1,720,968 research outputs found

    EDUKASI FIQIH AL BIAH DALAM MEMBANGUN LINGKUNGAN YANG BERSIH DAN SEHAT DI LINGKUNGAN PESANTREN

    Get PDF
    Dunia lagi dihadapkan pada krisis lingkungan yang tiada henti termasuk Indonesia, sebagai salah satu upaya dalam mengatasinya bisa melalui peran agama dalam menyadarkan Kembali akan rasa tanggungjawab umat manusia. Di Indonesia sendiri yang merupakan penduduk mayoritas beragama Islam dan memiliki Lembaga pesantren dalam pengembangan keilmuannya. Akan tetapi dalam sudat pandang tertentu pesantren memiliki kesan yang sedikit negatif dalam masalah kebersihan lingkungan, dengan maraknya penyakit kulit yang menimpa kebanyakan santri meskipun banyak faktor yang mempengaruhinya. Pengabdian ini bertujuan sebagai salah satu upaya dalam memberikan edukasi, mengingatkan dan mengaplikasikan kembali konsep fiqih albiah yang sudah dirumuskan dalam kajian fiqih islam. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan metode edukasi berupa seminar tentang konsep fiqih albiah dan pelatihan aplikasi yang tepat di zaman sekarang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dirasa cukup efektif karena para siswa menjadi lebih paham dan mengerti bahwa menjaga lingkungan termasuk meminimalisir pembuatan sampah adalah tanggungjawab bersama. Selain itu juga siswa di sekolah MA Bahauddin sepakat dan berkomitmen bahwa menjaga lingkungan bagian dari pada iman yang nantinya akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kela

    Membangun Nasionalisme Siswa MAN Surabaya Melalui Pembelajaran Aswaja

    Get PDF
    This paper is retracted by the editor due to publication ethics misconducted by the author (simultaneously publication in other journals)

    Kiai dan Lingkungan Hidup: Revitalisasi Krisis Ekologis Berbasis Nilai Keagamaan di Indonesia

    Get PDF
    The environment becomes an important part of human life, without which humans would not be able to survive in the world. However, with the greedy nature and economic libido makes people forget and neglect the risks that will be experienced. This happens because human awareness of their responsibilities as kholifah in charge of balancing the condition of the earth has vanished. This ecological awareness comes from the beliefs of every individual. So that the function of religion is expected to be a role of view in human life in order to preserve the environment as a form of ijtihad for the earth. The more so it can integrate the teachings of monotheism, and Sufism should be compounded with the teachings of fiqh so that the concept of an holistic-integral environment appears. In this case a religious leader has a very important role as an agent of change, as well as being able to provide confidence, motivation and solutions in restoring the ecological crisis that has plagued Indonesia and even the world. Although not all kiai have the same role, at least they have a breath of fresh air in an environmental problem with a religious perspective

    Pendampingan Pemulihan Santri Pecandu Narkoba Pendekatan Islamic Rehabilitation di Pesantren Inabah Surabaya

    Get PDF
    Tujuan pengabdian ini guna memeberikan bantuan pemulihan kepada para santri pecandu narkoba melalui pendekatan religious serta pemulihan dengan sarana spiritualitas Islam yang dapat membantu mengatasi dorongan batin pada pasien ketergantungan narkoba. Dengan pendekatan keislaman bisa menjadi salah satu aspek penting dalam perubahan perilaku dan sikap seseorang, lebih-lebih bisa menumbuhkan sikap dan perilaku yang diwariskan oleh Nabi Muhammad dengan suri tauladannya. Sehingga mampu mewujudakn sebuah karakter baru yang belum dimiliki bagi santri tersebut. Pengabdian ini menggunakan metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah model participatory. Dengan beberapa tahapan yang dilakukan, mulai dari memeberikan pemahaman tentang konsep agama, pembelajaran praktik agama dan ibadah bagi para santri, kedisiplinan dan keistiqomahan santri dalam beribadah, dan monitoring evaluasi dari pengabdian

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Pancasila Education As A Transnational And Deradicization And Islamic Islamic Strategy

    Get PDF
    The aim of education is to humanize human beings in a humane way so that the order of mutual respect and respect is realized above all differences. Such idealism has not fully run as expected with the challenges of the times and the many unexplained thoughts. Among them is radicalism, this radicalism needs to be stopped, because the movements and thoughts of individuals and groups that are oriented towards radical activities, such as those that lead to violence, war and terror, are pleasing to the community. It is Pancasila as an integration between religion and nationalism that is able to stem this thinking from alienating the world of Education

    Pemeriksaan Skrining Anemia pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Sabilul Ulum Al-Hidayah Wonoayu

    No full text
    ABSTRAK Prevalensi anemia pada remaja putri pada kelompok usia 15-24 tahun di Indonesia berkisar 27,2%. Pondok pesantren Sabilul Ulum Al-Hidayah memiliki banyak santriwati pada usia remaja yang juga membutuhkan asupan gizi salah satunya untuk pembentukan hemoglobin agar tercukupi. Tujuan untuk melakukan pemeriksaan hemoglobin untuk skrining anemia. Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan observasi langsung melalui wawancara dan pemeriksaan hemoglobin menggunakan POCT. Data disajikan dalam bentuk frekuensi. Jumlah santriwati yang mengikuti kegiatan pengabdian Masyarakat yaitu 32 orang dengan rentang umur 13 – 17 tahun. Sebagian besar santriwati tidak sedang diet atau melakukan puasa secara rutin (22 orang) dan sebagian besar tidak sedang menstruasi (24 orang). Santriwati yang mengalami anemia yaitu sebanyak 10 orang. Telah terjaring sebanyak 10 santriwati yang mengalami anemia, dan 5 diantaranya sedang mengalami menstruasi. Kata kunci: Anemia, Hemoglobin, POCT, santriwati  ABSTRACT The prevalence of anemia in young women in the 15–24 year age group in Indonesia is around 27.2%. The Sabilul Ulum Al-Hidayah Islamic boarding school has many female students in their teens who also need adequate nutritional intake, one of which is for the formation of hemoglobin. Purpose to Perform a hemoglobin test to screen for anemia. Community Service is carried out by direct observation through interviews and hemoglobin examination using POCT. Data is presented in frequency form. The number of female students taking part in community service activities is 32 people with an age range of 13 - 17 years. Most of the female students were not on a diet or fasting regularly (22 people) and most were not menstruating (24 people). There were 10 female students who experienced anemia. There were 10 female students who were anemic, and 5 of them were menstruating. Keywords: Anemia, Hemoglobin, POCT, Female Student

    Fiqih Al Biah: Strategi Membangun Islamic Environmentalisme Di Pesantren Kota Surabaya

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran fiqih al bi’ah sebagai salah satu formulasi penyegaran lingkungan hidup khususnya di Kawasan pesantren di Surabaya. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini ialah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi, studi literatur, wawancara dengan beberapa orang yang terlibat dalam pelestarian lingkungan di pesantren. Penelitain ini menyimpulkan bahwa peran fiqih al bi‟ah sangat besar bagi pesantren yang menjalankan konsep peduli lingkungan. Pertama, bahwa fiqih al bi’ah sendiri sebagai turunan dari maqosid syariah yang mengedepankan teroi maslahah mursalah dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, fiqih al biah lebih memiliki nilai ketegasan, ancaman, serta unsur kepercayaan, sehingga keberadaanya lebih mendekati norma hukum daripada norma moral. Hal ini menunjukkan eksistensi dan kekuasaan otoritas Tuhan di atas manusia. Dengan ini fiqih al bi’ah mencitptakan generasi rahmatan lil alamin bagi kalangan muda pesantren sebagai embrio gerakan environmentalisme dengan mengedepankan pemahaman tauhid, amanah, kholifah di bumi, fitrah, ibadah dan kesimbangan terhadap perilakunya kepada lingkungan

    Pendidikan karakter Masa Pandemi Covid-19 di SD

    Get PDF
    Pandemi Covid-19 memberikan efek kejut di bidang pendidikan. Pembelajaran berbasis online menjadi solusi di masa pandemi. Pada masa pandemi Covid-19 pendidikan karakter tidak boleh diabaikan, lebih-lebih pada jenjang sekolah dasar. Karena arus utama pendidikan karakter ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pendidikan, khususnya pendidikan dasar. Peserta didik jenjang Sekolah Dasar sangat membutuhkan pendidikan karakter untuk kebutuhan perkembangannya. Mempersiapkan generasi yang baik sama halnya dengan menanamkan kesejahteraan untuk masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar yang ditinjau dari perangkat pembelajaran; kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran; dan evaluasi. Metode penelitian menggunakan penelitian eksploratif deskriptif. Data bersumber dari hasil survei guru sekolah dasar melalui angket terbuka dan tertutup. Hasil penelitian menunjukan bahwa perangkat pembelajaran disusun dengan menyesuaikan kompetensi dasar yang disederhanakan dengan tanpa meninggalkan Kompetensi Inti (KI) 1 dan KI 2. Metode pembelajaran dilakukan dengan cara daring, luring, dan campuran dengan memperhatikan aspek afektif. Pembelajaran dirancang dengan membiasakan disiplin belajar, tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, menanamkan pola hidup sehat, kejujuran dan sikap religius. Evaluasi cenderung dilakukan melalui angket dan komunikasi dengan orang tua, kuesioner dan reward. Guru perlu kreatif menyusun pembelajaran dengan tetap mempertimbangkan pendidikan karakter di masa pandemi Covid-19. Pendidikan karakter di masa pandemi akan memberikan pola hidup berkarakter sejak dini di mana pun dan dalam kondisi apapun
    corecore