1,720,998 research outputs found
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DENGAN FOKUS STUDI GANGGUAN CITRA TUBUH DI RUANG DAHLIA RSUD PROF.DR.MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DENGAN FOKUS STUDI GANGGUAN CITRA TUBUH DI RUANG DAHLIA RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTORizki Restiyani 1)Widjijati, MN 2)Asrin, MN 3)ABSTRAKPendahuluan : Diabetes melitus atau DM merupakan penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah di dalam urine akibat terganggunya metabolisme karena produksi dan fungsi hormon insulin tidak berjalan dengan seharusnya. Gangguan citra tubuh adalah perubahan persepsi tentang tubuh yang diakibatkan oleh perubahan ukuran bentuk, struktur, fungsi, keterbatasan, makna, dan objek yang sering kontak dengan tubuh. Cara untuk mengatasi gangguan citra tubuh adalah gunakan bimbingan antisipatif menyiapkan pasien terkait dengan perubahan-perubahan citra tubuh yang [telah] diprediksikan, Bantu pasien untuk mendiskusikan perubahan-perubahan [bagian tubuh] disebabkan adanya penyakit atau pembedahan, dengan cara yang tepat, Bantu pasien menentukan keberlanjutan dari perubahan-perubahan aktual dari tubuh atau tingkat fungsinya, Tentukan perubahan citra tubuh saat ini apakah berkontribusi pada citra diri pasien, Bantu pasien memisahkan penampilan fisik dari perasaan berharga secara pribadi, dengan cara yang tepat.Metode penelitian : Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode studi kasus dengan metode deskriptif. Subyek yang digunakan sebanyak dua responden yang mana lama waktu sejak pasien pertama kali masuk rumah sakit sampai pulang dan atau pasien yang dirawat minimal 3 hari. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitus dengan fokus studi gangguan citra tubuh di ruang Dahlia RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Hasil : Untuk kedua pasien setelah dilakukan tindakan masalah teratasi sebagian karena gambaran internal diri belum sering positif untuk pasien 1 namun sudah sering positif untuk pasien 2. Pentingnya perawatan pada gangguan citra tubuh antar kedua pasien agar harga diri meningkat dan pasien mampu menerima perubahan bagian tubuh.Kata kunci : Diabetes melitus, gangguan citra tubuh, perawatan pada pasien diabetes melitus dengan gangguan citra tubuh 1)Mahasiswa Program Studi D III Keperawatan Purwokerto2)3) Dosen Jurusan Keperawatan Purwokert
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK MAKE A MATCH (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas V MI Al-Islam 1 Ngesrep Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Tahun Ajaran 2012/2013).
Dwi Restiyani. PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI
SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN
KOOPERATIF TEKNIK MAKE A MATCH (Penelitian Tindakan Kelas
pada Siswa Kelas V MI Al-Islam 1 Ngesrep Kecamatan Ngemplak
Kabupaten Boyolali Tahun Ajaran 2012/2013). Skripsi, Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juni 2013.
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan
mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar melalui model pembelajaran kooperatif
teknik Make A Match pada siswa kelas V MI Al-Islam 1 Ngesrep, Ngemplak,
Boyolali Tahun Ajaran 2012/2013.
Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang
dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu
perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini
adalah guru dan 23 siswa kelas V MI Al-Islam 1 Ngesrep, Ngemplak, Boyolali.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif
yang terdiri dari tiga komponen yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran
kooperatif teknik Make A Match dapat meningkatkan kemampuan
mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari
adanya peningkatan rerata nilai kemampuan mengidentifikasi sifat-sifat bangun
datar siswa dan ketuntasan klasikal. Rata-rata kemampuan mengidentifikasi siswa
adalah 57,8 pada pratindakan, 80,30 pada siklus I, dan 83,78 pada siklus II.
Sementara itu, ketuntasan klasikalnya adalah 26,09% pada pratindakan, 73,91%
pada siklus I, dan 91,30% pada siklus II.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa melalui model
kooperatif teknik Make A Match dapat meningkatkan kemampuan
mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar pada siswa kelas V MI Al-Islam 1
Ngesrep, Ngemplak, Boyolali tahun ajaran 2012/2013.
Kata Kunci: Make A Match, kemampuan, mengidentifikasi, sifat-sifat bangun
data
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan KArakter Pada Kumpulan Dongeng dan Cerita Rakyat Karya Ajeng Restiyani Serta Relevansinya Sebagai Buku Penunjang Bahasa Indonesia Kelas V di SD M 22 Sruni Surakarta Tahun 2015/2016
ABSTRACT
Fiviana Yunika. NIM: A510120180. ANALYSIS IN THE VALUE OF CHARACTER EDUCATION IN THE COLLECTION OF FAIRY TALES AND FOLKLORE BY AJENG RESTIYANI AND RELEVANCE AS TEACHING MATERIALS INDONESIAN CLASS V IN PRIMARY SCHOOL M 22 SRUNI SURAKARTA. Essay. The Faculty of Education, University of Muhammadiyah Surakarta.
The purpose of this study to describe the form in the value of character education in the collection of fairy tales and folklore by Ajeng Restiyani. To find relevance as teaching materials Indonesian class V in primary school M 22 Sruni Surakarta. This kind of research included in qualitative research methods of research librarian. Research librarian was conducted to analyze the content of the collection fairy tales and folklore by Ajeng Restiyani. Techniques of data throuh the interview method with teacher in class V about relevance as teaching materials Indonesian in primary school Muhammadiyah 22 Sruni Surakarta. Result of the research that the book fairy tales and folklore contains 18 educational value corresponding character compiled by The Agency Curriculum Development and Reserch Center. Result by interview and analysis of value character of the collection fairy tales and folklore by Ajeng Restiyani can relevance as teaching materials Indonesian in primary school Muhammadiyah 22 Sruni Surakarta for class V.
Keywords: character building, folklore, teaching material
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
ANALISIS KANDUNGAN BAKTERI Coliform DAN Escherichia coli PADA AIR MINUM DALAM KEMASAN DAN AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN SUKARAME BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
ANALISIS KANDUNGAN BAKTERI COLIFORM I DAN
ESCHERICHIA COLI PADA AIR MINUM DALAM KEMASAN
DAN AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN SUKARAME
BANDAR LAMPUNG
Oleh:
Annisa Aulia Restiyani
1711060143
Air minum menjadi kebutuhan penting dan pokok bagi makhluk
hidup. Pasalnya 75% tubuh manusia terisi dengan air. Air minum yang
dikonsumsi harus melalui pengolahan maksimal untuk menghindari
kontaminasi bakteri. Escherichia dan Coliform sering dijadikan
sebagai indikator kontaminasi pada air minum, menandakan adanya
mikroba patogen. Tujuan penelitian untuk mengetahui adakah
kandungan bakteri Coliform dan Escherichia coli pada air minum
dalam kemasan dan air minum isi ulang yang ada di Kecamatan
Sukarame, tergolong memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat
Permenkes RI No.492/Menkes/Per/IV/2010.
Penelitian di Laboratorium Balai Veteriner Kota Bandar Lampung.
Sampel air minum dalam kemasan dan air minum isi ulang diambil di
Kecamatan Sukarame dengan teknik pengambilan sampel, sampel
jenuh. Metode yang digunakan, yaitu metode Angka Paling Mungkin
(APM) tabung seri 3 untuk mengetahui total Coliform dan Escherichia
coli pada sampel, menghitung jumlah mikroorganisme mengunakan
media kultur cair di dalam tabung reaksi.
Hasil penelitian yang didapatkan dari 16 sampel air minum 1
sampel positif mengandung bakteri Coliform dengan nilai APM
Coliform 43/100 ml, yaitu pada sampel air minum isi ulang yang tidak
memenuhi syarat Permenkes RI No.492/Menkes/Per/IV/2010 dan 15
telah memenuhi syarat Permenkes dengan nilai APM Coliform <3/100
ml. Seluruh sampel tidak mengandung bakteri Escherichia coli telah
memenuhi syarat Permenkes nilai APM Escherichia coli <3/100 ml.
Ada beberapa faktor terjadinya kontaminasi bakteri Coliform pada 1
sampel air minum isi ulang, yaitu lokasi depot air minum yang berada
dipinggir jalan, kondisi depot yang kurang terawat, kurang menjaga
kebersihan, dan tidak melakukan pemeriksaan secara rutin.
Kata kunci: Coliform, Escherichia coli, air minum dalam kemasan, air
minum isi ulang, dan Angka Paling Mungkin (APM)
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
