11 research outputs found

    Fuelling Conflicts: Overcoming asymmetry between global interests in Vietnam and Indonesia

    No full text
    Many countries in the South ‘host’ foreign and domestic investors who – among others inspired by actions to reduce CO2 compensation. Paul Burgers, Rizki Pandu Permana and Tran Nam Tu argue that such large-scale land acquisitions do not necessarily contribute to poverty reduction and cause conflicts with forest dependent communities.

    ANALISIS ALIH WAHANA NOVEL NEGERI VAN ORANJE KARYA WAHYUNINGRAT, ADEPT WIDIARSA, ANNISA RIJADI, RIZKI PANDU PERMANA KE BENTUK FILM NEGERI VAN ORANJE KARYA SUTRADARA ENDRI PELITA DHARMA KESUMA

    No full text
    ABSTRAK Devi Rona Simanjuntak, 2014. Alih Wahana Novel Negeri Van Oranje Karya Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Annisa Rijadi, Rizki Pandu Permana ke Bentuk Film Negeri Van Oranje Karya Sutradara Endri Pelita Dharma Kesuma. Skripsi Program Sarjana (S-1) Pendidikan Bahasa Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu. Pembimbing Utama Dra. Yayah Chanafiah, M.Hum., Pembimbing Pendamping Drs. Amril Canrhas, M.S. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan alih wahana novel Negeri Van Oranje ke bentuk film Negeri Van Oranje dengan kajian ekranisasi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan (kata, frasa, klausa, atau kalimat) yang di dalamnya terdapat bentuk hubungan alih wahana novel dan fillm Negeri Van Oranje dan proses ekranisasi novel menjadi film Negeri Van Oranje. Sumber data penelitian ini adalah novel Negeri Van Oranje karya Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Annisa Rijadi, Rizki Pandu Permana diterbitkan Bentang Pustaka pada tahun 2015, 575 halaman, dan film Negeri Van Oranje disutradarai Endri Pelita Dharma Kesuma diproduksi Falcon Pictures, tahun 2015, durasi 96 menit. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca, teknik dokumentasi, dan teknik catat. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori Miles dan Huberman, yaitu: reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan pertama, terjadi proses alih wahana dari novel ke bentuk film Negeri Van Oranje pada alur (tahap situasi, tahap pemunculan konflik, tahap konflik, tahap klimaks, dan tahap penyelesaian) menggunakan kajian proses ekranisasi berupa perubahan penciutan, perubahan penambahan, dan perubahan bervariasi. Kedua, terjadi proses alih wahana dari novel ke bentuk film Novel Negeri Van Oranje pada latar tempat menggunakan kajian proses ekranisasi berupa perubahan penciutan, perubahan penambahan, dan perubahan bervariasi. Ketiga, terjadi proses alih wahana dari novel ke bentuk film Negeri Van Oranje pada tokoh dan penokohan menggunakan kajian ekranisasi berupa perubahan penciutan, perubahan penambahan, dan perubahan bervariasi. Kata kunci: Alih Wahana, Ekranisasi, Alur, Latar, Tokoh dan Penokoha

    ANALISIS ALIH WAHANA NOVEL NEGERI VAN ORANJE KARYA WAHYUNINGRAT, ADEPT WIDIARSA, ANNISA RIJADI, RIZKI PANDU PERMANA KE BENTUK FILM NEGERI VAN ORANJE KARYA SUTRADARA ENDRI PELITA DHARMA KESUMA

    No full text
    Tujuan penelitian ini mendeskripsikan alih wahana novel Negeri Van Oranje ke bentuk film Negeri Van Oranje dengan kajian ekranisasi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan (kata, frasa, klausa, atau kalimat) yang di dalamnya terdapat bentuk hubungan alih wahana novel dan fillm Negeri Van Oranje dan proses ekranisasi novel menjadi film Negeri Van Oranje. Sumber data penelitian ini adalah novel Negeri Van Oranje karya Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Annisa Rijadi, Rizki Pandu Permana diterbitkan Bentang Pustaka pada tahun 2015, 575 halaman, dan film Negeri Van Oranje disutradarai Endri Pelita Dharma Kesuma diproduksi Falcon Pictures, tahun 2015, durasi 96 menit. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca, teknik dokumentasi, dan teknik catat. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori Miles dan Huberman, yaitu: reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan pertama, terjadi proses alih wahana dari novel ke bentuk film Negeri Van Oranje pada alur (tahap situasi, tahap pemunculan konflik, tahap konflik, tahap klimaks, dan tahap penyelesaian) menggunakan kajian proses ekranisasi berupa perubahan penciutan, perubahan penambahan, dan perubahan bervariasi. Kedua, terjadi proses alih wahana dari novel ke bentuk film Novel Negeri Van Oranje pada latar tempat menggunakan kajian proses ekranisasi berupa perubahan penciutan, perubahan penambahan, dan perubahan bervariasi. Ketiga, terjadi proses alih wahana dari novel ke bentuk film Negeri Van Oranje pada tokoh dan penokohan menggunakan kajian ekranisasi berupa perubahan penciutan, perubahan penambahan, dan perubahan bervariasi. Kata kunci: Alih Wahana, Ekranisasi, Alur, Latar, Tokoh dan Penokoha

    Landscapes and the voluntary carbon market, West Sumatra

    No full text
    Funding from the voluntary carbon market (VCM) can help to restore productive landscapes, if it is embedded in the local context of traditions and in state governance systems. Restoration efforts under a performance-based VCM programme, if planned well, can also improve livelihoods

    Landscapes and the voluntary carbon market, West Sumatra

    No full text
    Funding from the voluntary carbon market (VCM) can help to restore productive landscapes, if it is embedded in the local context of traditions and in state governance systems. Restoration efforts under a performance-based VCM programme, if planned well, can also improve livelihoods

    Landscapes and the voluntary carbon market, West Sumatra

    No full text
    Funding from the voluntary carbon market (VCM) can help to restore productive landscapes, if it is embedded in the local context of traditions and in state governance systems. Restoration efforts under a performance-based VCM programme, if planned well, can also improve livelihoods

    The Role of Fire in Changing Land Use and Livelihoods in Riau-Sumatra

    No full text
    Results from remote sensing analysis, participatory mapping, socio-economic interviews, and hotspot information that were analyzed in a geographic information system (GIS) show how fire has changed the landscape through its use in land preparation for oil palm and timber plantations and in the development of transmigration settlements. These timber and oil palm plantations have greatly altered the livelihood options of the communities, and have created conflict between communities and companies over land-use allocation and tenure. In many cases, conflict over tenure has been the motive for forest and land fires during the annual dry season. The study suggests that, where partnerships between communities and companies were established to develop oil palm and timber plantations that included a greater sharing of benefits and use of land, the incidence of fires designed to damage the planted resource was greatly reduced

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KAPAL TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA JASA PT. PELABUHAN INDONESIA III (Persero) CABANG TANJUNG PERAK (Studi pada jasa pemanduan kapal)

    No full text
    Masalah kepadatan pergerakan kapal melebihi kapasitas masi terjadi, mengingat sekarang ini merupakan jaman pasar global menjadikan kegiatan perdagangan dalam dan luar negeri (export-import) semakin meningkat dan menjadi PR terpenting bagi Pelabuhan Tanjung Perak yang berdampak pada kondisi kelancaran dan kecepatan kapal sandar di pelabuhan tersebut cukup mengganggu. Salah satu jasa kepelabuhanan yang memiliki peranan vital dalam aktifitas kapal di pelabuhan adalah pelayanan pemanduan yang dilaksanakan oleh Pandu dalam membantu Nahkoda agar olah gerak kapal dapat terlaksana dengan aman, tertib dan lancar. Dalam pelaksanaannya masi ditemui kendala sehingga penyelenggaraan pemanduan kapal belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan yang diharapkan berdampak pada kepuasan pelanggan dan untuk mendukung kelancaran pergerakan kapal semua itu perlunya kualitas pelayanan prima dalam menghindari penumpukan kapal.  Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh antara kualitas pemanduan kapal terhadap kepuasan pengguna jasa PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian assosiatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, kuesioner (angket) dan observasi. Sampel penelitian ini adalah pengguna jasa atau pelanggan PT.Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak, berjumlah 98 responden. Data diperoleh dengan cara membagikan kuesioner untuk ditanggapi dan melalui beberapa data yang diperoleh dari PT.Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak. Analisis data dilakukan dengan metode kuantitatif dan untuk mencari pengaruh variabel independen dan dependen menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian regresi berganda menunjukan bahwa adapun pengaruh kualitas pelayanan pada pemanduan kapal terhadap kepuasan pengguna jasa/pelanggan terlihat dari nilai (Adjusted R2) sebesar 0,665 dapat diartikan bahwa secara bersama-sama besarnya kontribusi variabel kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada pelayanan pemanduan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak adalah sebesar 66,6% sedangkan sisanya 33,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Berdasarkan pada uji F, Fhitung > Ftabel = (39,496) > (2,313) Artinya secara bersama-sama variabel kualitas pelayanan berpengaruh terhadap variabel kepuasan pelanggan. Sedangkan pada uji t, variabel responsiveness dan assurance tidak berpengaruh signifikan namun memiliki arah yang positif terhadap kepuasan pengguna jasa/pelanggan dalam pelayanan pemanduan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak, reliability dan empaty tidak berpengaruh signifikan dan tidak memiliki arah yang positif terhadap terhadap kepuasan pengguna jasa/pelanggan dalam pelayanan pemanduan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak dan variabel tangibel memiliki pengaruh yang signifikan dengan arah positif terhadap kepuasan pengguna jasa/pelanggan dalam pelayanan pemanduan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak diterima yang memiliki pengaruh paling besar (dominan) dibanding variabel lainnya.  Kata kunci : Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan, Kepuasan pelanggan.&nbsp
    corecore