93 research outputs found

    Pengamanan Citra Biner Dengan Algoritma Data Encryption Standard (Des) dan Bernoulli Map

    No full text
    Penyimpanan suatu data pada saat ini tidak lagi dalam bentuk dokumendokumen yang dicetak, melainkan dalam bentuk sebuah data yang disimpan di dalam komputer maupun ponsel. Keamanan data atau informasi saat ini diragukan oleh user atau pengguna. Untuk melindungi data tersebut dari pihak yang tidak berwenang, dibutuhkan suatu perlindungan. Kriptografi adalah ilmu untuk menjaga kerahasiaan data dengan cara mengubahnya menjadi bentuk yang tidak lagi dipahami maknanya. Salah satu algoritma kriptografi yang digunakan dalam penelitian ini adalah DES (Data Encryption Standard). Namun, untuk melindungi suatu data seperti citra, algoritma DES tidaklah aman karena algoritma ini menggunakan kunci yang relatif pendek. Untuk mengatasi kelemahan ini, maka akan dilakukan suatu pembangkitan kunci sebelum kemudian dienkripsi lebih lanjut dengan menggunakan algoritma Bernoulli Map. Bernoulli Map mengenkripsi citra dengan cara memberikan 2 angka kunci rahasia yang dibangkitkan lalu dienkripsi dengan tujuan mempersulit orang yang tidak berhak untuk mengetahui isi data atau informasinya. Diperoleh 2 n kemungkinan kunci tertebak dimana n adalah ukuran atau size dari citra. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data berupa citra biner yang digunakan sebagai plain image. Citra tersebut kemudian dienkripsi dengan menggunakan algoritma DES dengan pembangkit kunci dari algoritma Bernoulli Map, setelah itu dienkripsi menggunakan Bernoulli Map. Analisis keamanan dari algoritma yang diajukan menunjukkan bahwa tingkat keamanannya yang baik dan meningkat untuk hasil citra enkripsi dan dapat dikatakan aman karena butuh 2 56 +2 512 kali percobaan untuk menerobos kunci yang ada. Tidak hanya itu dengan membangkitkan kunci menggunakan Bernoulli Map dapat memanipulasi hacker yang tidak mengetahui ada algoritma di dalam pembangkitan kunci

    TINJAUAN PENYELESAIAN PERMOHONAN PENGURANGAN SANKSI ADMINISTRASI PAJAK PERIODE 2019 DI KANTOR WILAYAH DJP JAKARTA SELATAN II

    Full text link
    This Final Assignment Report was prepared by Sepia Maulida with Student ID Number 1741211012, with the title "Review of Completion of Requests for Reducing Tax Administration Sanctions for 2019 Period at the Regional Office of the South Jakarta DJP II" This report was prepared based on the results of research conducted by the author at the Regional Office of the DJP South Jakarta II. The author's background takes the title above because to illustrate and know the flow of the process of completing the application for reducing the tax administration sanctions made by the taxpayer as a deduction from the tax payable. The method used by the author in this research is descriptive method. Descriptive research is one type of research that aims to describe or describe the data that has been collected as there is no intention to make conclusions that apply to the public or generalization. The results obtained from this study are explained that taxpayers who have objections to tax bills or tax assessments issued by the Directorate General of Taxes can burden taxpayers because there is an element of error that burdens taxpayers, taxpayers can also use the facility by filing a facility lawsuit and appeal with the aim of the Directorate General of Taxes can review the decision by submitting a letter requesting reduction or elimination of tax administration sanctions with the aim of deductible tax deductible

    Hubungan Pengetahuan Ibu, Dukungan Keluarga dan Dukungan Petugas Kesehatan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Belawan Kota Medan

    No full text
    The coverage of exclusive breastfeeding in the working area of the Belawan Public Health Center in Medan City is still low and has not yet reached the set target of 80%. In 2020 the coverage of exclusive breastfeeding is 33.5%. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal knowledge, family support and support from health workers with exclusive breastfeeding in the working area of Belawan Public Health Center, Medan City. This type of research is an analytic survey with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had babies aged 6 months to 12 months as many as 342 people with a sample of 77 people. Data analysis was performed using the chi square test at a 95% confidence level. The results showed as many as 44.2% of mothers who gave exclusive breastfeeding. From the results of the statistical test analysis of maternal knowledge, the value of P = 0.236 showed that there was no significant relationship between mother's knowledge and exclusive breastfeeding, for family support, the value of P = 0.010 showed that there was a significant relationship between family support and exclusive breastfeeding and the support of health workers was obtained. P value = 0.489 indicates that there is no significant relationship between health worker support and exclusive breastfeeding. The conclusion of this study is that from the mother's knowledge variable, family support and health worker support related to exclusive breastfeeding, only family support is the variable. It is recommended that families who have mothers who are breastfeeding should support mothers by finding information about exclusive breastfeeding and meeting all the needs of mothers during breastfeeding so that mothers are successful in exclusive breastfeeding.138 HalamanSkripsi Sarjan

    Hubungan Pengetahuan Ibu, Dukungan Keluarga dan Dukungan Petugas Kesehatan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Belawan Kota Medan

    No full text
    The coverage of exclusive breastfeeding in the working area of the Belawan Public Health Center in Medan City is still low and has not yet reached the set target of 80%. In 2020 the coverage of exclusive breastfeeding is 33.5%. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal knowledge, family support and support from health workers with exclusive breastfeeding in the working area of Belawan Public Health Center, Medan City. This type of research is an analytic survey with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had babies aged 6 months to 12 months as many as 342 people with a sample of 77 people. Data analysis was performed using the chi square test at a 95% confidence level. The results showed as many as 44.2% of mothers who gave exclusive breastfeeding. From the results of the statistical test analysis of maternal knowledge, the value of P = 0.236 showed that there was no significant relationship between mother's knowledge and exclusive breastfeeding, for family support, the value of P = 0.010 showed that there was a significant relationship between family support and exclusive breastfeeding and the support of health workers was obtained. P value = 0.489 indicates that there is no significant relationship between health worker support and exclusive breastfeeding. The conclusion of this study is that from the mother's knowledge variable, family support and health worker support related to exclusive breastfeeding, only family support is the variable. It is recommended that families who have mothers who are breastfeeding should support mothers by finding information about exclusive breastfeeding and meeting all the needs of mothers during breastfeeding so that mothers are successful in exclusive breastfeeding.138 HalamanSkripsi Sarjan

    PENGARUH PENAMBAHAN PERASAN AIR JERUK PURUT (CITRUS HYSTRIX) PADA PROSES PEMBUATAN TELUR ASIN TERHADAP JUMLAH TOTAL BAKTERI

    No full text
    ABSTRAKTelur itik merupakan salah satu produk hasil pengawetan telur dengan cara pengasinan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan air perasan jeruk purut (Citrus hystrix) pada proses pembuatan telur asin terhadap jumlah total cemaran bakteri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan larutan perasan jeruk purut dengan konsentrasi 0%, 10%, 20% dan 30% ke dalam media adonan pengasinan telur itik. Pengamatan jumlah total bakteri dilakukan setelah proses pengasinan telur dilakukan yaitu setelah 14 hari masa penyimpanan telur. Pengamatan jumlah total bakteri dilakukan dengan metode Total Plate Count (TPC) menggunakan media Plate count agar (PCA). Data jumlah bakteri yang diperoleh di analisis secara statistik menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan larutan perasan jeruk purut dengan konsentrasi 0%, 10%, 20% dan 30% ke dalam adonan pengasin telur selama proses pembuatan telur asin dapat menurunkan jumlah total bakteri secara signifikan. Hasil uji lanjut menggunakan uji Duncan diketahui bahwa penambahan larutan perasan jeruk purut dengan konsentrasi 30% secara nyata dapat menurunkan jumlah total bakteri pada telur asin yang dihasilkan dibandingkan dengan konsentrasi 0%, 10%, 20%. Sedangkan pembahan larutan perasan jeruk purut dengan konsentrasi 10% sampai dengan 20% tidak dapat menurunkan jumlah total bakteri pada telur asin yang dihasilkan. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan larutan perasan jeruk purut dengan konsentrasi 30% ke dalam adonan pengasin telur dapat menurunkan jumlah total bakteri pada telur asin yang dihasilkan. Kata kunci : Telur asin, jeruk purut (Citrus hystrix)., total plate coun

    تصميم فيديو التعليم عن المفردات لطالب الصف السابع "الهيتمي بالمدرسةالمتوسطةنورالفضيلةديلي سيردانج

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur pembuatan video pembelajaran mufradat, validasi video pembelajaran mufradat dan hasil uji coba pembelajaran menggunakan video pembelajaran mufradat untuk kelas VII di SMP-IT Nurul Fadhilah Medan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, tes dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan rumus Nilai Rata-rata dan rumus N-Gain Score. Adapun kesimpulan dari penelitian ini bahwa prosedur pembuatan video pembelajaran mufradat ini dengan menganalisis produk yang akan dikembangkan, mendesain produk, mengembangkan produk, uji coba lapangan dan evaluasi produk akhir. Dan hasil validasi video pembelajarann mufradat dari ahli materi mendapatkan nilai 6221 yang berkategori sangat layak, dan dari ahli media mendapatkan nilai 111 yang juga berkategori sangat layak, dan dari respon siswa mendapatkan nilai %21 yang juga berkategori sangat layak. Dan hasil uji coba pembelajaran dengan video pembelajaran mufradat dengan penghitungan menggunakan rumus rata-rata bahwa siswa dikelas eksperimen mendapatkan nilai pre test sebesar 77,71 dan nilai post test sebesar %0,11, dan siswa dikelas kontrol mendapatkan nilai pre test sebesar 73,21 dan nilai post test sebesar 7%1 Dan hasil dari ujian pre test dan post test dengan menggunakan rumus N-Gain Score bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 2,171 Ini menunjukkan bahwa penerapan video pembelajaran mufradat untuk kelas VII di SMPIT Nurul Fadhilah Medan baik

    Identifikasi Merkuri pada Krim Wajah yang Beredar di Kota Binjai

    No full text
    Latar Belakang: Merkuri merupakan kandungan yang sering ditambahkan dalam kosmetik yang fungsinya menghasilkan kulit wajah putih dan bersih. Dalam waktu seminggu atau dua minggu, si pemakai sudah bisa mendapatkan kulit putih, bersih, dan mulus. Melihat hasilnya itu, banyak para wanita yang terus menerus menggunakan kosmetik berbahan merkuri. Padahal merkuri sebenarnya tidak boleh dipakaikan pada manusia. Karena toksisitasnya terhadap organ-organ ginjal, saraf, dan otak sangat kuat maka pemakaiannya sangat dilarang dalam sediaan kosmetik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah krim pemutih wajah yang beredar di pasaran mengandung merkuri atau tidak. Metode: Sampel yang dianalisis adalah krim pemutih wajah yang ber merk Colagen (Kode A) dan krim malam dokter (Kode B), sehingga total sampel krim yang diuji ada 2. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik acak. Penentuan merkuri pada krim pemutih wajah dilakukan dengan metode kualitatif dengan penambahan larutan kalium iodida dan ammonium sulfat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kosmetik krim pemutih wajah yang dianalisis yakni krim yang memiliki kode A mengandung merkuri, sedangkan krim dengan kode B tidak mengandung merkuri. Kesimpulan: Krim pemutih wajah yang memiliki kode A positif mengandung merkuri sedangkan krim dengan kode B tidak mengandung merkuri.34 HalamanKertas Karya Diplom

    PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP BUDAYA ORGANISASI PADA KARYAWAN CV. MUSE ENTERTAINMENT CENTER SAMARINDA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan transformasional terhadap budaya organisasi pada karyawan CV. Muse Entertainment Center Samarinda, sehingga terdapat 2 hubungan yang akan diselidiki dalam penelitian ini, yaitu : 1) kepemimpinan transformasional ; 2) budaya organisasi. Penelitian dilakukan kepada karyawan CV. Muse Entertainment Center Samarinda dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 163 orang dengan spesifikasi karyawan laki-laki dan perempuan, berusia rata-rata 18 tahun sampai dengan 47 tahun dengan berbagai macam latar belakang pendidikan. Penelitian ini menggunakan alat ukur kepemimpinan transformasional Multifactorial Leadership Questionnaire (MLQ) Purwanto (2000) yang telah dimodifikasi kembali oleh penulis. Alat ukur budaya organisasi yang digunakan pada penelitian ini adalah model skala Liket. Dari hasil penelitian didapatkan nilai t hitung dari variabel X 0,441 lebih kecil dari pada t tabel 1,975. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap budaya organisasi pada karyawan CV. Muse Entertainment Center Samarinda.Kata Kunc

    Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Resep di Depo Rawat Jalan RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo

    No full text
    Pelayanan kefarmasian di rumah sakit merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan rumah sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien. Diperlukan suatu evaluasi terhadap mutu pelayanan kefarmasian sebagai tindak lanjut oleh pihak rumah sakit dalam perbaikan untuk menunjang kualitas pelayananan kefarmasian salah satunya adalah pengukuran tingkat kepuasan pasien ketika mendapatkan pelayanan kefarmasian dirumah sakit. Evaluasi tersebut dilakukan dengan menggunakan salah satu metode survei melalui angket (kuesioner). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan resep di depo rawat jalan RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, mengetahui gambaran nilai kepuasan pasien menurut analisis Importance Performance Analysis (IPA), dan mengetahui hubungan sosiodemografi pasien dengan kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan resep di depo rawat jalan RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif non eksperimental, dengan metode penelitian cross-sectional yang dilakukan di depo rawat jalan RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Responden dalam penelitian ini adalah pasien atau keluarga pasien yang mendapatkan pelayanan resep di depo rawat jalan RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo sebanyak 355 responden. Sebagai data pendukung dilakukan wawancara kepada kepala instalasi farmasi RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Penilaian dalam kuesioner kepuasan pasien menggunakan Metode SERVQUAL dengan skala Likert dan diberi scoring dengan pernyataan bersifat favourable. Skala Likert yang digunakan yaitu nilai 1 sampai 4, untuk jawaban sangat kurang baik atau sangat tidak penting sampai sangat baik atau sangat penting pada masing-masing tabel kenyataan dan harapan. Tingkat kepuasan pasien diperoleh dari perbandingan nilai rerata skor kenyataan atau kinerja terhadap nilai rerata skor harapan. Selanjutnya analisis dilakukan dengan metode IPA melalui program SPSS (Statistical Package for the Social Science). untuk mengetahui item pernyataan yang perlu diperbaiki, dipertahankan, ditingkatkan maupun disesuaikan. Untuk mengetahui hubungan antara faktor sosiodemografi dengan tingkat kepuasan pasien menggunakan beberapa uji non parametrik
    corecore