1,720,970 research outputs found
Lembar UAS Sej.arah Sosial Ekonomi SAIDATUN NAFISAH
Lembar Kerja UAS SEJARAH SOSIAL EKONOMI INDONESIA SAIDATUN NAFISA
Supplemental materials for preprint: Lembar UAS Sej.arah Sosial Ekonomi SAIDATUN NAFISAH
Supplemental materials for preprint: Lembar UAS Sej.arah Sosial Ekonomi SAIDATUN NAFISAH
Supplemental materials for preprint: Lembar UAS Sej.arah Sosial Ekonomi SAIDATUN NAFISAH
Proses Fonologis dan Pengkaidahannya dalam Kajian Fonologi Generatif
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses-proses fonologis beberapa bahasa. Pendekatan yang digunakan adalah fonologi generatif. Data penelitian ini adalah data fonologis yang berasal dari beberapa bahasa. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan metode refleksif introspektif untuk data bahasa yang dikuasai oleh penulis. Selain bahasa yang dikuasai penulis, data diambil dari buku-buku yang memuat data yang berasal dari bahasa lain. Ada beberapa cara menganalisis data. Yang pertama, mengumpulkan data dan mengidentifikasinya. Selanjutnya adalah mengklasifikasikan data, menganalisis data, membuat kaidah fonologis, dan menjelaskan hasil temuan.. Dari analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa fonologi generatif dapat menjadi pendekatan yang relevan yang dapat digunakan untuk menjelaskan proses fonologis bahasa-bahasa yang berbeda. Dengan menggunakan fonologi generatif, ditemukan beberapa proses fonologis bahasa antara lain penambahan bunyi, pelesapan bunyi, koalisi, asimilasi, dan metatesis
Pembentukan Kata pada Istilah Khas di Instagram dengan Unsur Bahasa Inggris
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur pembentuk kata khas yang mengandung unsur bahasa Inggris pada Instagram serta implikasinya terhadap situasi kebahasaan di Indonesia. Data penelitian berupa data tulisan dari pengguna Instagram. Sampel data diambil dengan teknik purposive sampling, yaitu dengan melihat interaksi ditiap akun yang dijadikan sebagai sumber. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah morfologi dan sosiolinguistik. Hasil menunjukkan bahwa terdapat banyak istilah khas di Instagram Indonesia yang menggunakan unsur bahasa Inggris. Struktur istilah tersebut ditemukan dalam berbagai bentuk kombinasi bahasa, antara lain bahasa Inggris + bahasa Inggris, bahasa Inggris + bahasa Indonesia, dan bahasa Indonesia + bahasa Inggris. Istilah-istilah tersebut terbentuk melalui berbagai macam proses morfologis, antara lain proses derivating, compounding, abbreviating, blending, acronym, dan borrowing. Sebagian istilah khas mengikuti kaidah pembentukan kata dengan sistem bahasa Inggris dan sebagian yang lainnya mengikuti sistem bahasa Indonesia. Sebaliknya, terdapat kosakata yang mengikuti sistem bahasa Indonesia. Terbentuknya kosakata baru melalui proses yang bermacam-macam merupakan proses kreatif manusia yang dapat memberikan dampak positif terhadap perbendaharaan kosakata baru terhadap suatu bahasa. Namun pembentukan kosakata baru yang tidak mengikuti kaidah bahasa yang benar dapat mengacaukan sistem bahasa yang sudah ada
INOVASI PENDIDIK SEJARAH
Inovasi pendidik sejarah masih jarang dilaksanakan, untuk itutulisan ini mau mengetahui 1). Jelaskan konsep inovasi dan inovasi pendidikan 2). Mengapa guru harus bersikap inovatif dalam pendidikan 3). Bagaimana bentuk inovasi yang dapat dilakukan guru dalam berinovasi di era teknologi informasi 4). Bagaimana urgensi penggunaan teknologi informasi dalam inovasi pendidikan di era kekinian 5). Bagaimana contoh inovasi yang dapat dilakukan guru dalam proses pendidikan dengan berbasis pada teknologi informasi. Jenis data yang digunakan menggunakan data sekunder. Metode pengumpulan adalah studi pustaka. Metode yang digunakan ialah pengkajian studi literatur. Data didapat berdasarkan analisis, kompulasi, serta simpulan. Hasilnya memperlihatkan bahwa pendidik sejarah sebaiknya berinovasi
NILAI PENDIDIKAN KARAKTEr DAN BUDAYA BANGSA
Nilai pendidikan nasional Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai masalah. Capaian hasil pendidikan masih belum memenuhi hasil yang diharapkan. Pembelajaran di sekolah belum mampu membentuk secara utuh pribadi lulusan yang mencerminkan karakter dan budaya bangsa. Proses pendidikan masih menitikberatkan dan memfokuskan capaiannya secara kognitif. Sementara, aspek afektif pada diri peserta didik yang merupakan bekal kuat untuk hidup di masyarakat belum dikembangkan secara optimal. Karena itu, pendidikan karakter dan budaya bangsa merupakan seatu keniscayaan untuk dikembangkan di sekolah. Sekolah sebagai pusat perubahan perlu mengupayakan secara sungguh-sungguh pendidikan yang berbasis karakter dan budaya bangs
- …
