1,723,351 research outputs found
PENGARUH PENGETAHUAN, SIKAP DAN MOTIVASI TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA MAHASISWA TINGKAT I D-III ANALIS KESEHATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS SETIA BUDI SURAKARTA
Kompleksitas pekerjaan di laboratorium kesehatan memiliki resiko kecelakaan kerja atau tertularnya penyakit bagi tenaga kesehatan khususnya mahasiswa dan petugas laboratoriumnya. Untuk dapat menanggulanginya perlu ditanamkan budaya keselamatan kerja yaitu dengan penggunaan Alat pelindung Diri (APD) secara tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap dan motivasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada mahasiswa tingkat I D-III Analis Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, sehat dan produktif agar proses belajar mengajar berjalan baik. Penelitian ini adalah deskriptif assosiatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan data dengan cara kuesioner dan observasi. Analisis data menggunakan Uji F dan Uji t untuk melihat apakah ada pengaruh yang signifikan antara ketiga variabel independen tersebut terhadap variabel dependen dengan bantuan program SPSS versi 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan (t = 2,162), sikap (t = -2.070), dan motivasi (t = 4,253) terhadap penggunaan alat pelindung x1 x2 x3 diri di Laboratorium Universitas Setia Budi Surakarta
Analisis Manajemen Resiko berbasis ISO 9001:2015 dan ISO 31010:2009 pada Pelayanan Sistem Informasi Akademik “EduManage” di Universitas Setia Budi
Teknologi Informasi (TI) dalam hal ini program Edu Manage merupakan aset penting bagi Universitas Setia Budi (USB) dalam penjaminan mutu pelayanan bidang akademik yang harus dikelola secara efektif agar penggunaannya menjadi optimal. Penggunaan IT secara optimal dapat dilakukan dengan melibatkan analisa manajemen resiko. Sasaran mutu Universitas Setia Budi (USB) yang menuntut pencapaian layanan akademik yang prima, dan banyak kasus terjadi berkaitan dengan Edu Manage, seperti: perubahan kebijakan/ aturan akademik berupa penyesuaian kurikulum, berkurangnya staf Sistem Informasi, terhentinya aplikasi karena virus dan hacker menuntut agar pengembangan pelayanan dilakukan berdasar analisa manajemen resiko. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi mitigasi risiko TI pada tata kelola layanan Edumanage di USB. Analisa menggunakan pendekatan ISO 9001:2015, ISO 31010:2009 serta menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) sebagai alat bantunya. Dari hasil penelitian diperoleh 37 resiko yang mungkin terjadi, dengan 13 resiko yang berkategori resiko sedang hingga tinggi, sehingga direkomendasikan untuk mendapatkan prioritas mitigasi. Langkah mitigasi resiko yang direkomendasikan adalah: pengadaan UPS di server dengan kapasitas yang mencukupi dan UPS portabel di setiap node jaringan; Pembuatan SOP Backup, konsistensi pelaksanaan dan sistem controlling; Pembuatan flow chart proses, input KRS untuk mahasiswa, input mata kuliah untuk Kaprogdi yang simpel, jelas dan memudahkan user untuk memahami; Pembuatan SOP pengecekan kelengkapan data di setiap akhir semester; Sosialisasi dan notifikasi jadwal input nilai, KRS mahasiswa dan approval KRS lewat beberapa media (web, wa, dll)
Kata kunci — manajemen resiko, teknologi informasi, ISO 9001:2015, ISO 31010:2009, FMEATeknologi Informasi (TI) dalam hal ini program Edu Manage merupakan aset penting bagi Universitas Setia Budi (USB) dalam penjaminan mutu pelayanan bidang akademik yang harus dikelola secara efektif agar penggunaannya menjadi optimal. Penggunaan IT secara optimal dapat dilakukan dengan melibatkan analisa manajemen resiko. Sasaran mutu Universitas Setia Budi (USB) yang menuntut pencapaian layanan akademik yang prima, dan banyak kasus terjadi berkaitan dengan Edu Manage, seperti: perubahan kebijakan/ aturan akademik berupa penyesuaian kurikulum, berkurangnya staf Sistem Informasi, terhentinya aplikasi karena virus dan hacker menuntut agar pengembangan pelayanan dilakukan berdasar analisa manajemen resiko. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi mitigasi risiko TI pada tata kelola layanan Edumanage di USB. Analisa menggunakan pendekatan ISO 9001:2015, ISO 31010:2009 serta menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) sebagai alat bantunya. Dari hasil penelitian diperoleh 37 resiko yang mungkin terjadi, dengan 13 resiko yang berkategori resiko sedang hingga tinggi, sehingga direkomendasikan untuk mendapatkan prioritas mitigasi. Langkah mitigasi resiko yang direkomendasikan adalah: pengadaan UPS di server dengan kapasitas yang mencukupi dan UPS portabel di setiap node jaringan; Pembuatan SOP Backup, konsistensi pelaksanaan dan sistem controlling; Pembuatan flow chart proses, input KRS untuk mahasiswa, input mata kuliah untuk Kaprogdi yang simpel, jelas dan memudahkan user untuk memahami; Pembuatan SOP pengecekan kelengkapan data di setiap akhir semester; Sosialisasi dan notifikasi jadwal input nilai, KRS mahasiswa dan approval KRS lewat beberapa media (web, wa, dll)
Kata kunci — manajemen resiko, teknologi informasi, ISO 9001:2015, ISO 31010:2009, FME
Analisis Konstruksi Tangga Ditinjau dari Aspek Ergonomi
Tangga secara fungsional bermanfaat sebagai sarana dalam suatu bangunan bertingkat untuk menghubungkan antara lantai satu dengan yang lainnya. Pada dasarnya tangga yang ideal itu ketika dilalui pengguna tidak merasa kesulitan maupun kelelahan. Universitas Setia Budi merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di wilayah Surakarta yang memiliki 5 Fakultas diantaranya Fakultas Farmasi, Teknik, Psikologi, Ekonomi dan Ilmu Kesehatan. Universitas Setia Budi juga memiliki beberapa gedung bertingkat sebagai sarana untuk menunjang proses perkuliahan. Salah satu gedung bertingkat memiliki bangunan yang masih baru yaitu gedung G. Gedung G memiliki 3 lantai yang digunakan untuk laboratorium dan perkuliahan. Berdasarkan hasil observasi, konstruksi tangga gedung G masih kurang memadai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis konstruksi tangga gedung G Universitas Setia Budi Surakarta ditinjau dari segi ergonomi. Penelitian dilakukan dengan menilai tingkat risiko ergonomi dengan menggunakan Rapid Entire Body Assesment (REBA). Kemudian hasil analisa dari REBA dijadikan pertimbangan dalam memberikan usulan konstruksi tangga gedung G Universitas Setia Budi Surakarta yang ergonomis. Diperoleh hasil tingkat risiko ergonomi yang dilakukan pada aktivitas menaiki maupun menuruni tangga gedung G berdasarkan metode REBA memiliki tingkat risiko rendah, ditinjau dari aspek ergonomi pada konstruksi tangga gedung G Universitas Setia Budi Surakarta belum menerapkan salah satu aspek yang ada yaitu lebar tangga dan kendala yang dijumpai terkait dengan upaya perbaikan konstruksi tangga gedung G yaitu tidak dimungkinkannya merenovasi ulang tangga gedung G karena bangunan yang bersifat permanen.
Kata kunci: konstruksi tangga, Rapid Entire Body Assesment (REBA), ergonomiTangga secara fungsional bermanfaat sebagai sarana dalam suatu bangunan bertingkat untuk menghubungkan antara lantai satu dengan yang lainnya. Pada dasarnya tangga yang ideal itu ketika dilalui pengguna tidak merasa kesulitan maupun kelelahan. Universitas Setia Budi merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di wilayah Surakarta yang memiliki 5 Fakultas diantaranya Fakultas Farmasi, Teknik, Psikologi, Ekonomi dan Ilmu Kesehatan. Universitas Setia Budi juga memiliki beberapa gedung bertingkat sebagai sarana untuk menunjang proses perkuliahan. Salah satu gedung bertingkat memiliki bangunan yang masih baru yaitu gedung G. Gedung G memiliki 3 lantai yang digunakan untuk laboratorium dan perkuliahan. Berdasarkan hasil observasi, konstruksi tangga gedung G masih kurang memadai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis konstruksi tangga gedung G Universitas Setia Budi Surakarta ditinjau dari segi ergonomi. Penelitian dilakukan dengan menilai tingkat risiko ergonomi dengan menggunakan Rapid Entire Body Assesment (REBA). Kemudian hasil analisa dari REBA dijadikan pertimbangan dalam memberikan usulan konstruksi tangga gedung G Universitas Setia Budi Surakarta yang ergonomis. Diperoleh hasil tingkat risiko ergonomi yang dilakukan pada aktivitas menaiki maupun menuruni tangga gedung G berdasarkan metode REBA memiliki tingkat risiko rendah, ditinjau dari aspek ergonomi pada konstruksi tangga gedung G Universitas Setia Budi Surakarta belum menerapkan salah satu aspek yang ada yaitu lebar tangga dan kendala yang dijumpai terkait dengan upaya perbaikan konstruksi tangga gedung G yaitu tidak dimungkinkannya merenovasi ulang tangga gedung G karena bangunan yang bersifat permanen.
Kata kunci: konstruksi tangga, Rapid Entire Body Assesment (REBA), ergonom
Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Lingkar Pinggang Pinggul terhadap Kadar Kolesterol LDL Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta
Indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang pinggul merupakan salah satu cara untuk mengukur apakah seseorang memiliki berat berat badan kurang atau berat badan berlebih. Kelebihan berat badan dapat mempengaruhi kadar kolesterol LDL dalam tubuh sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh, rasio lingkar pinggang pinggul dan kadar kolesterol LDL.
Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional untuk mencari hubungan antara Indeks Massa Tubuh, Rasio Lingkar Pinggang dan kadar kolesterol LDL. Subyek penelitian berjumlah 35 orang Mahasiswa Fakutas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi. Teknik analisis data menggunakan Analisa Chi Square untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh dan kadar kolesterol LDL serta mengetahui hubugan Rasio Lingkar Pinggang Pinggul dan kadar kolesterol LDL. Anova dua arah dilakukan untuk mengetahui interaksi Indeks Massa Tubuh dan Rasio Lingkar Pinggang Pinggul terhadap kadar kolesterol LDL.
Hasil analisa menunjukkan nilai sig = 0,641 untuk hubungan IMT dan kadar kolesterol LDL, nilai sig = 0,024 untuk hubungan RLPP dan kadar kolesterol LDL dan nilai sig = 0,182 untuk interaksi IMT dan RLPP terhadap kadar kolesterol LDL. Pada penelitian ini dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan IMT dan kadar kolesterol LDL, terdapat hubungan RLPP dan kadar kolesterol LDL, dan tidak terdapat interaksi antara IMT dan RLPP terhadap kadar kolesterol LDL
Perbedaan Jumlah Retikulosit Sebelum dan Sesudah Pemberian Tablet Tambah Darah
Anemia is a condition where the number of red blood cells in the body is not fulfilled. Iron deficiency anemia in young women has to be taken seriously because it can cause the development disturbance. Reticulocyte is a parameter commonly used to determine the success of therapy in iron deficiency anemia, which showed the body’s physiologic response by enhancing the red blood cells production. This study aimed to find out the differences of reticulocyte count before and after administration of iron tablets on female students at Setia Budi University Surakarta. Using Randomized Control Trial, this study separated the subject randomly into control group and treatment group which received iron tablets for 7 days. The subjects were 40 female students at Setia Budi University in Surakarta. Reticulocyte count examination was carried out at the Setia Budi University Hematology Laboratory, using manual calculations with Brillant Cresyl Blue supravital staining. Data normality was tested with Saphiro Wilk and Independent t test were performed before and after 7 days administration of iron tablets between 2 groups. Reticulocyte count before supplementation in the treatment and control groups showed no significant difference (p = 0.084). After administration of iron tablets, reticulocyte count showed a significant difference (p = 0.005) between the control group and the treatment group. Effect Size exhibited p = 1.509 which meant that the effect of iron tablets supplementation was quite large. This study concluded there were significant differences in the reticulocytes count before and after the administration of iron tablets to the students of Setia Budi University, Surakarta. It is very important to take iron tablets regularly at recommended dose to prevent anemia in women of childbearing age.Anemia merupakan suatu keadaan dimana hemoglobin dan jumlah sel darah merah dalam tubuh kurang dari normal. Anemia defisiensi besi pada remaja putri perlu ditangani secara serius karena dapat menyebabkan gangguan perkembangan. Retikulosit merupakan parameter yang umum digunakan sebagai penentu keberhasilan terapi pada anemia defisiensi besi, yang menunjukkan respon fisiologis tubuh dengan meningkatkan produksi sel darah merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan jumlah retikulosit sebelum dan sesudah pemberian tablet tambah darah pada mahasiswi Universitas Setia Budi Surakarta. Jenis penelitian ini adalah Randomized Control Trial, membagi kelompok secara acak menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan pemberian tablet tambah darah selama 7 hari. Subyek penelitian adalah 40 mahasiswi Universitas Setia Budi Surakarta. Pemeriksaan hitung retikulosit dilakukan di Laboratorium Hematologi Universitas Setia Budi, menggunakan perhitungan manual dengan pewarnaan supravital Briliant Cresyl Blue. Uji normalitas data dengan Saphiro Wilk dan uji beda dengan Independent t Test dilakukan sebelum dan setelah pemberian tablet tambah darah 7 hari antara 2 kelompok. Uji beda jumlah retikulosit sebelum perlakuan pada kelompok perlakuan dan kontrol menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p=0.084). Uji beda jumlah retikulosit menunjukkan perbedaan yang signifikan sesudah pemberian tablet tambah darah (p=0.005) antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Effect Size didapatkan hasil p=1.509 berarti bahwa efek dari pemberian tablet tambah darah tersebut cukup besar. Simpulan penelitian ini adalah adanya perbedaan yang signifikan jumlah retikulosit sebelum dan sesudah pemberian tablet tambah darah pada mahasiswi Universitas Setia Budi Surakarta. Pentingnya mengkonsumsi tablet tambah darah secara teratur sesuai anjuran minum untuk mencegah anemia pada wanita usia subur
PERANCANGAN PDF VIEWING SECARA ONLINE PADA USBLIB
Digital library system menjawab kebutuhan user (pengguna) dalam hal pelayanan digital pada perpustakaan. Digital library system di Universitas Setia Budi(USBLib) memberikan nilai tambah tersendiri dapat diakses melalui internet tanpa mengenal waktu dan tempat. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk membuat rancangan PDF Viewing pada USBLib secara online. Proses analisis dan desain rancangan dilakukan dengan menggunakan metode pengembangan perangkat lunak waterfall.
Penambahan fitur viewing file PDF pada USBLib ini menggunakan tools yang disediakan oleh Google, yaitu Google docs viewer. Fitur ini kemudian diintegrasikan dengan USBLib sehingga user (pengguna perpustakaan) dapat mengakses koleksi perpustakaan Universitas yang terdapat file PDFnya secara online melalui komputer pribadinya. Dengan demikian terdapat peningkatan aksesibilitas user terhadap koleksi yang ada. Dan diharapkan dapat membantu rencana pengembangan perpustakaan Universitas Setia Budi dalam mengurangi koleksi hardcopy tugas akhir dan mengalihkannya menjadi koleksi softcopy
PENGOLAHAN KARYA ILMIAH MENGGUNAKAN SOFTWARE USBLIB (UNIVERSITAS SETIA BUDI LIBRARY AUTOMATION) DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SETIA BUDI SURAKARTA
UPT Perpustakaan Universitas Setia Budi Surakarta merupakan perpustakaan pusat di Universitas Setia Budi Surakarta yang menjadi sumber informasi, pembelajaran dan sumber intelektual bagi seluruh civitas akademika dengan tersediannya berbagai koleksi dari berbagai disiplin ilmu. Koleksi yang ada di UPT Perpustakaan Universitas Setia Budi terdiri dari buku-buku, jurnal tercetak, Tugas Akhir (TA), Skripsi, Thesis, Disertasi, hasil karya penelitian dosen dan Praktek Kerja Lapangan (PKL), Karya Tulis Ilmiah (KTI), tidak hanya koleksi tercetak saja namun pengguna perpustakaan di Universitas Setia Budi juga dapat mengakses karya ilmiah tersebut ke dalam format digital. UPT Perpustakaan Universitas Setia Budi dalam pengolahan karya ilmiah sampai melayankan koleksi karya ilmiah kepada pengunanya sudah menggunakan software otomasi USBLib (Universitas Setia Budi Library Automation), pengguna dapat menelusur karya ilmiah yang diinginkan melalui OPAC (Online Public Acces Catalogue) serta dapat mengakses full text karya ilmiah tersebut. Tujuan dari otomasi perpustakaan di UPT Perpustakaan Universitas Setia Budi adalah untuk mempermudah pengguna dalam pemenuhan kebutuhan akan informasi yang diinginkan. Kata kunci: perpustakaan, otomasi, karya ilmiah, USBLib, OPA
Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak dengan Metode Sistem Pakar dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP)
Psychology Bureau of Universitas Setia Budi (BP-USB) has a role in the life of the Surakarta city community as an officer carrying out child development checks using the KPSP form. Based on the results of interviews, BP-USB has obstacles in the process of examining the early childhood development, that the ineffectiveness of the inspection in terms of aspects: cost, energy and time. This study aims to build an early childhood development inspection based on android system using an expert system with the Forward Chaining Method based on KPSP to increase the effectiveness of examination time. The final results showed that the early childhood development expert system was able to shorten the examination time significantly. The effectiveness of examination time increased by 65%.
Keywords: developmental pre-screening questionnaire, KPSP, expert system, forward chainingBiro Psikolog Universitas Setia Budi (BP-USB) memiliki sumbang peran pada kehidupan masyarakat kota Surakarta sebagai petugas pelaksana pemeriksaan Tumbuh Kembang Anak (TKA) menggunakan formulir Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Berdasarkan hasil wawancara, BP-USB memiliki hambatan dalam proses pemeriksaan TKA, yaitu tidak efektifnya pemeriksaan dilihat dari aspek: biaya, tenaga dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pemeriksaan TKA menggunakan sistem pakar berbasis android dengan Forward Chaining Method berdasarkan KPSP untuk meningkatkan efektivitas waktu pemeriksaan. Hasil akhir penelitian memperlihatkan bahwa sistem pakar TKA mampu mempersingkat waktu pemeriksaan cukup signifikan. Terdapat peningkatan efektivias waktu pemeriksaan sebesar 65%.
Kata kunci: kuesioner pra skrining perkembangan, KPSP, sistem pakar, forward chainin
ANALISA DAN DESAIN SISTEM INPUT MANDIRI UNTUK PUBLIKASI PENELITIAN ILMIAH DOSEN DAN MAHASISWA PADA DIGILIB
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mempersiapkan proses pengembangan sistem digital library yang telah ada dengan menambahkan modul input mandiri untuk publikasi penelitian ilmiah mahasiswa dan dosen Universitas Setia Budi. Penelitian dimulai dengan proses identifikasi permasalahan dan memotret kebutuhan user atas sistem yang akan dibangun. Selanjutnya dilakukan analisa atas kebutuhan user dan analisa bisnis serta analisa fungsional sistem yang akan dibangun. Hasil analisa digunakan pada proses selanjutnya yaitu desain sistem. Desain sistem yang dilakukan dimulai dari desain arsitektur sistem, desain model, desain basis data dan desain user interface.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebuah model/prototype sistem yang dapat memberikan gambaran secara utuh akan sistem yang akan dibangun
The Role of Pulse Energy On Laser Induced Secondary Plasma Generation
An observation about the role of laser pulse energy on the secondary plasma generation has been point out. The plasma emission intensity as a function of laser pulse energy was detected by using a monochromator combined with photomultiplier tube. The Relationship between the plasma radius and laser pulse energy is in accordance with shock-wave theory. It is give additional support to the shock wave model in the secondary plasma excitation mechanism
- …
