1,721,021 research outputs found

    Analisis sistem akuntnasi penerimaan dan pengeluaran kas pada pt. alfa global indonesia kabupaten gowa

    No full text
    Skripsi ini disusun oleh Sitti Aminah Gunawan mahasiswa jurusan Akuntansi STIE- YPUP Makassar.67 hlm.; 29 cm

    Seminar and workshop by Global Business Strategy Students (PAA7014A) on conservation and business strategy for KILIM Geo-Park (13 July 2024) / Nor Lelawati Jamaludin and Sitti Aminah Baharudin

    Get PDF
    In an innovative initiative merging conservation efforts with strategic business acumen, AAGBS students from the Global Business Strategy course (PAA7014A) at Universiti Teknologi MARA (UiTM) Pulau Pinang Branch have undertaken a collaborative project aimed at enhancing sustainability at KILIM Geo-Park. Led by Associate Professor Dr. Nor Lelawati Binti Jamaludin, with support from Dr. Sitti Aminah Binti Baharudin, this project involves partnerships between UiTM, NTNU (Norwegian University of Science and Technology), The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) Malaysia, Langkawi Development Authority (LADA), Jabatan Pendidikan Negeri (JPN) Kedah, and Universiti Utara Malaysia (UUM)

    PENINGKATAN PERILAKU KEMANDIRIAN MELALUI KEGIATAN DONGENG PADA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK BHAYANGKARI MAJENE

    Get PDF
    Sitti Aminah, 2013. Peningkatan Perilaku Kemandirian Melalui Kegiatan Dongeng Pada Anak Di Taman Kanak-Kanak Bhayangkari Majene, Skripsi dibimbing oleh Dra. Sri Sofiani, M.Pd dan Herman, S.Pd, M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah peningkatan perilaku kemandirian anak melalui kegiatan dongeng pada anak di Taman Kanak-Kanak Bhayangkari Majene?. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk Mengetahui peningkatan perilaku kemandirian anak melalui kegiatan dongeng pada anak di Taman Kanak-Kanak Bhayangkari Majene Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas deskriptif kualitatif (PTK) yang menjadikan 1 (satu) guru Taman Kanak Kanak Bhayangkari Majene dan 16 anak didik pada kelompok A2 sebagai unit analisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi terhadap perilaku kemandirian anak melalui kegiatan mendongeng. Hasil penelitian dapat menunjukkan bahwa melalui kegiatan dongeng dapat meningkatkan perilaku kemandirian pada anak di Taman Kanak-Kanak Bhayangkari Majene. Hal ini terlihat dari minat anak dan partisipasi anak dalam menyelesaikan kegiatan yang diberikan sesuai dengan indikator dalam meningkatkan perilaku kemandirian anak meliputi;, mampu mengerjakan tugas sendiri, mengurus diri sendiri begitupun aktivitas mengajar guru pun sudah optimal. Jadi Kesimpulan dari hasil penelian ini adalah perilaku kemandirian anak di Taman kanak-Kanak Bhayangkari majene dapat meningkat melalui kegiatan dongeng

    Implementasi Peraturan Daerah No. 11 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan di Kota Makassar.

    Get PDF
    ABSTRAK Sitti Aminah. 2013. Implementasi Peraturan Daerah No. 11 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan di Kota Makassar. Skripsi. Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan pemungutan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan, besarnya kontribusi retribusi pelayanan persampahan/kebersihan terhadap pendapatan asli daerah, serta faktor determinan yang mempengaruhi pemungutan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan terhadap pendapatan asli daerah di kota Makassar. Penelitian ini adalah penelitian ex post facto dan yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan data atau catatan yang menyangkut Implementasi Peraturan Daerah No.11 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan di Kota Makassar. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling yaitu data yang menyangkut Implementasi Peraturan Daerah No.11 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan di Kota Makassar sejak tahun 2011-2012, dengan menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) mekanisme pelaksanaan pemungutan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan dilakukan berpedoman pada Peraturan Daerah No. 11 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan yang belum sepenuhnya terlaksana sesuai prosedur disebabkan dari indikator perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan masih ditemukan beberapa penyimpangan yang terjadi (2) Kontribusi retribusi pelayanan persampahan/kebersihan terhadap pendapatan asli daerah Kota Makassar pada tahun 2011 sebesar Rp. 3.710.689.060 atau 1,05% dari semua pendapatan asli daerah yang diterima senilai Rp. 351.692.552.587. Kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2012 sebesar Rp. 3.804.416.900 atau 0,78% dari semua jumlah pendapatan asli daerah senilai Rp. 484.972.799.508. Dan (3) Faktor determinan yang mempengaruhi pemungutan retribusi pelayanan persampahan/ kebersihan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Makassar meliputi faktor demografi, pihak wajib retribusi serta dari Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Makassar

    Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Kecamatan Tamalate Kota Makassar

    Get PDF
    Sitti Aminah Ningsih, 2012. Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Skripsi Dibimbing oleh Drs. H. Muh. Nur Mustakim, M. Pd, dan Dra. Amrah, S.Pd., M. Pd. Fakultas Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar. Masalah penelitian ini adalah Apakah Model pembelajaran KooperatifTipe STAD dapat meningkatkan Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Kecamatan Tamalate Kota Makassar?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yaitu tindakan yang berdaur ulang/siklus. Rancangan tindakan dalam penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua siklus di mana setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini difokuskan pada beberapa faktor yaitu faktor siswa, guru, dan penerapan Model pembelajaran Kooperatiftipe STAD. Subjek penelitian adalah kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Kecamatan Tamalate Kota Makassar sebanyak 33 orang, yang terdiri dari laki-laki 17 orang, perempuan 16 orang. Data penelitian ini adalah data hasil belajar dan aktivitas guru serta siswa dalam proses pembelajaran. Data diperoleh melalui pengamatan, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al- Hidayah dengan ketutasan hasil belajar IPA pada Siklus I masuk pada kategori cukup dan pada Siklus II meningkat yaitu berada pada ketegori sangat baik. Hasil aktifitas guru pada siklus I berada pada kategori cukup dan pada siklus II meningkat menjadi kategori sangat baik sedangkan hasil aktifitas belajar siswa pada siklus I berada pada kategori cukup dan pada siklus II meningkat menjadi kategori sangat baik. Kesimpulan adalah melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al- Hidayah

    MANAJEMEN LAYANAN KHUSUS (STUDI LAYANAN KHUSUS PERPUSTAKAAN DI SMK NEGERI 1 POLEWALI)

    Get PDF
    Sitti Aminah Semi. 2019. Manajemen Layanan Khusus (Studi Layanan Khusus Perpustakaan Di Smk Negeri 1 Polewali). Penyusunan skripsi dibimbing oleh Dr. Ratmawati T, M.Pd dan Dra. Sitti Habibah, M.Si. Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini mengkaji tentang Manajemen Layanan Khusus (Studi Layanan Khusus Perpustakaan Di Smk Negeri 1 Polewali). Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah layanan langsung (Sirkulasi) di Perpustakaan SMKN 1 Polewali; (2) Bagaimanakah layanan tidak langsung (Teknis) di Perpustakaan di SMKN 1 Polewali; (3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat yang di hadapi dalam Pelaksanaan layanan perpustakaan sekolah di SMK Negeri 1 Polewali. Tujuan dari penelitian ini adalah adalah (1) Mengetahui layanan langsung (Sirkulasi) di Perpustakaan SMKN 1 Polewali; (2) Mengetahui layanan tidak langsung (Teknis) di Perpustakaan di SMKN 1 Polewali; (3) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang di hadapi dalam Pelaksanaan layanan perpustakaan sekolah di SMK Negeri 1 Polewali. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah,Pustakawan, Guru dan Siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui Reduksi data, penyajian data dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan Layanan langsung yang diterapkan di SMK Negeri 1 Polewali yang meliputi layanan peminjaman buku masih belum terlaksana secara efektif; (2) layanan tidak langsung yang meliputi kerjasama dan pembinaan minat baca sudah dilakukan seoptimal mungkin; (3)Faktor pendukung dalam layanan perpustakaan yaitu sekolah memiliki tenaga perpustakaan yang merupakan alumni jurusan perpustakaan, pustakawan bekerja sama dengan para guru dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan, kebijakan mewajibkan siswa untuk membaca buku sebelum memulai pelajaran, menyediakan fasilitas wifi dan bersikap ramah kepada siswa yang berkunjung ke perpustakaan, faktor penghambat dalam pelayanan perpustakaan yakni kekurangan buku koleksi perpustakaan, kekurangan tenaga pustakawan, kurangnya hubungan komunikasi antara guru dan siswa yang lainnya, siswa kurang minat untuk membaca, letak gedung yang kurang tepat karena sulit dijangkau oleh siswa

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN NARASI SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SDN MONCOBALANG 1 KECAMATAN BAROMBONG KABUPATEN GOWA

    Get PDF
    SITTI AMINAH, 2016. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Picture And Picture untuk Meningkatkan Hasil Belajar Menulis Karangan Narasi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SDN Moncobalang 1 Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa. Skripsi. Dibimbing oleh Andi Dewi Riang Tati, S.Pd., M.Pd dan Drs. Muslimin, M.Ed. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar menulis karangan narasi. Rumusan masalah adalah bagaimanakah penerapan model pembelajaran kooperati tipe picture and picture untuk meningkatkan hasil belajar menulis karangan narasi pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Moncobalang 1 Kecamatan Barombong Kabupaten gowa. pendekatan yang digunakan adalah pendekaran kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan. Fokus penelitian ini adalah pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran picture and picture dan hasil belajar menulis karangan narasi siswa. Subjek penelitian ini adalah satu orang guru dan semua siswa kelas IV SDN Mocobalang 1 Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa dengan jumlah siswa 28 orang siswa yang terdiri dari 17 laki-laki dan 11 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif deskriptif. Hasil penelitian segi proses mengajar guru siklus I pertemuan 1 berada pada kategori kurang, pertemuan 2 berada pada kategori kurang dan proses belajar siswa dimana pada siklus I pertemuan 1 berada pada kategori kurang, pertemuan 2 berada pada kategori kurang sedangkan dari segi mengajar guru siklus II pertemuan 1 berada pada kategori cukup, pertemuan 2 berada pada kategori baik dan proses belajar siswa dimana pada siklus II pertemuan 1 berada pada kategori baik, pertemuan 2 berada pada kategori baik. Demikian pula hasil belajar dalam menulis karangan narasi siswa pada siklus I berada pada kategori cukup, setelah dilaksanakan siklus II mengalami peningkatan menjadi kategori baik. Kesimpulan penelitian ini adalah Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture untuk meningkatkan hasil belajar menulis karangan narasi pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Moncobalang 1 Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa

    Implementasi Kebijakan Standar Nasional Pendidikan pada Penyelenggaraan Sekolah Dasar Standar Nasional di Kabupaten Wajo Tahun 2012

    Get PDF
    ABSTRAK SITTI AMINAH, Implementasi Kebijakan Standar Nasional Pendidikan pada Penyelenggaraan Sekolah Dasar Standar Nasional di Kabupaten Wajo Tahun 2012 (dibimbing oleh Promotor Murtir Jeddawi serta kopromotor Hamzah Upu, dan Fachri Kahar). Tujuan penelitian ini adalah untuk; mendeskripsikan tahapan implementasi kebijakan standar nasional pendidikan, mendeskripsikan faktor-faktor determinan yang mendukung implementasi kebijakan standar nasional serta mendeskripsikan wujud implementasi kebijakan standar nasional pendidikan pada penyelenggaraan sekolah dasar standar nasional di Kabupaten Wajo. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif menggunakan pendekatan analisis kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui; angket, observasi, wawancara dan dokumen. Sumber data dan informan penelitian meliputi; Kadis Pendidikan, Kepala UPTD, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Guru, Komite Sekolah serta Tokoh Masyarakat, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tahapan implementasi kebijakan standar nasional pendidikan pada penyelenggaraan SD-SN di Kabupaten Wajo telah dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, namun belum dilaksanakan secara optimal tentang Standar Nasional Pendidikan, diantara 385 Sekolah Dasar hanya 11 sekolah yang berkategori SD-SN. Pencapaian standar sarana dan prasarana, tenaga kependidikan, standar isi serta kewenangan dan fungsi dinas pendidikan Kabupaten Wajo. (2) Faktor-faktor determinan yang mendukung implementasi kebijakan standar nasional pendidikan adalah konten dan konteks kebijakan terutama sarana prasarana, tenaga kependidikan, standar isi dan standar penilaian pendidikan. (3) wujud implementasi kebijakan Standar Nasional Pendidikan meliputi; Termotivasinya Sekolah Dasar untuk ikut terlibat dalam pelaksanaan kebijakan SD-SN. Kebijakan SD-SN menjadi pendorong sekolah untuk menggali potensi swadaya masyarakat. Di samping itu, posisi pengambilan keputusan dalam implementasi kebijakan Standar Nasional Pendidikan di sekolah dasar berada pada level kepala sekolah dan Dinas Pendidikan, sehingga motivasi dan monitoring sebagai bentuk pembinaan senantiasa terus menerus dilaksanakan secara terpadu. Optimalisasi sumber daya komponen standar nasional pendidikan utamanya standar isi, standar sarana prasarana, standar tenaga kependidikan dan standar penilaian pendidikan, mendukung terwujudnya sistem pendidikan nasional yang efektif. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Sekolah Dasar Standar Nasional ABSTRACT SITTI AMINAH. The Policy Implementation of National Standard for Education on the Implementation of the Elementary School of National Standard (SDSN) in Wajo Regency in 2012 (guided by the Promoter and kopromotor MurtirJeddawi, Upu Hamzah, and Kahar Fachri). This research aims at describing the stage of the policy implementation of national standards for education, describing the determinant factors which support the policy implementation of national standard, and describing the forms of policy implementation of national standard for education in the implementation of the elementary school of national standard (SD-SN) in Wajo regency. This study was an exploratory study using qualitative analysis approach. The data was collected through; questionnaires, observations, interviews and documents. Sources of data and research informants include; Head of Education, Head UPTD, Principal, School Supervisors, Teachers, School Committee and community leaders, while the data analysis conducted qualitative description. The research finding shows that: (1) the stage policy implementation of national standard for education in the implementation of SD-SN has been implemented in accordance with the applicable legislation, but it has not been implemented optimally. Among 385 elementary schools, there are only 11 schools which have category SD-SN category, (2) the determinant factors which support the policy implementation of national standard for education are content and context of the policy especially infrastructure, educator, content standard, and educational assessment standard, (3) the forms of national standard for education consist of Elementary School motivated to involve in the policy implementation of SD-SN. The policy of SD-SN becomes a supporter for the school to explore the potential of non-governmental. In addition the position of decision-making in the policy implementation of national standard for education in the elementary school is at level of headmaster and education department. Therefore, the motivation and monitoring as a continuous leading is conducted in integrated. The optimization of resources as the component of national standard for education especially for content standard, infrastructure standard, educator standard, and educational assessment standard support the establishment of an effective national education system. Keywords: the policy implementation, the Elementary School of National Standard (SD-SN

    Do we recognise the halal logo? / Sitti Aminah Baharuddin ...[et al.]

    Get PDF
    The purpose of this paper is to review the halal certifications approved by JAKIM. There are currently 85 certification bodies recognised by JAKIM. The government should take the responsibility to introduce and promote the different halal logos to the public as to create awareness about the fake and unreliable ones. This is to avoid misunderstandings and doubts, as well as to educate the public about the halal certification logos that have been recognised by JAKIM

    PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DALAM PEMBINAAN MORAL ANAK SDN 55 OLANG KECAMATAN PONRANG SELATAN KABUPATEN LUWU

    Get PDF
    ABSTRAK Sitti Aminah Ukkas, 2011. “Pengaruh Lingkungan Keluarga Dalam Pembinaan Moral Anak SDN 55 Olang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu” Jurusan Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam, Pembimbing I, Sukirman Nurdjan, S.S., M.Pd., Pembimbing II, Rahmawati, S.Ag., M.Ag. Kata kunci: Pengaruh Lingkungan Keluarga, Pembinaan Moral Moral Anak SDN 55 Olang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Skripsi ini membahas tentang Pengaruh Lingkungan Keluarga Dalam Pembinaan Moral Anak SDN 55 Olang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Yang menjadi pembahasan utama penelitian ini adalah Pengaruh Lingkungan Keluarga Dalam Pembinaan Moral Anak SDN 55 Olang. Dalam hal ini penulis ingin memperoleh data tentang (1) Bagaimana pembinaan moral anak di SDN 55 Olang; (2) Bagaimana mana hubungan lingkungan keluarga dengan sekolah dalam pembinaan moral anak ; (3) Bagaimana hambatan dan solusi dalam pembinaan moral siswa SDN 55 Olang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Dalam konteks penelitian ini, peneliti menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dalam bentuk studi kasus yang bersifat eksploratif yang bertujuan untuk menguraikan sifat dan karakteristik dari suatu fenomena yang ada. Jumlah populasi keseluruhan adalah 257 siswa. Untuk menentukan sampel diambil 30 siswa. Penelitian ini mengambil 30 sampel dari 3 tingkatan kelas yakni kelas , IV, V, VI, masing-masing 10 orang. Selanjutnya dalam pengumpulan data, penulis menggunakan cara: interview, observasi lapangan, dokumentasi dan angket. Dan selanjutnya peneliti menganalisis data yang diperoleh dengan teknik deskriptif, interpretatif, dan teknik komperatif. Berdasarkan hasil riset dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Pembinaan moral anak di SDN 55 Olang, sudah semaksimal mungkin dan sudah terlaksana dengan baik karena pembinaannya berdasarkan pada kebutuhan dan kondisi di daerah tersebut, hasil penelitian metode ini sangat cocok diterapkan. 2. Hubungan lingkungan keluarga dengan sekolah dalam pembinaan moral anak dapat terjalin dengan baik karena hubungan orang tua dan guru terjalin komunikasi dalam pengembangan dan penanaman moral bagi siswa. 3. Hambatan dan solusi dalam pembinaan moral siswa. Hambatan yang dihadapi adalah berasal dari lingkungan baik lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat, karena keterbatasan ilmu dan kurangnya pemahaman agama. Adapun solusi yang diberikan adalah agar pemahaman dari ketiga lingkungan tersebut dapat ditingkatkan dengan metode dan teladan yang baik
    corecore