481 research outputs found
Tinjauan Terhadap Bilangan 666 Dalam Wahyu 13
Roby Setiawan, Review of Numbers 666 In Revelation 13. The number 666 mentioned in Revelation 13 has been crowded into talks, but some interpretations of such numbers by some Christians are linked to certain trademark logos so that there is a tendency to impose the business of others by using these interpretations. The writer afraid that if the number 666 is interpreted literally, then Christianity would become superstitious religion, as some people are not happy with the number 4 or 13 because it is considered an unlucky number, in contrast they are very happy with the numbers 8 and 9, because it is considered to bring fortune which is durable. Therefore it is necessary to understand what is the number 666. To understand the meaning of the number 666, the writer makes a historical-theological review so as to obtain a background image related to the number 666 in Revelation 13. The results show that the number 666 is associated with gematria method, but for the writer, the interpretation of the number 666 using gematria method is not acceptable and still need to be tested more deeply so as not to lead to inaccurate allegations. While related to its context, the number 666 is closely related to the symbol as the Book of Revelation is full of symbols. The result of the contextual analysis of Revelation 13 then number 666 represents the human effort that seeks to equal God to achieve unlimited power, yet they fail. Roby Setiawan, Tinjauan Terhadap Bilangan 666 Dalam Wahyu 13. Bilangan 666 yang disebutkan dalam Wahyu 13 telah ramai menjadi pembicaraan, tetapi beberapa penafsiran terhadap bilangan tersebut oleh sebagain orang Kristen dikait-kaitkan dengan logo merek dagang tertentu sehingga ada kecenderungan menjatuhkan bisnis orang lain dengan menggunakan tafsiran tersebut. Penulis kuatir jika bilangan 666 ini ditafsirkan secara hurufiah, maka kekristenan akan menjadi agama tahyul, seperti yang dipercayai oleh sebagian orang yang tidak senang dengan angka 4 atau 13 karena dianggap angka sial, sebaliknya mereka sangat senang dengan angka 8 dan 9, karena dianggap membawa rejeki yang tahan lama. Oleh sebab itu perlu dipahami apa bilangan 666 tersebut. Untuk memahami makna bilangan 666, maka penulis melakukan tinjauan historis-teologis sehingga diperoleh gambaran latar belakang yang terkait dengan bilangan 666 dalam Wahyu 13. Hasil studi menunjukkan bahwa bilangan 666 dikaitkan dengan cara gematria, tetapi bagi penulis, penafsiran terhadap bilangan 666 dengan menggunakan gematria tidak dapat diterima dan masih perlu diuji dengan lebih dalam sehingga tidak menimbulkan dugaan-dugaan yang tidak tepat.Sementara berkaitan dengan konteksnya, bilangan 666 sangat berkaitan dengan simbol sebagai Kitab Wahyu penuh dengan simbol. Hasil dari analisis konteks Wahyu 13 maka bilangan 666 melambangkan usaha manusia yang berusaha menyamai Allah untuk mencapai kuasa yang tidak terbatas, namun mereka gagal
'Resting' and 'Fremantle Terzinas' Poems by author Hersri Setiawan (Translation into English by David T. Hill)
In late February 1993, Indonesian author Hersri Setiawan arrived for a brief visit to Australia to participate in the Perth Writers' Festival at the Fremantle Arts Centre. A former political prisoner held for nine years in detention without trial, he managed to leave Indonesia several years ago and now lives in the Netherlands as a political exile. These poems have been translated by David T. Hill
Slank, Musik, dan Kepentingan
Selama ini kita salah memandang musik hanya sebagai sebuah peristiwa seni yang netral dan tanpa bias. Musik sejak awal harus diklasifikasikan dalam dua kategoriberbeda. Pertama, ia adalah sebentuk karya seni bunyi yang dinikmati sisi estetisnya. Ide penciptaan bisa berasal dari mana saja, tapi tujuannya tetaplah memberi kenikmatan estetis pada pendengar. Kedua, karena kodratnya yang demikian, musik seringkali digunakan sebagai katalisator dalam menyampaikan pesan-pesan tertentu. Artinya musik tidak lagi netral, tapi berpihak. Hal itulah yang membedakan musik dengan kicauan burung. Sama-sama indah, tapi yang satu tak bisa disebut musik. Musik itu dilandasi dengan aspek kesengajaan, tidak hadir secara spasial. Kesengajaan maksud inilah yangdiperdebatkan, menempatkan musik “dalam bingkai kepentingan”. Tapi mari, walaupun sulit, kita lepaskan keterkaitan musik dengan penciptanya. Lepaskan musik dari beban-beban kepentingan musisinya. Biarkan bunyi musik itu mengalun, dinyanyikan, dan disenandungkan dalam peluh perjuangan mencari keadilan. Death of the author, adagium lawas bilang demikian. Tak ada salahnya kita tetap menyanyikan lagu-lagu Slank bertema sosial, kritikan, bahkan kebencian pada korupsi dengan lantang. Barangkali kini, yang menyanyikan itu semua bukan lagi Slank, tapi kita
Tanggapan Terhadap Bidat Gnosticisme dan \u27Injil\u27 Thomas
Melalui makalah ini, penulis menguraikan gambaran tentangBidat Gnosticisme, pandangan Gnosticisme tentangkeselamatan dan Yesus Kristus, dan pengaruh Gnosticismeterhadap ‘Injil†Tomas. Uraian-uraian tersebut kemudianpenulis beri tanggapan dari sudut pandang Alkitab
PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA DRIVER MOTOR MAXIM DI KOTA PALEMBANG
This study aims to determine the effect of compensation and motivation on the
performance of Maxim motor drivers in the city of Palembang. The data used is
primary data. The population in this study is the Maxim motor driver in the city of
Palembang. The sampling technique used is non-probalistic sampling with type of
sample namly convenience sampling. And obtained 100 samples. Hypothesis testing
is done by multiple linear regression analysis. The result of this study indicate that
compensation and motivation have no effect on the performance of Maxim motor
drivers in the city of Palembang.
Keywords : compensation, motivation, performance
Pengembangan Game Algoritma Dan Pemrograman Menggunakan Metode Gamifikasi
Perkembangan teknologi yang begitu pesat sangat berdampak pada bidangpendidikan, namun disisi lain dampak kemajuan tersebut harus berbanding lurus denganSDM yang siap untuk mengisi bidang-bidang teknologi informasi dan komunikasi, dalamhalaman yang ditulis CNN Indonesia tertulis bahwa Indonesia mengalami krisis programmerdikarenakan SDM yang belum cukup mumpuni dalam keahlian tersebut. Algoritma danPemrograman merupakan dasar fondasi untuk menjadi seorang programammer, keahliantersebut salah satunya bisa didapat dalam pendidikan formal yang terdapat pada perguruantinggi. Namun permasalahan terjadi adalah rendahnya minat mahasiswa dalam mempelajarimatakuliah tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba melakukan pengembangan gameGame Algoritma dan Pemrogrman dengan menggunakan metode gamifikasi
Perancangan Sistem Informasi Penjualan dan Inventory pada Apotek Bio Farma
Apotek Bio Farma merupakan salah satu Apotek Bio Farma adalah bisnis produksi yang bergerak menjual berbagai jenis obat-obatan. Apotek ini berlokasikan di Jl. Diponegoro, daerah Jelutung. Dalam kegiatan pembelian dan penjualan untuk pengolahan data transaksi keluar masuknya persediaan obat-obatan masih dicatat ke dalam buku dan direkap kembali menggunakan Microsoft Excel Hal itu tentunya memunculkan permasalahan yaitu terjadinya kesalahan dalam pencatatan nama barang, total penjualan, masih terjadi selisih antara stok fisik di buku dan pembuatan laporan yang membutuhkan waktu relatif lama. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi untuk permasalahan yang terjadi dengan menawarkan sistem informasi penjualan dan inventory menggunakan bahasa pemrograman PHP dan DBMS MySQL. Untuk pengembangan sistem dengan metode waterfall dan menggunakan pengembangan sistem unified model language menggunakan use case diagram, activity diagram dan class diagram. Hasil penelitian ini akan berupa fitur yang mampu menampilkan informasi stok barang berdasarkan urutan waktu yang dibutuhkan user dan menghasilkan output yang menampilkan data kategori produk, data produk, data pembelian yang secara terstruktur dan menampilkan laporan-laporan yang diperlukan untuk memudahkan dalam mendapatkan informasi yang cepat dan tepat
ANALISIS PENGARUH BEBERAPA SEKTOR PDRB TERHADAP INDEKS KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP (IKLH) DI INDONESIA
Kondisi perekonomian merupakan salah satu indikator pembangunan ekonomi daerah. Semakin tinggi ekonomi pada suatu daerah, maka akan semakin baik peekonomian daerah tersebut. Salah satu indikator untuk menentukan situasi ekonomi suatu daerah adalah dengan PDRB (produk domestik regional bruto) atas dasar harga berlaku dan konstan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan dampak sektor pertanian, sektor pertambangan, sektor industri pengolahan dan sektor transportasi terhadap indeks kualitas lingkungan hidup di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kuatitatif deskriptif dengan model regresi menggunakan fixed effect dari data sekunder berupa data publik sektor PDRB atas dasar harga konstan dan indeks kualitas lingkungan setiap tahun di 34 provinsi dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2020 yang bersumber dari BPS dan kementria Lingkungan Hidup. Untuk melakukan analisis penulis menggunakan alat bantu berupa aplikasi Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB pada sektor pertanian, sektor industri pengolahan memiliki pengaruh positif signifikan, sedangkan untuk PDRB sektor pertambangan memiliki pengaruh negatif signifikan, sementara PDRB sektor transportasi dan pergudangan memiliki tidak berpengaruh signifikan. sedangkan secara simultan seluruh variabel bebas mempengaruhi IKLH di Indonesia pada tahun 2014-202
Pengaruh Pemberian Jus Pare (Momordica charantia L.) Terhadap Kualitas Sperma dan Histologi Testis Tikus Wistar
AbstrakBuah pare merupakan salah satu kandidat agen kontrasepsi karena memiliki beberapa senyawa seperti flavonoid, triterpenoid, steroid, charantin, dan momordicin yang memiliki peran sebagai agen antispermatogenik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus pare (Momordica charantia L.) terhadap kualitas sperma dan histologi testis tikus Wistar (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769). Penelitian menggunakan 20 ekor tikus Wistar jantan, dibagi menjadi 4 perlakuan yang terdiri dari kelompok pemberian akuades (K), kelompok pemberian jus pare konsentrasi 25% (P1), 50% (P2), dan 75% (P3) yang dilakukan selama 49 hari menggunakan sonde lambung 1 mL. Pada hari ke-50 tikus dibedah untuk diambil cauda epididymis dan testis. Cauda epididymis dilarutkan ke dalam Phospate Buffer Saline (PBS) untuk pengamatan kualitas sperma yang terdiri dari motilitas, jumlah, viabilitas, dan morfologi sperma. Testis dibuat sediaan histologi dengan metode parafin (pewarnaan Hematoxylin-Eosin). Seluruh parameter dianalisis menggunakan uji One-Way Anova dan dilanjutkan Duncan test (P <0,05). Hasil menunjukkan terdapat penurunan motilitas, viabilitas, dan jumlah sperma pada konsentrasi 50% dibandingkan dengan kontrol (P <0,05), namun tidak terdapat perbedaan pada morfologi sperma (P >0,05). Terdapat penurunan jumlah sel spermatogonium, spermatosit, dan spermatozoa pada konsentrasi 25% dibandikan dengan kontrol (P <0,05), namun tidak terlihat penurunan pada sel spermatid dan index spermatogenesis (P >0,05). Jus pare dapat menurunkan sebagian besar parameter kualitas sperma sehingga berpotensi sebagai antispermatogenik.AbstractBitter melon fruit is one of the candidates for contraceptive agents because it contains several compounds such as flavonoids, triterpenoids, steroids, charantin, and momordicin which have a role as antispermatogenic agents. The research aims to determine the effect of giving bitter melon juice (Momordica charantia L.) on sperm quality and testicular histology of Wistar rats (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769). The study used 20 male Wistar rats, divided into 4 treatments consisting of groups given distilled water (K), groups given bitter melon juice with concentrations of 25% (P1), 50% (P2), and 75% (P3) which were carried out for 49 days. using a 1 mL gastric probe. On the 50th day, mice were dissected to remove the cauda epididymis and testes. The cauda epididymis is dissolved in Phosphate Buffer Saline (PBS) to measure sperm quality consisting of sperm motility, number, viability and morphology. Testes were made into histological preparations using the paraffin method (Hematoxylin-Eosin staining). All parameters were analyzed using the One-Way Anova test and continued with the Duncan test (P<0.05). The results showed that there was a decrease in sperm motility, viability and number at a concentration of 50% compared to the control (P<0.05), but there was no difference in sperm morphology (P>0.05). There was a decrease in the number of spermatogonium cells, spermatocytes and spermatozoa at a concentration of 25% compared to the control (P<0.05), but there was no visible decrease in spermatid cells and spermatogenesis index (P>0.05). Bitter melon juice can reduce most sperm quality parameters so it has the potential to be antispermatogenic.
- …
