210 research outputs found
Artikel Eva Handayani
Students are a very important element in educational and teaching activities in schools. Educational institutions are established for the benefit of students. Therefore it needs to get enough attention from the implementation of education in order to achieve the objectives of national education as a whole.Therefore, as a prospective educator later, in order to be able to administer for students so that the learning process runs well it is necessary to understand about the administration of students / students. Therefore, the author tries to make a paper that discusses the administration of students
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK BALITA
<p>Data Dinas Kesehatan Kota Padang Tahun 2012 Kecamatan Padang Timur mendapatkan urutan ke tiga dari angka kejadian status gizi berat badan sangat kurang yang terdapat di Puskesmas Seberang Padang dengan pravelensi kejadiannya yaitu 4,67%. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Seberang Padang tahun 2014.<strong> </strong>Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain <em>cross sectional</em>. Penelitian dilakukan di RW 1 Kelurahan Seberang Padang Wilayah Puskesmas Seberang Padang pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2014. Populasi dalam penelitian ibu yang mempunyai anak balita sebanyak 80 orang. Seluruh Populasi dijadikan sampel. Pengolahan data secara komputerisasi, dianalisa secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan <em>pvalue</em> &lt; 0,05.<strong> </strong>Hasil penelitian didapatkan (63,8%) anak balita memiliki riwayat penyakit infeksi, (55,0%) pola asuh ibu tidak baik, dan (61,3%) anak balita memiliki status gizi kurang. Setelah dilakukan uji statistik Chi-Square terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat penyakit infeksi (p value = 0,001) dan pola asuh (p value = 0,003) dengan status gizi pada anak balita.<strong></strong></p></jats:p
HUBUNGAN SUPERVISI ASUHAN KEPERAWATAN OLEH KEPALA RUANGAN DENGAN PENERAPAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PEMBERIAN OBAT SECARA PARENTERAL DI RSUD SOLOK TAHUN 2014
ABSTRAK
Supervisi tentang pelaksanaan pemberian obat oleh kepala ruangan sangat penting
untuk menjaga keamanan pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan
keperawatan. Pemberian obat secara parenteral mempunyai berbagai resiko antara
lain merusak kulit, menyebabkan nyeri, salah tusuk pada pasien. Tujuan penelitian
ini mengetahui hubungan supervisi asuhan keperawatan oleh kepala ruangan
dengan penerapan standar prosedur operasional pemberian obat secara parenteral
di RSUD Solok. Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan desain cross
sectional. Penelitian dilaksanakan bulan Juli s/d Agustus tahun 2014 di ruang
rawat inap RSUD Solok melalui penyebaran kuisioner dan observasi sebanyak 96
perawat pelaksana dengan pengambilan sampel secara proporsional sampling
disetiap ruang rawat inap. Data dianalisis dengan Chi square dan analisis regresi
logistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan supervisi kepala ruangan
meliputi perencanaan (nilai p= 0,004), pelaksanaan (nilai p= 0,001), evaluasi dan
tindak lanjut (nilai p= 0,012), serta pendokumentasian (nilai p= 0,037) dengan
penerapan SPO pemberian obat secara parenteral. Variabel yang dominan dengan
penerapan SPO pemberian obat secara parenteral adalah pelaksanaan supervisi
dengan nilai p=0,001 dan OR 4,14. Disarankan kepala ruangan agar memberikan
bimbingan dan arahan yang terjadwal, melakukan evaluasi dan tindak lanjut hasil
supervisi serta mendokumentasikan hasil supervisi perawat pelaksana untuk
meningkatkan mutu pelayanan keperawatan terutama dalam pemberian obat
secara parenteral.
Kata kunci : Supervisi, kepala ruangan, obat secara parentera
ANALISIS KEBUTUHAN SARANA DAN PRASARANA : Studi Kasus di SMP Tutwuri Handayani Cimahi
Penelitian ini berjudul ”Analisis Kebutuhan Sarana dan Prasarana (Studi Kasus di SMP Tutwuri Handayani Cimahi)”. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada ketersediaan sarana dan prasarana di sekolah yang belum sepenuhnya mengikuti aturan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tentang ketersediaan sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani Cimahi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hal ini berdasrakan pada kondisi dan konteks masalah yang dikaji, yaitu mengenai gambaran sarana dan prasarana di sekolah dan sejauh mana tingkat ketercapaian standar sarana dan prasarana. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh di lapangan dilakukan analisis data untuk mendapatkan temuan penelitian. Keabsahan data diuji dengan kredibilitas data dan konfirmabilitas. Temuan penelitian yaitu kondisi sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani yang cukup baik dan sesuai dengan standar sarana dan prasarana pendidikan. Namun masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan media pembelajaran agar digunakan sebaik mungkin. Upaya pemenuhan fasilitas pendidikan sekolah tersebut dilakukan dengan cara menganalisis alternatif pemecahan masalah melalui penilaian kekuatan dan kelemahan setiap alternatif pemecahan. Hasil yang diperlihatkan berdasarkan komponen alternatif pemecahan memperlihatkan bahwa komponen pelibatan dunia usaha dan industri menjadi pilihan pertama untuk menyelesaikan permasalahan keterbatasan sarana prasarana. Penulis dapat menyimpulkan bahwa proses pemenuhan sarana dan prasarana yang dilakukan sekolah dapat dikatakan cukup baik namun belum secara keseluruhan mengikuti aturan yang berlaku dan penulis dapat merekomendasikan pelaksanaan pemenuhan standar sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani Cimahi.;--This research entitled " Need Analysis of School Facilities at SMP Tutwuri Handayani". The background of this research is based on the availability of facilities and infrastructure in schools that have not fully followed the applicable rules. The purpose of this study was to describe the availability of facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani. The method that will be used in this research is descriptive method with a qualitative approach. This is based on the conditions and context of the problem being studied, namely regarding the description of facilities and infrastructure at the school and the extent to which the standard of facilities and infrastructure is reached. For data collection, researchers used observation, interviews, and documentation. Data obtained in the field were analyzed using data to obtain research findings. The validity of the data was tested with data credibility and confirmation. Research findings are the condition of the facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani which is quite good and in accordance with the standards of educational facilities and infrastructure. But there are still some things that must be considered in the use of learning media so that they are used as best as possible. Efforts to fulfill the school education facilities are carried out by analyzing alternative solutions to problems through assessing the strengths and weaknesses of each alternative solution. The results shown based on the alternative components of the solution show that the component of business and industry involvement is the first choice to solve the problem of limited infrastructure. The author can conclude that the process of fulfilling the facilities and infrastructure carried out by the school can be said to be quite good but not yet in full compliance with the applicable rules and the author can recommend the implementation of the standard of facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani
HUBUNGAN PERAWATAN GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR TAWAR PADANG TAHUN 2016
Abstract
Dental Caries is an infectious diseases that damage tooth structure about 72,1% of Indonesia population in 2007 experienced cavities and motivation to patch the cavities only about 1,6 % and about 46 % of patients have not been handled. The purpose of this research at Puskesmas Air Tawar Padang is too know the relationship of dental care with dental caries event. This research was conducted in January to June 2016. The population in this research was all patient whoo visited the dental pole with a population of 106 people ant this number of sampel 51 people. The sampling technique in this research is accidental sampling. Types of analytical survey research with cross sectional study approach. The adat were analyzed univariate with frequency distribution and bivariate with chi- square statistic test. Data collection trough questionnaires with questionnaires to respondents.The result obtained were suffering dental caries (54,9%) and those who did not dental treatment (51,0%). The result of chi-square test shows that there is a significant correlation (P=0,000) between dental treatment and dental caries occureence in work area of Tawar Puskesmas public halth center in 2016. It is suggested trough the leader of Puskesmas Air Tawar Padamg to increase the action in prevention of dental caries, helath workers in order to improve cooperation in order to control dental caries.
Keyword : tooth care, tooth karies
Abstrak
Karies gigi merupakan penyakit infeksi yang merusak struktur gigi, sekitar 72,1 % penduduk Indonesia tahun 2007 mengalami gigi berlubang dan motivasi untuk menambal gigi berlubang hanya sekitar 1,6% serta sekitar 46% penderita belum tertangani. Tujuan penelitian ini Di Puskesmas Air Tawar Padang mengetahui hubungan perawatan gigi dengan kejadian karies gigi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari s/d Juni 2016.. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke poli gigi dengan jumlah populasi 106 orang dan jumlah sampel 51 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Jenis Penelitian Survey Analitik dengan Pendekatan Cross Sectional Study.,. Data yang diperoleh dianalisa secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji statistic Chi-Square. Pengumpulan data melalui kuisioner dengan penyebaran angket kepada responden. Hasil penelitian di dapatkan yang menderita karies gigi (54,9%), dan yang tidak perawatan gigi (51,0%). Hasil temuan uji chi-square terdapat hubungan yang bermakna (p=0,000) antara perawatan gigi dengan kejadian karies gigi di Wilayah kerja Puskesmas Air Tawar Padang tahun 2016. Disarankan melalui Pimpinan Puskesmas Air Tawar Padang untuk dapat meningkatkan tindakan dalam pencegahan karies gigi, dan kepada petugas kesehatan agar dapat meningkatkan kerjasama dalam rangka penanggulangan karies gigi
Kata kunci : Perawatan gigi, karies gig
Pengaruh Reward And Punishment Terhadap Minat Belajar Siswa Pendidikan Agama Islam Di Sma Negeri 10 Bukit Barisan Kota Pekanbaru
Untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang efektif dan efesien, guru harus menumbuhkan minat belajar siswa. Dengan salah satu yang harus dilakukan adalah dengan adanya reward dan punishment di sekolah sebagai wujud terjadinya proses belajar mengajar menggunakan metode reward and punishment, minat belajar siswa akan tumbuh dan membantu siswa dalam
bersaing secara sehat di dalam kelas. Dengan tumbuhnya minat belajar dari siswa maka tujuan pendidikan akan tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Minat belajar siswa terhadap pendidikan agama islam masih kurang dikarenakan kurangnya minat belajar dan juga suasana kelas yang ramai, siswa lebih senang ngobrol, main hp, tidur dari pada memperhatikan guru. Hal tersebut akan berdampak terhadap keberhasilan belajar siswa. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaiamana Pengaruh Reward and punishment terhadap minat belajar siswa SMA Negeri 10 Pekanbaru.Tujuan penelitian ini adalah Agar
Mengetahui Pengaruh Reward and punishment terhadap minat belajar siswa SMA Negeri 10 Pekanbaru. Penelitian Ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Reward and punishment terhadap minat belajar siswa. Pengambilan sampel menggunakan
metode acak (random) yaitu mengambil 10% dari masing-masing populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana. Adapun hasil tentang pengaruh reward dan punishment terhadap minat belajar siswa dapat dilihat dari analisis regresi linear sederhana, di mana terdapat pengaruh cukup kuat antara reward dan punishment terhadap minat belajar siswa kelas X SMA Negeri 10 Pekanbaru sebesar 43,2%, artinya Ha diterima. Sedangkan sisanya 100% - 43,2% = 56,8%
dipengaruhi oleh hal-hal lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini
HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) SABAI NAN ALUIH SICINCIN
Peran Kode Etik Profesi Akuntan dalam Pencegahan Fraud Audit pada Laporan Keuangan Koperasi
Fraud in financial reporting is one of the biggest threats to transparency and accountability of organizations, including cooperatives. This study aims to analyze the role of the code of ethics of the accounting profession in preventing audit fraud in the financial statements of the Sejahtera Bersama Savings and Loan Cooperative (KSP-SB) in 2023. A qualitative approach based on case studies was used to evaluate the application of the principles of the code of ethics, such as integrity, objectivity, and professionalism, which are relevant in preventing fraud. The results of the study indicate that consistent application of the code of ethics can minimize the risk of fraud, strengthen transparency, and increase public trust in financial reports. However, the study also found major challenges, such as weak internal supervision and lack of understanding of the code of ethics by cooperative managers. Therefore, this study recommends strengthening supervision, comprehensive code of ethics training, and stricter regulations to prevent similar cases from recurring in the future.Fraud dalam laporan keuangan merupakan salah satu ancaman terbesar bagi transparansi dan akuntabilitas organisasi, termasuk koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kode etik profesi akuntan dalam pencegahan fraud audit pada laporan keuangan Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP-SB) tahun 2023. Pendekatan kualitatif berbasis studi kasus digunakan untuk mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip kode etik, seperti integritas, objektivitas, dan profesionalisme, yang relevan dalam pencegahan fraud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kode etik secara konsisten dapat meminimalkan risiko fraud, memperkuat transparansi, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap laporan keuangan. Namun, penelitian juga menemukan tantangan utama, seperti lemahnya pengawasan internal dan kurangnya pemahaman terhadap kode etik oleh pengelola koperasi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan pengawasan, pelatihan kode etik yang komprehensif, serta regulasi yang lebih tegas untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan
CHARLES DICKENS' VIEW OF THE INDUSTRIAL REVOLUTION AS REFLECTED IN HARD TIMES
Trikaloka Handayani Putri University of Pesantren Tinggi Darul’ulum [email protected] Abstract Literature represents the views of the author of this life, or certain ideas about life. In other words, the author was part of his work. Many authors consider the environment is likely to be used as an ingredient of literary writing. Of course, the authors include a view of social phenomena that occur in his work. Industrial Revolution is one of the major phenomena that occur in the UK that brings great change to society. Besejarah events portrayed very nicely by Charles Dickens, the novelist who also observers of social reform through his novel Hard Times. This study aims to determine the views of the Charles Dickens Industrial Revolution trough genetic structuralism approach. key words: society, view, phenomena   Abstrak Karya sastra merupakan pandangan seorang pengarang terhadap hidup ini atau ide-ide tertentu tentang kehidupan. Dengan kata lain, penulis adalah bagian dari karyanya. Banyak penulis menganggap lingkungan sangat mungkin untuk dijadikan suatu bahan penulisan karya sastra. Tentu saja, penulis menyertakan pandangan terhadap fenomena sosial yang terjadi di dalam karyanya. Revolusi Industri merupakan salah satu fenomena besar yang terjadi di Inggris yang membawa perubahan besar bagi masyarakatnya. Peristiwa besejarah digambarkan dengan sangat apik oleh Charles Dickens, seorang penulis novel yang juga pemerhati reformasi sosial melalui novelnya yang berjudul Hard Times. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Charles Dickens tentang revolusi Industri melalui pendekatan strukturalisme genetik. kata kunci: masyarakat, pandangan, fenomen
STRATEGI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) E HANDAYANI DALAM PENGEMBANGAN PERILAKU PADA PESERTA DIDIK DENGAN HAMBATAN EMOSI DAN GANGGUAN PERILAKU
Penting untuk menyadari bahwa setiap peserta didik memiliki kebutuhan yang berbeda. Demikian pula dengan peserta didik dengan hambatan emosi dan gangguan perilaku yang memiliki hambatan serta gangguan yang mempengaruhi pada kehidupan sosialnya. Oleh karena itu, pentingnya strategi pengembangan perilaku untuk peserta didik agar peserta didik dapat bersosialisasi dan memiliki kehidupan sosial yang baik. Berdasarkan hal tersebut penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan SLB E Handayani dalam pengembangan perilaku peserta didik dengan hambatan emosi dan gangguan perilaku. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dengan metode reduksi data dan triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan SLB E Handayai dalam menyusun program pengembangan perilaku peserta didik melalui dua cara, yaitu dengan memberikan keteladanan dalam banyak hal seperti cara berpakaian yang rapi dan bersih, datang ke sekolah tepat waktu, dan juga melalui pembelajaran Bina Pribadi Sosial (BPS). Pada program sekolah dalam mengembangkan perilaku peserta didik, sekolah membutuhkan kerja sama dengan pihak yang memiliki kaitan dengan peserta didik ini, misalnya seperti dengan guru kelas, pengasuh asrama, dan juga peksos dari peserta didik tersebut. Kegiatan atau aktivitas peserta didik yang dilakukan dalam upaya untuk mengembangkan perilakunya biasanya berupa upacara apel pagi dan upacara apel sebelum peserta didik kembali ke asrama untuk membentuk disiplin, tata krama, dan rasa tanggung jawab pada peserta didik. Faktor pendukung pada pelaksanaan strategi sekolah dalam pengembangan perilaku peserta didik ini apabila peserta didik kooperatif dalam mengikuti instruksi dan juga menjalankan tugas-tugas yang diberikan. Faktor penghambat pada pelaksanaan strategi sekolah dalam pengembangan perilaku peserta didik ini apabila keluarga dari peserta didik yang tidak mau berkoordinasi untuk memberikan support kepada peserta didik, hal tersebut akan berdampak kepada peserta didik menjadi tidak percaya diri di linkungan Sentra Handayani. Namun SLB E Handayani punya solusi untuk mengatasi faktor penghambat tersebut dengan terus memberikan dukungan kepada siswa dan memberi contoh.
*****
It is important to realize that each student has different needs. Likewise, students with emotional and behavioral disorders have obstacles and disorders that affect their social life. Therefore, it is important to develop behavioral strategies in students so that students can socialize and have a good social life. Based on this, the author conducted this research with the aim of finding out the strategies used by SLB E Handayani in developing the behavior of students with emotional barriers and behavioral disorders. This research uses qualitative research with descriptive methods. Data collection techniques were obtained through observation, interviews and documentation. This research uses descriptive data analysis with data reduction and data triangulation methods. The research results show that SLB E Handayai plans to develop a student behavior development program in two ways, namely by providing examples in many ways such as dressing neatly and cleanly, coming to school on time, and also through learning Social Personal Development (BPS). In school programs to develop student behavior, schools require collaboration with parties related to these students, for example class teachers, dormitory caretakers, and also student social workers. Student activities or activities carried out in an effort to develop their behavior usually take the form of a morning roll call ceremony and an attendance ceremony before students return to the dormitory to form discipline, manners and a sense of responsibility in students. The supporting factor for implementing school strategies in developing student behavior is if students are cooperative in following instructions and also carrying out the tasks given. The inhibiting factor in implementing school strategies in developing student behavior is if the student's family does not want to coordinate to provide support to the student, this will have an impact on students becoming less confident in the Handayani Center environment. However, SLB E Handayani has a solution to overcome these inhibiting factors by continuing to provide support to students and setting an example
- …
