113 research outputs found

    PERAN BMT SABILIL MUTTAQIN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA DI GISTING TANGGAMUS

    No full text
    ABSTRAK Baitul Mal Wa Tamwil sebagai lembaga keuangan mikro yang berlandaskan pada prinsip syari’ah dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas pengusaha-pengusahakecil. Pada masa sekarang ini banyak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih ragu untuk memanfaatkan jasa perbankan dalam pengajuan modal usahanya. Lembaga keuangan syariah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, terutama dalam kesejahteraan ekonomi (usaha), yang selama ini diketahui banyak masyarakat yang enggan berhubungan dengan bank. Berdasarkan latar belakang masalah, permasalahan dalam penelitian ini untuk mengetahui “Baitul Mal Wa Tamwil Sabilil Muttaqin Gisting Tanggamus dalam mensejahterakan anggotanya?”.Oleh Karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Baitul Mal Wa Tamwil Sabilil Muttaqin Gisting Tanggamus dalam mensejahterakan anggotanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jumlah populasi 70 orang,teknik pengambilan sampel menggunakan Snowball Sampling, sehingga sampel yang digunakan berjumlah 3 orang,dengan teknik pengumpulan data yang dipakai adalah metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian ditarik kesimpulan dengan metode berfikir induktif. Hasil penelitian yang diperoleh penulis tentang aspek peran Baitul Mal Wa Tamwil Sabilil Muttaqin Gisting dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dilakukan dengan identifikasi potensi ekonomi masyarakat,mobilisasi potensi serta kemampuan ekonomi,mengorganisir potensi serta potensi ekonomi anggota kelompok,mendorong dan mengembangkan potensi serta kemampuan ekonomi anggota,mempertinggi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta menggalang dan mengorganisir potensi ekonomi masyarakat.Baitul Mal Wa Tamwil Sabilil Muttaqin Gisting Tanggamus dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dilakukan dengan menyediakan pembiayaan (Mudharabah, Musyarakah, Murabahah,Ijarah,Hiwalah),memberikan beasiswa pendidikan dan peningkatan pendapatan anggota. Kata Kunci:Peran Baitul Mal Wa Tamwil dan Kesejahteraan Anggota. ABSTRACT Baitul Mal Wa Tamwil, as a microfinance institution based on sharia principles, aims to enhance the productivity and quality of small entrepreneurs. Currently, many micro, small, and medium enterprises (MSMEs) remain hesitant to utilize banking services for their business capital applications. Sharia financial institutions seek to increase community participation in the development process, especially in economic welfare, as many people are reluctant to engage with banks. Based on the problem background, this research aims to determine "How does Baitul Mal Wa Tamwil Sabilil Muttaqin Gisting Tanggamus contribute to the welfare of its members?" Therefore, the objective of this study is to understand how Baitul Mal Wa Tamwil Sabilil Muttaqin Gisting Tanggamus enhances the welfare of its members. This research employs a qualitative approach with a population of 70 individuals. The sampling technique used is Snowball Sampling, resulting in a sample size of 3 individuals. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. After collecting the data, conclusions are drawn using an inductive reasoning method. The findings of this research indicate that the role of Baitul Mal Wa Tamwil Sabilil Muttaqin Gisting in improving the welfare of its members is carried out through identifying the economic potential of the community, mobilizing economic capabilities, organizing group economic potential, encouraging and developing members' economic abilities, enhancing the quality of Human Resources (HR), and gathering and organizing community economic potential. Baitul Mal Wa Tamwil Sabilil Muttaqin Gisting Tanggamus enhances member welfare by providing financing (Mudharabah, Musyarakah, Murabahah, Ijarah, Hiwalah), offering educational scholarships,and increasing members'incomes.Keywords: Role of Baitul Mal Wa Tamwil and Member Welfare

    Peran kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan materi PBB dalam pembinaan sikap moral dan kedisiplinan peserta didik di MI Sabilil Muttaqin Kapuran Badegan Ponorogo

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang Peran kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan dalam pembinaan sikap moral dan kedisiplinan peserta didik di MI Sabilil Muttaqin Kapuran Badegan Ponorogo . Hal ini dilatarbelakangi dari munculnya beberapa perilaku menyimpang pada anak sekolah dasar, yakni melakukan merokok, bullying, berani kepada orang tua dan guru. Pendidikan merupakan faktor yang sangat penting dalam kehidupan, lembaga pendidikan memberikan berbagai pengetahuan dan ketrampilan, serta mengembangkan berbagai karakter yang dimiliki oleh setiap peserta didik dalam sikap moral dan kedisiplinan, baik melalui pendidikan formal maupun non formal. Studi ini di maksudkan untuk menjawab permasalahan peran kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan materi PBB dalam pembinaan sikap moral dan kedisiplinan peserta didik di MI Sabilil Muttaqin Kapuran Badegan Ponorogo. Permasalahan tersebut dibahas menggunakan studi lapangan yang dilaksanakan pada ekstrakurikuler kepramukaan MI Sabilil Muttaqin Kapuran Badegan Ponorogo . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif/ penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang mendiskripsikan dan menjelaskan suatu fenomena, tingkah laku sosial, yang merupakan turunan filosofi fenomenologi. Artinya, Peneliti terjun langsung ke lapangan untuk memperoleh data yang akurat serta objektif tentang kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan materi PBB dalam pembinaan sikap moral dan kedisiplinan di MI Sabilil Muttaqin Kapuran Badegan Ponorogo.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, dokumentasi, dan metode wawancara. Hasil penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif analis. Berdasarkan kajian secara teoritis maupun ( field research) Secara keseluruhan peran kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan materi PBB dalam pembinaan sikap moral dan kedisiplinan yang ada di MI Sabilil Muttaqin Kapuran Badegan Ponorogo terdapat banyak sekali dalam pembinaan sikap moral dan kedisiplinan meliputi integritas (integrity), Tanggung jawab (responsibility), Perasaan Iba (compassion), pemaaf (forgiveness). Dari keempat hal tersebut sudah tertuang jelas dalam dasadharma pramuka sebagai dasar ataupun rujuakan METODIK dalam pembinaan sikap moral dan kedisiplinan materi PB

    PENGARUH ḤUSNUẒẒAN TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN PSM (PESANTREN SABILIL MUTTAQIN) TULUNGAGUNG

    No full text
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh Husnuẓẓan terhadap Psychological Well-Being pada Remaja di Panti Asuhan PSM (Pesantren Sabilil Muttaqin) Tulungagung” ini ditulis oleh Anggun Yuniasih, NIM. 2833133006, pembimbing Achmad Sauqi, M. Pd. I Kata Kunci: Husnuẓẓan, Psychological Well-Being, Remaja panti asuhan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena bahwa terdapat panti asuhan di Tulungagung dengan anak asuh usia remaja yang memiliki tingkat psychological well-being (kesejahteraan psikologis) yang baik. Hidup dengan kondisi yatim/piatu/yatim-piatu, ekonomi rendah dengan keterbatasan jumlah pengasuh di panti asuhan (1 orang) tidak membuat mereka menjadi anak yang liar, nakal maupun putus asa. Mereka tumbuh menjadi anak yang rajin, disiplin, mandiri dan patut dijadikan tauladan bagi remaja lain yang hidup di panti asuhan. Dalam hal ini, peneliti menghubungkan psychological well-being dengan sikap husnuẓẓan. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah (1) Apakah ada pengaruh husnuẓẓan terhadap psychological well-being pada remaja di Panti Asuhan PSM (Pesantren Sabilil Muttaqin) Tulungagung? (2) Seberapa besar pengaruh husnuẓẓan terhadap psychological well-being pada remaja di Panti Asuhan PSM (Pesantren Sabilil Muttaqin) Tulungagung? Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh husnuẓẓan terhadap psychological well-being pada remaja di Panti Asuhan PSM (Pesantren Sabilil Muttaqin) Tulungagung tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Dalam penelitian ini sampel berjumlah 40 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari kuesioner yang disebar kepada responden untuk mengetahui data tentang tingkat husnuẓẓan dan tingkat psychological well-being. Proses pengujian data penelitian ini memanfaatkan program SPSS versi 16.0. Hasil hitung penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 4 responden berada pada tingkat psychological well-being yang tinggi, 30 responden berada pada tingkat sedang, dan 6 responden berada pada tingkat rendah. Dari hasil uji regresi linerar sederhana diketahui bahwa husnuẓẓan berpengaruh terhadap psychological well-being pada remaja di Panti Asuhan PSM (Pesantren Sabilil Muttaqin) Tulungagung. Angka koefisien regresi sebesar 0,991, angka ini mengandung arti bahwa setiap penambahan 1% tingkat husnuẓẓan, maka psychological well-being akan meningkat sebesar 0,991. Karena nilai koefisien regresi bernilai positif (+), maka dapat dikatakan bahwa husnuẓẓan berpengaruh positif terhadap psychological well-being. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai thitung sebesar 7,211 sehingga thitung>0,05 maka keputusannya adalah Ha (hipotesis alternatif) diterima dan Ho (hipotesis nol) ditolak. Uji koefisien determinan menunjukkan bahwa rhitung sebesar 0,760 dan r2 sebesar 57,7%, sehingga disimpulkan bahwa husnuẓẓan berpengaruh sebesar 57,7% terhadap psychological well-being, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain

    GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG DISMENORHEA DI MTS PESANTREN SABILIL MUTTAQIN SIDOMULYO KECAMATAN WONOASRI KABUPATEN MADIUN

    No full text
    Dismenorhea merupakan nyeri yang dialami saat menstruasi pada sebagian besar wanita menstruasi. Dari 10 siswi yang diwawancara 7 siswi yang tidak mengerti tentang nyeri haid, penanganan dan penyebab nyeri haid (Dismenorhea). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang dismenorhea di MTs Pesantren Sabilil Muttaqin Sidomulyo Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun. Desain penelitian yang digunakan adalah deskiptif. Populasi dan sampel adalah seluruh siswi kelas VIII dan IX yang mengalami dismenorhea di MTs Pesantren Sabilil Muttaqin sebesar 22 siswi dengan menggunakan teknik total sampling. Variabelnya adalah tingkat pengetahuan remaja tentang dismenorhea. Cara pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan cara editing, coding, scoring, tabulating dan analisis data secara deskiptif dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dalam bentuk persentase. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar (68%) berpengetahuan cukup, sebagian kecil (23%) berpengetahuan kurang, sebagian kecil (9%) berpengetahun baik tentang dismenorhea. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup tentang dismenorhea. Untuk itu diharapkan petugas kesehatan memberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi wanita khususnya dismenorhea kepada guru agar dapat di sampaikan ke semua siswi. Sedangkan pada siswi diharapkan lebih proaktif untuk mencari info dan sumber yang terpercaya dalam mengatasi dismenorhea

    TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG PENGGUNAAN UANG KOTAK INFAK UNTUK TABUNGAN UMRAH (Studi Di Masjid Jami’ Sabilil Muttaqin Desa Sidodadi Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur)

    No full text
    ABSTRAK Masjid merupakan salah satu aspek yang tidak dapat dipisahkan dari agama Islam baik secara kultural, maupun tempat peribadatan umat muslim atau spiritual. Pada era saat ini masjid tidak hanya sebagai tempat peribadatan saja tetapi juga menjadi wadah bagi pendidikan agama Islam, serta menjadi tempat untuk kemaslahatan umat, salah satunya yakni menjadi tempat pemberdayaan ekonomi keumatan. Infak merupakan salah satu sumber pemberdayaan ekonomi umat yang biasa disalurkan dari masjid ke masyarakat sekitarnya, salah satunya adalah Masjid Jami’ Sabilil Muttaqin Desa Sidodadi Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur yang melakukan pemberdayaan dana infak dengan salah satu kotak infak untuk digunakan sebagai tabungan umrah. Tetapi program kotak infak untuk tabungan umrah inni belum jelas siapa yang akan dituju sehingga menimbulkan ketidakjelasan, adapun rumusan masalah disini ialah bagaimana praktik uang kotak infak untuk tabungan umrah di masjid Jami’ Sabilil Muttaqin Desa Sidodadi, dan bagaimana tinjauan hukum Islam mengenai penggunaan uang infak untuk tabungan umrah di masjid Jami’ Sabilil Muttaqin Desa Sidodadi Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian Kualitatif (Field Researc), yaitu sebuah penelitian yang dilakukan langsung di lapangan atau tempat kejadian, yakni di Masjid Jami’ Sabilil Muttaqin Desa Sidodadi Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur tentang penggunaan uang kotak infak untuk tabungan umrah. Data dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Dengan data primer didapat melalui buku-buku, artikel-artikel yang terkait dengan judul, serta data sekunder diperoleh melalui hasil observasi, pengolahan data dilakukan melalui editing dan sistematis data, sedangkan analisis dalam analisis ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikemukakan bahwa pelaksanaan praktik penggunaan uang kotak infak untuk tabungan umrah di Masjid Jami’ Sabilil Muttaqin Desa Sidodadi Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur ini belumlah jelas, iii karena tidak diberitahukannya hal ini kepada pengurus masjid (takmir) lainnya, melainkan program langsung dari si ketua takmir, dan juga hal ini tidak dijelaskan mekanisme, kriteria serta siapa yang akan diberangkatkan umrah nantinya melalui dana infak ini, meskipun hal ini boleh di dalam hukum islam

    PERANCANGAN APLIKASI ELECTRONIC MEDICAL RECORD (EMR) PADA INSTALASI RAWAT INAP BERBASIS WEB

    No full text
    Pelayanan medik dewasa ini membutuhkan sistem yang lebih efektif dan efisien, baik dalam penggunaan waktu, tenaga maupun sarana. Dalam pengelolaan rekam medik, kenyataan masih umumnya penggunaan rekam medik manual yang dinilai tak lagi andal menangani data medik melahirkan ide konversi rekam medik manual kertas ke rekam medik elektronik karena efektivitas dan efisiensinya. Penelitian ini bertujuan menciptakan aplikasi rekam medik elektronik yang lebih dikenal sebagai EMR (Electronic Medical Record) dari rekam medik kertas di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Ananda Salatiga. Rekam medik elektronik dirancang dengan membuat form-form isian catatan-catatan medik dalam proses perawatan pasien selama dirawat. Data-data medik ini kemudian disimpan dalam basis data sistem dan dikelola secara digital. Setiap kali pengisian data medik pada form-form tertentu, sistem akan menghasilkan kode yang membawa informasi khusus. Pada akhirnya, sistem akan menghasilkan deret kode ICD (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems) dari kode-kode yang dihasilkan pada pengisian form-form catatan medik. Deretan kode-kode ini mampu menggambarkan perkembangan kondisi pasien dan penanganan medik yang diberikan selama perawatan. Data-data medik yang tersimpan dapat ditampilkan kembali dalam bentuk catatan medik digital. Kata kunci: rekam medik, rawat inap, EMR, IC

    Strategi dalam meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah Pesantren Sabilil Muttaqin Sugihwaras Ngepeh Loceret Nganjuk

    No full text
    ABSTRAK Tujuan Pendidikan merupakan hal yang ada dalam dunia pendidikan. Tujuan pendidikan Islam ialah menjadikan peserta didik mempunyai Akhlaqul karimah, memiliki kedalaman spiritual dan keluasan ilmu pengetahuan. Penelitian ini mengekplorasi nilainilai tujuan pendidikan agama islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi tujuan pendidikan agama islam yang terdapat di Madrasah Aliyah Sugihwaras Ngepeh Loceret Nganjuk. Adapun Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana strategi dalam meningkatkan mutu pembelajaran pendidikan agama Islam di Madrasah Aliyah Pesantren Sabilil Muttaqin Sugihwaras Ngepeh Loceret Nganjuk? Penelitian ini meruakan penelitian kualitatif, menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui mengumpulkan buku-buku yang menerapkan tentang mutu pendidikan Agama Islam serta literatur lainya sebagaimana yang mendukung dalam pembahasan Skripsi ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tujuan pendidikan Agama Islam diantaranya khusu’ dalam ibadah, meninggalkan perkara yang tidak bermanfaat, memelihara amanat dan berakhlaqul karimah. Dalam realita kehidupan banyak dari hal-hal tujuan pendidikan agama Islam di atas yang belum terlaksana. Banyak yang masih tidak khusu’ beribadah, berbuat perkara yang tidak bermanfaat, melupakan amanat dan berbuat yang jelek. ABSTRACT Target of Education represent existing matter in the world of education. Target of education of Islam is make educative participant have Akhlaqul karimah, owning deepness of spiritual and broadness of science. This research explore values of[is target of education of religion of islam. This research aim to for mengekplorasi of[is target of education of religion of islam which there are in Madrasah Aliyah Sugihwaras Ngepeh Loceret Nganjuk. As for this Formula research internal issue that is how strategy in upgrading study of education of Islam in Madrasah Aliyah Pesantren Sabilil Muttaqin Sugihwaras Ngepeh Loceret Nganjuk? This research of research meruakan qualitative, using descriptive approach. Technique data collecting to collect books applying about quality of education of Islamic Religion and also its literature of him as supporting under consideration this Skripsi. Result of this research indicate that the target of education of Islamic Religion among others khusu' in religious service, leaving case which no advantage, looking after and commendation of to akhlaqul karimah. In life realita many from things of itarget of education of Islam above which uncommitt. A lot still do not khusu have' religious service, doing case which no advantage, forgetting commendation and do bad

    Implementing Dynamic Capability Framework on Indonesian Schools

    No full text
    The article was an investigation into the nature of organisational sustainability in Indonesian schools. Through an extensive reading and analysis of literature on organisational studies, this research examined the possibility of integrating key aspects of learning from change situations into systemic approaches to the organisational design of schools in Indonesia. Within Indonesia’s educational context, continually changing environmental conditions were made even more problematic for schools because political and public policy instability regularly enters their organisational life and educational projects. The reasons were multifarious and nuanced as to how they impact schools working in particular contexts, including: (1). Regular and significant curriculum change policies in recent years; (2) Public policy change and expectations for addressing change at the school level within very short time frames; and (3) How an ever-changing policy environment was made more complex for those schools located in geographically isolated locales within large scale logistical considerations for the Indonesian schools that must adapt, adopt or fail. The result show that key dimensions of Dynamic Capability was pertinent as an approach to investigate and understand the adaptation process of Indonesian schools. The three core components of dynamic capability namely, sensing, seizing, and transforming were recommended as a way to portray schools’ actions toward the uncertain public policy in Indonesia. Keywords: Dynamic Capability, Organisational Sustainability, Adaptive School Desig

    Tanfīż ta`līm al-naḥw al-`Arabī bi wasīlah biṭāqah siḥriyyah (magic card) fī al-ṣaff al-ṡāmin fī al-madrasah "Ma`had Sabilil Muttaqin" al-ṡānawiyyah al-Islāmiyyah Randublatung Blora

    No full text
    Pada pembahasan kali ini penulis mengambil judul Implementasi pembelajaran nahwu dengan menggunakan media “magic card” pada kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah PSM (Pondok Sabilil muttaqin) Blora. Dalam pembahasan judul tersebut penulis merumuskan beberapa masalah, diantara yaitu: (1) Bagaimana penerapan penggunaan media Magic Card dalam pembelajaran bahasa arab materi nahwu pada kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah PSM ( Pondok Sabilil Muttaqin) Blora. (2) Apa saja kelebihan dan kekurangan penggunaan media Magic Card dalam pembelajaran bahasa arab materi nahwu pada kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah PSM ( Pondok Sabilil Muttaqin) Blora. Adapun pembahasan yang pertama yaitu implementasi media magic card, implementasi magic card di MTs PSM memiliki pengaruh dalam menumbuhkan rasa keingintahuan para siswa di MTs PSM, dari rasa keingintahuan tersebut muncul semangat dari para siswa untuk kembali mempelajari bahasa arab materi-materi nahwu yang di anggap sulit bagi para siswa. Media pembelajaran magic card yang digunakan berisi penjelasan tanda-tanda I’rab pada f’il, dalam media dijelaskan bahwa fi’il mudhari dibaca rafa’ ketika di dahului amil nashob dan jazm, sedangkan fi’il mudhori’ dibaca nashob ketika didahului amil nashob yaitu : أن، لن، إدن، كى، حتى، لام الجحود، لام التعليل، selain penjelasan tanda-tandi i’rab fi’il yang ada dalam penjelasan di media magic card, pembahasan dalam media juga di bagi menjadi beberapa sub pokok pembahasan, yaitu bab افعال الخمسة، فعل مضارع صحيح الأخر، فعل مضارع معتل الاخر. Setelah melakukan latihan dan evaluasi ternyata penggunaan media tersebut juga belum terlalu maksimal untuk meningkatkan prestasi hasil belajar siswa, dari hasil belajar siswa, rata-rata awal 75,5 hanya menjadi 80, memang peningkatan nilai rata-rata ini relatif rendah, namun penggunaan media magic card mampu menumbuhkan minat siswa di MTs PSM untuk terus belajar bahasa arab materi-materi nahwu. Sedangkan pembahasan dari rumusan masalah kedua yaitu kelebihan dan kekurangan dari media Magic Card, dalam hal ini setiap media meiliki kelebihan dan kekurangan, adapun kelebihan dan kekurangan dari penggunaan media magic card dalam penggunaannya pada materi nahwu kelas VIII yaitu 1. Kelebihan penggunaan media Magic Card a. Pengajaran lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar b. Metode pembelajaran akan lebih bervariasi c. Siswa lebih mudah paham d. Siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga e. Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, seperti mengamati, melakukan dan mendemonstrasikan. 2. Kekurangan penggunaan Media Magic Card a. Tulisan di media terlalu kecil b. Harus memahami penggunaan media magic card secara benar c. Siswa yang tidak memperhatikan penjelasan guru dari awal akan susah memahami materi yang ada dalam media magic card d. Guru harus menjelaskan materi dengan rinci karena penjelasan di media terlalu singkat

    Pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap motivasi berprestasi siswa MTs Sabilil Muttaqin Pamekasan Madura

    No full text
    INDONESIA: Pada masa sekolah siswa sekolah menengah masuk pada masa remaja masa yang sangat beresiko dalam kehidupan mereka, karena mereka belum mampu memfungsikan kemampuan fisik dan psikisnya secara matang sehingga membutuhkan bimbingan dari orang dewasa. Para siswa menengah pada umumnya belum memiliki pengendalian diri yang baik sehingga rentan melakukan berbagai hal yang menyimpang seperti membolos, tidak disiplin, jarang mengerjakan tugas sekolah dan tidak mengikuti norma sosial. Akan tetapi mereka mempunyai tingkat individuasi yang tinggi dan berfokus pada pembuktian kepada orang lain dengan sebuah prestasi dan kerja keras. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui tingkat lingkungan keluarga siswa, 2) Mengetahui tingkat lingkungan sekolah siswa, 3) Mengetahui tingkat motivasi berprestasi siswa, dan 4) Mengetahui pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap motivasi berprestasi siswa. Metode penelitian yang yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara sampling jenuh. Subyek penelitian ini adalah siswa MTs Sabilil Muttaqin Pamekasan Madura yang berjumlah 47 siswa. Pengambilan data menggunakan skala psikologis model likert, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model regresi berganda dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil sebagai berikut : tingkat lingkungan keluarga siswa berada pada kategori tinggi (74.46%). Tingkat lingkungan sekolah siswa berada pada kategori tinggi (63.83%), serta tingkat motivasi berprestasi siswa berada pada kategori tinggi (78.72%). Hasil uji hipotesis didapati bahwa lingkungan sekolah siswa dan lingkungan keluarga siswa secara simultan dan parsial memengaruhi motivasi berprestasi siswa sebesar 41% dengan taraf signifikansi 0.000 dan lingkungan keluarga siswa mempunyai pengaruh terhadap motivasi berprestasi lebih besar daripada lingkungan sekolah siswa dengan nilai beta 0.397. ENGLISH: Teenagers face a risky moment in their live when they are in high school. It is due to the fact that they are not yet able to use their physical and psychological and still need guidance from the adults. They do not have a good self-control so they tend to do things such as skip their class, have no discipline, do not submit their assignment, and do not follow social norm. However, they have a high individuality and focus to prove their achievement and hard work. The study aims to: 1) Find out students’ family environment, 2) Find out students’ school environment, 3) Find out the level of students’ achievement motivation, and 4) Find out the influence of family and school environment on their achievement motivation. The study employs a quantitative method with census sampling. The subject of study are 47 students of MTs Sabilil Muttaqin Pamekasan Madura. Data is obtained using Likert scale, observation, interview and documentation. Then it is analyzed using multiple regression with SPSS software. The result of the study shows that: students’ family environment level is quite high (74.46%). The students’ school environment level is high (63.83%), and their achievement motivation level is also high (78.72%). From the hypothesis test, the students’ family and school environment simultaneously and partially influence their achievement motivation for 41% and with significance level of 0.000. Furthermore, their family environment have bigger influence than their school environment shown by beta 0.397
    corecore