307 research outputs found
Peran Kesenangan Berbelanja sebagai variabel Mediasai Antara Lingkungan Toko Dan Perilaku Pembelian Impulsif Dengan Ketersediaan Uang Sebagai Variabel Moderator Studi Pada Konsumen Distribution Outlet Di Malang
Studi ini menganalisis efek langsung dan tidak langsung dari lingkungan toko pada perilaku pembelian impulsif melalui variabel kesengan berbelanja serta melihat efek moderator dari ketersediaan uang.
Dipandu oleh model Stimulus-Organism-Response (SOR), Flow Theory dan literatur pembelian impulsif, penelitian ini menyelidiki peran lingkungan toko (musik, cahaya, karyawan, aroma dan tata letak) dan kesenangan berbelanja terhadap perilaku pembelian impulsif. Apakah kesenangan berbelanja memediasi hubungan lingkungan toko dan pembelian impulsif dan melihat pengaruh ketersediaan uang sebagai variabel moderator. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dari 200 responden dalam survei di tiga toko baju yang ada di Kota Malang. Dalam model struktural yang diuji dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Penulis menemukan beberapa temuan, pertama lingkungan toko dan kesengan berbelanja mempengaruhi pembelian impulsif seorang konsumen. Kedua, lingkungan toko mendorong pembelian impuls melalui pengaruh dan dorongan kesenangan berbelanja dengan mediasi partial. Ke empat, hasil juga menunjukkan bahwa ketersediaan uang sebagai variabel moderator mempengaruhi hubungan antara lingkungan toko dan perilaku pembelian impulsif
“EMPER TERBUKA” PADA DESAIN RUMAH TOKO KELUARGA HO A HENG KARYA FRIEDRICH SILABAN
Abstrak_ Pada periode akhir karirnya, Friedrich Silaban merancang Rumah Toko Keluarga Ho A Heng di daerah Suryakencana Bogor yang merupakan satu-satunya proyek huniannya untuk rumah toko tunggal. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis metode yang digunakan oleh Silaban dalam mendesain “emper terbuka” pada Rumah Toko Keluarga Ho A Heng dan membandingkannya dengan tipologi rumah toko Tionghoa. Dengan pendekatan historikal, penulis menganalisis komposisi tata ruang dan desain atap emper terbuka melalui dokumen arsip Silaban untuk proyek ini. Selanjutnya pendekatan komparatif digunakan untuk membandingkan desain rumah toko ini dengan tipologi rumah toko Tionghoa di Cina Selatan dan Bogor. Melalui desainnya Silaban memadukan pola tata ruang rumah toko nonlinier yang fungsional dan taman dalam sebagai pusat yang dikelilingi oleh emper terbuka dengan naungan atap berteritisan lebar dan elemen pembayangan. Emper terbuka dan taman tengah menjadi bagian dari metode desain Silaban sebagai solusi masalah iklim tropis lembab pada rumah toko modern.
Kata kunci : Friedrich Silaban; Emper Terbuka; Rumah Toko; Komposisi Tata Ruang; Desain
Abstract_ At the end of his career period, Friedrich Silaban designed a shophouse for the family of Ho A Heng at Suryakencana Bogor remarked as his only housing project for a single shophouse. This paper aims to analyze Silaban’s design method for creating the “open veranda” in the shophouse for Ho A Heng and compare it to the Chinese shophouse typology. Using a historical method, the author analyzed the open veranda’s spatial composition and roof design by examining Silaban’s archive documents for this project. Furthermore, the author used a comparative method to collate this shophouse design with Chinese shophouse typology in Southern China and Bogor. Through his design, Silaban integrated a functional non-linear spatial composition and a central courtyard was surrounded by the open veranda beneath wide roof eaves and shading elements. The open veranda and central courtyard become a part of Silaban’s design method to solve the problem of the hot-humid climate in modern shophouse design.
Keywords : Friedrich Silaban; Open Veranda; Shophouse; Spatial Composition; Desig
Toko Milik Rakyat (Tomira) dan Kesejahteraan Masyarakat Kulon Progo
Toko Milik Rakyat (Tomira) is a government policy based on Kulon Progo Regional Regulation No. 11 of 2011 concerning Protection and Empowerment of Traditional Markets and the Arrangement of Modern Shopping Centers and Stores. Tomira is in the form of a partnership between Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) with modern stores such as Alfamart and Indomaret in Kulon Progo. The purpose of the Tomira’s policy is to improve the welfare of the community and increase economic growth. The question to be answered in this research is related to the process of forming a Tomira’s policy. This study uses an analysis for policy approach with a focus on analyzing the policy process using a society based governance model. The method in this research uses the literature study method which is collaborated with qualitative methods. The results of this resarch explain that in the process of policy formulation through improving the welfare of the Tomira, the government should be oriented to the society in order to create the widest prosperity for the society. Conflicts of interest between the actors allowed to appear in the policy. Behind that, there is also a political side to the policy. The welfare improvement policy through the Tomira was used by the regional head of Kulon Progo Regency as a political strategy to increase his electability. The author considers that there needs to be regulations that clarify the technical aspects of improving welfare through Tomira.
Toko Milik Rakyat (Tomira) merupakan sebuah kebijakan pemerintah yang dilandasi oleh Peraturan Daerah Kulon Progo No. 11 tahun 2011 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional Serta Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. Tomira tersebut berbentuk kemitraan antara Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan toko modern seperti Alfamart dan Indomaret di Kulon Progo. Tujuan dari kebijakan Toko Milik Rakyat (Tomira) ini yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pertanyaan yang hendak dijawab dalam penelitian ini terkait dengan proses pembentukan kebijakan Toko Milik Rakyat (Tomira). Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis untuk kebijakan (analysis for policy) dengan fokus pada analisis proses kebijakan dengan menggunakan model society based governance. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan yang dikolaborasikan dengan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa dalam proses pembentukan kebijakan peningkatan kesejahteraan melalui Toko Milik Rakyat (Tomira), pemerintah harus berorientasi kepada masyarakat dengan tujuan agar dapat menciptakan kesejahteraan yang seluas-luasnya bagi masyarakat. Konflik kepentingan antar aktor memungkinkan untuk muncul dalam kebijakan tersebut. Dibalik itu juga terdapat sisi politis dalam kebijakan tersebut. Kebijakan peningkatan kesejahteraan melalui Toko Milik Rakyat (Tomira) digunakan oleh kepala daerah Kabupaten Kulon Progo sebagai strategi politik untuk meningkatkan elektabilitasnya. Penulis menganggap bahwa perlu ada peraturan yang memperjelas terkait teknis kebijakan peningkatan kesejahteraan melalui Toko Milik Rakyat (Tomira)
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI E-COMMERCE DI TOKO AMALIA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE WATERFALL
Nowadays, selling online is very popular, because you don't have to go to the store directly for buying and selling transactions. Buying and selling via the internet is called an online shop. Amalia Store is an offline store with no online facilities where buyers are only from those around the store. The author makes an e-commerce design for this store so that it can compete in a wider area. By building an e-commerce website for an online store at the Amalia store, it will bring sales profits because it expands the sales area and adds buyers from various regions. Shopping online is now very easy to do, because with the internet, buyers can shop anywhere and anytime. This convenience makes the online shop very popular in all circles. Analysis of the current system is described using activity diagrams and an explanation of the process that will be designed using use case diagrams. The system design is carried out, using a Class Diagram. From the analysis and design carried out, it will produce an e-commerce information system design on a web-based Amalia store that uses the waterfall method and can be implemented to help manage data and reduce user errors.Saat ini jual beli online sangat digemari, karena tidak harus datang langsung ke toko untuk melakukan transaksi jual beli. Jual beli melalui internet disebut toko online. Amalia Store adalah toko offline tanpa fasilitas online dimana pembeli hanya dari orang-orang di sekitar toko. Penulis membuat desain e-commerce untuk toko ini agar dapat bersaing di wilayah yang lebih luas. Dengan membangun website e-commerce untuk toko online di toko Amalia akan mendatangkan keuntungan penjualan karena memperluas wilayah penjualan dan menambah pembeli dari berbagai daerah. Belanja online kini sangat mudah dilakukan, karena dengan adanya internet, pembeli dapat berbelanja dimana saja dan kapan saja. Kemudahan ini membuat toko online sangat populer di semua kalangan. Analisis sistem yang sedang berjalan digambarkan menggunakan diagram aktivitas dan penjelasan proses yang akan dirancang menggunakan diagram use case. Perancangan sistem dilakukan, dengan menggunakan Class Diagram. Dari analisis dan perancangan yang dilakukan, maka akan menghasilkan sebuah perancangan sistem informasi e-commerce pada toko Amalia berbasis web yang menggunakan metode waterfall dan dapat diimplementasikan untuk membantu mengelola data dan mengurangi kesalahan pengguna
A large retroperitoneal lymphatic malformation successfully treated with traditional Japanese Kampo medicine in combination with surgery
journal articl
Elevated expression of IL2 is associated with increased infiltration of CD8+ T cells in biliary atresia
Increased CXCR3 expression associated with CD3-positive lymphocytes in the liver and biliary remnant in biliary atresia
Perancangan dan Penerapan Metode K-Means untuk Memprediksi Penjualan Toko Arya Elektrik
In a shop, the product is a staple that is sold and bought. There are products in the store between products that sell well and products that don't sell. Given this problem, it is necessary to create a system that can classify products that sell, products that sell well, and products that don't sell well, which was carried out at the Arya Elektrik Store and carried out from March to July 2022. The K-Means algorithm is not affected by the order of objects used. used, this is proven when the author tries to randomly determine the starting point of the cluster center of one of the objects at the start of the calculation. The number of cluster memberships generated is the same when using another object as the starting point for the cluster center. However, this only affects the number of iterations performed. The purpose is to create applications and analyze product sales at the Arya Elektrik Store using the K-Means method. With this system, it can provide convenience benefits for analyzing the grouping of product sales at the Arya Elektrik Store, determining and classifying product sales that are selling well, very selling, and less selling. The method used to collect data is observation and interviews. With this application, shop owners can see the results of grouping these products. So, if there are products that don't sell well, shop owners can look for other alternatives so that products that don't sell can be sold.Pada sebuah toko, produk merupakan bahan pokok yang dijual belikan. Produk di toko terdapat antara produk yang laku dengan produk yang tidak laku. Dengan adanya masalah ini, perlu untuk menciptakan sistem yang dapat mengelompokkan produk laku, produk sangat laku, dan produk yang kurang laku, yang dilakukan di Toko Arya Elektrik dan dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2022. Algoritma K-Means tidak terpengaruh terhadap urutan objek yang digunakan, hal ini dibuktikan ketika penulis mencoba menentukan secara acak titik awal pusat cluster dari salah satu objek pada permulaan perhitungan. Jumlah keanggotaan cluster yang dihasilkan berjumlah sama ketika menggunakan objek yang lain sebagai titik awal pusat cluster tersebut. Namun, hal ini hanya berpengaruh pada jumlah iterasi yang dilakukan. Tujuan untuk membuat aplikasi dan menganalisis penjualan produk pada Toko Arya Elektrik menggunakan metode K-Means. Dengan adanya sistem ini dapat memberikan manfaat kemudahan untuk menganalisis pengelompokkan penjualan produk pada Toko Arya Elektrik, menentukan dan mengklasifikasikan penjualan produk yang laku, sangat laku, dan kurang laku. Metode yang digunakan pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Dengan adanya aplikasi ini, pemilik toko dapat melihat hasil pengelompokkan produk tersebut. Maka, bila terdapat produk yang tidak laku, pemilik toko dapat mencari alternative lain agar produk yang tidak laku dapat menjadi laku.
Kata kunci: K-means, Produk, Klaste
Sistem Informasi Persediaan Barang pada Toko Surez Bogor
Abstract— Inventory system at Surez Store is not computerized yet, which is saving the documentations in the archives that mixed and not tidy, so that damaged, loss, and so often occur. Besides, Surez Store have only one employee, so that he is troubling to make inventory reports. With this inventory information system, hoped that it can simplify the warehouse employee to documentating transactions and making reports. At this writing, the author uses waterfall method. Application are created using MySQL for the databases and PHP Programming as a tool for making information system. This system can help to make reports well. Intisari — Sistem persediaan barang pada Toko Surez belum terkomputerisasi, yaitu masih menyimpan dokumentasi transaksi barang masuk dan barang keluar di arsip yang bercampuran dan tidak rapi, sehingga sering terjadi kerusakan, kehilangan, dan sebagainya. Selain itu, karyawan pada Toko Surez hanya ada satu, sehingga ia kesulitan untuk membuat laporan persediaan barang. Dengan adanya sistem informasi persediaan barang ini, diharapkan dapat mempermudah bagian gudang dalam mendokumentasikan transaksi barang masuk dan barang keluar, serta membuat laporan persediaan barang, transaksi barang masuk dan barang keluar. Pada tulisan ini, penulis menggunakan metode waterfall. Aplikasi yang dibuat menggunakan MySQL untuk database dan pemrograman PHP sebagai alat bantuk pembuatan sistem informasi tersebut. Sistem ini dapat membantu dalam pembuatan laporan barang masuk, barang keluar, dan persediaan barang tersampaikan dengan baik.Abstract— Inventory system at Surez Store is not computerized yet, which is saving the documentations in the archives that mixed and not tidy, so that damaged, loss, and so often occur. Besides, Surez Store have only one employee, so that he is troubling to make inventory reports. With this inventory information system, hoped that it can simplify the warehouse employee to documentating transactions and making reports. At this writing, the author uses waterfall method. Application are created using MySQL for the databases and PHP Programming as a tool for making information system. This system can help to make reports well
Sosialisasi Pemanfaatan Digital Marketing Pada (UMKM) Toko Baju Tulip Bengkulu
This proposal outlines a socialization plan for the use of digital marketing at Toko Baju Tulip in Bengkulu. The main objective is to improve the knowledge and skills of the store owner and employees in using digital platforms to promote and sell their products. With this training, the store is expected to increase sales and expand market reach. This research uses a descriptive qualitative method. The power needed as a research knife is primary data which the author obtained by observation and interviews with parties related to this research. Secondary data is obtained from various books, journal articles, and other supporting literature. While the results of this study are in the form of: first, based on the opinions of MSME business owners who improve their performance through digital marketing only by creating interesting content and easy for people to remember. Second, based on the opinions of MSME enthusiasts and customers, “Toko Baju Tulip” can reduce costs and can be a strong competitor for those who do not use digital marketing. Third, based on the opinion of the general public, MSMEs do need increased work in terms of digital marketing to introduce the product identity and corporate identity of MSMEs in an era that uses the internet
- …
