1,723,094 research outputs found

    Unichamp Sdn. Bhd. / Zul Rusydi Hussin ... [et al.]

    Get PDF
    UNICHAMP Sdn. Bhd- was formed on January 2000 at Section 18, Shah Alam by Zul Rusydi B. Hussin, Norhainasrah Bt. AhmW-Nasram, Nordin B. Abdullah, Siti Khairiah Bt. Mustafa and Mohd. Fadli B. Mad Yusop. The Organization is fuUy own by Bumiputra. It's main business consist of Sports & Leisure Management Consultantcy

    Reactor School: el auge de la educación para el emprendimiento en el Sudeste Asiático.

    No full text
    Rusydi Khairul es cofundador y CEO de Reactor. Antiguo alumno de Raffles Institution, amplió sus estudios en la Universidad Tecnológica de Nanyang, donde se licenció en Química Biológica y se especializó en Iniciativa Empresarial. Allí, durante sus estudios universitarios, Khairul Rusydi dio forma a Reactor, junto con tres compañeros. En 2011, su propuesta sobre educación empresarial (EntreEd) resultó ganadora en el Junior World Entrepreneurship Forum. En el ideario de Reactor School, la necesidad de la incorporación de la juventud a la resolución de los problemas del mundo, y la formación de una mentalidad emprendedora. Algunos de sus otros elementos distintivos son: la capacidad de detectar el talento emprendedor en una fase temprana, el convencimiento de que los jóvenes estudiantes deben sentirse cómodos en situaciones de incertidumbre y la colaboración con institutos y universidades a fin de tener acceso al mejor talento joven

    Rusydi Hamka dan pers islam di Indonesia tahun 1981- 1995: Insan pers Islam Moderat

    Get PDF
    Rusydi Hamka merupakan seorang aktivis Muhammadiyah yang menggeluti dunia pers lebih dari 30 tahun. Kehidupan dan karya-karyanya ditelusuri dalam rangka menelusuri dan memahami perjalanan karirnya di dunia pers. Dalam aktivitas jurnalistiknya, terkandung nilai-nilai keteladanan bagi para jurnalis muslim saat ini. Kontribusinya di dunia pers membuat dirinya dipercaya memegang jabatan strategis baik di lingkungan Muhammadiyah maupun di dewan legislatif. Pengaruh Hamka sangat kuat dalam membentuk karakter dan pemikirannya. Berdasarkan uraian di atas, terdapat beberapa rumusan masalah sebagai berikut: Pertama, bagaimana biografi dan karya-karya Rusydi Hamka?. Kedua, bagaimana peran Rusydi Hamka dalam perkembangan pers Islam di Indonesia tahun 1981-1995?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biografi, karya-karya Rusydi Hamka dan perannya dalam perkembangan pers Islam di Indonesia tahun 1981-1995. Selain itu, gagasannya mengenai pers beserta komponen-komponennya bisa menjadi inspirasi bagi para wartawan yang saat ini berkiprah di zaman reformasi. Adapun metode yang digunakan dalam karya tulis ini adalah metode penelitian sejarah, yaitu model penelitian yang mempelajari peristiwa, pelaku, dan pemikiran masa lalu berdasarkan jejak-jejak yang ditinggalkan. Metode penelitian ini terdiri dari empat tahapan yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Berdasarkan penelitian maka disimpulkan bahwa: Pertama, Rusydi Hamka dilahirkan pada 7 September 1935. Dibesarkan dalam lingkungan gerakan pembaharuan Islam dan memilih jurnalistik sebagai jalan perjuangannya. Karya tulisnya berkisar tentang kajian Islam dan permasalahan sosial yang tersebar di buku-buku maupun majalah Panji Masyarakat. Dalam memimpin majalah Panji Masyarakat, Rusydi Hamka berhasil melalui gelombang pembredelan pers pemerintah Orde Baru tanpa mengorbankan idealismenya yang ia warisi dari ayahnya, Hamka. Secara terus terang ia mengkritik kebijakan Orde Baru terutama yang melanggar syari’at Islam. Di kesempatan lain ia tanpa ragu memuji prestasi dan keberhasilan pemerintahan Presiden Soeharto. Sikap moderasi ini tercerminkan dalam tulisan-tulisannya yang dimuat dalam rubrik “Dari Hati ke Hati”

    Muhammad Rusydi 's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Upaya Kepala Madrasah dalam meningkatkan motivasi mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Honorer di MTs. Hamid Rusydi Malang

    No full text
    ABSTRAK Keberhasilan suatu lembaga pendidikan dalam mencerdaskan siswa tidak terlepas dari peran guru, karena guru memiliki wewenang dan tanggung jawab dalam pendidikan, memegang andil yang besar dalam membentuk karakter siswa, sehingga guru khususnya guru Pendidikan Agama Islam honorer maupun guru honorer mata pelajaran lain harus memiliki semangat mengajar yang tinggi guna meningkatkan kualitas manusia Indonesia, karena guru honorer sangat rawan tidak termotivasi dalam mengajar sehingga motivasi guru honorer khususnya guru Pendidikan Agama Islam harus ditingkatkan. Hal itulah yang menjadi tanggung jawab kepala madrasah untuk selalu berupaya memotivasi guru Pendidikan Agama Islam honorer dan guru honorer mata pelajaran lainnya. Berangkat dari latang belakang inilah penulis kemudian ingin membahasnya dalam skripsi dengan obyek penelitian di MTs. Hamid Rusydi Malang, sehingga mengambil judul Upaya Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Motivasi Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Honorer di MTs Hamid Rusydi Malang. Berdasarkan judul di atas maka fokus kajian skripsi ini sebagaimana rumusan masalah adalah sebagai berikut; bagaimana motivasi motivasi guru Pendidikan Agama Islam honorer dalam mengajar di MTs. Hamid Rusydi Malang, faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi guru Pendidikan Agama Islam honorer dalam mengajar di MTs. Hamid Rusydi Malang, dan bagaimana upaya kepala madrasah memotivasi guru Pendidikan Agama Islam honorer di MTs. Hamid Rusydi Malang. Berdasarkan pada rumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana motivasi guru Pendidikan Agama Islam honorer dalam mengajar di MTs. Hamid Rusydi Malang, faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi guru Pendidikan Agama Islam honorer dalam mengajar di MTs. Hamid Rusydi Malang, dan upaya apa saja yang dilakukan kepala madrasah untuk memotivasi guru Pendidikan Agama Islam honorer dalam mengajar di MTs. Hamid Rusydi Malang. Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan informannya adalah kepala madrasah dan empat orang guru Pendidikan Agama Islam honorer di MTs. Hamid Rusydi Malang, sedangkan untuk menganalisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa-apa yang saat ini berlaku. Di dalamnya terdapat upaya mendeskripsikan, mencatat analisis dan menginterpretasikan apa-apa yang sekarang ini terjadi atau ada. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa motivasi guru Pendidikan Agama Islam honorer di MTs. Hamid Rusydi Malang bisa dikatakan cukup baik dari segi, ekspresi ketika mengajar dan juga dari hasil wawancara. Hal ini salah satunya karena adanya upaya untuk memotivasi para guru Pendidikan Agama Islam honorer dari kepala madrasah. Motivasi guru Pendidikan Agama Islam honorer dipengaruhi oleh faktor internal, seperti; adanya motivasi dari dalam diri sendiri untuk mengamalkan ilmu dan adanya rasa kepuasan setelah berhasil mencerdaskan siswa. Kemudian faktor eksternal, seperti; adanya motivasi yang diberikan oleh kepala madrasah, dan motivasi dari keluarga. Upaya kepala madrasah dalam memotivasi guru Pendidikan Agama Islam honorer di MTs. Hamid Rusydi Malang ini diwujudkan dengan memberikan imbalan kepada semua guru yang memiliki motivasi tinggi dalam mengajar, honorarium tiap tahun ditingkatkan, mengadakan evaluasi pada para guru 3/4 bulan sekali. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa motivasi guru Pendidikan Agama Islam honorer di MTs. Hamid Rusydi Malang sudah ada peningkatan hal ini disebabkan salah satunya karena faktor motivasi yang diberikan oleh kepala madrasah. Untuk itu kepala madrasah diharap untuk senantiasa memberikan motivasi kepada guru Pendidikan Agama Islam honorer, berusaha menunjang dengan sarana dan prasarana, dan memperhatikan kesejahteraan para guru honorer. ABSTRACT The success of an educational institution in educating students of the role of teacher, because teachers have the authority and responsibility in education, holds a great share in shaping the character of students so that teachers, especially teachers of Islamic Education teachers' honorarium and other subjects must have a passion to teach high in order to improve the quality of Indonesian, because teachers 'highly vulnerable not motivated in teaching so that teachers' motivation, particularly the Islamic Religious Education teachers must be improved. That is what is the responsibility of the head of madrasas to always try to motivate teachers of Islamic Education teachers' contract and other subjects. Departure from this author latang back then wanted to discuss the thesis with the research object in MTs. Hamid Rusydi Malang, thus taking the title Principals Efforts in Improving Teaching and Teacher Motivation Islamic Religious Education in MTs Hamid Honorary Rusydi Malang. Based on the title above, the focus of this thesis as the formulation of the problem is as follows: how motivation motivation honorary teacher of Islamic Religious Education in teaching at the MTs. Hamid Rusydi Malang, what factors influence the motivation of Islamic Religious Education teachers in teaching honoree in MTs. Hamid Rusydi Malang, and how to head an effort to motivate teachers madrassa Islamic Religious Education honoree in MTs. Hamid Rusydi Malang. Based on the formulation of the problem, then the purpose of this study is to describe how the motivation of Islamic Religious Education teachers in teaching honoree in MTs. Hamid Rusydi Malang, what factors influence the motivation of Islamic Religious Education teachers in teaching honoree in MTs. Hamid Rusydi Malang, and what is being done to motivate teachers head madrassa Islamic Religious Education honoree in teaching in MTs. Hamid Rusydi Malang. In this research, collecting data through interviews, observation and documentation of the informant is the head of the madrassa and four honorary teacher of Islamic Religious Education in MTs. Hamid Rusydi Malang, while to analyze data using qualitative descriptive analysis techniques, descriptive study aims to describe what is currently in effect. In it there are attempts to describe, analyze and interpret records anything that is currently happening or there. The results, indicating that the motivation of Islamic Religious Education teacher honoree in MTs. Hamid Rusydi Malang can be quite good in terms of expression when teaching and also from interviews. This is one of them because of the effort to motivate teachers of Islamic Education honoree from the head of the madrasa. Islamic Religious Education teacher motivation honorary influenced by internal factors, such as the existence of the self-motivation to practice science and a sense of satisfaction after successfully educating students. Then external factors, such as the motivation provided by the head of the madrassa, and the motivation of the family. Efforts to head madrassa teachers in motivating Islamic Religious Education honoree in MTs. Hamid Rusydi Malang is realized by providing benefits to all teachers who have high motivation in teaching, honorarium be increased each year, conducting evaluations on the teachers three quarters months. From the results of this study concluded that the motivation of Islamic Religious Education teacher honoree in MTs. Hamid Rusydi Malang is no improvement it is because one of them because of the motivation provided by the head of the madrassa. For that head madrassa is expected to always provide motivation to Islamic Religious Education teachers' honorarium, trying to support with facilities and infrastructure, and pay attention to the welfare of teachers honorarium

    Kiprah Guru Ibnu Rusydi dalam Pembinaan Seni Tilawah Al-Qur’an di Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah

    Get PDF
    Membaca Al-Qur’an merupakan suatu ibadah yang sangat dianjurkan. Membaca Al-Qur’an akan bernilai ibadah apabila dalam membacanya sesuai dengan kaidah atau tuntunan ilmu tajwid yang benar. Selain harus mengusai tajwid, Rasulallah saw juga memerintahkan ketika membaca Al-Qur’an untuk membaguskan suara sesuai dengan kaidah irama (seni tilawah). Dalam pelaksanaan pembelajaran seni tilawah Al-Qur’an, tentunya membutuhkan bimbingan khusus dari seorang guru yang memiliki keahlian di bidangnya, misalnya berpengalaman dan berprestasi. Di Kalimantan Selatan, tepatnya di Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah terdapat salah satu pengajar yang secara khusus melakukan pembinaan seni tilawah Al-Qur’an, beliau adalah Guru Ibnu Rusydi. Guru Ibnu Rusydi telah melakukan pembinaan seni tilawah selama 17 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui kiprah Guru Ibnu Rusydi dalam pembinaan seni tilawah Al-Qur’an di Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, (2) Untuk mengetahui Metode dan Teknik yang digunakan Guru Ibnu Rusydi dalam pembinaan seni tilawah Al-Qur’an di Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, (3) Untuk mengetahui implikasi Guru Ibnu Rusydi dalam pembinaan seni tilawah Al-Qur’an di Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan living Qur’an yaitu pendekatan penelitian terhadap fenomena Al-Qur’an yang hidup di tengah-tengah masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, kiprah Guru Ibnu Rusydi dalam pembinaan seni tilawah Al-Qur’an berlangsung di kediaman beliau pribadi, di MAN 2 Hulu Sungai Tengah, MTsN 2 Hulu Sungai Tengah, MTs Diniyah Barabai, Masjid Jami Pamangkih, Masjid Agung Riyadusshalihin dan Mushola Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Adapun metode yang digunakan guru Ibnu Rusydi dalam membina seni tilawah Al-Qur’an adalah metode amstal yaitu memberikan contoh kepada murid, kemudian murid mengikutinya. Tahapan yang dilakukan guru Ibnu Rusydi dalam melakukan pembinaan seni tilawah adalah 3 T (tahsin, tausyih, dan tilawah). Implikasi pembinaan seni tilawah Al-Qur’an yang dilakukan guru Ibnu Rusydi membawa dampak yang sangat baik bagi orang banyak, terutama bagi murid-murid beliau dan masyarakat sekita

    Pribadi dan martabat buya Prof. Dr. Hamka/ Rusydi

    No full text
    xi, 342 hal.: ill.; 21 cm

    Analisis Pemilihan Kosakata dalam Buku Ajar Perspektif Rusydi Ahmad Thu’aimah

    Get PDF
    Textbooks and vocabulary (mufradāt) are equally important in learning Arabic. Because without choosing the correct wording (mufradāt) in Arabic texts, it will result in the inability of students to understand the lesson well. This study aims to reveal the vocabulary used by Arabic books and the suitability of the wording with the theory initiated by Ahmad Rusydi Thu’aimah. The method used in this study is a qualitative method using content analysis as a technique in research. For data processing and presentation, researchers focus on the theory of Rusydi Ahmad Thu’aimah as a guide for the data acquisition process. While the research results were found 127 (mufradāt) in the book, there were some congruences and discrepancies between Rusydi Ahmad Thu’aimah theory and Arabic textbooks. Among the appropriate bases between books and approaches are: the basis of frequency. the cause of range. the cause of significance. the cause of Arabic. While the other basis, namely the basis of availability, familiarity, and coverage, there is no match between theory and Arabic textbooks

    MUSTAWAYAT TA'ALUM WA TA'LIM AL-LUGHAH AL-'ARABIYAH 'INDA RUSYDI AHMAD THU'AIMAH

    No full text
    Penelitian ini berusaha mengidentifikasi beberapa tingkatan dalam kegiatan belajar mengajar bahasa Arab menurut Rusydi Ahmad Thu‘aimah. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan pendekatan analisis teks sehingga tidak perlu memapaparkan data angka dalam interpretasi hasilnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rusydi Ahmad Thu‘aimah dalam karyanya, Ta‘lîm al-‘Arabiyyah li ghair al-Nâthiqîn bihâ, menjelaskan berbagai tingkatan dalam kegiatan belajar mengajar bahasa Arab baik dari segi unsur kebahasaan maupun keterampilan berbahasa. Beliau juga menjelaskan berbagai tujuan dari belajar mengajar bahasa Arab. DOI: 10.15408/a.v1i1.1135</p

    Pribadi dan martabat buya Prof. Dr. Hamka/ Rusydi

    No full text
    xi, 342 hal.: ill.; 21 cm
    corecore