34,689 research outputs found

    Ep072 Perfectly Perennial - Growing Tradition.

    No full text
    Since arriving in Newfoundland fifteen years ago, Dan Rubin has been deeply involved in local history and heritage, as the founding chair of the Pouch Cove Heritage Society. He was lead author and editor of the book Pouch Cove: Our Home by the Sea which received the Manning award for community history in 2016. But Dan is also a groundbreaking gardener and seedsman.   He is here today to talk about how he is helping preserve and extend local traditions of food production in his community and across our province while working as the manager of Perfectly Perennial Herbs and Seeds. We discuss the seed company, extending the gardening season, biannual plants, walking onions, food security, root cellar technology, north-adapted plants, and the importance of workshops and passing on agricultural traditions

    LITERATURE REVIEW: PENERAPAN TEORI ELLA JOY LEHRMAN-MORTHEN DAN REVA RUBIN PADA PELAYANAN PALIATIF IBU DENGAN KONDISI TERMINAL

    Full text link
    Ibu dengan kondisi terminal memiliki kebutuhan akan pelayanan paliatif dengan melihat keadaan BIOPSIKOSOSIAL SPIRITUALNYA. Keadaan ini memungkinkan ibu mengalami penurunan keadaan psikologis yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan anak. Perawatan paliatif ini merupakan perawatan yang sangat komprehensif sehingga pelayanan yang diberikan dapat dipadukan dengan pendekatan teori Ella Joy Lehrman-Morthen dan Reva Rubin sehingga tujuan awal untuk mengetahui tidak hanya keadaan psikologis ibu akan tetapi keadaan janin juga dapat terpantau dengan baik.  Metode yang digunakan adalah analisa kualitatif dengan pendekatan literature review. Tujuan akhir dari pendekatan teori Ella Joy Lehrman-Morthen dan Reva Rubin dalam implikasi pelayanan paliatif secara berkesinambungan pada ibu dengan kondisi terminal yaitu ibu akan  dapat terus menjalankan peranannya tanpa ada keterbatasan dalam aktivitasnya. Tujuan dalam pelayanan ini dapat dicapai dengan pemberian komunikasi efektif pada pasien dan keluarga. Komunikasi efektif merupakan dasar dalam pengkajian sehingga kebutuhan dan permasalan juga penyelesaian dapat diberikan dengan maksimal. Pelayanan paliatif merupakan pelayanan komprehensif yang dapat menjadi wadah dalam implikasi pelayanan maternitas dengan menggunakan pendekatan teori Ella Joy-Lehrman dan Reva Rubin. Teori ini dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dengan kondisi terminal sehingga secara BIOPSIKOSOSIAL SPIRITUAL pasien dapat memperoleh pelayanan baik maternitas maupun paliatif dengan maksimal. Kata kunci: pelayanan paliatif, teori Ella Joy-Lehrman dan Reva Rubin, ibu kondisi termina

    Alaskan Author and Historian Dan O'Neill

    No full text
    Dan O'Neill has become a living legend in Alaska. He is the author of The Firecracker Boys: H-Bombs, Inupiat Eskimos, and the Roots of the Environmental Movement; A Land Gone Lonesome: An Inland Voyage Along the Yukon River; The Last Giant of Beringia: The Mystery of the Bering Land Bridge, and recently Stubborn Gal: The True Story of an Undefeated Sled Dog Racer, a children's book published by the University of Alaska Press. Dan came to Alaska in 1975 and has done a variety of things including dog mushing, trapping, hunting, working in construction, and on the pipeline. As research associate at the UAF Oral History program, he produced radio and television documentaries for public broadcasting, and for several years he wrote a column of political opinion for the Fairbanks Daily News-Miner

    Hafalan Al-Qur'an berbasis aplikasi di Rumah Binaan (Rubin): Studi digitalisasi Al-Qur'an

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji tentang penggunaan aplikasi berbasis teknologi untuk mendukung proses menghafal Al-Qur'an di Rumah Binaan (RUBIN). Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana aplikasi tersebut digunakan oleh mahasiswa/i dalam kegiatan menghafal Al-Qur'an, serta efektivitas dan kendala yang dihadapi dalam penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman pengguna aplikasi RUBIN dalam menghafal Al-Qur'an, mengukur akurasi dan efektivitas aplikasi tersebut, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penggunaan aplikasi dalam proses menghafal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara mendalam, dan pengisian kuesioner kepada mahasiswa/i yang menggunakan aplikasi RUBIN. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatif yang meliputi wawancara dan kuesioner. Selain itu, metode dokumentasi juga diterapkan untuk mengumpulkan bukti-bukti pendukung seperti foto, arsip, dan dokumen lainnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologi agama, yang mempelajari hubungan timbal balik antara agama dan masyarakat. Pendekatan ini membantu dalam memahami bagaimana aplikasi berbasis teknologi mempengaruhi praktik keagamaan mahasiswa/i di RUBIN. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi RUBIN memiliki efektivitas yang tinggi dalam mendukung kegiatan menghafal Al-Qur'an. Mahasiswa/i merasa terbantu dengan fitur-fitur yang disediakan aplikasi, seperti pengingat hafalan dan tracking progress. Namun, terdapat beberapa kendala seperti gangguan teknis dan keterbatasan akses internet yang menghambat penggunaan aplikasi secara optimal. Penelitian ini juga menemukan bahwa dukungan dari pengurus RUBIN dan motivasi pribadi mahasiswa/i merupakan faktor penting dalam keberhasilan penggunaan aplikasi tersebut

    Branding beasiswa Rumah Binaan (Rubin) melalui media sosial instagram @rubin.id

    Full text link
    Media sosial pada perkembangannya semakin kompleks dan kini media sosial tidak hanya sebagai media untuk hiburan, edukasi dan sarana komunikasi tapi juga menjadi media dalam melakukan Branding, baik itu personal Branding maupun Corporate Branding. Rubin menjadi salah satu startup yang menjadikan media sosial instagram sebagai media dalam melakukan Branding. Proses Branding yang dilakukan di media sosial ini Rubin lakukan sebagai upaya untuk meningkatkan citra baik dengan memposting beberapa kegiatan, informasi dan juga sebagai media transparansi dalam menjalankan amanah dari seluruh pihak yang bekerjasama dengan Rubin. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana upaya Branding yang dilakukan oleh Rubin pada media sosial Instagramnya dengan akun instagram resmi milik Rubin yaitu @rubin.id yang dilihat dari model VCI (Vision, Culture, Image) yang digagas oleh Hatch dan Schultz dengan tiga poin utama yaitu 1) Strategi perusahaan dalam mencapai tujuan (Strategic Vision), 2) Budaya yang dipegang teguh oleh perusahaan (Organizational Culture), 3) Citra yang ingin dicapai oleh perusahaan (Stakeholder Image) dalam proses Branding melalui media sosial instagram. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan paradigm konstruktivistik melalui pendekatan kualitatif, dengan metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif melalui data primer dan sekunder melalui proses pengumpulan data yang berasal dari proses wawancara, observasi partisipatori pasif dan dokumentasi. Penelitian ini memperoleh hasil yang dapat disimpulkan bahwa Beasiswa Rumah Binaan (Rubin) dalam melakukan proses Branding pada media sosial Instagram sudah berhasil dilakukan dan selaras dengan model VCI oleh Hatch and Schultz dengan memperoleh hasil dari indikator model ini yaitu sebagai berikut : 1) Strategic Vision : Rubin menerapkan strategi dalam Branding pada media sosial isntagramnya dengan tahapan produksi, timming dan publikasi. 2) Organizational Culture : Rubin menerapkan budaya organisasi dengan budaya yang islami. Islami dalam hal ini terbagi dalam kategorisasi pembinan, pelatihan dan keumatan. 3) Stakeholder Image : Rubin dalam membangun hubungannya kepada para stakeholder juga masyarakat umum dengan upaya yang terbagi kedalam dua kategoriasi, yaitu transparansi dan pembentukan citra baik. ENGLISH : In its development, social media is increasingly complex and now social media is not only a medium for entertainment, education, and a means of communication but also a medium for Branding, be it personal Branding or Corporate Branding. Rubin is one of the startups that use Instagram social media as a medium for Branding. The Branding process carried out on social media by Rubin is done as an effort to improve a good image by posting several activities, and information and also as a medium of transparency in carrying out the mandate of all parties who work with Rubin. This research was conducted with the aim of finding out how Rubin's Branding efforts were made on his Instagram social media with Rubin's official Instagram account, namely @rubin.id as seen from the VCI (Vision, Culture, Image) model initiated by Hatch and Schultz with three points. The main objectives are 1) The company's strategy for achieving its goals (Strategic Vision), 2) The culture that is firmly held by the company (Organizational Culture), 3) The image that the company wants to achieve (Stakeholder Image) in the Branding process through Instagram social media. This research was conducted using a constructivist paradigm through a qualitative approach, with the method used, namely descriptive qualitative through primary and secondary data through the process of collecting data from interviews, passive participatory observation, and documentation. This study obtained results which can be concluded that the Foster House Scholarship (Rubin) in carrying out the Branding process on Instagram social media has been successfully carried out and is in line with the VCI model by Hatch and Schultz obtaining the results from the indicators of this model, namely as follows: 1) Strategic Vision: Rubin implemented a strategy in Branding on his Instagram social media with the stages of production, timing, and publication. 2) Organizational Culture: Rubin applies an Organizational Culture with Islamic culture. Islam in this case is divided into the categorization of guidance, training,and community. 3) Stakeholder Image: Rubin builds his relationships with stakeholders as well as the general public with efforts that are divided into two categories, namely transparency and the formation of a good image

    PERANCANGAN APLIKASI ELECTRONIC MEDICAL RECORD (EMR) PADA INSTALASI RAWAT INAP BERBASIS WEB

    Full text link
    Pelayanan medik dewasa ini membutuhkan sistem yang lebih efektif dan efisien, baik dalam penggunaan waktu, tenaga maupun sarana. Dalam pengelolaan rekam medik, kenyataan masih umumnya penggunaan rekam medik manual yang dinilai tak lagi andal menangani data medik melahirkan ide konversi rekam medik manual kertas ke rekam medik elektronik karena efektivitas dan efisiensinya. Penelitian ini bertujuan menciptakan aplikasi rekam medik elektronik yang lebih dikenal sebagai EMR (Electronic Medical Record) dari rekam medik kertas di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Ananda Salatiga. Rekam medik elektronik dirancang dengan membuat form-form isian catatan-catatan medik dalam proses perawatan pasien selama dirawat. Data-data medik ini kemudian disimpan dalam basis data sistem dan dikelola secara digital. Setiap kali pengisian data medik pada form-form tertentu, sistem akan menghasilkan kode yang membawa informasi khusus. Pada akhirnya, sistem akan menghasilkan deret kode ICD (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems) dari kode-kode yang dihasilkan pada pengisian form-form catatan medik. Deretan kode-kode ini mampu menggambarkan perkembangan kondisi pasien dan penanganan medik yang diberikan selama perawatan. Data-data medik yang tersimpan dapat ditampilkan kembali dalam bentuk catatan medik digital. Kata kunci: rekam medik, rawat inap, EMR, IC

    Correspondence regarding the possiblity of a Kephart Memorial

    No full text
    This 1968 correspondence, between Jackson E. Price and Dan Davis, discusses the possibility of “Memorial Center” to Horace Kephart (1862-1931), noted naturalist, woodsman, journalist, and author and promoter of the Great Smoky Mountains National Park

    Noseworthy, Lloyd. Interview about Pouch Cove.

    No full text
    Lloyd Noseworthy talks about his experiences growing up in Pouch Cove on the telephone with interviewer Dan Rubin. He discusses raising sheep and livestock, crafts; gardening, berry picking; fishing, and the song he wrote about Pouch Cove.00:00 – Lloyd Sr. and uncle Max; keeping breeding sheep; bringing in Cheviot rams; raising sheep for wool and meat; pasturing in Biscan Cove; 1:00 – selling to Campbell’s Meats; mutton to Portuguese white fleet; changes in market; 2:00 – regional farming; growing potatoes; selling to St. John’s; 3:01 – mother selling eggs; 3:59 – vegetable growing; turnips; Jerusalem artichokes; bringing seeds from Ireland to Spaniard’s Bay; 8:20 – keeping cattle; keeping milk cow in barn; women doing milking; goats; 10:01 – mother making butter; buttermilk biscuits; 11:45 – father buying hay from Sam Hudson; 12:22 – overwintering sheep from Biscan Cove; barn locations; making hay; 13:10 – horse names; horse from Bell Island; free grazing; 14:20 – song about Pouch Cove; 17:30 – home in Gambo; 18:45 - Harry and Ethel Langmead’s old house; John and Birdie Langmead; two story double house; Clarence, Jim, Russel, Harry, Shirley Langmead growing up in house; 20:08 – saying goodbye; Bernie Pickett, Sue Gruchy; 20:47 – blueberry and partridgeberry cash crops; Hudson family collecting berries; Kelly family collecting raspberries in barrels; selling to factories for jam; self-sufficiency; 21:52 – boys notching fish to buy goods; Bert Hudson; fishing traps; hand line fishing; 24:05 – Cecil Rose’s story about record haul of fish; Shoe Cove Island; 25:37 – effects of American presence; barracks; 26:45 – birth date; WWII; 27:06 – working hard; mother working all day; spinning yarn and knitting by night; 27:50 – processing wool; carding; spinning; hooking mats; quilting; 28:44 – father knitting fishing twine nets; 30:24 – song lyrics; changes in Pouch Cove

    Analisis Tata Kelola Maritim Indonesia: Implementasi Visi Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta

    Full text link
    Indonesia sebagai negara maritim memiliki banyak peluang dan ancaman. Hal tersebut memerlukan adanya perhatian yang lebih besar terhadap wilayah laut. Penelitian ini membahas strategi Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan peluang ekonomi dan mengatasi tantangan melalui Poros Maritim Dunia. Tujuan riset ini adalah menganalisa kebijakan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam pengembangan wilayah pesisir menggunakan teori geopolitik dan teori kekuatan laut. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif studi kasus. Data yang digunakan berupa data primer melalui wawancara dan data sekunder yang diperoleh dari buku, artikel jurnal dan publikasi daring. Penulis menemukan bahwa sinergitas penegak hukum, diplomasi maritim sudah cukup baik, namun perlu lebih aktif melibatkan masyarakat untuk pengelolaan sumber daya hayati yang berkelanjutan dan peningkatan SDM masyarakat pesisir. Sementara Visi Gubernur DIY bernama Abad Samudera Hindia belum terlaksana dengan maksimal. Masyarakat membutuhkan tambahan pembangunan TPI baru dan pengembangan TPI menjadi PPN dan PPS untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan. Dapat disimpulkan bahwa pemerintah pusat dan daerah harus selalu memperhatikan pengelolaan laut, khususnya untuk pemanfaatan sumber daya dan pangan. Bahwa laut memiliki kekayaan alam yang berlimpah dapat digunakan meningkatkan gizi masyarakat dan pendapatan negara. Title: Indonesian Maritime Governance Analysis: Implementation of the Vision of the Yogyakarta Special Region GovernmentIndonesia, as a maritime country, has many opportunities and threats. This condition requires greater attention to the sea area. This research discusses the strategy of the Government of Indonesia to increase economic opportunities and overcome challenges through the World Maritime Fulcrum. This research aims to analyze the policies of the Government of Indonesia and the Provincial Government of DIY in developing coastal areas using geopolitical theory and the theory of sea power. This study uses a qualitative case study method. The data used are primary data through interviews and secondary data obtained from books, journal articles and online publications. The author finds that the synergism between law enforcement and maritime diplomacy is good enough. However, it is necessary to involve the community more actively in the sustainable management of biological resources and to increase the human resources of coastal communities. Meanwhile, the vision of the Governor of DIY called the Century of the Indian Ocean, has not been implemented optimally. The community needs additional construction of new TPI and development of TPI to become PPN and PPS to increase the productivity and welfare of fishermen. It can be concluded that the central and regional governments must always pay attention to marine management, especially for utilising resources and food. That the sea has abundant natural wealth can be used to improve people’s nutrition and state income
    corecore