12 research outputs found

    Profil Berpikir Reflektif Siswa dalam Pemecahan Masalah Aljabar ditinjau dari Gaya Kognitif pada siswa kelas viii smp negeri 5 wonomulyo sulbar

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan profil berpikir reflektif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika, baik siswa yang mempunyai gaya kognitif tipe field independent (FI) maupun siswa yang mempunyai gaya kognitif tipe field dependent FD). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Wonomulyo Sulbar pada semester genap. Tahun Pelajaran 2016/2017, sebanyak 4 orang siswa yang masing-masing terdiri dari dua orang yang bergaya kognitif FI dan bergaya kognitif FD. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes GEFT, tes pemecahan masalah dan pedoman wawancara. Siswa dengan gaya kognitif Field Independent (FI) menggunakan proses berpikir reflektif dalam menyelesaikan masalah aljabar baik untuk masalah yang memuat penugasan maupun masalah yang memuat hubungan beberapa fakta dengan karakteristik yaitu: bisa menjelaskan apa yang telah dilakukan, mengkomunikasikan ide/gagasan dengan simbol atau gambar bukan dengan objek langsung, menentukan solusi/jawaban dengan penuh pertimbangan, menyadari kesalahan dan memperbaikinya, dan memeriksa kembali kebenaran jawaban. Siswa dengan gaya kognitif Field Dependent (FD) menampilkan hal berbeda yaitu untuk masalah yang memuat penugasan, karakteristik berpikir reflektif siswa Field Dependent yaitu: bisa menjelaskan apa yang telah dilakukan, mengkomunikasikan ide dengan simbol atau gambar bukan dengan objek langsung, serta menentukan solusi/jawaban dengan penuh pertimbangan. Namun, untuk masalah yang memuat hubungan beberapa fakta, karakteristik berpikir reflektif siswa Field Dependent yaitu hanya bisa menjelaskan apa yang telah dilakukan. Dengan demikian siswa Field Dependent dalam menyelesaikan masalah aljabar baik untuk masalah yang memuat penugasan maupun masalah yang memuat hubungan beberapa fakta tidak menampakkan karakteristik proses berpikir reflektifnya yaitu tidak memeriksa kembali kebenaran jawaban dan tidak menyadari kesalahan kemudian tidak memperbaikinya

    Efektivitas Alat Peraga Logika Terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas X SMK Negeri 01 Sumarorong

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dari penggunaan alat peraga logika matematika, dalam menyelesaikan soal-soal matematika pada materi “Konsep Logika Matematika (pernyataan)” yang telah di laksanakan di SMK Negeri 01 Sumarorong. Dalam penelitian ini peneliti telah merangkum data-data hasil belajar, aktifitas peserta didik, dan respon dari peserta didik kelas X TKJ SMK Negeri 01 Sumarorong. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen yang melibatkan satu kelompok atau kelas. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah, peserta didik kelas X (sepuluh) SMK Negeri 01 Sumarorong semester genap tahun ajaran 2020-2021 sebanyak 35 orang. Pengumpulan data di lakukan melalui tes, lembar observasi dan angket. Data hasil penelitian, di analisis dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, hasil analisis deskriptif pada kelas X TKJ di peroleh nilai rata-rata 87% > KKM atau mencapai  ketuntasan  klasikal 80%. Dan berdasarkan analisis terhadap non test di peroleh data aktivitas peserta didik pada kelas X TKJ memenuhi  kriteria  kefeefektifan yaitu mencapai  91%. Dan respon peserta didik berada pada kategori positif dengan nilai rata-rata 94%. Dan dapat di simpulkan bahwa alat peraga logika matematika mampu meningkatkan (efektif) hasil belajar peserta didik kelas X TKJ SMK Negeri 01 Sumarorong pada materi “Konsep Logika Matematika (pernyataan)” dan mampu membuat peserta didik semangat dalam mengerjakan soal-soal logika matematika (pernyataan)”

    Pengaruh Model Double Loop Problem Solving Tehadap Penalaran Matematis Siswa Kelas VIII SMPN 3 Campalagiang

    No full text
    Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Model pembelajaran double loop problem solving terhadap kemampuan penalaran matematis siswa pada pokok bahasan bangun ruangl. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 AMPALAGIAN dan sampelnya adalah kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan penalaran dan lembar observasi. Untuk pengolahan data yang terkumpul digunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial.Hasil analisi deskriptif diperoleh hasil tes akhir (posttest) yaitu rata-rata kemampuan penalaran matematis siswa kelas eksperimen sebesar 76,94 sedangkan rata-rata kemampuan penalaran matematis siswa kelas kontrol sebesar 71,63. Hasil perhitungan uji-t diperoleh sebesar 3,381 dan sebesar 1,669 berarti yaitu 3,381 1,669. Selanjutnya dari signifikan 0,001 untuk = 0,05 terlihat bahwa sig 0,05. Dari hasil analisis deskriptif dan analisis inferensial dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran double loop problem solving berpengaruh positif terhadap kemampuan penalaran matematis siswa VIII SMP negeri 3 campalagian

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA LIPA SA’BE MANDAR BERBASIS DIGITAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA

    Get PDF
    Tujuan Penelitian ini  untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan Media Lipa Sa’be Mandar Berbasis Digital terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah matode eksperimen dan desain yang digunakan adalah Quasi Eksperimen Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN Satap Piriang. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu menggunakan teknik analisis statistik deskriptif, uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas kemudian uji hipotesis menggunakan uji t-test. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN Satap Piriang pada kelas VIII semester genap tahun ajaran 2020/2021.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang diperoleh dari post-test pada kelas eksperimen atau dengan menggunakan strategi student team heroic leadership adalah 72,865, dan kelas kontrol 63,296. Adapun hasil perhitungan hipotesis didapatkan nilai thitung = 3,506 kemudian nilai tersebut dibandingan dengan nilai ttabel = 1,675. Sehingga hal ini menunjukkan bahwa thitung> ttabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan media lipa sa’be mandar berbasis digital berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa

    Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Metode Pembelajaran Mind Mapping (Peta Pikiran)

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika melalui metode pembelajaran mind mapping pada peserta didik kelas VIIBSMP Negeri 7 Polewali. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIB  SMP Negeri 7 Polewali yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Prosedur kerja penelitian setiap siklus berlangsung empat tahap, yaitu: (1) perencanaan,(2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes hasil belajar dan pengamatan melalui lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa hasil belajar matematika mengalami peningkatan melalui metode pembelajaran mind mapping pada peserta didik kelas VIIBSMP Negeri 7 Polewali. Hal ini ditunjukkan oleh: (1) meningkatnya skor rata-rata hasil belajar matematika peserta didik yaitu 66,87 pada siklus I menjadi 74,20 pada siklus II; (2) meningkatnya persentase peserta didik yang tuntas belajar yaitu 76,7% pada siklus I menjadi 96,3% pada siklus II; dan(3) meningkatnya aktivitas peserta didik yang sesuai dengan pembelajaran dari siklus I ke siklus II sedangkan aktivitas peserta didik yang tidak sesuai pembelajaran menurun

    PENGARUH MODELPEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA

    Get PDF
    Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran tutor sebaya terhadap motivasi dan prestasi belajar matematika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa  kelas VII SMP Negeri Padang Mawalle yang berjumlah 62 orang dan sampelnya adalah siswa  kelas VII A yang berjumlah 31 orang dan kelas VII B yang berjumlah 31 orang. Instrumen penelitian menggunakan tes prestasi belajar matematika, lembar aktivitas siswa, keterlaksanaan pembelajaran, dan angket Motivasi belajar siswa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Dari hasil analisis statistik, diperoleh nilai rata-rata pretest pada kelas eksperimenyaitu 58,87 dan kelas kontrol yaitu 58,12. Sedangkan nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen yaitu 82,90dan kelas kontrol 60,16. Dan juga rata-rata motivasi siswa yang termotivasi positif dengan rata-rata yang diperoleh sebesar 93,39%. Sedangkan pada kelas kontrol rata-rata yang diperoleh yaitu 64,51%.Dilihat dari aktivitas siswa diperoleh rata-rata persentase 94,15%.Untuk motivasi siswa diperoleh rata-rata persentase sebesar 98,39%.Hasil perhitungan uji t untuk data posttest diperoleh data nilai  sebesar 8,891. Sedangkan untuk nilai  sebesar 1,670 yang berarti  yaitu 8,891>1,670. Dari hasil analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial disimpulkan bahwa penggunaan modelpembelajaran tutor sebaya efektif terhadap motivasi dan prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri Padang Mawalle.Kata Kunci : pengaruh, model tutor sebaya, motivasi, prestasi belajar matematika siswa.Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran tutor sebaya terhadap motivasi dan prestasi belajar matematika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa  kelas VII SMP Negeri Padang Mawalle yang berjumlah 62 orang dan sampelnya adalah siswa  kelas VII A yang berjumlah 31 orang dan kelas VII B yang berjumlah 31 orang. Instrumen penelitian menggunakan tes prestasi belajar matematika, lembar aktivitas siswa, keterlaksanaan pembelajaran, dan angket Motivasi belajar siswa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Dari hasil analisis statistik, diperoleh nilai rata-rata pretest pada kelas eksperimenyaitu 58,87 dan kelas kontrol yaitu 58,12. Sedangkan nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen yaitu 82,90dan kelas kontrol 60,16. Dan juga rata-rata motivasi siswa yang termotivasi positif dengan rata-rata yang diperoleh sebesar 93,39%. Sedangkan pada kelas kontrol rata-rata yang diperoleh yaitu 64,51%.Dilihat dari aktivitas siswa diperoleh rata-rata persentase 94,15%.Untuk motivasi siswa diperoleh rata-rata persentase sebesar 98,39%.Hasil perhitungan uji t untuk data posttest diperoleh data nilai  sebesar 8,891. Sedangkan untuk nilai  sebesar 1,670 yang berarti  yaitu 8,891>1,670. Dari hasil analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial disimpulkan bahwa penggunaan modelpembelajaran tutor sebaya efektif terhadap motivasi dan prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri Padang Mawalle.Kata Kunci : pengaruh, model tutor sebaya, motivasi, prestasi belajar matematika siswa

    Efektivitas Strategi Student Team Heroic Leadership Terintegrasi 4C Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Peserta Didik Kelas VII SMPN 2 Tandukkalua'

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas strategi Student Team Heroic Leadership terintegrasi 4C terhadap hasil belajar matematika pada pokok bahasan perbandingan pada siswa kelas VII SMPN 2 Tandukkalua'. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian Eksperimen. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMPN 2 Tandukkalua'. Dengan jumlah 46 peserta didik yang terdiri dari 2 kelas. Alat penelitian yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Tandukklua' tahun ajaran 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan strategi kepemimpinan heroik tim siswa terintegrasi 4C pada kelas eksperimen efektiv terhadap proses pengajaran, hal itu berdasarkan pada tes awal (pre-test) kelas VIIA dengan nilai 44,26 setelah proses pembelajaran berlangsung dan diberikan tes akhir, maka nilai rata-rata hasil belajar 70,52

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCAFFOLDING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI TUBBI

    No full text
    Model Pembelajaran Scaffolding yang tidak terstruktur, sehingga Siswa menganggap matematika adalah pelajaran yang sulit berakibat pada rendahnya hasilabelajar matematika. Penelitian ini adalah penelitian eksperime,yang bertujuan untuk melihat Pengaruh ModelmPembelajaran Scaffoldingmterhadap Kemampuan PemecahanmMasalah Pesertaddidik Kelas VII SMPnNegeri Tubbi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Tubbi. Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi barat. Dengan populasi siswa kelas VII Tahun Pelajaran 2020/2021 yang terdiri dari 3 kelas paralel dan sampelnya dipilih 2 kelas dengan cara random yaitu kelas  VIIa dan kelas VIIb. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester genap Tahun Pelajaran 2020/2021 yang dilaksanakan selama 4 kali pertemuan untuk tiap kelas eksperimen dan dua kali pertemuan untuk tes hasil belajar .Dari hasil Penelitian menunjukan bahwa : rata rata hasil belajar pre test yang menerapkan Model Pembelajaran Scaffolding adalah 30, 63 dengan standar deviasi 14,797. Skor maksimumnya adalah 60 dan skor minimumnya adalah 10. Sedangkan pada post test rata-ratasskor tes hasilbbelajar adalah 65,78 dengannstandar deviasia13,020. Skor maksimum nya 85 dan skor minimumnya 40. Setelah diajarkan pokok bahasan segi empat termasuk criteria tidak tuntas karna tidak mencapai kentuntasan secara klasikal. Sedangkan hasil belajar matematika siswa melalui Pembelajaran langsung pada pre test dengan rata-rata skor 29,66, standar deviasi 14,99, skor maksimumnya adlah 50 dan minimumnya 10. Padapost test di peroleh rata-rata 74,14 dengan standar deviasi 11,334, skor maksimumnya 95 dan minimumnya 45, setelah di ajarkan pokok bahasan segi empat termasuk kriteria tuntas. Dari hasil analisis data terdapatpperbedaan secara signifikan antaraTtingkat hasilbbelajar matematika siswa terhadap ModelpPembelajaran Scaffolding dan Pembelajaran langsung. Secara umum Model Pembelajaran Scaffolding lebih baik dalam hal meningkatkan hasil belajar matematika siswa dibandingkan dengan Pembelajaran langsung

    Improving students’ writing ability through scramble model at grade IX MTs NU Sihepeng

    Get PDF
    This research focused to see writing ability of students at gTade IX MTs Nu Sihepeng The formulation of the problem this research were talking about did the scramble model improved students writing ability through scramble model at gTade IX MTs Nu Sihepeng. The aims of the research were to know that the scramble model could improved the students wri^" b Ability at grade IX MTs NU Sihepeng. This research was done in MTs NU Sihepeng The sources of the data were the first year’s students at grade IX NU Sihepeng. The were 30 students, the English teacher. The kinds of the research was Classroom Action Research (CAR), The instrument of collecting Data were test and observation. After doing the research to the students at grade IX MTs NU Sihepeng could be improved students writing ability at grade IX NU SihepenS, it could be concluded from the description of test and observation, the students had improved at the first meeting until four meeting especially in grammar, vocabulary, mechanics, and from. It could be concluded that. The application of scramble model could be improved the stu ents writing ability at grade IX MTs NU Sihepenq it means that hyphotesis could be accepted

    Strategi Pemasaran Produk Tabungan Haji Pada PT. Bank BNI Syariah Palu

    Get PDF
    Berdasarkan hasil penelitian strategi pemasaran yang dilakukan Bank BNI Syariah Palu khususnya pada produk tabungan haji yaitu dengan menggunakan pasar yang dituju yaitu menggunakan strategi marketing mix atau bauran pemasaran yang terdiri dari empat unsur yaitu produk, harga, distribusi dan promosi, yang mana dengan menggunakan perumusan strategi pemasaran tersebut bertujuan untuk menarik dan mempertahankan loyalitas para nasabah. Analisis yang dilakukan terhadap strategi pemasaran produk tabungan iB Baitullah Hasanah menemukan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancama
    corecore