8 research outputs found

    PENGARUH LATIHAN BOLAVOLI GANDU LEVEL I DAN BOLAVOLI MINI TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN PASSING ATAS BOLAVOLI PADA SISWA KELAS V MIN DEMANGAN KOTA MAADIUN

    No full text
    Aofal, Reza. 2018. Pengaruh Latihan Bolavoli Gandu Level I dan Bolavoli mini terhadap hasil belajar keterampilan Passing Atas bolavoli pada siswa kelas v MIN Demangan Kota Madiun. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Asim, M.Pd. Kata Kunci: Bolavoli Gandu Level I, Bolavoli Mini, hasil belajar keterampilan   passing atas.             Permainan Bolavoli Gandu level I dan Bolavoli Mini adalah permainan yang diciptakan untuk mengembangkan kesegaran jasmani siswa sekolah dasar, khususnya untuk anak usia 10-15 tahun. Konsep dasar permainan bolavoli gandu level I dan bolavoli mini adalah pengembangan anak melalui aktivitas bermaian secara multilateral, yaitu: fisik, psikomotorik, kognitif, dan efektif, sesuai dengan (development appropriate practice).             Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui perbedaan pengaruh antara latihan keterampilan passing atas bolavoli gandu level I dan latihan keterampilan passing atas bolavoli mini terhadap hasil belajar keterampilan passing atas siswa kelas V MIN Demangan Kota Madiun.             Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental dengan two group, pretest, posttest, design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MIN Demangan Kota Madiun yang berjumlah 30 orang siswa dengan 15 siswa kelompok passing atas bolavoli gandu level I, dan 15 siswa kelompok passing atas bolavoli mini. Penelitian dilaksanakan di MIN Demangan Kota Madiun dan berlangsung pada bulan November sampai Januari. Berdasarkan analisis satu arah (One Way Anova) diperoleh hasil sebagai berikut, pengujian (pretest) dan (posttest) bolavoli gandu level I diperoleh Sig (p) 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata keterampilan passing atas bolavoli gandu level I. Pengujian (pretest) dan (posttest) bolavoli mini diperoleh Sig (p) 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata keterampilan passing atas bolavoli mini. Untuk pengujian (posttest) bolavoli gandu level I dan bolavoli mini diperoleh nilai Sig (p) 0.000 < 0.05, maka dapat dikatakan Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan pengaruh latihan bolavoli gandu level I dengan latihan bolavoli mini Terhadap hasil belajar keterampilan passing atas. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar keterampilan passing atas bolavoli gandu level I lebih baik dari pada rata-rata hasil belajar keterampilan passing atas bolavoli mini. Berdasarkan hasil analisis data yang dihasilkan, diharapkan latihan keterampilan passing atas bolavoli gandu level I dan latihan keterampilan passing atas bolavoli mini dapat dijadikan model latihan untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan passing atas siswa, terdapat pengaruh latihan bolavoli gandu level I yang lebih baik dibandingkan dengan latihan bolavoli mini terhadap hasil belajar keterampilan passing atas siswa kelas V MIN Demangan Kota Madiun

    PENGARUH LATIHAN BOLAVOLI GANDU LEVEL I DAN BOLAVOLI MINI TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN PASSING ATAS BOLAVOLI SISWA KELAS V MIN DEMANGAN KOTA MADIUN

    No full text
    ABSTRAK   Aofal, Reza. 2018. Pengaruh Latihan Bolavoli Gandu Level I dan Bolavoli mini terhadap hasil belajar keterampilan Passing Atas bolavoli pada siswa MIN Kota Madiun. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan,               Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:               Dr. Asim, M.Pd. Kata Kunci: Bolavoli Gandu Level I, Bolavoli Mini, hasil belajar keterampilan   passing atas.             Permainan bolavoli gandu level I dan bolavoli mini adalah permainan yang diciptakan untuk mengembangkan kesegaran jasmani siswa sekolah dasar, khususnya untuk anak usia 10-15 tahun. Konsep dasar permainan bolavoli gandu level I dan bolavoli mini adalah pengembangan anak melalui aktivitas bermaian secara multilateral, yaitu: fisik, psikomotorik, kognitif, dan efektif, sesuai dengan (development appropriate practice).             Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui perbedaan pengaruh antara latihan keterampilan passing atas bolavoli gandu level I dan latihan keterampilan passing atas bolavoli mini terhadap hasil belajar keterampilan passing atas siswa kelas V MIN Demangan Kota Madiun.             Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental dengan two group, pretest, posttest, design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MIN Demangan Kota Madiun yang berjumlah 30 orang siswa dengan 15 siswa kelompok passing atas bolavoli gandu level I, dan 15 siswa kelompok passing atas bolavoli mini. Penelitian dilaksanakan di MIN Demangan Kota Madiun dan berlangsung pada bulan November sampai Januari. Berdasarkan analisis satu arah (One Way Anova) diperoleh hasil sebagai berikut, pengujian (pretest) dan (posttest) bolavoli gandu level I diperoleh Sig (p) 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata keterampilan passing atas bolavoli gandu level I. Sedangkan pengujian (pretest) dan (posttest) bolavoli mini diperoleh Sig (p) 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata keterampilan passing atas bolavoli mini. Sedangkan untuk pengujian (posttest) bolavoli gandu level I dan bolavoli mini diperoleh nilai Sig (p) 0.000 < 0.05, maka dapat dikatakan Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan pengaruh latihan bolavoli gandu level I dengan latihan bolavoli mini terhadap hasil belajar keterampilan passing atas siswa kelas V MIN Demanagan Kota Madiun. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar keterampilan passing atas bolavoli gandu level I lebih baik dari pada rata-rata hasil belajar keterampilan passing atas bolavoli mini. Berdasarkan hasil analisis data yang dihasilkan, diharapkan latihan keterampilan passing atas bolavoli gandu level I dan latihan keterampilan passing atas bolavoli mini dapat dijadikan model latihan untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan passing atas siswa kelas V MIN Demangan Kota Madiun. Serta penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam bentuk penelitian eksperimen lain agar memberikan hasil eksperimen yang lebih luas

    Literature Review: Pengaruh Latihan Small Sided Games Terhadap Kemampuan Fisik dan Teknik pada Pemain Sepakbola

    No full text
    Tujuan utama penelitian ini yaitu mengkaji Small sided games menjadi metode latihan kondisional fisik pada sepakbola yang sering diterapkan dengan metode memanipulasi variabel pelatihan seperti jumlah pemain, area dan aturan pelatihan pada rasio durasi yang telah ditentukan. Sebanyak 249 artikel dari google scholar, 49 artikel dari sciencedirect, dan 207 dari pubmed akan dijumlahkan dan akan diidentifikasi jumlah keseluruhan artikel adalah 525 artikel. Pada tahap selanjutnya penulis mengeluarkan dokumen artikel yang duplikasi sebanyak 466 artikel dan tersisa 59 artikel. 35 artikel yang telah disaring dilihat kriteria inklusi, seperti tahun, terindeks sinta (S1-S4) dan terindeks Quartile (Q1-Q4) selanjutnya penulis menghilangkan dokumen artikel yang tidak sesuai dengan kriteria inklus yang telah disebutkan dan tersisa 24 dokumen artikel sisa dokumen jurnal selanjutnya penulis mengunduh serta menyaring kelayakan dengan membaca abstrak, metode serta hasil dari article. Hasil review menunjukkan bahwa pengaruh dari pelatihan small sided games menunjukkan hasil yang beragam Berdasarkan artikel yang sudah di paparkan ada beberapa hasil yang dapat disimpulkan efek latihan small sided game terhadap kemampuan fisik dan teknik pada pemain sepak bola antara lain (I) small sided games secara signifikan meningkatkan akselerasi pemain sepak bola, (II)  small sided games dapat meningkatkan kemampuan fisik kapasitas daya tahan aerobik, VO2max, dan anaerobik, dan (III) small sided games meningkatkan teknik passing, dribbling dan shooting.Tujuan utama penelitian ini yaitu mengkaji Small sided games menjadi metode latihan kondisional fisik pada sepakbola yang sering diterapkan dengan metode memanipulasi variabel pelatihan seperti jumlah pemain, area dan aturan pelatihan pada rasio durasi yang telah ditentukan. Sebanyak 249 artikel dari google scholar, 49 artikel dari sciencedirect, dan 207 dari pubmed akan dijumlahkan dan akan diidentifikasi jumlah keseluruhan artikel adalah 525 artikel. Pada tahap selanjutnya penulis mengeluarkan dokumen artikel yang duplikasi sebanyak 466 artikel dan tersisa 59 artikel. 35 artikel yang telah disaring dilihat kriteria inklusi, seperti tahun, terindeks sinta (S1-S4) dan terindeks Quartile (Q1-Q4) selanjutnya penulis menghilangkan dokumen artikel yang tidak sesuai dengan kriteria inklus yang telah disebutkan dan tersisa 24 dokumen artikel sisa dokumen jurnal selanjutnya penulis mengunduh serta menyaring kelayakan dengan membaca abstrak, metode serta hasil dari article. Hasil review menunjukkan bahwa pengaruh dari pelatihan small sided games menunjukkan hasil yang beragam Berdasarkan artikel yang sudah di paparkan ada beberapa hasil yang dapat disimpulkan efek latihan small sided game terhadap kemampuan fisik dan teknik pada pemain sepak bola antara lain (I) small sided games secara signifikan meningkatkan akselerasi pemain sepak bola, (II)&nbsp; small sided games dapat meningkatkan kemampuan fisik kapasitas daya tahan aerobik, VO2max, dan anaerobik, dan (III) small sided games meningkatkan teknik passing, dribbling dan shooting

    Pengaruh Latihan Standing Broad Jump Terhadap Kemampuan Tinggi Lompatan Pemain Bolavoli IBS Al-Hamra Malang

    No full text
    Olahraga ialah salah satu bentuk aktivitas fisik yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan rohani. Bolavoli merupakan salah satu olahraga di dunia yang paling berhasil, popular, penuh persaingan sekaligus menyenangkan. Latihan suatu istilah dan program yang dilakukan secara terstruktur dan bertahap untuk mencapai prestasi yang maksimal diperlukannya latihan yang rutin. Standing broad jump adalah latihan yang dirancang untuk meningkatkan kekuatan otot, terutama otot-otot kaki, yang sangat penting dalam berbagai olahraga, termasuk bolavoli. Desain penelitian jenis penelitian ini yaitu eksperimen desain eksperimen one group pretest-posttest design. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, diperoleh nilai rerata pretest siswa 245,40 dan posttest 273,45 uji normalitas pada data awal tes Standing broad jump diperoleh yaitu 0,401 &gt; 0,05. Hal ini memaparkan bahwa data awal tersebut berdistribusi normal. Sedangkan pada data akhir postest diperoleh yaitu 0,564 &gt; 0,05 dalam hasil tersebut terbukti bahwa pada data akhir berdistribusi normal. Berdasarkan table output hasil uji T diperoleh nilai sig = 0.001, yang berarti lebih kecil dari 0.05. Hasil menyimpulkan latihan standing broad jump memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan tinggi lompatan pemain bolavoli

    Penerapan Metode Latihan Reaction Time Test Terhadap Kecepatan Reaksi Stimulus Visual Atlet Sepak Bola Persik Kendal

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan metode latihan reaction time test terhadap peningkatan kecepatan reaksi visual pada atlet sepak bola persik kendal. Kecepatan reaksi visual merupakan faktor kunci dalam pengambilan keputusan yang cepat di lapangan sepak bola, seperti merespons pergerakan bola atau lawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain pre-test dan post-test. Sebelum mengikuti program latihan, waktu reaksi visual atlet diukur menggunakan reaction time test yang melibatkan stimulus visual berupa cahaya atau pergerakan objek yang harus segera direspons. Program latihan dilakukan selama empat minggu dengan variasi kecepatan dan jenis stimulus visual, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan atlet dalam merespons stimulus dengan lebih cepat. Setelah program latihan selesai, dilakukan post-test untuk mengukur perubahan waktu reaksi atlet. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t untuk membandingkan perbedaan waktu reaksi sebelum dan setelah latihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kecepatan reaksi visual atlet sepak bola Persik Kendal setelah menjalani program latihan ini. Peningkatan waktu reaksi visual ini diharapkan dapat berdampak pada peningkatan performa di lapangan, khususnya dalam hal pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Abstract This study aims to test the application of the reaction time test training method to improve visual reaction speed in Persik Kendal soccer athletes. Visual speed is a key factor in making quick decisions on the soccer field, such as reacting to the movement of the ball or opponents. The method used in this study is an experiment with a pre-test and post-test design. Before following the training program, the visual reaction time of athletes was measured using a react time test involving visual stimuli in the form of light or object movement that must be responded to immediately. The training program was carried out for four weeks with variations in speed and type of visual stimulus, aiming to improve athletes' ability to respond to stimuli more quickly. After the training program was completed, a post-test was conducted to measure changes in athletes' reaction time. The data obtained were analyzed using a t-test to compare the difference in reaction time before and after training. The results showed a significant increase in the visual reaction speed of Persik Kendal soccer athletes after undergoing this training program. The expected increase in visual reaction time can have an impact on improving performance on the field, especially in terms of making quick and accurate decision

    Penerapan Metode Latihan E-Movement terhadap Hasil Speed Atlet Sepak Bola Club Deltras FC 1989

    No full text
    Berdasarkan latar belakang masalah speed merupakan salah satu faktor kelemahan atlet klub sepak bola Deltras FC 1989 ketika bertanding melawan tim dengan gaya permainan sepak bola dengan intensitas cepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode latihan e-movement terhadap hasil speed atlet sepak bola club Deltras FC 1989. Populasi penelitian ini yaitu 20 atlet sepak bola pada club Deltras FC 1989. Teknik pengambilan sampel yang digunakan menggunakan total sampling, yang dimana sampel yang digunakan adalah keseluruhan dari jumlah populasi. Sehingga sampel yang digunakan yaitu 20 atlet sepak bola&nbsp; pada club Deltras FC 1989. Instrumen dalam mengukur speed menggunakan tes sprint jarak 30 meter untuk atlet sepak bola klub Deltras FC 1989. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dengan nilai sig. &gt; 0,05 dan uji hipotesis menggunakan uji independent sample t test untuk mengetahui perbedaan pengaruh pada tes awal dan tes akhir. Hasil data berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa terdapat penerapan yang signifikan antara metode latihan e- movement terhadap hasil speed atlet sepak bola dengan nilai sig. &lt; 0,05. Dalam peningkatan speed pada atlet sepak bola dapat &nbsp;menggunakan program latihan dengan metode e-movement dengan optimal

    Meningkatkan Hasil Pembelajaran Sepak Bola Menggunakan Metode Fun Game Pada Siswa Sekolah Dasar Sumberejo 2

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran sepak bola pada siswa sekolah dasar Sumberejo 2 melalui penerapan metode fun game. Dalam pembelajaran sepak bola banyak siswa yang merasa kurang tertarik dan kesulitan dalam memahami teknik-teknik dasar yang diajarkan. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan penerapan 2 siklus. Subjek penelitian ini yaitu siswa sekolah dasar Sumberejo 2 dengan jumlah yaitu 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil siklus I yaitu 19 siswa (63,33%) dinyatakan tuntas, sedangkan siklus II diperoleh 26 siswa (86,67%). Sehingga kesimpulannya yaitu metode fun game terbukti efektif meningkatkan hasil belajar yang menyenangkan dan mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan olahraga sepakbola. Dengan demikian, metode fun game dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sepak bola di tingkat Sekolah Dasar. Abstract This study aims to improve the learning outcomes of soccer in elementary school students of Sumberejo 2 through the application of the fun game method. In learning soccer, many students feel less interested and have difficulty in understanding the basic techniques taught. The research method used is Classroom Action Research with the application of 2 cycles. The subjects of this study were elementary school students of Sumberejo 2 with a total of 30 students. The results of the study showed that the results of cycle I, namely 19 students (63.33%) were declared complete, while cycle II obtained 26 students (86.67%). So the conclusion is that the fun game method has proven to be effective in improving enjoyable learning outcomes and encouraging students to be more active in participating in soccer sports activities. Thus, the fun game method can be used as an alternative to improve the quality of soccer learning at the Elementary School leve

    Efektivitas Sport Massage Dalam Mengurangi Kelelahan Otot Pada Pemain Basket DBL SMA Lab UM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sport massage dalam mengurangi kelelahan otot pada pemain basket DBL dari SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang. Kelelahan otot merupakan masalah umum yang dialami oleh atlet setelah menjalani latihan intensif atau pertandingan yang jika tidak ditangani dengan baik dapat menurunkan performa dan meningkatkan risiko cedera. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri dari 12 pemain basket yang aktif mengikuti kompetisi DBL. Pengukuran tingkat kelelahan otot dilakukan dengan menggunakan Borg Rating of Perceived Exertion dan tes kekuatan otot leg dynamometer sebelum dan sesudah perlakuan. Perlakuan berupa sport massage dilakukan selama 20 menit pasca latihan intensif. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada skor RPE dan peningkatan kekuatan otot setelah diberikan sport massage. Dengan demikian sport massage terbukti efektif dalam membantu pemulihan otot dan mengurangi kelelahan pada pemain basket SMA Lab UM. Penelitian ini merekomendasikan penerapan sport massage sebagai bagian dari program pemulihan pasca latihan bagi atlet. This study aimed to determine the effectiveness of sports massage in reducing muscle fatigue in DBL basketball players from SMA Laboratorium, State University of Malang. Muscle fatigue is a common problem experienced by athletes after intensive training or matches. If not properly managed, it can reduce performance and increase the risk of injury. The research method used was an experimental design with a pre-test and post-test. The study subjects consisted of 12 basketball players actively participating in DBL competitions. Muscle fatigue levels were measured using the Borg Rating of Perceived Exertion and a leg dynamometer muscle strength test before and after treatment. Sports massage was administered for 20 minutes after intensive training. The results showed a significant decrease in the RPE score and an increase in muscle strength after sports massage. Thus, sports massage has been proven effective in promoting muscle recovery and reducing fatigue in SMA Lab UM basketball players. This study recommends the implementation of sports massage as part of a post-training recovery program for athletes.
    corecore