2126 bayi dan terendah ada di Puskesmas Salam dengan Jumlah 37 Bayi
Analisis Peningkatan Penjualan dengan Media Iklan yang Dibuat Menggunakan Aplikasi Canva di LKP Loka Bina Bangsa
Pemanfaatan teknologi di berbagai sektor kehidupan memunculkan era baru yang disebut dengan era digital. Era digital membuat metode pemasaran cenderung bergeser menjadi digital marketing. Dalam penerapannya, digital marketing membutuhkan keterampilan untuk membuat iklan yang baik dan menarik. Salah satu aplikasi yang saat ini marak digunakan yaitu canva. LKP Loka Bina Bangsa merupakan lembaga kursus yang menjual beberapa produk kewirausahaan, namun penjualannya saat ini masih belum maksimal sehingga dibutuhkan upaya dalam proses pemasaran. Salah satu upaya pemasaran tersebut yaitu dengan menyebarluaskan iklan di media sosial. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh iklan dalam meningkatkan penjualan produk di LKP Loka Bina Bangsa. Peningkatan penjualan dilihat dari hasil metode kuisioner dan wawancara terhadap masyarakat, direktur dan staf LKP Loka Bina Bangsa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, terdapat peningkatan penjualan beberapa produk yang diiklankan seperti undangan, gantungan kunci, buku yasin dan mug. Pembuatan iklan hanya membutuhkan waktu yang singkat dan hasilnya dapat dengan mudah disimpan serta disebarluaskan di media sosial. Dengan demikian penggunaan aplikasi canva direkomendasikan sebagai aplikasi pembuat iklan yang penggunaannya mudah, lebih efisien, hemat waktu dan biaya serta mampu membantu upaya meningkatkan penjualan.Â
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
