67 research outputs found
ANALISIS UJI BEDA VOLUME PERDAGANGAN DAN ABNORMAL RETURN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2005-200
ANALISIS UJI BEDA VOLUME PERDAGANGAN DAN
ABNORMAL RETURN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK
SPLIT DI BURSA EFEK INDONESIA
PERIODE 2005-2009
Diyah Safitri
Abstrak
Penelitian ini mencoba untuk menjelaskan tentang ada atau tidak perbedaan antara volume
perdagangan dan abnormal return sebelum dan sesudah pengumuman stock split. Reaksi pasar
telah menunjukkan dengan stock split merubah rata-rata volume perdagangan dan abnormal
return. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan antara volume perdagangan
dan abnormal return sebelum dan sesudah stock split. Populasi dipilih untuk penelitian ini adalah
seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel terdiri dari 41 perusahaan
yang melakukan pemecahan saham selama periode Januari 2005 sampai dengan Desember 2009.
Metode yang digunakan adalah purposive sampling.
Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa sebagai hasil keseluruhan dari uji
statistik pada periode 10 hari sebelum dan sesudah pengumuman stock split untuk volume
perdagangan diketahui bahwa hasil keseluruhan menunjukkan ada perbedaan antara rata-rata
volume perdagangan sebelum dengan sesudah pengumuman stock split. Begitupula pada ratarata
abnormal return sebagai hasil keseluruhan dari uji statistik pada 10 hari sebelum dan setelah
pengumuman stock split menunjukkan ada perbedaan yang signifikan terhadap abnormal return
pada sebelum dan sesudah periode pengumuman stock split.
Kata Kunci : Stock Split, Volume Perdagangan, Abnormal Retur
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) MATEMATIKA BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI TRANSFORMASI KELAS IX SMP/MTs
Safitri, Elviana Diyah.2020.Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Matematika Berbasis Pendekatan Saintifik pada Materi Transformasi Kelas IX SMP/MTs. Skripsi. Ponorogo: Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKS matematika berbasis pendekatan saintifik pada materi transformasi kelas IX SMP/MTs yang layak digunakan dalam proses pembelajaran. Prosedur penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari 5 tahap, yaitu: Analisis (Analysis), Perencanaan (Design), Pengembangan (Design), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). (1) Tahap analisis terdiri dari tiga tahap yaitu analisis kebutuhan siswa, analisis bahan ajar, dan analisis kurikulum, (2)Tahap perancangan meliputi kegiatan menyiapkan buku referensi, gambar, dan materi transformasi yang akan digunakan dalam mengembangkan LKS, menentukan spesifikasi/komponen LKS, dan menyusun instrument penilaian LKS, (3)Tahap pengembangan meliputi kegiatan penyusunan draf LKS secara lengkap, validasi modul oleh ahli materi dan ahli media, serta revisi modul, (4)Tahap implementasi merupakan tahap ujicoba produk kepada 3 siswa SMP N 2 Sawoo secara perseorangan. (5) Tahap Evaluasi (Evaluation) dilakukan dengan menganalisis hasil angket respon siswa.
Hasil validasi LKS menunjukkan bahwa keseluruhan aspek mencapai kriteria sangat valid yang meliputi, aspek kelayakan isi dengan presentase sebesar 87,5%, aspek kelayakan penyajian dengan presentase sebesar 83,93%, aspek kelayakan bahasa dengan presentase sebesar 83.33%, aspek kesesuaian dengan pendekatan saintifik dengan presentase sebesar 85,42%, dan aspek kelayakan kegrafikan dengan presentase sebesar 94,05%. Hasil angket respon siswa mencapai kriteria sangat praktis dengan presentase sebesar 89%. Karena memenuhi kriteria sangat valid dan sangat praktis, maka dapat dikatakan bahwa produk akhir LKS layak digunakan dalam proses pembelajara
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ACCELERATED INSTRUCTION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AQIDAH AKHLAK SISWA KELAS IV MI SUNAN AMPEL NGADRI BINANGUN BLITAR
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe
Team Accelerated Instruction (TAI) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Aqidah
Akhlak Siswa Kelas IV MI Sunan Ampel Ngadri Binangun Blitar” ini ditulis oleh
Diyah Safitri, NIM. 3217113027, dibimbing oleh Dr. H. Nurkholis, M.Pd.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Accelerated
Instruction (TAI), Hasil Belajar Siswa.
Tujuan penelitian: (1) Untuk mendeskripsikan model pembelajaran
kooperatif tipe team accelerated instruction (TAI) pada mata pelajaran aqidah
akhlak pokok bahasan akhlak terpuji dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas
IV MI Sunan Ampel Ngadri Binangun Blitar tahun ajaran 2014/2015. (2) Untuk
memaparkan model pembelajaran kooperatif tipe team accelerated instruction
(TAI) pada mata pelajaran aqidah akhlak pokok bahasan akhlak terpuji dapat
meningkatkan kerjasama dan tanggung jawab siswa kelas IV MI Sunan Ampel
Ngadri Binangun Blitar tahun ajaran 2014/2015.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah jenis penelitian tindakan
kelas (PTK) karena masalah yang dipecahkan berasal dari praktik pembelajaran
di kelas. Proses pelaksanaannya sendiri meliputi: (1) Menyusun perencanaan
(planning), (2) Melaksanakan tindakan (acting), (3) Pengamatan (observing) dan
(4) Refleksi (reflection). Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode tes, metode observasi, metode wawancara,
catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan mencakup
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian diperoleh bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa
melalui pemahaman, kerja sama dan tanggung jawab siswa dari siklus I ke siklus
II. Hasil belajar siswa pada tes awal mendapatkan nilai rata-rata 55,29 dengan
persentase ketuntasan 23,52%. Hal ini menunjukkan bahwa siswa masih belum
tuntas dalam belajar dan masih jauh dari kriterian ketuntasan minimal yaitu 70 %.
Sedangkan pada siklus I nilai rata-rata siswa 84,70 dengan persentase ketuntasan
70,58% dan siklus II nilai rata-rata siswa 88,52 dengan persentase ketuntasan
94,11%. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan
model pembelajaran kooperatif tipe team accelerated instruction (TAI) dapat
meningkatkan hasil belajar Aqidah Akhlak siswa kelas IV MI Sunan Ampel
Ngadri Binangun Blitar tahun pelajaran 2014/201
PEMBUATAN BRIKET DARI CAMPURAN CANGKANG BIJI KARET (Hevea brasiliensis) DAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT
ABSTRAK
PEMBUATAN BRIKET DARI CAMPURAN CANGKANG BIJI KARET
(Hevea brasiliensis) DAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT
Oleh :
Ebid Diyah Safitri
1611060425
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi terbaik pembuatan
briket dari campuran cangkang biji karet (Hevea brasiliensis) dan tandan kosong
kelapa sawit dengan penambahan batubara sebagai briket dan menggunakan
perekat tapioka. Hal ini didasari oleh jumlah kebutuhan energi semakin banyak,
sementara itu pemanfaatan cangkang biji karet (Hevea brasiliensis) masih kurang
serta belum diketahui kombinasi yang optimal untuk dijadikan briket. Penelitian
ini disusun secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan komposisi bahan utama antara
cangkang biji karet, tandan kosong kelapa sawit dan batubara yang terdiri dari 5
taraf perlakuan diantaranya 55%:15%:30% (P1), 15%:55%:30% (P2),
35%:35%:30% (P3), 45%:25%:30% (P4), dan 25%:45%:30% (P5). Dengan
menggunakan persentase perekat tapioka 20% dari bobot bahan baku yang
digunakan untuk pembuatan briket. Parameter yang diukur dalam penelitian ini
adalah kadar air, kadar abu briket, kerapatan briket, kekuatan tekan briket, dan
Shatter resistance index briket. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel
dan diagram diuraikan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kadar air briket berkisar 5,98-6,03% (SNI<8%), nilai kadar abu 3,70-
7,41% (SNI <8%), nilai kerapatan 0,43-0,44 g/cm2 (SNI 0,44 g/cm2
), nilai
kekuatan tekan briket senilai 96,6-99,7 (SNI >95%), nilai shatter resisten index
96,15-99,90% (>95%). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa semakin
banyak komposisi bahan baku cangkang biji karet maka semakin baik pula
kualitas briket yaitu pada kombinasi perlakuan P1. njyyyyyyyyyyyyyyyy
Tingkat Kesulitan Mahasiswa dalam Mengelola Usaha pada Matakuliah MUB Industri Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana
ABSTRAK Safitri, Diyah. 2018. Tingkat Kesulitan Mahasiswa dalam Mengelola Usaha pada Mata kuliah MUB Industri Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana. Skripsi. Jurusan Teknologi Industri. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Idah Hadijah, M.Pd. ; (II) Nurul Hidayati, S.Pd., M.Sn. Kata Kunci : Tingkat Kesulitan Mahasiswa, Mengelola Usaha, Matakuliah MUB Industri Observasi yang dilakukan bulan Agustus Tahun 2017 pada 30 mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2014 menunjukkan bahwa terdapat beberapa permasalahan dalam mengelola usaha busana industri pada matakuliah MUB Industri. Kesulitan-kesulitan yang dialami oleh mahasiswa tersebut merupakan kesulitan yang dialami pada proses untuk memenuhi target minimal yang telah menjadi ketentuan. Jadi, kesulitan tersebut tidak terlalu mempengaruhi pada hasil akhir evaluasi mata kuliah. Tingkat kesulitan mengelola usaha adalah tingkat kesulitan yang dihadapi mahasiswa untuk mengelola usaha busana industri pada matakuliah MUB Industri yang telah selesai ditempuh dan diikuti, meliputi tahap perencanaan usaha, pelaksanaan usaha dan evaluasi usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan tingkat kesulitan mahasiswa dalam mengelola usaha pada tahap perencanaan usaha, pelaksanaan usaha, dan tahap evaluasi usaha pada matakuliah MUB Industri Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling jenuh. Populasi dan sampel yang diambil adalah keseluruhan mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2014 yang telah selasai menempuh dan mengikuti matakuliah MUB Industri. Diperoleh hasil: (1) tahap perencanaan merupakan tahap yang tidak terlalu sulit untuk dituntaskan karena, sebelum melakukan perencanaan mahasiswa mendapat pengetahuan mengenai perencanaan usaha ; (2) tahap pelaksanaan merupakan tahap yang sulit untuk dituntaskan karena, tahap tersebut memiliki kendala mengenai kinerja mahasiswa yang kurang maksimal dalam proses pelaksanaan usaha; (3) tahap evaluasi merupakan tahap yang sulit untuk dituntaskan karena, mahasiswa mengalami keterlambatan pemenuhan target omset yang mempengaruhi prestasi keberhasilan usaha. Kesimpulan pada penelitian ini dari keseluruhan bahwa sebagian besar responden berpendapat tingkat kesulitan mengelola usaha busana industri adalah pada tahap perencanaan (tidak terlalu sulit). Walaupun pada tahap perencanaan tidak terlalu sulit hendaknya perlu dioptimalkan dalam pengerjaannya. Pada kedua tahap yaitu pelaksanaan dan evaluasi dikaegorikan sulit, maka perlu lebih ditingkatkan kinerja pada kedua tahap tersebut. Saran pada penelitian ini hendaknya mahasiswa optimal dalam mengelola usaha pada tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi agar tujuan usaha yaitu mencapai target omset dapat dituntaskan dengan baik
PENGARUH GAYA HIDUP, LITERASI KEUANGAN, DAN SIKAP KEUANGAN TERHADAP PERILAKU KEUANGAN (STUDI PADA PENDUDUK PEREMPUAN DESA KEDUNGWARU KECAMATAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG)
Skripsi dengan judul “Pengaruh Gaya Hidup, Literasi Keuangan, dan Sikap Keuangan terhadap Perilaku Keuangan (Studi pada Penduduk Perempuan Desa Kedungwaru Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung” yang ditulis oleh Diyah Ayu Safitri Ningtiyas, NIM. 12406193272, pembimbing Citra Mulya Sari, S.E.Sy., M.E.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya era globalisasi yang mengubah perilaku masyarakat dalam melaksanakan aktivitas mereka sehari-hari. Adanya kemajuan di bidang teknologi memberikan dampak yang besar terhadap perubahan perilaku keuangan masyarakat. Salah satu contoh ril adalah munculnya e-commerce yang mampu memberikan akses yang sangat mudah dan efisien kepada setiap individu dalam kegiatan transaksi berbasis online yang menyebabkan peralihan gaya hidup dan perilaku konsumtif tidak dapat terelakkan. Perubahan perilaku yang cukup ekstrim apabila tidak diimbangi dengan ilmu pengetahuan di bidang keuangan, dapat menyebabkan kerugian dan penyesalan dimasa mendatang. Guna menghindari dampak tersebut maka setiap individu diharuskan memiliki pemahaman dalam mengatur pola gaya hidup di era modern, meningkatkan literasi keuangan, serta kemampuan dalam mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola keuangan yang mereka miliki untuk jangka panjang, sehingga hal tersebut kelak memberikan manfaat dimasa depan.
Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menguji pengaruh gaya hidup, literasi keuangan, dan sikap keuangan terhadap perilaku keuangan secara simultan. 2) Untuk menguji pengaruh gaya hidup terhadap perilaku keuangan. 3) Untuk menguji pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku keuangan. 4) Untuk menguji pengaruh sikap keuangan terhadap perilaku keuangan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui metode kuesioner. Pengumpulan menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 360 responden. Responden tersebut adalah penduduk perempuan Desa Kedungwaru Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Analisis datanya menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Secara simultan gaya hidup, literasi keuangan, dan sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pada penduduk perempuan Desa Kedungwaru Kecamatan Kedunwaru Kabupaten Tulungagung. 2) Gaya Hidup secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pada penduduk perempuan Desa Kedungwaru Kecamatan Kedunwaru Kabupaten Tulungagung. 3) Literasi Keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pada penduduk perempuan Desa Kedungwaru Kecamatan Kedunwaru Kabupaten Tulungagung. 4) Sikap Keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pada penduduk perempuan Desa Kedungwaru Kecamatan Kedunwaru Kabupaten Tulungagung.
Kata Kunci: Gaya Hidup, Literasi Keuangan, Sikap Keuangan, Perilaku Keuanga
Elicited soybean (Glycine max) extract effect on improving levels of Ter-119+Cd59+ in a mouse model fed a high fat-fructose diet
ANALISIS UJI BEDA VOLUME PERDAGANGAN DAN ABNORMAL RETURN S AHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2005-2009
Penelitian ini mencoba untuk menjelaskan tentang ada atau tidak perbedaan antara volume
perdagangan dan abnormal return sebelum dan sesudah pengumuman stock split. Reaksi pasar
telah menunjukkan dengan stock split merubah rata
-rata volume perdagangan dan abnormal
return. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan antara volume perdagangan
dan abnormal return sebelum dan sesudah stock split. Populasi dipilih untuk penelitian ini adalah
seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel terdiri dari 41 perusahaan
yang melakukan pemecahan saham selama periode Januari
2005 sampai dengan Desember 2009.
Metode yang digunakan adalah purposive sampling.
Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa sebagai hasil keseluruhan dari uji
statistik pada periode 10 hari sebelum dan sesudah pengumuman
stock split untuk volume
perdagangan diketahui bahwa hasil keseluruhan menunjukkan ada perbedaan antara rata
-rata
volume perdagangan sebelum dengan sesudah pengumuman
stock split. Begitupula pada rata-
rata
abnormal return sebagai hasil keseluruhan dari uji statistik pada 10 hari sebelum dan setelah
pengumuman
stock split menunjukkan ada perbedaan yang signifikan terhadap abnormal return
pada sebelum dan sesudah periode pengumuman
stock split.
Kata Kunci :
Stock Split, Volume Perdagangan, Abnormal Retur
PENGARUH PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA DENTAL STORY STICKER TERHADAP KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI PADA SISWA SDN PASURUHAN 1 MAGELANG
Safitri, A.W. 2022. Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Dental Story Sticker Terhadap Keterampilan Menggosok Gigi Pada Siswa SDN Pasuruhan 1 Magelang, Jurusan Kesehatan Gigi Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang, Pembimbing : (1) Prof. Dr. drg. Diyah Fatmasari. MDSc (2) Khasiah Saadah, M.Tr.TGM Tingginya masalah kesehatan gigi pada anak dapat terjadi dikarenakan faktor kurangnya kesadaran dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan anak dalam menjaga kesehatan adalah melalui kegiatan penyuluhan yang menggunakan media. Media dental story sticker merupakan media kesehatan gigi dan mulut yang disajikan menggunakan gambar sticker yang dapat dilepas pasang kembali dan juga menggunakan metode bercerita dalam melakukan penyuluhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media dental story sticker terhadap keterampilan menggosok gigi pada siswa SDN Pasuruhan 1 Magelang.Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment) dab rancangan penelitian yang digunakan adalah menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian adalah siswa kelas 4 dan kelas 5 SD N Pasuruhan 1 Magelang yang berjumlah 40 siswa. Pengukuran keterampilan meggosok gigi pada anak dilakukan menggunakan lembar chek list. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah media dental story sticker dengan variabel bebas adalah penyuluhan dengan media dental story sticker dan variabel terikatya adalah tingkat pengetahuan siswa terhadap kesehatan gigi dan mulut. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada keterampilan dalam menggosok gigi setelah dilakukan penyuluhan dengan media dental story sticker. Sebelum dilakukan penyuluhan kategori kurang terampil 65%, terampil 32,5% , sangat terampil 2,5%. Dan setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan keterampilan menggosok gigi responden kategori kurang baik 27,5% , terampil 55%, dan sangat terampil 17,5%. Berdasarkan hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa penyuluhan menngunakan media dental story sticker dapat berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan.Kata Kunci : Keterampilan, Menggosok Gigi, Dental Story Sticker
The Effect of Job Crafting and Resilience on the Adaptive Performance of Start-Up Developer Employees in Malang City
The primary objective of this study is to investigate the impact of job crafting and resilience on adaptive performance within the context of start-up developers. The research methodology employed in this study is quantitative research. The study subjects consisted of a sample of 37 software developers residing in Malang City, ranging in age from 20 to 40 years old and possessing a minimum of one year of professional experience in the field. The hypothesis is tested using multiple linear regression. Based on statistical research findings, it has been determined that a significant relationship exists between job crafting and adaptive performance at a significance level of 0.05. Additionally, a significant relationship has been observed between resilience and adaptive performance at the same significance level. Furthermore, it has been established that there is a significant relationship between job crafting and resilience and adaptive performance, also at a significance level of 0.05. Based on recommendations for developers in start-up environments, employees can foster personal growth independently or by enrolling in courses focused on resilience and job creation. Employees can proactively modify workplace settings to enhance their performance, increasing their performance levels and overall job satisfaction
- …
