Jurnal Universitas Pancasakti Makassar
Not a member yet
1188 research outputs found
Sort by
Strategic Governance Through Communities and Sustainable Community Empowerment in Prapatan Subdistrict, Balikpapan City
This study examines the implementation of participatory governance and sustainable empowerment in Kelurahan Prapatan, Balikpapan City, emphasizing the institutional role, community participation dynamics, and strategic innovation mechanisms that collectively shape local governance performance. The research explores how institutional leadership, participatory culture, and collaborative partnerships contribute to the creation of adaptive and inclusive governance systems aligned with the principles of good governance and the Sustainable Development Goals (SDGs). The study employs a qualitative descriptive method with a thematic analysis approach to interpret the interrelations among institutional practices, community empowerment processes, and cross-actor coordination. The findings reveal that sustainable empowerment emerges through the integration of institutional strengthening, participatory leadership, community-based transparency, and cross-sector collaboration, forming a cohesive governance ecosystem that enhances accountability, inclusivity, and long-term resilience. The results highlight that effective governance is not solely defined by administrative capacity but by its ability to orchestrate diverse stakeholders toward shared goals of empowerment and sustainability
Leadership Values and Government Ethics in The Character of Tobirama Senju: Reflections for Leaders of Today
This study examines the leadership values and governance ethics reflected in the character of Tobirama Senju, a fictional character from the Naruto series, as a reflection and inspiration for today's leaders. Tobirama Senju is known as a firm, innovative leader, and has a high commitment to justice and stability of government. Through a qualitative-descriptive approach, this study analyzes the various actions, decisions, and policies taken by Tobirama in the context of a fictional world, then relates them to the theories of leadership and ethics of modern government. The results of the analysis show that Tobirama not only prioritizes the aspect of power, but also balances it with the principles of morality, transparency, and social responsibility. Values such as integrity, justice, policy innovation, and concern for the welfare of the community are the main foundations of his leadership. The study also highlights the relevance of Tobirama's character as an adaptive and ethical leadership model in the midst of the challenges of the times, and provides recommendations for today's leaders to internalize these values in government practice. Thus, this research contributes to enriching the discourse of government science through an interdisciplinary approach that combines fictional character analysis with real needs in contemporary governance
Determinan Lingkungan Tempat Kerja terhadap Kejadian Hipertensi: Studi Cross-Sectional di PT.X Kawasan Industri Kota Cimahi
Hipertensi menjadi masalah kesehatan utama pada pekerja industri, dengan lingkungan fisik kerja, terutama di daerah tropis seperti Indonesia, diduga sebagai faktor risiko signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara faktor iklim mikro kerja pencahayaan, suhu, dan kelembaban dengan kejadian hipertensi pada pekerja di sebuah pabrik manufaktur di Cimahi. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan 88 pekerja yang dipilih melalui purposive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan menggunakan sphygmomanometer oleh dokter, sementara pencahayaan, suhu, dan kelembaban diukur dengan lux meter dan termohigrometer yang telah dikalibrasi. Data riwayat kesehatan dikumpulkan menggunakan kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi hipertensi yang tinggi (59,1%), dengan suhu lingkungan kerja memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian hipertensi (p=0,009). Pekerja yang terpapar suhu tidak memenuhi syarat memiliki proporsi hipertensi lebih dari tiga kali lipat dibandingkan pekerja normotensi. Sebaliknya, pencahayaan (p=0,229) dan kelembaban (p=0,800) tidak menunjukkan hubungan signifikan, meskipun pola distribusi kelembaban menunjukkan potensi untuk penelitian lebih lanjut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa suhu lingkungan kerja merupakan faktor risiko dominan hipertensi pada pekerja industri di Indonesia. Implikasi praktisnya adalah perlunya intervensi pengendalian panas (thermal stress) dalam program K3, serta skrining tekanan darah rutin untuk pekerja terpapar suhu tinggi
Determinan Perilaku Masyarakat Pesisir dalam Pembuangan Sampah ke Laut dan Implikasinya terhadap Kesehatan Lingkungan: Sebuah Studi di Kota Palu, Indonesia
Sampah laut, terutama sampah plastik, telah berkembang menjadi ancaman serius bagi ekosistem pesisir dan kesehatan masyarakat. Di Kota Palu, rendahnya pengelolaan sampah menyebabkan peningkatan pencemaran laut yang berdampak langsung pada kualitas lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat pesisir dengan kebiasaan membuang sampah ke laut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan (83%) dan sikap (71%) yang baik mengenai dampak pembuangan sampah, namun hanya 28% yang menunjukkan perilaku baik dalam pengelolaan sampah, dengan 51% responden masih membuang sampah ke laut. Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku, serta hubungan yang kuat antara pengetahuan, sikap, dan perilaku dengan kebiasaan membuang sampah ke laut (p<0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan pendidikan dan literasi lingkungan sangat penting untuk membentuk perilaku masyarakat yang lebih bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah laut
Paparan Karbon Monoksida (CO) dari Pembakaran Biomassa Kayu Bakar di Rumah Tangga Pedesaan
Sekitar 89% kematian dini akibat polusi udara terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menegah. Pembakaran biomassa merupakan sumber polusi udara dalam ruang yang menghasilkan polutan tinggi seperti Karbonmonoksida (CO) dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada penghuni rumah, diperkirakan 2,9 juta kematian per tahun akibat polusi udara dalam ruang, termasuk kematian anak-anak balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi gas CO pada rumah tangga pengguna biomassa kayu bakar di Kelurahan Takofi. Merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain crossectional. Jumlah sampel sebanyak 66 KK, diambil secara simple random sampling. Paparan CO diukur menggunakan alat multigas detector dengan titik sampling di dekat tungku ketika kayu bakar sedang dinyalakan, dilakukan pengukuran parameter lingkungan meliputi suhu, kelembaban dan luas ventilasi. Hasil menunjukkan seluruh responden memiliki nilai konsentrasi CO yang melebihi standar dengan rata-rata 198,1 ppm. Rata-rata suhu, kelembaban dan ventilasi secara berturut-turut 32,04℃, 73,42% dan 15,3%. Disarankan agar masyarakat mengurangi paparan CO melalui upaya pembakaran efektif seperti penggunaan kayu kering, membuka pintu saat memasak, serta dapur terpisah dari rumah utam
Pengaruh Media Video Promosi Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Tuberkulosis di Pulau Salibabu
Tuberkulosis (TB) pada remaja merupakan masalah kesehatan yang penting karena kelompok ini memiliki interaksi sosial yang tinggi serta tingkat pengetahuan dan kesadaran yang relatif rendah terhadap pencegahan penyakit. Meskipun program nasional TB belum secara khusus memfokuskan intervensi pada remaja, kelompok ini berpotensi menjadi sumber penularan di masyarakat. Promosi kesehatan melalui media video dinilai efektif karena bersifat menarik, mudah diakses, dan mampu meningkatkan pemahaman serta membentuk sikap positif terhadap pencegahan TB. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media video promosi kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai tuberkulosis. Desain penelitian menggunakan mixed methods dengan pendekatan sequential explanatory, dimulai dari penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi-experiment pretest–posttest, dilanjutkan dengan penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam untuk memperkuat temuan. Penelitian melibatkan 83 siswa SMA di Pulau Salibabu yang dipilih secara acak sederhana. Analisis data kuantitatif menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan adanya pengaruh signifikan media video terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja terhadap TB (p < 0,05). Hasil kualitatif mendukung temuan tersebut, menunjukkan bahwa media video dipersepsikan lebih menarik, mudah dipahami, dan dapat diakses kembali secara mandiri. Disimpulkan bahwa media video promosi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja mengenai tuberkulosis
Hubungan Faktor Sosiodemografis dengan Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian di RSUD Fakfak
Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor sosiodemografis dengan kepuasan pasien serta membandingkan tingkat kepuasan antara pasien rawat jalan BPJS dan Non-BPJS di RSUD Fakfak. Penelitian menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner SERVQUAL dan dianalisis dengan uji Chi-Square serta Mann-Whitney. Jumlah responden sebanyak 376 orang melalui perhitungan OpenEpi. Hasil Chi-Square menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan dengan kepuasan (p>0,05), namun jarak tempat tinggal dan jenis asuransi berhubungan signifikan (p<0,05). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara pasien BPJS dan Non-BPJS (p<0,05), di mana pasien Non-BPJS lebih puas terutama pada dimensi tangible dan empath
The Impact of Using the Pregnancy and Baby Tracker Application on Anxiety Among Pregnant Mothers
In today's digital era, information technology has great potential to help reduce anxiety in pregnant women by providing accurate and easily accessible information. One of the innovations that has been developed is a mobile application specifically designed to support the health of pregnant women and babies. The purpose of this study was to analyze the effect of using the pregnancy and baby tracer application on the anxiety of pregnant women in the Pangkajene Health Center work area, Sidenreng Rappang Regency. The type of research used was a quasi-experimental study. The design used was a pretest-posttest with control group design. The population was all pregnant women who made pregnancy visits at the Pangkajene Health Center and a sample of 52 pregnant women with a classification of 26 pregnant women who were given pregnancy and baby tracer application intervention and 26 pregnant women only received ANC services. Anxiety was measured using the HARS questionnaire. Data analysis used Paired T-Test and Mann Whitney. The results of this study showed a decrease in anxiety scores after receiving pregnancy and baby tracer application intervention. The conclusion of the study is that there is an influence of the use of the pregnancy and baby tracer application on the anxiety of pregnant women in the Pangkajene Health Center work area
Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Masamba Kabupaten Luwu Utara
Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko kejadian stunting pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Masamba Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain Case-Control. Sampel dalam penelitian adalah 156 responden yaitu 78 kasus dan 78 kontrol dengan teknik simple random sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko terjadinya stunting pada anak balita adalah pendidikan Ibu (ρ=0,021, OR=2,486, 95%CI=1,202-5,141), pendapatan keluarga (ρ=0,001, OR=4,408, 95%CI=2,192-8,865), riwayat pemberian ASI eksklusif (ρ=0,001, OR=3,022, 95%CI=1,574-5,803), riwayat durasi pemberian ASI (ρ=0,003, OR=2,790, 95%CI=1,443-5,395), dan riwayat diare (ρ=0,003, OR=2,821, 95%CI=1,452-5,479). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pendapatan keluarga merupakan faktor risiko paling dominan terhadap kejadian stunting pada anak balita. Penelitian ini menyarankan kepada petugas kesehatan untuk melakukan pemantauan status kesehatan ibu hamil hingga anak berusia dua tahun secara rutin
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN IAKN TORAJA SEBAGAI PRAKTIK KOMUNIKASI: AUDIT PERENCANAAN PESAN, KOORDINASI INTERNAL, DAN TRANSPARANSI PUBLIK
Penelitian ini mereposisi akuntabilitas pengelolaan keuangan sebagai praktik komunikasi organisasi di Institut Agama Kristen Negeri Toraja. Berangkat dari problem lambatnya realisasi program, revisi dokumen perencanaan, dan lemahnya pengawasan, studi ini menelaah bagaimana perencanaan pesan, pemilihan kanal, ritme koordinasi, serta mekanisme umpan balik dan transparansi publik memengaruhi akuntabilitas. Menggunakan desain kualitatif–audit komunikasi (wawancara mendalam, analisis dokumen keuangan & kebijakan, serta observasi rapat/kanal digital), data dianalisis melalui thematic analysis dan process mapping siklus anggaran–komunikasi. Temuan menunjukkan ketidakselarasan antara tujuan dan arsitektur pesan, dominasi komunikasi reaktif di akhir periode, keterlambatan feedback loop, serta pelaporan yang kuat secara dokumenter namun belum dialogis bagi publik. Studi merekomendasikan Communication Operating System mencakup arsitektur pesan, kalender komunikasi, RACI komunikasi, dashboard deviasi, early warning, dan ringkasan pertanggungjawaban yang ramah publik. Kontribusi penelitian adalah pengayaan kajian akuntabilitas sektor publik dengan lensa komunikasi organisasi dan PR publik sektor, serta penyusunan indikator operasional komunikasi untuk kinerja pengelolaan keuangan