1,721,067 research outputs found
REKLAMASI DAN RESTORASI EKOLOGI KAWASAN TANJUNG API – API PROVINSI SUMATERA SELATAN
Damage to mangrove forests should be stopped by holding conservation activities, even restore to reorganize. These activities not only protect and preserve the species as well as providing a tourist attraction (ecotourism) but should also serve to improve the socio-economic conditions of the surrounding community in the context of sustainable development. This paper is to explain the problems of environmental degradation, especially the large-scale exploitation of mangrove forests in the region of Tanjung Api-Api Reclamation, Banyuasin regency of South Sumatra province. The method used is a review of research papers and reports on Reclamation area of Tanjung Api-Api and management of Special Economic Zones (SEZ). Reclamation activities Tanjung Api-Api is basically not recommended because it lowers the quality of mangrove Environment and Watershed Musi, but the public interest by taking into account all the benefits that this can be continued reclamation of origin according to applicable regulations and pay attention to aspects related impact and benefits. Damage to ecosystems due to reclamation Tanjung Api-Api quite alarming, therefore it is necessary to the recovery through the restoration of mangrove forest and watershed restoration Musi integrated. Ecological restoration is expected to restore the function and role of the mangrove ecosystem and watershed Musi
ANALISIS TREN HARGA TELUR AYAM RAS DI KOTA BENGKULU
Telur ayam ras merupakan salah satu jenis telur yang paling banyak diproduksi oleh peternak di bengkulu. harga telur ayam ras murni sangat terjangkau dibandingkan dengan jenis telur lainnya. permintaan untuk telur ras akan terus berkembang seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. riset ini bertujuan untuk mengetahui pola perkembangan harga telur ayam ras di kota bengkulu, dan untuk mengetahui tren harga telur ayam ras di kota bengkulu. riset ini menggunakan analisis tren dengan metode regresi linier sederhana. suatu estimasi yang dilakukan atau peramalan pada masa yang akan datang dengan metode analisis statistika. memerlukan berbagai macam data (informasi) yang cukup banyak dan terlihat dalam rentang waktu yang cukup signifikan untuk membuat alat ukur, sehingga setiap komponen yang mempengaruhi perkembangan sampai seberapa banyak perubahan yang terjadi dapat dilihat dengan menggunakan penelitian ini. informasi yang digunakan diperoleh dari badan pusat statistik kota bengkulu. hasil yang diperoleh yaitu kecenderungan (tren) positif dimana garis perkembangan harga yang tergambar meningkat secara terus menerus. kecenderungan yang terus meningkat dipengaruhi oleh beberapa hal yang terjadi dalam kurun waktu satu tahun, diantaranya yaitu: hari raya idul adha, hari natal dan juga tahun baru. garis tren linierny adalah y = 1942.9 + 3.96 x + e dimana = 0,5661
KAJIAN TINGKAT TUNGGAKAN KREDIT SUB SEKTOR PERKEBUNAN PADA BANK RAKYAT INDONESIA UNIT PASAR RENGAS KABUPATEN BATANGHARI PROPINSI JAMBI
This research is aimed at assessing the Agriculture Sector Loan Arrears in BRI unit Pasar Rengas District of Batanghari and to analyze their determinant factors. Respondents were purposively selected as many as 69 people that is 50% of 137 populations who applied for credit in the period from July to December 2009 to BRI unit Pasar Rengas District of Batanghari. Data were analysed using descriptive method while chi-square formula and the contingency coefficient formula are used to determine relationship between independent and dependent variables. The results of this study indicate that the level of customer credit arrears level at PT. BRI unit Pasar Rengas categorised as the high category, and the factors associated with the level of loan arrears are motivation, the number of family, loan experience, and revenue. Formal education and collaterals correlated significantly with the level of customer credit arrears
PEMANFAATAN PERKARANGAN RUMAH DENGAN MENANAM TANAMAN HOLTIKULTURA DI DESA LUBUK SAUNG, JARAI
Saat ini pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia pada tahap yang sangat- sangat mengkhawatirkan. Pemerintah mengambil kebijakan publik yaitu pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sebagai respon dari peningkatan kasus positif virus corona di Indonesia. Tujuan dari kegiatan KKN adalah 1) Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan perkarangan rumah sebagai solusi dari masalah ekonomi yang muncul karena adanya pandemi virus corona, 2) mengajak masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam kegiatan ini sebagai langkah nyata masyarakat Desa Lubuk Saung dalam menghadapi dampak ekonomi. Kegiatan ini memiliki sasaran yaitu masyarakat desa lubuk saung yang mayoritas pekerjaan mereka adalah sebagai petani. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode yaitu: 1) Memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai solusi dan juga motivasi dalam memanfaatkan perkarangan rumah dengan menanam tanaman holtikultura, 2) Kegiatan penanaman, perawatan, dan pembersihan lingkungan yang dilakukan dengan partisipasi aktif dari masyarakat. UTILIZATION OF HOUSE YARDS BY PLANTING HOLTICULTURAL PLANT IN LUBUK SAUNG VILLAGE, JARAI. Currently, the corona virus pandemic in Indonesia at the worrying stage.The government has take a public policy “emergency public activity restriction (PPKM) ” as response as increasing positive case of corona virus in Indonesian. The objectives of KKN activities are 1) to provide education to public about how to use yard as solution of economic problem that arise due to corona virus pandemic, 2) To encourage public to participate directly in this activites to face the economic problem that arise due to corona virus pandemic. The target of this activities is public of Lubuk saung village who majority work as farmers. This method of this activities are 1) Give counselling to public about solutions and motivations in use house yard by planting horticultural crops, 2) Activies like planting, , treatment, and environmental cleaning who carried out with the active participation of the community
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PINJAMAN MODAL PETANI IKAN MAS KE PT.BPR DIAN SINARTA DAN PERBANDINGAN PENDAPATAN ANTARA PEMINJAM DAN NON PEMINJAM MODAL
A condition which is often find where farmers incapable to providing the capital because weakening of farmer fund which also result in weaken source of farmer's own capital. The effect of this condition, farmers seldom have to use capital from outside both formal and informal sectors. TIhis research was objectived to analyzing factors influencing the amount of goldfish farmer capital loan to PT.BPR DB in Desa Tanjung Harapan Kecamatan Padang Jaya Kabupaten North Bengkulu and compare the level earnings of goldfish farmer among of non capital lender and capital lender farmers to PT.BPR DB. The result showed that amount dependent of family responsibility, goldfish farming income and farmer operating cost last season have influenced on level of the amount of goldfish farmer capital loan, while as such as wide of fishpond, formal education level and farmers age do not have influence on. So, the difference of earnings obtained the average earnings compared to between bigger capital lender to non capital lender.
ANALISIS EFEKTIVITAS IRIGASI TERHADAP PENERIMAAN USAHATANI PADI DI SUB DAS MUSI WILAYAH IRIGASI AIR SENGAK KECAMATAN KEPAHIANG
Efektivitas irigasi merupakan kemampuan atau kinerja irigasi dalam
mendistribusikan air irigasi hingga ke lahan persawahan sehingga memberikan manfaat
bagi pengguna jasa irigasi berupa penerimaan usahatani yang optimal. Sehingga irigasi
dapat dikatakan efektif apabila mampu melayani seluruh petakan sawah petani sesuai
dengan kebutuhan dan waktu yang diperlukan selama proses usahatani berjalan, mulai
dari persiapan lahan hingga tanaman siap dipanen. Penelitian ini bertujuan untuk (1)
menganalisis efektivitas irigasi di Sub DAS Musi wilayah irigasi Air Sengak, (2)
menganalisis penerimaan usahatani padi di Sub DAS Musi wilayah irigasi Air Sengak,
(3) menganalisis faktor-faktor pembentuk efektivitas irigasi terhadap penerimaan
usahatani padi di Sub DAS Musi wilayah irigasi Air Sengak.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2022 di wilayah Irigasi Air
Sengak Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. Penentuan
lokasi penelitian dilakukan secara sengaja atau purposive dengan pertimbangan bahwa
wilayah irigasi Air Sengak merupakan aliran irigasi yang melewati empat Desa di
Kecamatan Kepahiang, yaitu Desa Karang Endah, Desa Imigrasi Permu, Desa Suka
Merindu dan Desa Permu. Responden dalam penelitian ini berjumlah 87 petani yang
tersebar di wilayah hulu, tengah dan hilir irigasi Air Sengak.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis efektivitas irigasi
dengan mengukur indek luas area yang kemudian dikonversikan ke standar efektivitas
berdasarkan Kriteria Perencanaan Irigasi 01, analisis penerimaan usahatani dan analisis
regresi linear berganda. Hasil analisis efektivitas irigasi sebesar 62,6% atau cukup efektif
yang artinya dari luas areal rancangan 62,6 persen lahan telah dialiri air irigasi dan 37,4
persen sisanya belum dialiri air irigasi.
Hasil analisis penerimaan menunjukkan bahwa penerimaan usahatani padi
mencapai rata-rata Rp 10.810.344,8/Ha/MT dengan rata-rata produksi yang dihasilkan,
yaitu sebesar 3.963,2 Kg/Ha/MT. Sedangkan hasil pengaruh faktor-faktor pembentuk
efektivitas irigasi menunjukkan bahwa secara simultan dummy kinerja sarana dan
prasarana, jarak pintu air utama ke lokasi usahatani, dummy kelembagaan (partisipasi
anggota P3A) dan produktivitas usahatani berpengaruh terhadap penerimaan usahatani
dengan taraf kepercayaan 95 persen. Secara parsial faktor-faktor pembentuk efektivitas
irigasi yang berpengaruh positif terhadap penerimaan usahatani yaitu dummy kinerja
sarana dan prasarana, dummy kelembagaan dan produktivitas usahatani dengan taraf
kepercayaan 95%. Sedangkan untuk variabel jarak pintu air utama ke lokasi usahatani
berpengaruh negatif terhadap penerimaan usahatani dengan taraf kepercayaan 95%.
Kata kunci : Efektivitas Irigasi, Penerimaan Usahatani, Petani
ANALISIS KONFLIK AIR IRIGASI DAN PENYELESAIANNYA BERBASIS KEARIFAN LOKAL (STUDI KASUS DI SUB DAS AIR SENGAK DAS MUSI BAGIAN HULU KABUPATEN KEPAHIANG)
Negara Indonesia memiliki beragam sumber daya alam salah satunya yaitu air, air
adalah sumber daya alam karunia Tuhan yang Maha Esa yang mempunyai peran yang sangat
penting untuk keberlangsungan kehidupan umat manusia serta berperan penting dalam proses
membangun kehidupan masyarakat yang sejahtera. Salah satu pemanfaatan sumber daya air
terjadi di daerah persawahan dengan batuan irigasi, seperti irigasi Air Sengak yang terletak di
Sub DAS Air Sengak DAS Musi bagian hulu Kabupaten Kepahiang, irigasi merupakan upaya
pengairan untuk mengairi lahan pertanian dengan cara melakukan pembagian air yang
dilakukan oleh para petani. Teori tentang pemanfaatan sumber daya menyebut bahwa air ini
adalah „„barang bersama” (common pool resources) sehingga sangat mudah menimbulkan
masalah bagi pihak-pihak yang memanfaatkan sumber daya air. Kemudian ketidakjelasan
tentang hak-hak (Water Rights) dan kewajiban dalam pemanfaatan air secara ekonomis
mengakibatkan perkumpulan pemanfaat sumber daya air kurang efektif dan ketersediaan air
yang tidak mencukupi kebutuhannya serta manajemen pengelolaan air yang belum terlaksana
dengan baik akan menimbulkan permasalahan seperti terjadinya konflik perebutan sumber
daya air, seperti halnya konflik yang terjadi di Sub DAS Air Sengak DAS Musi bagian hulu
Kabupaten Kepahiang tepatnya di Irigasi Air Sengak. Tindakan yang menyebabkan pecahnya
konflik tersebut yaitu adanya pembukaan paksa pintur air limpahan, permasalahan konflik
penggunaan air irigasi harus diselesaikan secara cepat dan tepat, karena aktivitas petani tidak
dapat terpisahkan dari sumber daya air dalam mengelola pertanian
Penentuan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive) yaitu di Sub DAS Air
Sengak DAS Musi Bagian Hulu Kabupaten Kepahiang dengan pertimbangan bahwa terdapat
konflik pada pemanfaatan sumber daya air menggunakan jaringan irigasi yang dialami oleh
petani padi sawah. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 08 Maret 2023 sampai 08 April
2023. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan metode purposive dan snowball,
metode purposive dengan strateginya adalah menentukan informan yang paling umum di
dalam penelitian seperti: Pemerintah Desa, Ketua adat, petani padi dan ketua P3A. metode
snowball yaitu merekrut dan mencari informan lainnya berasal dari informan sebelumnya.
Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Metode
analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang menggunakan alat
analisis data interaktif dengan Model Miles dan Huberman selanjutnya hasil analisis data di
sajukan ke dalam alat analisis pohon konflik.
Faktor penyebab konflik yang terjadi adalah ketergantungan petani terhadap sumber air,
musim kemarau, perbedaan pendapat, perbedaan kepentingan. Adanya konflik yang terjadi
mengakibatkan petani mengambil tindakan dalam menyelesaikan konflik air irigasi berbasis
kearifan lokal adalah adanya sistem termin, pembentukan ulu-ulu di setiap desa, dan
munculnya sistem imbal jasa.
Kata Kunci: Irigasi, Konflik, Kearifan Loka
POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA SAWAH (STUDI DI DESA MUARA SINDANG KECAMATAN PASEMAH AIR KERUH)
Agrowisata merupakan suatu bentuk perjalanan yang memanfaatkan sektor pertanian
sebagai daya tarik wisata. Tujuannya adalah untuk memperluas pengetahuan seseorang
tentang pertanian serta jaringan sosial mereka. Pasal 12 Perda Nomor 09 Tahun 2012
Kabupaten Empat Lawang menjelaskan bahwa dalam rangka mengembangkan lahan yang
produktif, merata, dan seimbang, yang mendorong pertumbuhan yang cepat dan menjamin
pemerataan pembangunan daerah, kegiatan kepariwisataan dapat dikembangkan secara lebih
bervariasi dengan mengutamakan potensi alam di sekitar gunung, sungai, dan hutan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan strategi pengembangan agrowisata
sawah di Desa Muara Sindang. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 30 responden.
Penelitian ini menggunakan dua jenis sumber data yaitu primer dan sekunder.
Metode analisis data ini menggunakan analisis Analisis Daerah Operasi Obyek dan
Daya Tarik Wisata Alam, Analisis SWOT dan Analisis Matrix Perencanaan Strategi
Kuantitatif. Hasil Penelitian didapatkan penilaian potensi daya tarik wisata alam
menggunakan Analisis Daerah Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam di persawahan Desa
Muara Sindang mendapatkan hasil bahwa obyek tersebut termasuk dalam kategori cukup
potensial untuk dikembangkan dengan nilai sebesar 395,2. Kemudian berdasarkan analisis
metode QSPM, prioritas strategi yang tepat untuk dilakukan dalam pengembangan potensi
agrowisata sawah di Desa Muara Sindang yaitu menciptakan agrowisata sebagai wisata baru
dengan mengoptimalkan potensi dan keunggulan yang dimiliki.
Kata Kunci: Potensi, Strategi,Pengembangan, Agrowisata Sawa
PERSEPSI DAN ADAPTASI PETANI PADI SAWAH TADAH HUJAN TERHADAP VARIABILITAS IKLIM DI KELURAHAN PEKIK NYARING KECAMATAN PONDOK KELAPA
Sektor pertanian berperan penting dalam perekonomian nasional. Mayoritas
penduduk Indonesia mata pencahariannya adalah sebagai petani. Sektor ini sangat rentan
terkena dampak variabilitas iklim. Karena, untuk menjaga produktivitasnya, air dan juga
cuaca menjadi faktor penting dari pertanian. Variabilitas iklim terjadi karena berubahnya
indikator iklim seperti curah hujan, suhu udara, kecepatan angin dan peningkatan suhu.
terjadinya variabilitas dipengaruhi oleh tidak stabilnya cuaca contohnya seperti sering
terjadinya badai, ekstrimnya suhu udara, curah hujan yang tidak menentu, dan juga
drastisnya perubahan arah angin. Sehingga, adanya persepsi yang dimiliki oleh petani
dalam memprediksi atau membaca iklim dan bagaimana petani beradaptasi terhadap
variabilitas iklim merupakan tindakan yang paling tepat untuk mengurangi dampak dari
variabilitas iklim.
Penelitian ini dilakukan pada bulan April – Mei di Kelurahan Pekik Nyaring yang
terletak di Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Penentuan lokasi
dilakukan secara sengaja (purposive). Responden yang diteliti dalam penelitian
berjumlah 113 orang yang telah berusahatani minimal selama enam tahun.
Persepsi yang baik terhadap variabilitas iklim tentu akan berdampak baik
terhadap usahatani karena petani akan memahami adaptasi apa yang tepat untuk
dilakukan apabila variabilitas iklim terjadi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat petani
padi sawah tadah hujan di Kelurahan Pekik Nyaring mempersepsikan bahwa variabilitas
iklim berdampak buruk terhadap usahatani dengan persentase 54,87%. Hal ini dibuktikan
dengan jawaban petani yang kurang baik terhadap variabilitas iklim.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani padi di Kelurahan Pekik Nyaring
sudah melakukan beberapa adaptasi dari adanya dampak variabilitas iklim . Adaptasi
yang dilakukan oleh petani sawah tadah hujan di Kelurahan Pekik Nyaring dalam
menghadapi variabilitas iklim yaitu perubahan pola tanam, menyesuaikan varietas
tanaman tergantung musim, menguatkan kelembagaan kelompok tani untuk ketahanan
menghadapi variabilitas iklim, diversifikasi kegiatan ekonomi di luar sektor pertanian,
dan mengganti dengan tanaman yang rendah konsumsi air.
Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan
terhadap adaptasi petani di Kelurahan Pekik Nyaring terhadap variabilitas iklim dilihat
dari hasil analisis Regresi Logistik adalah pendidikan, persepsi mengenai dampak
variabilitas iklim, dan umur petani.
Kata Kunci: Variabilitas Iklim., Persepsi Petani, Adaptasi Petan
- …
