5 research outputs found

    Sistem Penerangan Tanaman Sayuran Hidroponik Menggunakan Energi Surya Pada Kelompak Tani dRangrang

    No full text
    The need for lighting to monitor the development of hydroponic vegetable crops at night in the Drangrang farmer group has so far used an electricity source from the Perusahaan Listrik Negara (PLN). Thus, it requires costs to pay for electricity usage every month. This is felt to be quite a burden for farmers because profits are reduced due to additional expenses. The aim of this community service activity is to build a lighting system for pak choy vegetable plants using solar energy for the drangrang farmer group, residents of RT10/RW03, Tirtajaya sub-district, Sukmajaya sub-district, Depok. The method used is to create a solar power plant with a capacity of 200 Wp with a load of incandescent lamps for the lighting needs of vegetable plants at night. The result is that the hydroponic vegetable growing area can be illuminated with 6x@50 W lamps, so that monitoring of the plants can be carried out at any time, both day and night.Kebutuhan penerangan untuk monitoring perkembangan bagi tanaman sayuran hidroponik pada waktu  malam hari pada kelompok tani Drangrang selama ini menggunakan sumber listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) . Dengan demikian memerlukan biaya untuk membayar penggunaan listrik tiap bulannya. Hal ini yang dirasa cukup menjadi beban bagi petani karena keuntungan menjadi berkurang akibat adanya pengeluaran tambahan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membangun sistem penerangan pada tanaman sayur pakcoy menggunakan energi matahari pada kelompok tani drangrang warga RT10/RW03 kelurahan Tirtajaya, kecamatan Sukmajaya , Depok. Metode yang digunakan adalah membuat pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 200 Wp dengan beban lampu pijar untuk kebutuhan penyinaran tanaman sayuran dimalam hari . Hasilnya adalah area tanaman sayuran hidroponik dapat diterangi dengan lampu 6x@50 W , sehingga pengawasan tanaman dapat dilakukan setiap saat baik siang maupun malam. &nbsp

    PEMELIHARAAN DAN PENAMBAHAN DAYA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA PADA LAHAN PERTANIAN KELOMPOK TANI D’RANGRANG DEPOK

    No full text
    The Drangrang farmer group’s agricultural garden, located at RT10 RW03, Tirtajaya Village, Sukmajaya District, Depok, covers an area of approximately 1,500 m². The land is used to cultivate vegetables and crops such as corn, peanuts, and cucumbers. Electricity for agricultural operations is supplied by a Solar Power Plant (PLTS) with an initial capacity of 100 Wp. However, along with land expansion and increased load demand, the existing PLTS system could no longer meet energy needs, requiring a capacity upgrade. This community service activity aimed to provide technical assistance for the installation of additional solar panels to increase the PLTS capacity and fulfill electricity requirements for lighting and water pumps. The method included equipment procurement, system assembly in the garden area, and PLTS testing. The activity was carried out by lecturers and students from the Department of Electrical Engineering, Gunadarma University. The stages consisted of design, installation, testing, and measurement. The upgraded PLTS system now provides 200 Wp, capable of supplying four lighting points and one 160 W water pump. The additional capacity ensures a safer and more continuous power supply, supporting improved agricultural productivity and operational efficiency of the farmer group

    STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA DALAM MENGHADAPI TINGGINYA HARGA BAHAN BAKU PADA PRODUSEN TAHU SUMBER BERKAH DESA KLITIK, KECAMATAN GENENG KABUPATEN NGAWI

    No full text
    The toughest challenge for tofu producers is the price of raw materials, namely soybeans, whose prices are unstable and tend to rise recently. not only to survive but also to develop. The increase in the price of soybeans has had a major impact on tempeh, tofu, and other processed products made from soybeans. The Sumber Berkah tofu industry is one of the businesses that process soybeans into tofu that is ready for sale. So that the increase in soybean prices greatly affects the sustainability of this tofu industry business. The Sumber Berkah tofu industry was founded in 2003 and is located in Sambirobyong Hamlet, Klithic Village, Ngawi Regency. This home industry supplies the tofu needs of some Ngawi people and its surroundings and hassurvived to this day. Based on this, the author wants to examine how the business development strategy and what did the Sumber Berkah tofu producerdo in Klitik Village, Geneng District, Ngawi Regency in the face of high raw material prices. The results of this study are that the strategy adopted bySumber Berkah tofu producers in responding to rising soybean prices is to reduce the size of their tofu production, and according to the author, SumberBerkah tofu producers can apply cost leadership strategies and differentiation strategies so that their business can further develop.Tantangan terberat produsen tahu adalah harga bahan baku yaitu kacang kedelai yang belakangan ini harganya tidak stabil dan cenderung naik,hal ini menunjukkan bahwa pada era bisnis modern seperti sat ini cepat sekali terjadi perubahan pada lingkungan bisnis danmengharuskan pengusahamenerapkan strategi yang efektif dan efisien agar usahanya tidak hanya sekedar untuk bisa survive tetapi juga bisa berkembang. Kenaikan harga kacang kedelai sangat berimbas pada industri  tempe, tahu dan olahan lain yang berbahan baku kacang kedelai. Industri tahu Sumber Berkah merupakan salah satu usaha mengolah kacang kedelai menjadi tahumenjadi  siapjual.sehingga kenaikan harga kacang kedelai begitu mempengaruhi keberlangsunagan usaha Industri tahu ini. Industri tahu Sumber Berkah berdiri sejak dari tahun 2003 yang berlokasi di Dusun Sambirobyong, Desa Klitik, Kabupaten Ngawi, Industri rumahan ini menyuplai kebutuhan tahu sebgaian  masyarakat Ngawi dan sekitarnya dan tetap bertahan sampai sekarang.Berdasarkan hal tersebut, penulis ingin meneliti tentang bagaimana strategi pengembangan usaha  yang dilakaukan produsen tahu Sumber Berkah Desa Klitik, Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi dalam menghadapi tingginya harga bahan baku. Hasil penelitian ini adalah Strategi yang dilakukan oleh produsen tahu Sumber Berkah dalam menyikapi  kenaikan harga kedelai adalah dengan mengurangi ukuran tahu produksi mereka, dan menurut penulis produsen tahu Sumber Berkah dapat menerapkan strategi cost ledership dan strategi diferensiasi agar bisa lebih berkembang lagi usahanya

    Living Fountain – Sistem Kendali pada Air Mancur berdasarkan Gerakan Rangka Tubuh

    No full text
    ABSTRAK UG-Technopark merupakan fasilitas pendukung edukasi yang bertujuan memberikan wawasan dan pengetahuan kepada pengunjungnya dengan metode observasi lapangan. Metode tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap pemahaman pengunjung. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan air mancur di UG-Technopark sebagai daya tarik sekaligus media pembelajaran tentang sistem kendali yang diberi nama “Living Fountainâ€. Penelitian ini melibatkan perancangan dan implementasi sistem kendali pada sebuah kolam air mancur yang dapat dikendalikan secara otomatis atau berdasarkan gerakan tubuh melalui pemrosesan computer vision. Sistem kendali ini menggunakan mikrokontroler arduino mega yang menerima informasi posisi pergelangan tangan dari kamera melalui permprosesan pada perangkat komputer. Living Fountain bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman sistem kendali bagi pengunjung, mahasiswa, dan dosen dengan memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan praktis melalui interaksi langsung dengan air mancur yang bergerak dan mengubah warna sesuai dengan interaksi pengunjung. Kata kunci: deteksi objek, kecerdasan buatan, mikrokontroler, sistem kendali, visi komputer   ABSTRACT UG-Technopark is an educational support facility aimed at providing insights and knowledge to its visitors through field observation methods. This method has a significant influence on visitors' understanding. Therefore, this research aims to design and implement a fountain in UG-Technopark as an attraction and a learning medium about control systems, named "Living Fountain". This research involves the design and implementation of a control system for a fountain that can be controlled automatically or based on body movements through computer vision processing. This control system uses an Arduino Mega microcontroller that receives information about wrist position from a camera through processing on a computer device. The Living Fountain aims to enhance the knowledge and understanding of control systems for visitors, students, and professors by providing an interactive and practical learning experience through direct interaction with a moving fountain that changes color based on visitor interactions. Keywords: computer vision, control system, microcontroller, AI, Object Detectio

    Rancang Bangun Dan Analisa Sistem Modul Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sederhana Pada Sistem 24V Dan 48V

    No full text
    Panel surya merupakan inovasi yang memberikan kontribusi besar dalam penyediaan energi bersih tanpa menghasilkan polusi. Panel ini berfungsi sebagai sumber energi yang kemudian diolah menjadi energi listrik melalui sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membandingkan modul PLTS sederhana dengan dua konfigurasi sistem, yaitu sistem 24V dan sistem 48V. PLTS sederhana banyak digunakan pada sektor rumah tangga karena dinilai lebih ekonomis dibandingkan berlangganan langsung ke perusahaan listrik. Namun, penggunaan sistem ini seringkali belum memperhatikan efisiensi dan efektivitas dari konfigurasi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul PLTS sistem 24V memiliki efisiensi sebesar 60%, sementara sistem 48V memiliki efisiensi sebesar 53%. Meskipun demikian, sistem 48V mampu menghasilkan daya yang lebih besar dibandingkan sistem 24V. Dengan demikian, pemilihan sistem PLTS tidak hanya mempertimbangkan efisiensi, tetapi juga kapasitas daya yang dihasilkan sesuai kebutuhan pengguna
    corecore