1,885 research outputs found
Letter from Ida Otani to Michi Weglyn, April 26, 1997
A letter from Ida Otani to Michi Weglyn about the firing of Japanese American railroad workers during World War II. Otani describes the hardships her family went through after her father was fired by Western Pacific Railroad and the family was forced to vacate their home because it was on railroad property.These materials are from box 73 and 74 of the Frank Chin Papers. The Frank Chin Papers contain personal and professional correspondence between Frank Chin and Michi Weglyn relating to particular projects on which either author was working as well as files related to the Day of Remembrance Tribute to Michi Weglyn
The author, Ida Allen, recounts some of her life in Maine\u27s woods. She was born
The author, Ida Allen, recounts some of her life in Maine\u27s woods. She was born in a Moxie Gorge log camp in the 1910s, and she remembers how the river drivers and lumbermen got logs from Lake Moxie over Moxie Falls ( the Niagara of the north ) through Moosehead Lake to the company mills. Details
Analisis Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Beras Organik di Kota Surakarta
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN BERAS ORGANIK DI KOTA SURAKARTA Ida Safitri, Endang Siti Rahayu, Heru Irianto Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta Jalan Ir. Sutami 36 A Kentingan Surakarta 57126 Telepon (0271)637457 Email: [email protected], Telepon. 081327085599 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis keterlibatan konsumen, tingkat kesesuaian antara tingkat kepentingan dan tingkat kinerja dan tingkat kepuasan konsumen dalam pembelian beras organik di Kota Surakarta. Metode dasar penelitian adalah deskriptif analitik. Metode penentuan daerah penelitian adalah purposive sampling dan metode penentuan sampel dilakukan dengan judgement sampling dengan jumlah 100 responden. Analisis data yang digunakan adalah (1) desain inventaris keterlibatan konsumen (2) Importance Performance Analysis (IPA) (3) Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan konsumen dalam proses pengambilan keputusan pembelian beras organik di Kota Surakarta tergolong tinggi dengan nilai 37,79. Hasil perhitungan IPA rata-rata tingkat kesesuaian sebesar 94,91% yang artinya tingkat kesesuaian antara tingkat kepentingan dan tingkat kinerja atribut beras organik sesuai dengan harapan konsumen. Hasil perhitungan CSI menunjukkan bahwa konsumen sudah merasa puas dalam pembelian beras organik di Kota Surakarta dengan nilai tingkat kepuasan konsumen sebesar 76,6%. Kata Kunci: Beras Organik, Desain inventaris Keterlibatan, Importance Performance Analysis, Customer Satisfaction Inde
STUDI KOMPARATIF ANTARA PENDAPAT DSN MUI DAN WAHBAH AZ-ZUḤAILÎ TENTANG JUAL BELI MATA UANG (ṢARF) Ida Safitri NIM. 1423202062
Seiring dengan perkembangan ekonomi di dunia perbankan kini telah terjadi berbagai kegiatan, salah satunya adalah jual beli mata uang (ṣarf ). Ṣarf berarti jual beli mata uang dengan mata uang, baik sejenis maupun yang tidak sejenis. Misalnya rupiah dengan rupiah maupun yang tidak sejenis, seperti rupiah dengan dolar atau sebaliknya. Pada dasarnya transaksi ṣarf diperbolehkan. Namun syarat ṣarf tertuang pada fatwa DSN MUI dan pendapat Wahbah az-Zuḥailî, ini berbeda. Oleh karena itu muncul persoalan yang perlu dikaji. Pertama, bagaimana pendapat DSN MUI tentang jual beli mata uang, kedua, bagaimana pendapat Wahbah az- Zuḥailî tentang jual beli mata uang, ketiga, apa perbedaan dan persamaan dari pendapat fatwa DSN MUI dan Wahbah az- Zuḥailî.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu sumber data yang diperoleh langsung, dalam hal ini adalah fatwa No. 28/DSN-MU/III/2002 dan buku Fiqih Islām wa Adillatuhû Karya Wahbah az- Zuḥailî. Sumber data sekunder adalah sumber yang mengutip dari sumber lain. Seperti buku dan penelitian yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan adalah metode content analysis dan metode komparatif.
Hasil penelitian ini adalah bahwa pada jual beli mata uang (ṣarf ) diperbolehkan dengan syarat sesuai aturan syariah. Persamaan antara fatwa DSN-MUI dan Wahbah az- Zuḥailî terletak pada syarat. Persamaannya bahwa dalam jual beli mata uang (ṣarf) dianalogikan dalam kategori emas dan perak, transaksi dilakukan secara tunai, transaksi harus terhindar dari riba dan maisīr. Sedangkan perbedaan syarat ṣarf dalam fatwa DSN-MUI dan Wahbah az- Zuḥailî bahwa pada DSN-MUI menyebutkan transaksi forward, swap dan option dilarang karena dikhawatirkan mengandung unsur maisir, dan transaksi spot dibolehkan dengan jangka waktu dua hari. Tetapi Wahbah az- Zuḥailî dalam hal ini fokus pada serah terima sebelum berpisah, dan tidak ada penangguhan.
Kata kunci: Jual Beli Mata Uang (ṣarf ) Fatwa DSN-MUI, Wahbah az- Zuḥailî
IMPLEMENTASI AKAD QARD{ DALAM ARISAN SISTEM MENANJAK PERSPEKTIF FATWA DSN MUI NO: 79/DSN-MUI/III/2011 (Studi Kasus Arisan Everything Purwokerto)
IMPLEMENTASI AKAD QARD{ DALAM ARISAN SISTEM MENANJAK PERSPEKTIF FATWA DSN MUI NO: 79/DSN-MUI/III/2011
(Studi Kasus Arisan Everything Purwokerto)
ABSTRAK
Maya Ida Safitri
NIM. 1717301019
Arisan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh banyak orang dengan mungumpulkan uang atau barang yang bernilai kemudian diundi.. Di Arisan Everything Purwokerto ada beberapa sistem Arisan yang diberikan, salah satunya adalah arisan dengan sistem menanjak. Arisan pada umumnya sama seperti akad qard{ (utang piutang). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Akad Qard{ terhadap Arisan Sistem Menanjak di Arisan Everything Purwokerto dengan sudut paandang Fatwa DSN MUI NO: 79/DSN-MUI/III/2011 tentang Qard{ Dengan Menggunakan Dana Nasabah.
Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) di Arisan Everything Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Yuridis normatif yaitu jenis pendekatan yang menggunkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku atau metode pendekatan hukum doktrinal yaitu teori-teori hukum dan pendapat para Ilmuwan hukum. Metode pengumpulan data penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data melalui penelusuran, membaca dan mencatat, tindakan selanjutnya adalah penyusunan data, mengklasifikasinya, yang kemudian dilanjutkan dengan penganalisaan data yang menghasilkan kesimpulan
Penelitian ini menunjukan bahwa, Arisan sistem menanjak oleh Arisan Everything Purwokerto dilakukan secara online, dalam prakteknya sebagai berikut Calon anggota menghubungi admin untuk mendaftarkan diri dengan mengirimkan KTP. Dalam hal Arisan sistem menanjak melalui online sah menurut pasal 1320 KUHPerdata. Kegiatan Arisan Everything Purwokerto tidak memiliki sarana atau kelengkapan pada mu’awad}a>h. Sehingga ketentuan terkait penggunan uang lebihan dari nasabah pada periode awal yaitu sebesar Rp. 2.850.000,-. yang dikumpulkan kepada admin dan digunakan untuk menutupi periode 11 sampai 20 merupakan bentuk kesepakatan awal perjanjian. Kemudian keuntungan yang didapatkan admin senilai Rp. 1.750.000,- merupakan bentuk riba karena prinsip arisan merupakan tolong menolong, maka tidak diperbolehkan untuk mengambil keuntungan.
Kata kunci : Akad Qard, Poin Arisan Sistem Menanjak, Fatwa DSN MUI NO: 79/DSN-MUI/III/2011, Arisan Everything Purwokert
Letter from Ida Boitano to Ernest Besig, Director, American Civil Liberties Union of Northern California, 1942
Letter from Ida Boitano to Ernest Besig. Boitano thanks Besig for the money he sent from Korematsu. She writes of her concern for Korematsu, and ask Besig to try to convince him not to contact her directly, out of fear it could be dangerous for her. She writes, "I happen to be Italian, and this is war, so we must both be careful." Stamped "confidential."The ACLU-Northern California case file records contain legal documents and correspondence pertaining to the case argued before the Supreme Court in Korematsu v. United States (1944), challenging the constitutionality of Executive Order 9066
IMPLEMENTASI AKAD QARD{ DALAM ARISAN SISTEM MENANJAK PERSPEKTIF FATWA DSN MUI NO: 79/DSN-MUI/III/2011 (Studi Kasus Arisan Everything Purwokerto)
IMPLEMENTASI AKAD QARD{ DALAM ARISAN SISTEM MENANJAK PERSPEKTIF FATWA DSN MUI NO: 79/DSN-MUI/III/2011
(Studi Kasus Arisan Everything Purwokerto)
ABSTRAK
Maya Ida Safitri
NIM. 1717301019
Arisan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh banyak orang dengan mungumpulkan uang atau barang yang bernilai kemudian diundi.. Di Arisan Everything Purwokerto ada beberapa sistem Arisan yang diberikan, salah satunya adalah arisan dengan sistem menanjak. Arisan pada umumnya sama seperti akad qard{ (utang piutang). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Akad Qard{ terhadap Arisan Sistem Menanjak di Arisan Everything Purwokerto dengan sudut paandang Fatwa DSN MUI NO: 79/DSN-MUI/III/2011 tentang Qard{ Dengan Menggunakan Dana Nasabah.
Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) di Arisan Everything Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Yuridis normatif yaitu jenis pendekatan yang menggunkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku atau metode pendekatan hukum doktrinal yaitu teori-teori hukum dan pendapat para Ilmuwan hukum. Metode pengumpulan data penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data melalui penelusuran, membaca dan mencatat, tindakan selanjutnya adalah penyusunan data, mengklasifikasinya, yang kemudian dilanjutkan dengan penganalisaan data yang menghasilkan kesimpulan
Penelitian ini menunjukan bahwa, Arisan sistem menanjak oleh Arisan Everything Purwokerto dilakukan secara online, dalam prakteknya sebagai berikut Calon anggota menghubungi admin untuk mendaftarkan diri dengan mengirimkan KTP. Dalam hal Arisan sistem menanjak melalui online sah menurut pasal 1320 KUHPerdata. Kegiatan Arisan Everything Purwokerto tidak memiliki sarana atau kelengkapan pada mu’awad}a>h. Sehingga ketentuan terkait penggunan uang lebihan dari nasabah pada periode awal yaitu sebesar Rp. 2.850.000,-. yang dikumpulkan kepada admin dan digunakan untuk menutupi periode 11 sampai 20 merupakan bentuk kesepakatan awal perjanjian. Kemudian keuntungan yang didapatkan admin senilai Rp. 1.750.000,- merupakan bentuk riba karena prinsip arisan merupakan tolong menolong, maka tidak diperbolehkan untuk mengambil keuntungan.
Kata kunci : Akad Qard, Poin Arisan Sistem Menanjak, Fatwa DSN MUI NO: 79/DSN-MUI/III/2011, Arisan Everything Purwokerto
Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Menghindari Tawuran Pelajar di SMK Negeri 5 Medan Kelas X TITL Tahun Ajaran 2017/2018
Layanan bimbingan kelompok adalah layanan yang memungkinkan sejumlah
peserta didik secara bersama-sama memperoleh bahan dari narasumber tertentu
(terutama guru pembimbing atau konselor) yang berguna untuk menunjang
kehidupan sehari-hari bagi individu sebagai pelajar, anggota keluarga dan
masyarakat serta untuk mempertimbangkan dalam pengambilan keputusan.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghindari tawuran pelajar. Penelitian
ini dilaksanakan di SMK NEGERI 5 MEDAN Tahun Ajaran 2017/2018, yang
beralamat di Jalan Timor No. 36 Medan Kecamatan Medan Timur. Penelitian ini
merupakan penelitian tindakan layanan dengan menggunakan pendekatan
deskriptif kualitatif dengan Subjek dan Objek peneliti adalah: siswa kelas X TITL
untuk dapat menghindari tawuran pelajar. Proses pengambilan data dilakukan
selama tiga minggu yakni pada bulan Januari-Februari 2018, dengan teknik
pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil
penelitian yang dilakukan: penerapan layanan bimbingan kelompok untuk
menghindari tawuran pelajar yang dilakukan oleh peneliti berjalan dengan optimal
dan berhasil menghindari tawuran dilihat dari hasil observasi dan wawancara
siswa berkomitmen dengan berjanji menghindari tawuran sehingga tercapai tujuan
layanan. Dan hal ini terbukti pada perubahan sikap siswa, yang tadinya ingin
terlibat dalam tawuran pelajar menjadi terhindar dan tidak ingin terlibat dalam
tawuran pelajar karena sudah mengetahui dampak buruk apabila terlibat dalam
tawuran pelajar. Perubahan tersebut setelah mendapat layanan bimbingan
kelompok dalam upaya pencapaian sasaran dilakukan bersama antara konseli dan
konselor. Dengan demikian bimbingan dan konseling sangat berperan pentin
Portrait of Ida Dehmel, founder of GEDOK.
Reproduction of a portrait of Ida Dehmel, painted in 1927, when she founded GEDOK, the organization for women artists in Germany and in Austria.Verso: 'Ida Dehmel als sie 1927 die GEDOK gruendete'.The German poet Ida Dehmel, née Coblenz was born in Bingen am Rhein in 1870. Her first marriage to businessman Leopold Auerbach ended in divorce, and she was then married to the author Richard Dehmel (1863 – 1920). Ida Dehmel was active in various feminist causes, and in 1926 she was instrumental in founding the “League of female artists associations of all genres”, GEDOK (Gemeinschaft Deutscher und Oesterreichischer Künstlerinnenvereine aller Kunstgattungen". Facing deportation in 1942, Ida Dehmel committed suicide
Portrait of Ida Dehmel née Coblenz.
Digital ImageThe German poet Ida Dehmel, née Coblenz was born in Bingen am Rhein in 1870. Her first marriage to businessman Leopold Auerbach ended in divorce, and she was then married to the author Richard Dehmel (1863 – 1920). Ida Dehmel was active in various feminist causes, and in 1926 she was instrumental in founding the “League of female artists associations of all genres”, GEDOK (Gemeinschaft Deutscher und Oesterreichischer Künstlerinnenvereine aller Kunstgattungen". Facing deportation in 1942, Ida Dehmel committed suicide
- …
