1,720,988 research outputs found
Pengaruh Pemanfaatan Media Pembelajaran dan Gaya Kognitif terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 2 Wajo
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang memiliki gaya kognitif field dependent ketika diajar dengan menggunakan video pembelajaran dan poster, 2) terdapat perbedaan hasil belajar
peserta didik yang memiliki gaya kognitif field independent ketika diajar dengan menggunakan video pembelajaran dan poster, 3) terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang memiliki gaya kognitif field dependent dengan yang memiliki
gaya kognitif field independent pada saat diajar dengan menggunakan video pembelajaran, 4) terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang memiliki gaya kognitif field dependent dengan yang memiliki gaya kognitif field
independent pada saat diajar dengan menggunakan poster, dan 5) terdapat interaksi antara media pembelajaran dan gaya kognitif terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam peserta didik di SMA Negeri 2 Wajo. Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) kepala sekolah diharapkan dapat memberikan kebijakan untuk melakukan pemetaan jenis gaya kognitif kepada setiap peserta didik, 2) guru Pendidikan Agama Islam diharapkan dapat memahami dengan baik perbedaan karakteristik peserta didik berdasarkan gaya kognitifnya, dan 3) bagi peneliti lain disarankan untuk menggunakan media yang lain pada materi Pendidikan Agama Islam lainnya agar dapat menambah wawasan yang lebih luas terkait pemanfaatan media pembelajaran dan gaya kognitif
Penggunaan Media Gambar Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas V SDN 8 Dampelas Kec. Dampelas Kab. Donggala
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial di SDN 8 Dampelas Kec. Dampelas Kab. Donggala adalah guru menggunakan media gambar poster yaitu tokoh-tokoh pahlawan dalam setiap proses pembelajaran membuat peserta didik jadi fokus dan tertarik mengikuti pembelajaran yang sedang berlangsung.(2) hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial dapat membantu peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga membuat peserta didik lebih bersemangat dan lebih giat lagi dalam belajar dapat juga bertatap muka dengan peserta didik lebih lama serta menciptakan suasana aktif didalam kelas. (3) kelebihan media gambar dengan adanya media gambar membuat pembelajaran jadi semakin baik serta guru lebih mudah dalam menyampaikan pembelajaran. (4) kekurangan media gambar hanya menekankan persepsi indera mata juga ukuran gambarnya terbatas. (5) Solusinya hendaknya seorang guru harus lebih meningkatkan hasil belajar peserta didik
Peranan Struktur Organisasi dalam Meningkatkan Efisiensi Kerja pada PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan
Didalam suatu organisasi pemerintah maupun swasta harus mencantumkan struktur organisasi. Karena struktur organisasi yang tepat dapat membanta mengembangkan kerjasama dalam mempersiapkan suana rangka dasar pekerjaan, sehingga setiap anggota organisasi dapat bekerja sama secara efektif dan efisien.
Maksud dari penyusunan struktur organisasi merupakan petunjuk tentang adanya jenjang jabatan, fungal, hubungan antara satu dengan yang lainnya, mulai dari titik puncak selanjutnya menuju kebawah, diteruskan ke kiri dan ke kanan. Tujuan utama dari struktur organisasi adalah untuk menunjukkan strukturtata pengelompokkan kerja pada unit-unit yang telah dibentuk dalam organisasi dan bagaimana tata hubungan staf serta fungicilnya.
Dengan adanya struktur organisasi ini, maka para anggota organisasi dapat melihat tata pembagian kerja yang dipakai, wewenang, tanggung jawab, peraturan yang harus ditaati, bagaimana level atau eselon daripada unit organisasinya yang telah diatur secara jelas dan setiap anggota organisasi mengetahui dengan jelas apa yang harus dikerjakan, kepada siapa pekerjaan itu dipertanggungjawabkan sehingga dapat menghindari terjadinya kesalahpahaman dalam menerima serta melaksanakan perintah dari atasan
Oleh karena itu struktur organisasi ini diharapkan dapat mencapai suatu koordinasi yang efektif diantara unit-unit maupun bagian di dalam organisasi.70 HalamanKertas Karya Diplom
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS LITERASI KEAGAMAAN PADA TEMA INDAHNYA KEBERSAMAAN DI KELAS IV SDN 3 POREHU KABUPATEN KOLAKA UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
ABSTRAK
Sutriani, 2022.“Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Literasi Keagamaan padaTema
Indahnya Kebersamaan di Kelas IV SDN 3 Porehu Kabupaten
Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara”. Skripsi Program Studi
Pendidik Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan Institut Agama Islam Negeri Palopo. Pembimbing (1) Ibu
Hj. St. Marwiyah dan pembimbing (2) Bapak Hisbullah.
Skripsi ini membahas tentang pengembangan bahan ajar berbasis literasi
keagamaan pada tema indahnya kebersamaan di kelas IV SDN 3 Porehu. Penelitian
ini bertujuan untuk pengembangan bahan ajar berbasis literasi keagamaan pada tema
indahnya kebersamaan di kelas IV SDN 3 Porehu, serta untuk mengetahui hasil
pengembangan bahan ajar berbasis literasi keagamaan pada tema indahnya
kebersamaan di kelas IV SDN 3 Porehu memenuhi kriteria valid dan praktis.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan Research and
Development (R & D). Pada penelitian bahan ajar ini menggunakan model
pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu: (1) tahap analisis, (2) tahap
perancangan (design), (3) tahap pengembangan (development), (4) implementasi dan
(5) tahap evaluasi. Penelitian sesuai dengan tahapan model pengembangan ADDIE
untuk pengembangan bahan ajar berbasis literasi keagamaan pada tema indahnya
kebersamaan di kelas IV SDN 3 Porehu dan produk yang dihasilkan bisa memenuhi
kriteria valid dan praktis.
Berdasarkan analisis data yang diperoleh bahan ajar yang valid melalui uji
validitas. Hasil analisis bahan ajar dari tiga validator yang telah dipaparkan sebelum
diperoleh kesimpulan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria
kevalidan (valid). Hasil uji validitas untuk bahan ajar dengan kisaran nilai 0,78
sampai 1,00 dengan kategori valid dan sangat valid. Hasil kepraktisan bahan ajar
pembelajaran sebesar 0.90 berdasarkan angket uji praktikalitas respon peserta didik
diperoleh persentase skor sebesar 90%. Berdasarkan hasil validasi bahan ajar
pembelajaran dan uji praktikalitas respon peserta didik dapat disimpulkan bahwa
bahan ajar berbasis literasi keagamaan telah memenuhi kriteria valid dan praktis.
Kata Kunci: bahan ajar, berbasis literasi keagamaan, pengembanga
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kemandirian dalam Pemenuhan Aktivitas Sehari – Hari (Activity Daily of Living) pada Lansia di Dusun Macinna Desa Pataro Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba
Mandiri adalah kebebasan untuk bertindak, tidak tergantung pada orang lain. Kemandirian lansia dapat dilihat dari kualitas mental dan kualitas hidup yang dinilai dari kemampuan lansia dalam melakukan pemenuhan ADL, yang meliputi toileting, makan, berpakaian, mandi, kontinensia dan berpindah tempat. Dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari pada lansia di bagi menjadi dua : usia lanjut yang masih aktif dan usia lanjut yang pasif sehingga dalam pemenuhan aktivitas seharihari
tidak dapat dilakukan sendiri tetapi juga harus melibatkan anggota keluarga. Keluarga memegang peranan penting dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari lansia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian dalam pemenuhan Activity Daily Of Living (ADL). Desain penelitian adalah Cross Sectional yang dilakukan pada lansia sebanyak 41 orang. Sampel dipilih dengan cara Total sampling yang memenuhi
kriteria inklusi dan eksklusi. Data penelitian dikumpulkan dengan cara observasi dan wawancara. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Analisa univariat digunakan untuk menganalisa karakteristik responden (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan dan status perkawinan). Sedang analisa bivariat untuk menganalisa hubungan dukungan keluarga dengan
kemandirian dalam pemenuhan Activity Daily Of Living (ADL).
Dari analisis data menggunakan Uji Chi-Square didapatkan bahwa ada hubungan yang ditunjukan melalui uji statistik Chi-Square dengan hasil Fisher’s Exact Test nilai p=0,002 (<α=0,05) yang berarti terdapat hubungan yang
signifikan antara dukungan keluarga dengan kemandirian dalam pemenuhan ADL lansia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin baik dukungan keluarga, maka semakin baik juga kemandirian lansia dalam pemenuhan kebutuhan ADL.
Untuk penelitian selanjutnya disarankan menggunakan karakteristik populasi yang lebih beragam dengan faktor perancu lain seperti kondisi kesehatan, kondisi ekonomi, agar dapat mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap
kemandirian dalam pemenuhan Activity Daily Living (ADL)
ANALISIS PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT AKIBAT PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI KELURAHAN LAMASI KECAMATAN LAMASI KABUPATEN LUWU
ABSTRAK
Sutriani, 2022, “Analisis Perubahan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Akibat
Pembangunan Perumahan Di Kelurahan Lamasi Kecamatan Lamasi
Kabupaten Luwu”. Skripsi Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Palopo, Dibimbing
oleh Agung Zulkarnain.
Skripsi ini membahas tentang Perubahan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Akibat
Pembangunan Perumahan Di Kelurahan Lamasi Kecamatan Lamasi Kabupeten Luwu.
Pencapaian dalam penelitian ini adalah mengetahui bagaimana perubahan kondisi sosial
masyarakat Kelurahan Lamasi akibat pembangunan perumahan, dan untuk mengetahui
mengetahui bagaimana perubahan kondisi ekonomi masyarakat Kelurahan Lamasi
akibat pembangunan perumahan. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian
kualitatif deskriptif artinya penelitian ini tenang data yang dikumpulkan berupa gambar
dan diuraikan dengan kata-kata penulis, misalnya dari hasil wawancara yang dilakukan
penulis dengan informan. Adapun subjek dalam penelitian ini terdiri dari 1 Aparat
Pemerintah, 1 Tokoh masyarakat, 1 Pemuda Desa, Pendiri Perumahan, 1 Wirausaha,
dan 1 Masyarakat Lokal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,
wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah pembangunan perumahan
memberikan perubahan pada kondisi sosial ekonomi masyarakat. Dampak tehadap
kondisi sosial masyarakat seperti kesadaran masyarakat terhadap tingkat pendidikan,
perubahan jenis pekerjaan masyarakat sedangkan untuk proses sosial masyarakat itu
memicu munculnya kesenjangan sosial akibat perbedaan latar pendidikan dan
pendapatan. Dampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat seperti perubahan mata
pencaharian masyarakat ke arah yang lebih menetap pendapatannya dan juga terjadi
peningkatan pendapatan masyarakat.
Kata Kunci: Pembangunan Perumahan, Sosial, Ekonom
Celie’s character development in Alice Walker’s The Color Purple
Penilitian ini membahas karakteristik dan perkembangan karakter Celie dalam novel The Color Purple karya Alice Walker. Penulis memiliki tiga tujuan penelitian yaitu, (1) untuk menemukan karakteristik Celie (2) untuk
menggambarkan penyebab perkembangan karakter Celie, dan (3) untuk menjelaskan akibat dari perkembangan karakter Celie yang terdapat di dalam novel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pada novel The Color Purple karya Alice Walker sebagai sumber data utama. Sumber data yang di gunakan yaitu penelitian kepustakaan dan penjelajahan internet. Penelitian ini mengaplikasikan teori karakter, psikologi, kepribadian, dan perkembangan
kepribadian. Selain itu, pendekatan sosial dan pendekatan psikologi diterapkan untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) karakteristik
dari Celie meliputi kelemahan, kesabaran, kepatuhan, dan kemampuan mencintai, (2) penyebab dari perubahan karakter Celie diantaranya kekerasan sexual yang di lakukan oleh ayah tiri Celie dan kekerasan di dalam rumah tangga yang di lakukan oleh suami dan anak tiri Celie, (3) perkembangan karakter Celie mengakibatkan Celie menjadi wanita yang ceria, berani, dan pekerja keras
CELIE’S CHARACTERISTIC IN ALICE WALKER’S THE COLOR PURPLE
This study is related to the characteristics and character development of the main character in Alice Walker’s The Color Purple, Celie. There are two objectives of the study namely, (1) to find out Celie’s characteristics, (2) to explain Ceie’scharacter development in the novel. It is a descriptive research with the novel The Color Purple as the main source of data. The data were collected through library study and internet browsing. This research made use of the theories of character, characterization, psychology, personality, and personality development. Moreover, sociological and psychological approaches were applied to analyze the data. The data analysis shows as follows: (1) Celie’s characteristics include weakness, patience, obedience, and lovability, (2) Celie’s character development causes Celie to be a cheerful, brave, and hard worker woman
Analisis Keterlibatan Konsumen dan Perbedaan antar Merek terhadap Keputusan Membeli Produk Pond’s pada Mahasiswi AMIK – MBP Medan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterlibatan
konsumen dan perbedaan antar merek dalam proses pengambilan keputusan
membeli produk Pond’s dan untuk mengetahui faktor apakah yang dominan
dalam penentuan pengambilan keputusan.
Hasil analisis data menggunakan data metode analisis regresi linier
berganda menunjukkan bahwa variabel keterlibatan konsumen (X1) dan perbedaan
antar merek (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel keputusan
membeli (Y) produk Pond’s pada Mahasiswi AMIK-MBP Medan , dengan
koefisien regresi X1 (b1) = 0,135 dan koefisien regresi X2 (b2) = 0,280. Pengujian
F hitung diperoleh sebesar 7,196 > F tabel sebesar 2,60. Hasil uji t hitung untuk
variabel keterlibatan konsumen (X1) sebesar 1,306 > dari t tabel sebesar 1,96 pada
tingkat signifikan sebesar 0,045 dan perbedaan antar merek (X2) sebesar 2,728 >
dari t tabel sebesar 1,96 pada tingkat signifikan sebesar 0,000.86 HalamanSkripsi Sarjan
Muhammad Sebagai Pemimpin Agama dan Kepala Negara
Tulisan ini akan membahas tentang kedudukan Rasulullah Saw di Mekkah dan di Madinah dalam dua posisi yang berbeda. Di Mekkah Rasulullah Saw hanya sebagai pemimpin Agama karena loyalitas formal sebagai pemimpin dari struktur kekuasaan beliau tidak peroleh karena adanya penentangan terhadap dakwah yang dibawa beliau, sedangkan di Madinah selain sebagai pemimpin Agama beliau juga sebagai Kepala Negara dengan mempertautkan antara agama dan negara dan membangun Islam sebagai agama dan negara sebagai satu kesatuan yang harmonis
- …
