1,721,056 research outputs found

    SK pengawai tetap

    No full text
    Sk pengangkatan pegawai tetap yayasan sanjoyo, 199

    Kreasi Karya Tari Jaranan Sanjoyo Putro Desa Bandar Kidul Kota Kediri

    No full text
    Kediri merupakan salah satu wilayah di Jawa Timur yang kental dengan kesenian jaranannya. Pada umumnya jenis jaranan yang ada di Kediri adalah jaranan pegon. Salah satu paguyuban jaranan yang berkembang di Kediri adalah Jaranan Sanjoyo Putro yang didirikan pada tahun 1996. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui bentuk dan gaya tari jaranan Sanjoyo Putro karena selama ini masih belum ada penelitian yang membahas serta sebagai tambahan wawasan mengenai gerak tari jaranan yang ada di Kediri pada umumnya. Masalah yang diangkat oleh peneliti dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana bentuk tari Jaranan Sanjoyo Putro, 2) Bagaimana gaya tari Jaranan Sanjoyo Putro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk gerak tari jaranan Sanjoyo Putro dan Gaya Tari Jaranan Sanjoyo Putro.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data trianggulasi metode yang berarti membandingkan dan mengecek balik suatu informasi yang diperoleh dengan cara menggunakan beberapa teknik pengumpulan data pada setiap sumber data. Hasil dari penelitian ini adalah bentuk dan gaya tari jaranan Sanjoyo Putro tidak pernah berubah sejak diciptakan. Bentuk gerak yang mendominasi dalam tari jaranan adalah singget, gedhegan, junjungan, entrogan, ngglebag dan srisig yang selalu diulang. Ciri khas yang terdapat pada jaranan Sanjoyo Putro adalah terdapat 2 model masuknya penari ke arena pentas, mempertahankan tradisi dan senggakan “Saya Kawak Saya Penak”. Selain itu terdapat berbagai hal yang mendukung penyajian jaranan, yaitu tata rias, tata busana, property, pola lantai, tata pentas dan cahaya serta iringan music pendukung dalam tarian.Kata kunci: bentuk tari, gaya tari, jaranan Sanjoyo Putro

    Construction and Evaluation of Zero Touch Provisioning with Accountability Preservation

    No full text
    学位論文 要旨Abstract/本文Full 以下に掲載:IEEE Access 10 pp.134086-134112 2022. IEEE. 共著者:Danu Dwi Sanjoyo, Masahiro Mamb

    E-Modul Gerak Melingkar Beraturan Berbasis Contextual Teaching And Learning Untuk Siswa Inklusif Slow Learner Berbantuan Flip PDF Professional

    No full text
    Pembelajaran yang semakin fleksibel memudahkan setiap peserta didik memperoleh informasi, salah satunya melalui e-modul. Peserta didik khususnya pada anak-anak dengan kebutuhan khusus (ABK) diantaranya yaitu anak dengan diagnosa slow learner, mereka masih memiliki hasil belajar yang rendah dan dibawah rata-rata dalam aspek membaca, menulis dan aritmatika. Penyesuaian dengan model pembelajaran kontekstual dibantu menggunakan e-modul menjadi salah satu alternatif permasalah pada peserta didik slow learner dalam kesulitan belajarnya memahami hal-hal abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas media e-modul berbasis contextual teaching and learning menggunakan Flip PDF Professional pada pokok bahasan gerak melingkar beraturan sebagai pembelajaran fisika pada siswa inklusi slow learner. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian dan Pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Memulai tahapan dengan menganalisis kebutuhan pengembangan produk serta merumuskan masalah, dilanjutkan dengan mendesain e-modul, dilanjutkan ke tahapan pengembangan melalui uji validasi oleh ahli, serta di implementasikan terhadap siswa slow learner di lapangan dan tahapan akhir melalui evaluasi dari penggunaan e-modul tersebut. Instrumen validasi media menggunakan kuesioner penilaian dengan skala likert. Persentase yang diperoleh dari uji validasi materi sebesar 94,27%, uji validasi media 75,11%, uji validasi pembelajaran 81,33%. Hasil yang diperoleh berdasarkan uji validasi para ahli memperoleh rata-rata 83,57%, menyatakan bahwa e-modul ini sangat valid untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada siswa inklusif slow learner. Diharapkan dari penelitian ini adalah e-modul dapat menjadi media alternatif peserta didik berkebutuhan khusus slow learner dalam meningkatkan motivasi belajar serta mengatasi masalah kesulitan belajarnya.Kata kunci: contextual teaching learning, e-modul, gerak melingkar, inklusi, lamban belaja

    Peningkatan Efisiensi Administrasi Melalui Implementasi Sistem Otomatisasi Kantor di PT. Putu Sanjoyo Lestari

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi sistem otomatisasi kantor terhadap efisiensi administrasi di PT. Putu Sanjoyo Lestari. Dengan semakin kompleksnya tuntutan bisnis modern, kebutuhan akan proses kerja yang cepat, akurat, dan efisien menjadi krusial. Sistem otomatisasi kantor diharapkan mampu mengurangi beban kerja manual, meminimalkan kesalahan, dan mempercepat alur informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, melibatkan survei kuesioner kepada karyawan dan wawancara dengan manajemen. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kecepatan pemrosesan dokumen, akurasi data, dan kepuasan karyawan setelah implementasi sistem. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya adopsi teknologi otomatisasi untuk mencapai produktivitas yang lebih tinggi dalam lingkungan perkantoran

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    No full text
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    No full text
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    No full text
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    No full text
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore