1,721,239 research outputs found
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ASET TETAP PADA KANTOR CAMAT MINAS KABUPATEN SIAK
RETNO WULANDARI (2024) : ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ASET TETAP PADA
KANTOR CAMAT MINAS KABUPATEN SIAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sistem
pengendalian internal aset tetap pada Kantor Camat Minas Kabupaten Siak.
Penelitian ini dilakukan di instansi pemerintah di tingkat kecamatan. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung dilapangan serta
melalui proses wawancara mendalam dengan beberapa karyawan yang
bertanggung jawab terkait pengelolaan aset tetap pada Kantor Camat Minas
Kabupaten Siak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian
internal terhadap aset tetap pada Kantor Camat Minas Kabupaten Siak telah
berjalan dengan baik dimana Kantor Camat Minas Kabupaten Siak telah
melaksanakan pengendalian, pengawasan serta pemeliharaan aset tetap yang
dimilikinya sesuai dengan standar akuntansi pemerintah yang berlaku.
Kata Kunci : Aset Tetap, Kantor Camat Minas Kabupaten Siak, Pengendalian
Interna
sj-tif-1-oed-10.1177_25158414221090100 – Supplemental material for The prevalence of anxiety symptoms and disorders among ophthalmic disease patients
Supplemental material, sj-tif-1-oed-10.1177_25158414221090100 for The prevalence of anxiety symptoms and disorders among ophthalmic disease patients by Zulvikar Syambani Ulhaq, Gita Vita Soraya, Nadia Artha Dewi and Lely Retno Wulandari in Therapeutic Advances in Ophthalmology</p
ANALISIS KEJENUHAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI OLAHRAGA PROVINSI RIAU
RETNO WULANDARI (2022) : ANALISIS KEJENUHAN BELAJAR SISWA PADA MATA
PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI
OLAHRAGA PROVINSI RIAU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejenuhan belajar siswa pada mata
pelajaran ekonomi di SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau. Jenis penelitian ini
adalah analisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek
penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS yang berjumlah 58 orang dengan objek
penelitian adalah analisis kejenuhan belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi.
Informan kunci pada penelitian ini adalah 1 orang guru ekonomi yang mengajar
mata pelajaran ekonomi dan 4 orang siswa kelas XI IPS. Teknik pengumpulan
data yang digunakan adalah angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis
data dalam penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis yang
diperoleh kesimpulan bahwa siswa kelas XI IPS mengalami kejenuhan belajar
dengan persentase 77,96% dan dilihat dari beberapa faktor penyebab kejenuhan
belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi yaitu: terlalu lama waktu untuk belajar
atau kurang istirahat, belajar secara rutin atau monoton tanpa variasi, lingkungan
belajar yang buruk atau tidak mendukung, konflik dalam lingkungan belajar anak
baik itu konflik dengan guru atau teman, tidak adanya umpan balik positif
terhadap gaya belajar, tidak adanya minat siswa dalam belajar.
Kata kunci: Kejenuhan Belajar Sisw
PELAKSANAAN PROGRAM PENGADAAN AL-QUR’AN PADA YAYASAN TABUNG WAKAF UMAT KOTA PEKANBARU
ABSTRAK Nama : Retno Wulandari Nim : 12140423043 Program Studi : Manajemen Dakwah Judul : Pelaksanaan Program Pengadaan Al-Qur’an Pada Yayasan Tabung Wakaf Umat Kota Pekanbaru Penelitian ini menjelaskan terkait pelaksanaan program pengadaan al-qur’an pada Yayasan Tabung Wakaf Umat Kota Pekanbaru, dimana lembaga ini telah mengelolah berbagai program terkhusus program wakaf al-qur’an yang berjalan secara optimal demi kemaslahatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan program pengadaan al-qur’an pada Yayasan Tabung Wakaf Umat Kota Pekanbaru. Metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan melakukan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan informan pada penelitian ialah Ketua Yayasan, Sekretaris Yayasan, Divisi Pemanfaatan Wakaf, dan santri dari Yayasan. Hasil penelitian, dalam pelaksanaannya dengan berkomunikasi dengan para staff dan masyarakat, sumber daya dari berbagai pihak dibutuhkan untuk proses pengumpulan dana, sikap pelaksanaan yayasan yaitu koperatif membangun hubungan baik dengan masyarakat. Adanya pembentukan struktur organisasi untuk memisahkan tanggung jawab para staff. Keterbatasan sumberdaya menjadi tantangan, meskipun begitu program ini terus berjalan seiring mengatasi tantangan tersebut. Kata kunci : Pelaksanaan, Sumberdaya, Wakaf Al-Qur’a
INOVASI DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI STRATEGI BERBASIS EKONOMI KREATIF DI WILAYAH DESA WATULIMO
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Inovasi Dalam Pengembangan Strategi
Ekonomi Berbasis Ekonomi Kreatif Di Wilayah Desa Watulimo” ini ditulis
oleh Agnum Retno Wulandari, NIM.12405193063, pembimbing Risdiana
Himmat i, M.Si.
Inovasi dalam usaha sangat penting dengan adanya inovasi baru
dapat mengembangkan usaha yang telah dijalankan. Salah satunya di Desa
Watulimo yang sebagian besar penduduknya menambah perekonomian
mereka dengan mendirikan sebuah usaha. Maka dari itu penelit ian ini
mengangkat inovasi dalam pengembangan strategi ekonomi berbasis
ekonomi kreatif, dengan fokus penelit ian ini adalah 1) Bagaimana inovasi
dalam pengembangan strategi ekonomi berbasis ekonomi kreat if di Desa
Watulimo, 2) Apa sajakah faktor pendukung dan penghambat dalam
pengembangan strategi ekonomi berbasis ekonomi kreat if di Desa
Watulimo. Tujuan penelit ian ini adalah : 1) untuk mengetahui mengetahui
pengembangan strategi ekonomi berbasis ekonomi kreat if dalam
meningkatkan pendapatan di Desa Watulimo, 2) untuk mengetahui faktor
pendukung dan penghambat dalam pengembangan strategi ekonomi
berbasis ekonomi kreat if di Desa Watulimo.
Penelit ian ini menggunakan pendekatan kualitat if deskriptif.
Dengan teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Teknik analisi data dilakukan dengan transkip
wawancara, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelit ian ini menunjukkan bahwa: 1) Masyarakat di Desa
Watulimo sangat terbantu dalam perekonomian dengan adanya industri
kreatif untuk menunjang perekonomian yang rendah. 2) Dengan adanya
faktor pendukung dan penghambat ini dapat memberikan masukan cara
mengatasi kendala apa saja yang dialami oleh pemilik usaha tersebut.
Kata Kunci: Inovasi, Ekonomi Kreat i
Hubungan Faktor Pekerjaan dan Faktor Individu dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) pada Pekerja Antar Jemput Galon DAMIU di Wilayah Kerja Puskesmas Ulak Karang Padang Tahun 2016
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS ANDALAS
Skripsi, 01 Maret 2017
Retno Wulandari NO. BP. 1311212015
HUBUNGAN FAKTOR PEKERJAAN DAN FAKTOR INDIVIDU DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA ANTAR JEMPUT GALON DAMIU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ULAK KARANG PADANG TAHUN 2016
viii + 98 halaman, 34 tabel, 18 gambar, 10 lampiran
ABSTRAK
Tujuan Penelitian
Musculoskeletal Disorders adalah sebuah keluhan rasa nyeri pada bagian tubuh yang mencakup otot, sendi, ligamen, rangka, dan saraf. Di Indonesia, dari hasil studi Departemen Kesehatan dalam profil masalah kesehatan di Indonesia tahun 2015 menunjukan bahwa sekitar 40.5% penyakit yang diderita pekerja berhubungan dengan pekerjaan yang umumnya berupa penyakit MSDs sebanyak 16%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor pekerjaan dan faktor individu dengan keluhan MSDs pada pekerja angkat angkut galon DAMIU di wilayah kerja Puskesmas Ulak Karang Padang tahun 2016.
Metode
Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 41 pekerja angkat angkut galon DAMIU dan sampel sebanyak 31 pekerja dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling, Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis data dengan uji ¬chi-square dengan derajat kepercayaan 95%.
Hasil
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja dengan MSDs positif 67,7%, postur kerja berisiko 48,4%, beban kerja berisiko 61,3%, umur >35 tahun 41,9%, masa kerja ≥3 tahun 54,8% dan kebiasaan olahraga berisiko sebanyak 71%. Hasil uji statistik didapatkan hubungan antara postur kerja dengan keluhan MSDs (p-value=0,004), hubungan beban kerja dengan keluhan MSDs (p-value=0,002%), hubungan umur dengan keluhan MSDs (p-value=0,015), hubungan masa kerja dengan keluhan MSDs (p-value =0,001) dan tidak adanya hubungan kebiasaan olahraga dengan keluhan MSDs (p-value =0,625)
Kesimpulan
Adanya hubungan antara postur kerja, beban kerja, umur dan masa kerja dengan keluhan MSDs, sebaliknya tidak ada hubungan antara kebiasaan olahraga dengan keluhan MSDs. Disarankan pemilik usaha dan petugas UKK Puskesmas untuk menanamkan rasa tanggungjawab, memberikan arahan serta penyuluhan kepada pekerja.
Daftar Pustaka : 41 (1993-2016)
Kata Kunci : Musculoskeletal Disorders, Postur Kerja, Beban Kerja,Umur, Masa Kerja
FACULTY OF PUBLIC HEALTH
ANDALAS UNIVERCITY
Undergraduate Thesis, 01 March 2017
RETNO WULANDARI, No. BP. 1311212015
THE RELATIONSHIP BETWEEN WORK FACTORS AND INDIVIDUALS FACTORS WITH MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) COMPLAINT ON TRANSPORT WORKERS GALLON DAMIU IN THE ULAK KARANG HEALTH CENTER WORKING AREA-PADANG 2017
viii + 98 pages, 34 tables, 18 images, 10 attachments
ABSTRACT
Objective
Musculoskeletal Disorders (MSDs) is a set of symptoms associated with muscle tissue, tendon, ligament, cartilage, the nervus system, bone structure, and blood vessel. In Indonesia, Department of Health results in the profile of health problems Indonesia in 2015 showed that about 40.5% of workers illness related to work which is usually a disease MSDs as much as 16%. This study aims to determine the relationship between work factors and individuals factors with MSDs complaints on transport workers gallon DAMIU in the Ulak Karang Health Center Padang in 2016.
Method
This research design is quantitative research with cross-sectional approach. Population were 41 transport workers gallon and a sample of 31 workers with sampling technique is total sampling, data processing performed univariate and bivariate. Data analysis with chi-square test with 95% confidence level.
Result
The results showed that workers at MSDs of positive 67,7%, work posture risk 48,4%, workload risk 61,3%, aged >35 years of 41,9%, tenure ≥ 3 years 54,8% and exercise habits risk 71%. Statistical test results obtained with the relationship between work posture and MSDs complaints (p-value=0.004), workload correlation with MSDs complaints (p-value =0,002), age correlation with the MSDs complaints (p-value=0.015), the period of employment relationship with the MSDs Complaints (p-value=0.001), and no correlation with the MSDs complaints and exercise habits (p-value=0,625).
Conclusion
There is relationship between, the working posture, workload, age and tenure with MSDs complaints, but there is no relationship between exercise habits with MSDs complaints. Be expected that business owners and officers UKK health center to instill a sense of responsibility, provide guidance and counseling to workers.
References : 41 (1993-2016)
Keywords : Musculoskeletal Disorders, Posture Work, Workload, Age, Work Perio
PENGARUH RASIO CAPITAL, KUALITAS ASSETS DAN LIQUIDITY TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BANK MUAMALAT INDONESIA
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Rasio Capital, Kualiatas Asset, dan Likuidity Terhadap Pembiayaan Mudharabah Pada Bank Muamalat Indonesia” ini oleh Retno Wulandari, NIM. 28231331330, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Perbankan Syariah, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung Pembimbing, Lantip Susilowati, S.Pd., M.M.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perbankan yang merupakan bank merupakan lembaga perantara keuangan yang menghubungkan antara pihak yang kelebihan dana dan pihak yang membutuhkan dana. Kinerja merupkan hal yang penting bagi perusahaan karena perbankan merupakan suatu bisnis dengan dasar kepercayaan. Sehingga tanpa adanya loyalitas dari masyarakat bank tidak akan berkembang. Dengan hal ini bank harus mampu menunjukkan kualitasnya sehingga akan semakin banyak masyarakat yang bertransaksi pada bank tersebut, salah satunya melalui peningkatan pembiayaan mudharabah dan pembiayaan lainnya. Salah satu indicator pembiayaan mudharabah juga bisa dipengaruhi oleh rasio keuangan seperti capital, kualitas asset, dan likuiditas.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Apakah Rasio Capital berpengaruh terhadap pembiayaan mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia ? (2) Apakah Rasio Kualitas Asset berpengaruh terhadap pembiayaan mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia ? (3) Apakah rasio liquidity berpengaruh terhadap pembiayaan mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia ? (4) Apakah rasio capital, Kualitas asset, likuiditas berpengaruh terhadap Pembiayaan Mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia ?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk menguji pengaruh Rasio Capital Terhadap Pembiayaan Mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia. (2) Untuk menguji pengaruh Rasio Kaulitas Asset Terhadap Pembiayaan Mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia. (3)Untuk Menguji Pengaruh Rasio Liquidity Terhadap Pembiayaan Mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia. (4) Untuk menguji pengaruh secara bersama-sama antara rasio capital, asset kualitas, likuiditas Terhadap Pembiayaan Mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia.
Pada penelitian ini mengunakan pendekatan Kuantitatif dan jenis penelitian Asosiatif. Metodelogi analisisnya menggunkan regresi berganda, uji yang digunakan adalah: uji normalitas data, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji multikolinieritas, uji heterokedasitas, dan uji autokorelasi, kemudian uji regresi berganda, koefisien determinasi dan uji hepotesis.
Dari uji regresi berganda dapat disimpulkan bahwa, (1) Capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan mudharabah pada Bank Muamlat Indonesia. (2) Kualitas Assets berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pembiayaan mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia. (3) Likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia. (4) secara bersama-sama dengan tingkat signifikan α 5% menunjukkan Capital, Kualitas Assets, dan Likuiditas berpengaruh singnifikan terhadap pembiayaan mudharabh pada bank muamalat Indonesia.
Kata kunci : Capital, Assets, Likuidity, Pembiayaan Mudharabah
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA IPS KELAS VII MTsN 2 BLITAR
xv
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Penggunaan Model Pembelajaran Snowball Throwing untuk
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa IPS Kelas VII MtsN 2 Blitar” Skripsi ini di tulis
oleh Retno Wulandari, NIM 12209193051, dosen pembimbing Drs. H. Jani, MM.,
M.Pd.
Kata Kunci: Model pembelajaran, snowball throwing, hasil belajar, dan Ilmu
Pengetahuan Sosial
Penelitian dalam skripsi ini di latar belakangi oleh proses belajar mengajar
siswa yang cenderung pasif. Kondisi belajar yang kurang kondusif seperti halnya
siswa ribut, melamun, siswa masih kurang aktif dalam proses pembelajaran. Hal itu
menyebabkan hanya beberapa siswa yang dapat nilai di atas KKM. Oleh karena itu
digunakan model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar dan mencapai
tujuan pembelajaran yang optimal.
Rumusan masalah dalam skipsi ini adalah (1) Bagaimana langkah langkah
model pembelajaran snowball throwing untuk meningkatkan hasil belajar mata
pelajaran IPS (2) Bagaimana pelaksanaan penggunaan model pembelajaran
snowball throwing untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPS (3) Apa
saja kelebihan dan kekurangan dalam penggunaan model pembelajaran umtuk
meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPS? Adapun tujuan penelitian adalah
(1) Untuk mengetahui bagaimana langkah langkah model pembelajaran snowball
throwing untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPS (2) Untuk
mengetahui bagaimana pelaksanaan penggunaan model pembelajaran untuk
meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPS (3) Untuk mengetahui apa saja
kelebihan dan kekurangan dalam penggunaan model pembelajaran untuk
meningkatkan hasil belajar mata pelajaran
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara
dan dokumentasi untuk dianalisis secara induktif. Setelah peneliti melakukan
penelitian memperoleh hasil sebagai berikut
(1) Langkah model pembelajaran Snowball Throwing yang peneliti
terapkan dalam pembelajaran IPS dikelas VII MTsN 2 Blitar yaitu guru
menyampaikan materi yang akan digunakan dalam pembelajaran, guru membentuk
beberapa kelompok dan memanggil ketua kelompok untuk memberi penjelasan
ulang materi, ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing dan
menjelaskan materi yang disampaikan guru ke anggota kelompok, siswa
menyiapkan satu lembar kertas yang berisikan satu pertanyaan, kertas tersebut
dibentuk seperti bola dan semua siswa membentuk lingkaran, kertas tersebut
dilempar dari satu siswa ke siswa lain secara bergantian, setelah masing-masing
siswa mendapat satu bola atau satu pertanyaan maka siswa tersebut dipersilahkan
untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut
secara bergantian, guru memberikan kesimpulan atas pembelajaran tersebut, guru
dan siswa bersama-sama melakukan evaluasi atas pembelajaran tersebut, penutup
(2) Proses penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada pembelajaran
IPS dikelas VII MTsN 2 Blitar dimulai dari kegiatan pendahuluan yaitu guru mengucapkan salam dan menjelaskan proses pembelajaran menggunakan model
snowball throwing lalu dilanjut dengan kegiatan dimana guru menerapkan langkah-
langkah pembelajaran menggunakan model snowball throwing setelah itu dilanjut
dengan kegiatan penutup dimana aktivitas guru ialah mengulas kembali
keseluruhan materi bersama dengan siswa (3) Kelebihan dari model ini adalah
menumbuhkan imajinasi dan kreativitas belajar siswa , melatih kemandirian siswa,
terbentuknya jiwa kepemimpinan siswa. Sedangkan kelemahannya adalah siswa
sulit menerima penjelasan dari perwakilan keslompokknya, perwakilan kelompok
yang tidak mampu menjelaskan dengan baik, adanya siswa yang kurang tepat dalam
membuat soal
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
