15 research outputs found

    CHARACTER EDUCATION VALUES REPRESENTATION IN SENIOR HIGH SCHOOL ENGLISH TEXTBOOK: CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS

    No full text
    This study purposes to analyze the moral values contained in English Textbook for Tenth Grade. The author uses the Critical Discourse Analysis research method from Halliday (1978). The explanation expressed by Richards (2001) that having a good component that is conveyed through textbooks is an essential point that can influence readers. The books analyzed by the author are English textbooks from Widiati et al. (2017). The author displays each chapter along with the page according to the character education moral values displayed in the English textbook. The findings that the author has researched are giving very good results by providing information, giving a sense of respect for one another, and having religious values that educators and students must apply in daily life. It is necessary to have a combination of educators with students for English textbooks in or outside the school environment. The points of the book which have been analyzed by the author are suitable for use because they have important roles and follow MONEC. Keywords:  Moral Value; Education; Critical Discourse Analysi

    PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI PHOTOMATH TERHADAP KEMAMPUAN OPERASI HITUNG SISWA SEKOLAH DASAR: Metode Penelitian Quasi Eksperimen pada Siswa Kelas V di SDN 1 Sindangsari Kabupaten Purwakarta Tahun Ajaran 2024/2025

    No full text
    Matematika merupakan mata pelajaran yang sangat penting dalam pengembangan keterampilan kognitif siswa, namun masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi matematika, terutama pada konsep dasar operasi hitung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbantuan aplikasi Photomath terhadap kemampuan operasi hitung siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group yang melibatkan dua kelas 50 siswa, yaitu kelas V A sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan aplikasi Photomath dan V B sebagai kelas kontrol yang menggunakan model Kooperatif tipe STAD. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil nilai koefisien determinan menunjukkan pengaruh sebesar 72,7%, sehingga besar faktor lain yang mempengaruhi kemampuan operasi hitung siswa adalah 27,3%. Hasil uji Independent Sample T-Test data N-Gain diperoleh nilai signifikansi 0,000, yang artinya menunjukkan bahwa kemampuan operasi hitung siswa yang diberikan perlakuan model Problem Based Learning berbantuan aplikasi Photomath memperoleh peningkatan yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diberi perlakuan model Kooperatif tipe STAD. ----- Mathematics is a fundamental subject in developing students’ cognitive skills; however, many students still struggle to understand mathematical concepts, particularly basic arithmetic operations. This study aims to investigate the effect of the Problem Based Learning model assisted by the Photomath application on elementary students’ arithmetic operation skills. The research employed a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group design, involving 50 students from two classes. Class V A as the experimental group using the Problem Based Learning model assisted by Photomath, and class V B as the control group using the STAD-type Cooperative Learning model. The results showed that the coefficient of determination was 72,7%, indicating the learning model contributed significantly to the determination of students’ arithmetic skills, while 27,3% was influenced by other factors. The Independent Sample T-Test of the N-Gain scores yielded a significance value 0,000, indicating a significant difference between the two groups. Therefore, the Problem Based Learning model assisted by Photomath is proven to be more effective in enhancing students’ arithmetic operation skills than the STAD Cooperative Learning model

    IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 6 DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 200/IX BUKIT MULYA

    No full text
    Online learning carried out during the Covid-19 pandemic has caused most students to experience learning loss or loss of knowledge and skills (literacy and numeracy). One of the government's steps to overcome this is by introducing the Independent Learning Campus (MBKM) policy in one of its programs, the Teaching Campus. One of the partners of the Teaching Campus Program for Class 6 is SD Negeri 200 IX Bukit Mulya. The aim of carrying out this research is to determine the impact of implementing the Class 6 Teaching Campus program, especially on the development of literacy and numeracy skills as well as adaptation to technology. The method used in this research is qualitative and data collection techniques include observation, interviews and documentation. This research covers all students at the assigned school, a total of 134 students. Based on the results of these observations, a work program was prepared. From the implementation of the work program, satisfactory results were obtained, there was an increase in student competence, especially in literacy and numeracy skills which were visible during the implementation of class AKM as well as the growth of good character in students. Based on this progress, it can be concluded that the work program that the author implemented in the Teaching Campus Program has succeeded in bringing positive impacts and changes in the world of education.

    Kesetaraan Gender dalam Pandangan Musdah Mulia

    No full text
    Kesetaraan Gender merupakan permasalahan sosial yang terjadi pada masyarakat global sejak zaman pertengahan, akan tetapi akan terus relevan untuk dianalisa lebih dalam. Pada era Post-Modern ini,  problematika mengenai kesetaraan gender menjadi isu yang mendapatkan sorotan lebih didalam masyarakat. Terdapat berbagai macam argumen yang terdapat pada lingkungan masyarakat global saat ini. Seperti pada kelompok patriarki yang masih mendominasi pada realitas sosial saat ini yang tetap menempatkan kedudukan laki-laki sebagai otoritas utama dari sistem sosial, sedangkan kelompok feminis yang memperjuangkan hak-hak kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam sistem sosial. Dalam konsep tersebut, Siti Musdah Mulia hadir dengan membawa konsep kesetaraan gender yang berdasar pada kitab suci Al-Quran dan Hadist-Hadist nabi Muhammad SAW. Penelitian ini merupakan Library Research. Teknik analisis yang penulis gunakan dalam penelitian ini merupakan Content Analysis, dimana analisis terhadap karya-karya dan argumen dari Siti Musda Mulia terhadap kesetaraan Gender. Penelitian ini memiliki fokus untuk mengkaji lebih dalam mengenai pandangan dari Musdah Mulia terhadap kesetaran gender yang berjalan pada sistem sosial pada masa kini yang masih didominasi oleh kelompok patriarki dan fenomena kebangkitan dari kelompok feminis. Pemikiran dari Musdah Mulia mengenai kedudukan perempuan dalam islam juga menjadi salah satu aspek yang dikaji pada penelitian ini, dan adapun konsep keadilan gender yang diusung oleh beliau menjadi salah satu aspek kajian dari penelitian ini

    ANALISIS STUDI KASUS KRISIS KETERSEDIAN AIR MUSIM KEMARAU DALAM UPAYA MENANGGULANGI PADA MASYARAKAT DESA BUTUH

    No full text
    Water is a source of life that must exist in human life. Water supply crises have hit a lot due to drought disasters from the dry season. Drought is a disaster that occurs slowly due to changes in weather patterns that last a long time. A village that is located in Kediri Regency, namely Butuh Village has experienced a drought. Efforts that must be made can help reduce the impact of extreme climate change disasters. So, this article is used to add insight into the efforts and solutions that can be implemented. Respondents in the study were sixteen respondents with ten respondents who experienced the dry season, five people came to each house for observation. The results of the analysis that the author conducted through interviews resulted in a process carried out by the community by drilling wells and five people using bucket wells. However, if the drilling of wells by means of continuous deepening of the ground hole can have a dangerous impact on the environment. So, the authors provide another solution by making biopores in each house

    ANALISIS KARAKTERISTIK MOTOR BRUSHLESS DIRECT CURENT (BLDC) PADA KENDARAAN ELECTRIC

    No full text
    Sebagianbesartransportasidaratyang masihdigunakanolehhampirsemuanegaramasihmenggunakanbahanbakarminyak. Meningkatnyajumlahkendaraan di duniamembuatkenaikanpolusiudara di atmosferbumiini.Di Indonesia rata-rata menghasilkan 2,053 miliar ton CO2 padatahun 2011.Tentubilakitabiarkaninimakaefekpemanasan global akanmencapaipuncaknyadanmenyebabkanbencana.Padasaatinisudahbermunculankendaraandenganteknologi hybrid untukmengurangipolusi yang dihasilkandarihasilpembakaran, tetapihargadarikendaraan hybrid inicukupmahalbagikalanganmasayrakatmenengahkebawah. Makadariituperluadanyasebuahinovasidalammengurangi CO2, salahsatunyaadalahdenganmemanfaatkan motor listrik, tentu motor denganukuran yang lebihkecil, memilki torsi yang cukuptinggi, portable, danmemilikiefisiensi yang tinggi. Brushless DC (BLDC) merupakan motor yang dapatmemenuhikarakter yang dibutuhkandiatas. Tujuandalampenelitianiniadalahmengetahuibagaimanakarakterisitik motor BLDC untukkendaraanlistrik (e-bike) dilihatdarikecepatanterhadaptorsinya. Dalampenelitianinimetode yang digunakanadalahsimulasimenggunakan software MATLAB Simulinkdenganblok diagram six-step inverter controller PImerupakancontrollerpadaumumnya.Dalamsimulasiinipenulismenggunakanbeban torsi sebesar 1,7 N.mdanhasil yang didapatyaitupengaruhkecepatan motor saatterbebanimengalamipenurunansesaatdan drop rpm sebesar 193rpm, teganganratingnyanaikmenajdi 42.5Vdanarus inputnaikdari 2.6 sampaisebesar 19A, danefisiensinya 92.5%;---Most land transportation that is still used by almost all countries still uses fuel oil. The increasing number of vehicles in the world makes an increase in the amount of air in this earth's atmosphere. In Indonesia, the average yield of 2,053 billion tons of CO2 in 2011. At the moment vehicles have emerged with hybrid technology to reduce pollution generated from combustion, but the prices of these hybrid vehicles are quite expensive for the middle to lower class. Therefore, there needs to be someone who emits CO2, one of which uses an electric motor, of course, a smaller size motor, has a high enough torque, is portable, and has high efficiency. Brushless DC (BLDC) is a motor that can fulfill the characters needed above. The purpose of this study was to study how the characteristics of BLDC motors for electric vehicles. In this study, the method used is a simulation using MATLAB Simulink software with a six-step block diagram inverter PI controller is a controller in general. In this simulation the author uses a torque load of 1.7 Nm and the results obtained are the motor speed when burdened at a momentary decrease and an rpm drop of 193 rpm, the rating voltage rises to 42.5V and the input current rises from 2.6 to 19A, and efficiency of 92.5%

    Implementasi Pembelajaran Terpadu dalam Peningkatan Berpikir Kreatif Siswa di Sekolah Dasar

    No full text
    Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar yang holistik dan menyeluruh bagi siswa. Peningkatan berpikir kreatif menjadi tujuan utama dalam proses pembelajaran ini, karena berpikir kreatif merupakan salah satu kemampuan penting yang harus dikembangkan pada era pendidikan modern. Dengan menerapkan pembelajaran terpadu, diharapkan siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan inovatif secara lebih baik. Implementasi pembelajaran terpadu memerlukan kerjasama antara guru-guru mata pelajaran untuk merancang kurikulum yang terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan siswa. Selain itu, metode pengajaran yang interaktif dan kolaboratif juga diperlukan agar siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kreatif mereka secara optimal. &nbsp

    Neuronal CTCF Is Necessary for Basal and Experience-Dependent Gene Regulation, Memory Formation, and Genomic Structure of BDNF and Arc

    No full text
    SummaryCCCTC-binding factor (CTCF) is an organizer of higher-order chromatin structure and regulates gene expression. Genetic studies have implicated mutations in CTCF in intellectual disabilities. However, the role of CTCF-mediated chromatin structure in learning and memory is unclear. We show that depletion of CTCF in postmitotic neurons, or depletion in the hippocampus of adult mice through viral-mediated knockout, induces deficits in learning and memory. These deficits in learning and memory at the beginning of adulthood are correlated with impaired long-term potentiation and reduced spine density, with no changes in basal synaptic transmission and dendritic morphogenesis and arborization. Cognitive disabilities are associated with downregulation of cadherin and learning-related genes. In addition, CTCF knockdown attenuates fear-conditioning-induced hippocampal gene expression of key learning genes and loss of long-range interactions at the BDNF and Arc loci. This study thus suggests that CTCF-dependent gene expression regulation and genomic organization are regulators of learning and memory

    Pengunaan Aplikasi Baamboozle Untuk Meningkatkan Antusias Belajar Siswa di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis digital sebagai media bahan evaluasi untuk meningkatkan antusias belajar siswa Sekolah Dasar Kelas V yaitu pada aplikasi Baamboozle. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan peneliti melakukan penganalisisan dan mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran Baamboozle di sekolah dasar. Dalam penggunaan media pembelajaran agar kualitas pembelajaran meningkat tentunya guru diharuskan untuk lebih kreatif dan inovatif di dalam kelas. Salah satu media pembelajaran terutama untuk evaluasi pembelajaran yang menarik serta dapat juga mengatasi kebosanan siswa yaitu dengan menggunakan evaluasi pembelajaran berbasis permainan. Contohnya seperti penggunaan media pembelajaran aplikasi Baamboozle.  Adapun peningkatan hasil belajar dari keseluruhan siswa memperoleh nilai rata-rata 92,8 sebelum penggunaan media pembelajaran aplikasi Baamboozle, sedangkan setelah penggunaan media pembelajaran aplikasi Baamboozle memperoleh nilai rata-rata 93,2 , sehingga membuktikan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Penggunaan media pembelajaran dalam kegiatan evaluasi pembelajaran lebih mempermudah siswa dalam menjawab pertanyaan, pemahaman serta dapat memotivasi siswa untuk terus belajar. &nbsp

    Implementasi Kebijakan Inovasi Pendidikan Sekolah Anti Korupsi di SDN Ciwangi Purwakarta

    No full text
    Pendidikan berperan sebagai fondasi dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi individu serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, inovasi menjadi elemen kunci yang tidak hanya terfokus pada perkembangan digitalisasi, tetapi juga melibatkan berbagai aspek kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengetahui sejauh mana implementasi kebijakan dan inovasi Pendidikan SDN Ciwangi, Purwakarta. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan guru, serta pengumpulan imformasi dari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi Pendidikan di SDN Ciwangi melibatkan berbagai aspek, termasuk kebijakan kolaborasi dengan orang tua, program keagamaan, dan pelestarian budaya. Penggunaan media pembelajaran kreatif, seperti peta lampu dan TV menciptakan variasi daalam metode pengajaran yang menunjukkan bahwa inovasi tidak hanya terbatas pada teknologi digital, tetapi juga mencakup upaya melestarikan tradisi lokal dan keterlibatan orang tua dalam proses Pendidikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa inovasi Pendidikan di SDN Ciwangi telah memberikan dampak positif terhadap kualitas Pendidikan. Melalui program pelatihan dann pembinaan seperti IHT dan PMM sekolah mendorong dan mendukung staf Pendidikan dalam mengimplementasikan inovasi peserta didik dengan output peserta didik antusias dalam kegiatan pembelajaran
    corecore