1,721,069 research outputs found
Peran Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis pemustaka (upaya berbagi pengalaman)
Perpustakaan perguruan tinggi merupakan unsur penuniang pokok perguruan tinggi
dalam kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Inilah yang membuat
perpustakaan diibaratkon sebagai juntung dari kehidupan dan keberadaan sebuah perguruan
tir,ggi. Perpustakaan melalui berbagai kegiatan literasi informasi, berperan sebagai teman
diskusi atau partner belajar bagi pemustaka/mahasiswa. Perpustakaan UMS melak"ukan
berbagai kegietan literasi informasi sebagai upaya meningkttkan kemampuan membaca dan
menulis pemustaka. Melqlui berbagai kegiatan literasi informasi, perpustakaan berupaya
untuk memberdayakan pemustaka dengan memposisikan dirinya meniadi partner belaiar
bagi pemusnka. Kemampuan mahasiswa dalam berliterasi informasi akan meningkatkan
keterampilan mereka dalam membaca dan menulis
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Antologi puisi: Langgam Mentari dari Bumi Blambangan
Ada empat kemampuan dasar yang dimiliki manusia yaitu rasio, imajinasi, hati nurani, dan sensus numinis. Rasio diberikan oleh Allah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, imajinasi untuk mengembangkan kemampuan estetik, hati nurani untuk mengembangkan kemampuan moralitas, dan sensus numitis untuk mengembangkan kesadaran ilahiah. Antologi puisi yang tak lain merupakan produk karya kreatif manusia dari proses kegiatan imajinasi, tentu akan menjadi barang berharga dan bermanfaat bagi kemanuisaan. Karya ini akan abadi dan lebih abadi dibanding penciptanya. Jika politik itu kotor, kata orang, maka puisi akan membersihkannya. Begitulah puisi bertugas dan berfungsi di masyarakat dalam kondisi apa pun puisi membuka diri selebar-lebarnya, bahkan lebih lebar dari cakrawala pemikiran pengarangnya
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Antologi puisi: Langgam Mentari dari Bumi Blambangan
Ada empat kemampuan dasar yang dimiliki manusia yaitu rasio, imajinasi, hati nurani, dan sensus numinis. Rasio diberikan oleh Allah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, imajinasi untuk mengembangkan kemampuan estetik, hati nurani untuk mengembangkan kemampuan moralitas, dan sensus numitis untuk mengembangkan kesadaran ilahiah. Antologi puisi yang tak lain merupakan produk karya kreatif manusia dari proses kegiatan imajinasi, tentu akan menjadi barang berharga dan bermanfaat bagi kemanuisaan. Karya ini akan abadi dan lebih abadi dibanding penciptanya. Jika politik itu kotor, kata orang, maka puisi akan membersihkannya. Begitulah puisi bertugas dan berfungsi di masyarakat dalam kondisi apa pun puisi membuka diri selebar-lebarnya, bahkan lebih lebar dari cakrawala pemikiran pengarangnya
KONSTRUKSI GENDER DALAM KARYA SASTRA JAWA KLASIK (STUDI TEKS DAN VISUAL NASKAH DEWI MURTASIYAH PEGON)
Naskah Dewi Murtasiyah (kode koleksi PB A 214) merupakan salah satu koleksi dari Museum Sonobudoyo. Naskah ini disalin dengan menggunakan aksara Arab Pegon pada 1845 (1914 Masehi). Teks di dalamnya merepresentasikan sosok perempuan yang bijak dalam kepungan patriarki Jawa. Melalui bahasa Jawa yang lugas dan ilustrasi yang dibubuhkan, kan- dungan isi dari teks ini jauh lebih hidup. Di samping itu, teks Dewi Murtasiyah membukti-kan pula bahwa perempuan secara ganda bertindak sebagai subyek-obyek dari konstruksi budaya. Sedangkan dekonstruksi akibat kolonialisasi barat mulai kentara sejak abad ke XVI dan XVII. Melalui metode studi kepustakaan dengan kajian filologi dan kodikologi, kontrusksi gender terhadap perempuan pada teks tersebut akan diungkapkan. Beberapa konstruksi gender yang dapat diungkap di antaranya: (1) peran dan fungsi perempuan, (2) perempuan sebagai obyek seksual, (3) anatomi diri dan busana perempuan, serta (4) sifat dan perilaku perempuan
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
