19 research outputs found
PENERAPAN METODE DISKUSI KELAS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM PEMBELAJARAN BAHSA ARAB (PEMILIHAN TINDAKAN KELAS DI MADRASAN TSANAWIYAH DAAR EL IHSAN MARGAASIH KELAS IX TAHUN PELAJARAN 2009-2010
ABSTRAK
Penerapan Metode Diskusi Kelas Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Dalam Pembelajaran Bahasa Arab
(Penelitian Tindakan Kelas Di Madrasah Tsanawiyah Daar El Ihsan
Kelas IX Tahun Pelajaran 2010-2011)
Oleh : Yahya Robbi Rodliya, NIM:060529
Pembimbing : 1. Drs. Sugiarto Hs., M.Pd / NIP: 194512031973031001
2. Drs. H. Mad’Ali, M.A./ NIP: 196609081992031002
Muhadatsah sebenarnya pelajaran yang mudah, namun untuk sebagian siswa dianggap sulit, karena disamping membutuhkan hafalan mufrodat juga membutuhkan praktek sebagai bentuk aplikasi pada proses pembelajarannya. Dengan demikian, pendidik harus mencari cara untuk mempermudah dalam pembelajaran tersebut, sehingga siswa faham dan terampil, yang dirumuskan dalam penelitian ini, bagaimana penerapan metode diskusi kelas yang tepat untuk meningkatkan keterampilan berbicara dalam pembelajaran bahasa Arab, dengan dibatasi rencana dan penyampaian materi serta pengkondisian siswa dalam kegiatannya. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada kelas IX di Madrasah Tsanawiyah Daar El-Ihsan Margaasih. Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan dalam proses pembelajaran dengan upaya meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Arab yang menggunakan metode diskusi kelas. Fakta yang terjadi di lapangan bahwa hasil prestasi siswa dari siklus I, siklus II dan Siklus III adanya peningkatan yang begitu signifikan dengan menggunakan metode diskusi. Walaupun sebenarnya ada hambatan lain pada siswa yang mempengaruhi kepada peningkatan kemampuan tersebut yaitu keengganan untuk mengulang pelajaran dirumah yang mengakibatkan peningkatan kemampuan siswa ini tidak terpelihara sehingga ketika masuk kedalam kelas kondisi mereka kembali ke nol. Maka untuk mengatasi hal tersebut peneliti menggunakan metode diskusi yang komunikatif dan fleksibel pada setiap siklusnya sehingga semua aspek pembelajaran muhadatsah dapat tercapai sesuai tujuan yang telah di rencanakan
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO INTERAKTIF MENGGUNAKAN CAMTASIA UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN DI SMK ROBBI RODLIYYA
Menuangkan informasi melalui media video saat ini sudah sangat biasa digunakan. Video dianggap lebih interaktif dan menarik dalam upaya penyampaian informasi. Dalam dunia pendidikan konten video sudah mulai digunakan, baik oleh guru atau siswa. Penggunaan media video dalam proses pembelajaran diharapkan dapat membuat materi belajar menjadi lebih mudah dan menyenangkan untuk dipahami oleh siswa. Kemampuan siswa multimedia SMK Robbi Rodliya Semarang dalam pemanfaatan teknologi untuk pembuatan video masih kurang maksimal. Selain itu pola pendidikan yang diajarkan selama ini belum mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan kreatifitas siswa multimedia SMK Robbi Rodliya dalam penggunaan media video untuk mencapai hasil pembelajaran yang maksimal. Dengan pengabdian ini diharapkan mahasiwa dapat menambah wawasan tentang pembuatan video dengan menggunakan software Camtasia. Metode yang digunakan pada kegiatan ini meliputi pendampingan pelatihan pembuatan video menggunakan Camtasia yang terdiri dari empat aktivitas yaitu perencanaan, analisis, implementasi dan evaluasi. Luaran dari pengabdian ini berupa (3) teknologi tepat guna; dan (4) jasa. Hasil pengabdian ini mampu membantu meningkatkan kemampuan siswa multimedia SMK Robbi Rodliya dalam pembuatan video dengan menggunakan software Camtasia. Selain itu dengan adanya pelatihan ini akan sangat membantu para siswa multimedia SMK Robbi Rodliya mengembangkan pembuatan konten digital terutama dalam proses pembelajaran
RELIABILITAS DAN VALIDITAS KONSTRUK ACHIEVEMENT GOAL QUESTIONNAIRE – REVISED (AGQR) VERSI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji reliabilitas dan validitas konstruk dari alat ukur Achievement Goal Questionnaire – Revised (AGQR) yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 576 siswa tingkat SMA berusia 15 – 18 tahun. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari uji reliabilitas dengan menggunakan formula Alpha Cronbach dan Split-half reliability serta uji validitas konstruk dengan menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA), validitas konvergen dan validitas diskriminan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa AGQR memiliki reliabilitas yang tinggi dengan nilai koefisien reliabilitas Alpha Cronbach dan Spearman-Brown sebesar 0.703 dan 0.695 pada tipe mastery approach, 0.716 dan 0.657 pada tipe mastery avoidance, 0.705 dan 0.679 pada tipe performance approach serta 0.733 dan 0.758 pada tipe performance avoidance. Demikian pula hasil uji validitas konstruk dengan CFA yang menunjukkan bahwa AGQR merupakan alau ukur yang valid dengan nilai indeks kecocokan model absolut Goodness of Fit Indeks (GFI) sebesar 0.95 (>0.9), Root Mean Square Error of Approximation (RMSEA) sebesar 0,066 ( 0.9), Root Mean Square Error of Approximation (RMSEA) 0.066 (< 0.08) and Standardized Root Mean Square Residual (SRMR) 0.054 (<0.08). Convergent validity approach shows low correlation value between AGQR types with Goal Orientation Scale types from Puspitasari (2013) which ranges from 0.223 – 0.501. As for the discriminant validity approach, the AGQR types show a low correlation value with the dimensions of the Vocational Identity Status Questionnaire from Febrianti (2014) with correlation values ranged from 0.182 – 0.346
Hubungan Perfeksionisme dengan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perfeksionisme dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Penelitian ini melibatkan 67 partisipan yang merupakan mahasiswa/i Fakultas Psikologi Universitas Airlangga yang telah mengambil mata kuliah skripsi >1 semester pada TA.2022/2023. Pengumpulan data menggunakan metode survei dengan alat ukur modifikasi dari Tuckman Procrastination Scale (TPS) (12 item; α = 0,885) dan bentuk translasi dari Multidimensional Perfectionism Scale (MPS) ([SOP 11 item; α = 0,853]; [OOP 6 item; α = 0,775]; [SPP 7 item; α = 0,822]). Hasil penelitian menunjukkan ukuran efek yang sangat kecil pada SOP (r = 0,026 p = 0,834), OOP (r = 0,123; p = 0,323), dan SPP (r = 0,138; p = 0,265) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perfeksionisme dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga
Literasi Informasi Dan Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Sdm
The advance of a state is decided by the human resources,particularly the information competence. Libraries have animportant role to increase this resource by improving the societyliteracy. Endeavor to upgrade the competence of information literacywould produce the strength of information competency, namely thecompetence to empower to intensifying their daily activity. So thatit can influence and accelerate socie
Tinjauan Atas Sistem Penghapusan Aktiva Tetap Barang Milik Negara (BMN) Pada Direktorat Sarana Dan Prasaranan Institut Teknologi Bandung
Penelitian ini dilakukan pada Direktorat Sarana dan Prasarana Institut Teknologi Bandung. Fenomena yang terjadi di Direktorat Sarana dan Prasarana Institut Teknologi Bandung yaitu sistem penghapusan asktiva tetap barang milik negara yang memerlukan waktu yang cukup lama sekitar 1-2 bulan dalam proses penghapusan aktiva tetap barang milik negara tersebut. Rumusan masalah penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem penghapusan aktiva tetap barang milik negara dan untuk mengetahui kondisi yang melatarbelakangi dihapuskannya suatu aktiva tetap barang milik negara.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan studi lapangan yang dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penghapusan aktiva tetap barang milik negara secara keseluruhan telah sesuai dengan teori dan aturan yang berlaku, akan tetapi dalam pelaksanaannya belum termasuk kedalam kriteria yang baik karena terdapat kekurangan dalam sistem penghapusan yaitu tidak dibentuknya panitia penghapusan dan adanya kelalaian karyawan yang tidak langsung menindaklanjuti aktiva tetap barang milik negara yang telah rusak berat
Hubungan pola makan dan stres dengan gejala gastritis pada remaja di MA Ibnul Qoyyim Putri Sleman
Usia remaja merupakan usia produktif yang dapat mengalami perubahan gaya hidup yang kurang mempehatikan kesehatan sehingga rentan terkena gejala gastritis. Faktor penyebab gastritis yang umum ditemukan di antaranya adalah pola makan yang tidak tepat, seperti frekuensi atau waktu makan yang tidak tepat, makan berlebihan dan cepat, atau mengkonsumsi makanan yang merangsang (terlalu berbumbu dan pedas). Penyakit gastritis dapat dengan mudah menyerang individu yang memiliki pola makan kurang teratur. Stres berpengaruh pada perubahan fungsi fisiologis dalam sistem tubuh, salah satunya adalah sistem pencernaan. Stres dapat menyebabkan nafsu makan menurun, pengosongan lambung, peningkatan asam lambung, sehingga muncul rasa nyeri pada bagian lambung.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dan stres dengan gejala gatritis di MA Ibnul Qoyyim Putri Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional di MA Ibnul Qoyyim Putri Sleman. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 56 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang yang diukur adalah pola makan, tingkat stres, dan gejala. Analisis univariat pada penelitian ini adalah jenis kelamin, umur, riwayat gastritis, gejala gastritis, pola makan, dan stres. Analisis bivariat yang digunakan adalah uji chi square.
Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan dengan gejala gastritis (p value 0,037). Responden dengan kategori pola makan tidak baik memiliki resiko 3 kali lebih besar mengalami gejala gastritis dibandingkan dengan responden dengan pola makan baik. Tingkat stres tidak berhubungan dengan gejala gastritis (p value 1,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pola makan dengan gejala gastritis dan tidak terdapat hubungan antara tingkat stres dengan gejala gastritis.
ABSTRACT:
Adolescence have a productive age that can experience lifestyle changes, from unhealthy lifestyle making them susceptible to gastritis symptoms. Major factors that cause gastritis are improper eating patterns, improper frequency of eating, overeating and hastily eating, overeating and fast, or over consuming spice and spicy food. Gastritis can easily attack individuals who have an irregular eating patterns. Stress affects changes in physiological functions in body systems, one of which is the digestive system. Stress can cause loss of appetite, gastric emptying, increasing stomach acid, resulting in pain in the stomach.
The purpose of this study was to determine the relationship between diet and stress with symptoms of gastritis at MA Ibnul Qoyyim Putri Sleman. This is a quantitative research with a cross sectional approach at the MA Ibnul Qoyyim Putri Sleman. The sample used in this study were 56 people who had met the inclusion and exclusion criteria. The eating patterns, the stress levels, and gastritis symptoms. Univariate analysis were gender, age, gastritis history, gastritis syimptoms, diet, and stress. The bivariate analysis used was the chi square test.
The results of bivariate analysis showed that there was a relationship between diet and gastritis symptoms (p value 0.037). Respondents with a bad eating pattern had a risk of 3 times greater experiencing symptoms of gastritis compared to respondents with a good diet. Stress level was not associated with gastritis symptoms (p value 1,000). The conclusion of this study is that there is a relationship between diet and gastritis symptoms and there is no relationship between stress levels and gastritis symptoms
Sanctions for Dismissing the Position of a Notary: Comparative Study in Indonesia and South Korea
This research aims to analyze the considerations of the Notary Supervisory Council in imposing sanctions for dismissing a notary's position in Indonesia compared with South Korea, to analyze law enforcement and ethics in the process of rejecting a notary's position, and to analyze the similarities and differences in sanctions for dismissing a notary's position. The type of legal research used in this research is normative legal research. The considerations of the Central Supervisory Council in Indonesia and the Notary Disciplinary Committee in South Korea in imposing sanctions for dismissing Notaries in their respective countries have similarities, namely that the Central Supervisory Council and the Notary Disciplinary Committee both have the freedom to impose sanctions on Notaries based on the considerations obtained. Sanctions imposed on Notaries in Indonesia who violate the code of ethics are not in the form of dismissal from the position of notary but dismissal from membership in the Indonesian Notary Association.Meanwhile, the South Korean Notary Disciplinary Committee carried out the results of the disciplinary hearing decision. When the disciplinary hearing decides that the notary has been given a penalty in the form of dismissal, the notary is automatically dismissed from his position. The Indonesian and South Korean Notary Laws have several similarities; both apply sanctions for dismissal and temporary dismissal or suspension of duties. Then the difference is that in Indonesia's Law on Notary Positions, there are three types of notary dismissal. In contrast, the Notary Law of the Republic of Korea only recognizes two types of dismissal
Pengaruh Penambahan Amelioran Zeolit dan Kapur pada Limbah Penyamakan Kulit sebagai Irigasi Aman bagi Pertumbuhan Sawi
Industri penyamakan kulit merupakan salah satu industri yang menghasilkan air limbah dalam jumlah yang sangat besar serta memiliki kandungan amoniak cukup tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber nitrogen untuk tanaman. Namun untuk mengurangi kandungan senyawa berbahaya dalam air limbah sebagai perlindungan terhadap lingkungan dibutuhkan pengolahan limbah untuk memperbaiki kualitas air limbah penyamakan kulit sebagai irigasi bagi tanaman. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui kemampuan zeolit dan kapur dalam mengakumulasi amonium dari air limbah dalam rangka mengkaji kemungkinan zeolit dan kapur digunakan sebagai adsorber serta filter dari pencemaran air limbah penyamakan kulit di lingkungan. Serta pemanfaatan air limbah pencemar pascaremediasi sebagai irigasi aman bagi tanaman. Penelitian dilakukan mulai bulan Oktober sampai dengan Desember 2008 yang terbagi menjadi dua tahap yaitu remediasi limbah dan pengaplikasian air limbah pasca remediasi pada sawi. Penelitian tahap I dilakukan menggunakanan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sederhana terdiri dari 4 perlakuan dosis dengan ulangan sebanyak 3 kali. Perlakuan yang digunakan adalah KZ0 (kontrol); KZ1 (limbah + zeolit 20 g/L); KZ2 (limbah + kapur 20 g/L); KZ3 (limbah + zeolit 20 g/L + kapur 20 g/L). Penelitian tahap II menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sederhana terdiri dari 5 perlakuan dosis dengan ulangan sebanyak 3 kali. Perlakuan yang digunakan adalah RZ0 (kontrol); RZ1 (penyiraman dengan limbah pasca remediasi KZ0); RZ2 (penyiraman dengan limbah pasca remediasi KZ1); RZ3 (penyiraman dengan limbah pasca remediasi KZ2); RZ4 (penyiraman dengan limbah pasca remediasi KZ3). Data yang diperoleh diuji secara statistik dengan uji F (taraf 5%) untuk melihat perbedaan pengaruh antar perlakuan. Pengaruh antar perlakuan dengan uji BNT pada taraf 5%. Uji korelasi dilakukan untuk mengetahui hubungan antar parameter dengan menggunakan SPSS 11. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
Pemberian zeolit dan kapur berpengaruh dalam memperbaiki kualitas limbah penyamakan kulit dengan mengurangi kandungan amoniak, BOD, COD serta TSS air limbah. Pemberian kombinasi amelioran zeolit dan kapur memberikan tingkat efektifitas paling baik dalam memperbaiki kualitas air limbah penyamakan dibandingkan dengan penggunaan salah satu amelioran baik zeolit maupun kapur. Pada perlakuan KZ3, pH mengalami penurunan 7 %, penurunan NH4 + 2 %, penurunan BOD sebesar 80 %, COD sebesar 75 % dan TSS mengalami penurunan sebesar 25 %. Perlakuan penyiraman RZ4, tinggi tanaman meningkat sebesar 36 % dibandingkan kontrol (RZ0), serapan N tanaman memiliki nilai tertinggi dibanding dengan kontrol (RZ0)
Sintesis pigmen maghemit (γ-Fe2O3) dari limbah bubut industri kerajian besi dengan variasi suhu kalsinasi
INDONESIA:
Limbah bubut besi merupakan limbah padat yang dihasilkan oleh industri kerajianan besi selama proses produksinya. Limbah tersebut dapat menyebabkan pencemaran lingkungan jika dibuang sembarangan, untuk itu perlu didaur ulang menjadi pigmen. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan sintesis pigmen maghemit (γ-Fe2O3) dengan variasi suhu kalsinasi. Pigmen maghemit diperoleh dari presipitasi prekursor ferrous:ferric (Fe2+:Fe3+) menggunakan amonium hidroksida dan dikalsinasi pada variasi suhu 300, 350, 400 dan 450 oC selama 3 jam. Hasil yang diperoleh dikarakterisasi menggunakan XRD, Color Reader dan SEM-EDX
Hasil XRD menunjukkan seluruh sampel hasil kalsinasi sesuai dengan standar maghemit tetragonal, dengan karakter dan intensitas tertinggi pada suhu 350 oC. Ukuran kristal sampel kalsinasi pada suhu 350 oC 31,20 nm. Berdasarkan analisis warna, sampel hasil kalsinasi sesuai dengan range kecerahan dan kroma maghemit. Tidak terjadi perbedaan warna yang signifikan pada sampel. Hasil warna sampel hasil kalsinasi suhu 350 oC memiliki karakter kecerahan (L*) optimum dibandingkan yang lain. Hasil SEM-EDX menunjukkan bahwa ukuran dan bentuk partikel yang dihasilkan tidak seragam, serta terdapat impuritis seperti C dan Mn.
ENGLISH:
Iron lathe was a solid waste generated by iron craft industry during the production process. The waste may cause pollution of the environment if disposed carelessly, therefore, can be recycled into pigment. This main aim to sythesize of maghemite pigment (γ-Fe2O3) with calcination temperature variation. Maghemite pigment was obtained from the precipitation of ferrous;ferric precursors (Fe2+:Fe3+) using ammonium hydroxide and calcined with temperature variations of 300, 350, 400 and 450 oC for 3 hours. The results were characterized by XRD, Color Reader and SEM-EDX.
The XRD data showed that tetragonal maghemite (γ-Fe2O3) was obtained at all temperature, with the highest character and intensity of tetragonal geometric at 350 oC. Crystallite size of sample at 350 oC was 31,20 nm. Based on color analysis, the samples were corresponded to lightness and chroma of maghemite. And had no color difference, but sample at 350 oC showed the optimum lightness (L*). SEM-EDX result showed, the morphology of maghemite had not uniform particles and impurities, such as C and M
